Chlorzoxazone obat apa?

Oleh

Nama Generik: Chlorzoxazone Merek: Solaxin dan shutterstock_565947760.

Penggunaan

Untuk apa obat chlorzoxazone?

Chlorzoxazone adalah obat yang sering digunakan untuk mengatasi nyeri otot atau tulang. Obat ini bekerja pada sistem saraf pusat (CNS) untuk mengendurkan otot yang kaku. Penggunaan obat ini harus dibarengi dengan istirahat, terapi fisik, dan pengobatan lainnya.  

Bagaimana cara penggunaan obat chlorzoxazone?

Minum obat ini dengan atau tanpa makanan sesuai anjuran dokter Anda, biasanya diminum 3-4 kali sehari. Dosis yang diberikan akan berdasarkan kondisi kesehatan dan respon Anda terhadap pengobatan. Jangan naikkan dosis atau konsumsi obat lebih sering dari yang dianjurkan. Kondisi Anda tidak akan semakin membaik, dan Anda akan meningkatkan risiko efek samping. Beritahukan dokter Anda jika kondisi Anda tidak semakin membaik atau memburuk.

Secara umum chlorzoxazone adalah obat yang hanya tersedia dengan resep dokter. Oleh sebab itu, selalu konsultasikan ke dokter sebelum Anda mengonsumsi obat ini. Beri tahu ke dokter atau tenaga kesehatan lainnya tentang kondisi medis Anda, alergi, dan semua obat yang sedang Anda gunakan.

Bagaimana cara penyimpanan obat chlorzoxazone?

Chlorzoxazone adalah obat yang baik disimpan pada suhu ruangan. Jauhkan dari cahaya langsung dan tempat yang lembap. Jangan disimpan di kamar mandi. Jangan dibekukan. Merek lain dari obat ini mungkin memiliki aturan penyimpanan yang berbeda. Perhatikan instruksi penyimpanan pada kemasan produk atau tanyakan pada apoteker Anda. Jauhkan semua obat-obatan dari jangkauan anak-anak dan hewan peliharaan.                            

Jangan menyiram obat-obatan ke dalam toilet atau ke saluran pembuangan kecuali bila diinstruksikan. Buang produk ini bila masa berlakunya telah habis atau bila sudah tidak diperlukan lagi. Konsultasikan kepada apoteker atau perusahaan pembuangan limbah lokal mengenai bagaimana cara aman membuang produk Anda.

Dosis

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti dari nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter atau apoteker Anda sebelum memulai pengobatan.

Bagaimana dosis chlorzoxazone untuk orang dewasa?

Untuk mengatasi kejang otot, dosis chlorzoxazone adalah 250 – 750 mg yang diiminum 3-4 kali sehari. Dosis tersebut dapat dikurangi bila kondisi pasien membaik.

Selalu konsultasikan ke dokter terlebih dahulu sebelum Anda mengonsumsi obat ini. Secara umum, dosis obat mungkin akan berbeda tergantung pada kondisi Anda.

Bagaimana dosis chlorzoxazone untuk anak-anak?

Untuk mengatasi kejang otot, dosis chlorzoxazone adalah 125 – 500 mg yang diminum 3-4 kali sehari. 

Selalu konsultasikan ke dokter terlebih dahulu sebelum Anda mengonsumsi obat ini. Secara umum, dosis obat mungkin akan berbeda tergantung pada kondisi Anda.

Dalam dosis apakah obat chlorzoxazone tersedia?

Kapsul dan tablet

Efek Samping

Efek samping apa yang dapat dialami karena mengonsumsi obat chlorzoxazone?

Efek samping paling umum dari penggunaan obat chlorzoxazone adalah:

Tidak semua orang mengalami efek samping ini. Mungkin ada beberapa efek samping yang tidak disebutkan di atas. Bila Anda memiliki kekhawatiran mengenai efek samping tertentu, konsultasikanlah pada dokter atau apoteker Anda. 

Cari bantuan medis segera jika Anda mengalami tanda-tanda reaksi alergi berikut ini: gatal-gatal, kesulitan bernapas, pembengkakan wajah, bibir, lidah, atau tenggorokan.

Pencegahan & Peringatan

Apa saja yang harus diketahui sebelum menggunakan obat chlorzoxazone?

Beberapa hal yang harus Anda ketahui sebelum menggunakan obat chlorzoxazone adalah:

  • Jangan gunakan obat ini jika Anda alergi terhadap komponen yang terkandung di chlorzoxazone.
  • Untuk memastikan penggunaannya aman, Anda dapat menghubungi dokter Anda jika Anda memiliki penyakit hati.

Apakah chlorzoxazone aman untuk ibu hamil dan menyusui?

Belum ada informasi yang memadai tentang keamanan dalam menggunakan obat ini selama masa kehamilan dan menyusui. Selalu konsultasikan kepada dokter Anda untuk mempertimbangkan potensi manfaat dan risiko sebelum menggunakan obat ini.

Interaksi

Obat-obatan apa yang mungkin berinteraksi dengan chlorzoxazone?

Walau beberapa obat tidak boleh dikonsumsi bersamaan sama sekali, pada kasus lain beberapa obat juga bisa digunakan bersamaan meskipun interaksi mungkin saja terjadi. Pada kasus seperti ini, dokter mungkin akan mengganti dosisnya, atau melakukan hal-hal pencegahan lain yang dibutuhkan. Beri tahu dokter jika Anda sedang mengonsumsi obat lain baik yang dijual bebas maupun dari resep dokter.

Mengonsumsi obat ini dengan obat di bawah ini dapat meningkatkan risiko efek sampingnya, namun pada beberapa kasus, kombinasi dua obat ini mungkin merupakan pengobatan terbaik. Jika kedua obat ini diresepkan untuk Anda, dokter biasanya akan mengubah dosisnya atau menentukan seberapa sering Anda harus mengonsumsi obat-obatan tersebut.

  • Adinazolam
  • Alfentanil
  • Alprazolam
  • Amobarbital
  • Anileridine
  • Aprobarbital
  • Bromazepam
  • Brotizolam
  • Buprenorphine
  • Butabarbital
  • Butalbital
  • Carisoprodol
  • Chloral Hydrate
  • Chlordiazepoxide
  • Chlorzoxazone
  • Clobazam
  • Clonazepam
  • Clorazepate
  • Codeine
  • Dantrolene
  • Diazepam
  • Estazolam
  • Ethchlorvynol
  • Fentanyl
  • Flunitrazepam
  • Flurazepam
  • Halazepam
  • Hydrocodone
  • Hydromorphone
  • Ketazolam
  • Levorphanol
  • Lorazepam
  • Lormetazepam
  • Medazepam
  • Meperidine
  • Mephenesin
  • Mephobarbital
  • Meprobamate
  • Metaxalone
  • Methadone
  • Methocarbamol
  • Methohexital
  • Midazolam
  • Morphine
  • Morphine Sulfate Liposome
  • Nitrazepam
  • Nordazepam
  • Oxazepam
  • Oxycodone
  • Pentobarbital
  • Phenobarbital
  • Prazepam
  • Primidone
  • Propoxyphene
  • Quazepam
  • Remifentanil
  • Secobarbital
  • Sodium Oxybate
  • Sufentanil
  • Suvorexant
  • Tapentadol
  • Temazepam
  • Thiopental
  • Triazolam

Apakah makanan atau alkohol dapat berinteraksi dengan obat chlorzoxazone?

Obat-obatan tertentu tidak boleh digunakan pada saat makan atau saat makan makanan tertentu karena interaksi obat dapat terjadi. Mengonsumsi alkohol atau tembakau dengan obat-obatan tertentu juga dapat menyebabkan interaksi terjadi. Diskusikan penggunaan obat Anda dengan makanan, alkohol, atau tembakau dengan penyedia layanan kesehatan Anda.

Kondisi kesehatan apa yang dapat berinteraksi dengan obat chlorzoxazone?

Kondisi kesehatan lain yang Anda miliki bisa memengaruhi penggunaan obat ini. Selalu beri tahu dokter jika Anda memiliki masalah kesehatan lain, terutama penyakit hati karena mungkin dapat meningkatkan terjadinya efek samping yang serius

Overdosis

Apa yang harus saya lakukan pada keadaan gawat darurat atau overdosis?

Pada kasus gawat darurat atau overdosis, hubungi penyedia layanan gawat darurat lokal (112) atau segera ke unit gawat darurat rumah sakit terdekat.

Apa yang harus saya lakukan bila melewatkan satu dosis?

Apabila Anda melupakan satu dosis obat ini, minum sesegera mungkin. Namun bila sudah mendekati waktu dosis berikutnya, lewati dosis yang terlupakan dan kembali ke jadwal dosis yang biasa. Jangan menggandakan dosis.

Hello Health Group tidak menyediakan nasihat medis, diagnosis, atau pengobatan.

Sumber

Direview tanggal: Januari 1, 1970 | Terakhir Diedit: April 18, 2018

Ingin hidup lebih sehat dan bahagia?
Dapatkan update terbaru dari Hello Sehat seputar tips dan info kesehatan