Nama Generik: Carvedilol Merek: Blorec, Carbloxal, Dilbloc, V-Bloc V-bloc dan shutterstock_525780541.

Penggunaan

Untuk apa Carvedilol?

Carvedilol adalah obat dalam golongan beta-blockers dan alpha-blockers yang berfungsi sebagai pemblokir kinerja zat-zat natural tertentu, seperti epinefrin dalam jantung dan pembuluh darah Anda. Efek dari pengobatan ini adalah menurunnya laju detak jantung, tensi darah, dan juga ketegangan jantung.

Hal ini membuat carvedilol sering digunakan untuk mengobati hipertensi dan gagal jantung. Obat ini juga digunakan setelah terjadinya serangan jantung untuk meningkatkan kesempatan bertahan hidup jika jantung Anda tidak berfungsi dengan baik. Fungsi lain dari obat carvedilol adalah untuk menurunkan tensi darah, membantu mencegah stroke, dan gangguan ginjal.

Bagaimana cara penggunaan Carvedilol?

Selalu ikuti aturan yang telah diberikan oleh dokter atau apoteker sebelum memulai pengobatan.

Bacalah panduan obat dan brosur informasi pasien yang disediakan apotek, jika ada, sebelum Anda mendapatkan obat ini dan setiap kali Anda membeli ulang. Jika ada pertanyaan, ajukan pada dokter atau apoteker.

Konsumsi Carvedilol hanya melalui mulut dengan bantuan makanan, sesuai petunjuk dokter. Umumnya, pasien yang membutuhkan pengobatan ini mengonsumsi Carvedilol dua kali sehari.

Dianjurkan untuk rutin mengikuti dosis demi mendapatkan manfaat optimal dari obat ini. Untuk membantu Anda mengingat, minumlah obat ini di waktu yang sama setiap hari. Jangan berhenti menggunakan obat ini sebelum dokter menganjurkan Anda untuk berhenti.

Segera beri tahukan dokter Anda jika kondisi Anda tidak membaik atau justru semakin parah, contohnya jika saat pembacaan tensi, tekanan darah Anda tetap tinggi atau semakin meninggi, atau jika gejala gagal jantung semakin parah (sesak napas)

Bagaimana cara penyimpanan Carvedilol?

Obat ini paling baik disimpan pada suhu ruangan, jauhkan dari cahaya langsung dan tempat yang lembap. Jangan disimpan di kamar mandi. Jangan dibekukan. Merek lain dari obat ini mungkin memiliki aturan penyimpanan yang berbeda. Perhatikan instruksi penyimpanan pada kemasan produk atau tanyakan pada apoteker Anda. Jauhkan semua obat-obatan dari jangkauan anak-anak dan hewan peliharaan.

Jangan menyiram obat-obatan ke dalam toilet atau ke saluran pembuangan kecuali bila diinstruksikan. Buang produk ini bila masa berlakunya telah habis atau bila sudah tidak diperlukan lagi. Konsultasikan kepada apoteker atau perusahaan pembuangan limbah lokal mengenai bagaimana cara aman membuang produk Anda.

Dosis

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti dari nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter atau apoteker Anda sebelum memulai pengobatan.

Bagaimana dosis Carvedilol untuk orang dewasa?

Untuk mengobati angina 

  • Dosis awal: 6.25 mg diminum dua kali sehari dengan bantuan makanan
  • Dosis berkelanjutan: 6.25 – 25 mg diminum dua kali sehari dengan bantuan makanan
  • Dosis maksimum: 50 mg/hari

Untuk mengobati gagal jantung

  • Dosis awal: 3.125 mg diminum dua kali sehari selama 2 minggu, jika diperlukan dosis ditambahkan secara bertahap dua kali lipat tiap 2 minggu sampai pada dosis tertinggi yang dapat ditolerir oleh pasien.
  • Dosis maksimum: 50 mg/hari diminum dua kali sehari pada pasien dengan berat badan 85 kg atau lebih. 50 mg/hari diminum dua kali sehari pada pasien dengan berat badan kurang dari 85 kg.

Untuk mengobati hipertensi

  • Dosis awal: 6.25 mg diminum dua kali sehari dengan bantuan makanan
  • Dosis berkelanjutan: 6.25 – 25 mg diminum dua kali sehari dengan bantuan makanan
  • Dosis maksimum: 50 mg/hari

Bagaimana dosis Carvedilol untuk anak-anak?

Belum ada ketentuan dosis obat ini untuk anak-anak. Obat ini bisa saja berbahaya bagi anak-anak. Penting untuk memahami keamanan obat sebelum digunakan. Konsultasikan pada dokter atau apoteker untuk informasi lebih lanjut.

Dalam dosis apakah Carvedilol tersedia?

Kesediaan dosis obat carvedilol adalah:

  • Kapsul extended release, oral: 10mg ,20mg, 40mg, 80mg
  • Tablet, oral: 3.125mg, 6.25mg, 12.5mg, 25mg

Efek Samping

Efek samping apa yang dapat dialami karena Carvedilol?

Beberapa efek samping paling umum dari mengonsumsi obat carvedilol adalah:

  • Reaksi alergi
  • Kesulitan bernapas
  • Pembengkakan di wajah, bibir, lidah, tenggorokan, atau di area kaki
  • Pusing atau rasa ingin pingsan
  • Detak jantung pelan atau tidak beraturan
  • Nyeri dada
  • Napas yang pendek
  • Mati rasa pada tangan dan kaki
  • Hilang kontrol pada kandung kemih
  • Kadar gula darah tinggi (mudah haus, sering buang air kecil, mudah lapar, mulut kering, bau mulut manis, mudah lelah, kulit kering, penglihatan buram, penurunan berat badan
  • Tekanan darah rendah

Tidak semua orang mengalami efek samping tersebut. Mungkin ada beberapa efek samping yang tidak disebutkan di atas. Bila Anda memiliki kekhawatiran mengenai efek samping tertentu, konsultasikanlah pada dokter atau apoteker Anda.

Pencegahan & Peringatan

Apa saja yang harus diketahui sebelum menggunakan Carvedilol?

Tidak dianjurkan untuk mengonsumsi Carvedilol, jika:

  • Anda mengidap asma, bronchitis, emphysema
  • Anda mengidap penyakit hati akut
  • Anda mengidap penyakit jantung akut, seperti blok jantung, sick sinus syndrome, atau detak jantuk lemah (kecuali jika Anda memiliki pacemaker)

Agar memastikan bahwa obat ini aman untuk Anda konsumsi, informasikan kepada dokter jika Anda memiliki:

  • Diabetes (mengonsumsi Carvedilol dapat menyulitkan Anda untuk mengetahui pasti kadar gula dalam darah Anda)
  • Angina (nyeri dada)
  • Darah rendah
  • Penyakit ginjal
  • Penyakit hati
  • Gangguan tiroid
  • Pheochromocytoma (tumor kelenjar adrenalin)
  • Gangguan sirkulasi, seperti Raynaud’s Syndrome; atau
  • Sejarah alergi

Apakah Carvedilol aman untuk ibu hamil dan menyusui?

Tidak ada penelitian yang memadai mengenai risiko penggunaan obat ini pada ibu hamil atau menyusui. Selalu konsultasikan kepada dokter Anda untuk mempertimbangkan potensi manfaat dan risiko sebelum menggunakan obat ini. Obat ini termasuk ke dalam risiko kehamilan kategori C menurut US Food and Drugs Administration (FDA).

Berikut referensi kategori risiko kehamilan menurut FDA:

A = Tidak berisiko

B = Tidak berisiko pada beberapa penelitian

C = Mungkin berisiko

D = Ada bukti positif dari risiko

X = Kontraindikasi

N = Tidak diketahui

Interaksi

Obat-obatan apa yang mungkin berinteraksi dengan Carvedilol?

Interaksi obat dapat mengubah kinerja obat Anda atau meningkatkan risiko efek samping yang serius. Tidak semua kemungkinan interaksi obat tercantum dalam dokumen ini. Simpan daftar semua produk yang Anda gunakan (termasuk obat-obatan resep/nonresep dan produk herbal) dan konsultasikan pada dokter atau apoteker. Jangan memulai, memberhentikan, atau mengganti dosis obat apapun tanpa persetujuan dokter.

Menggunakan obat ini dengan beberapa obat-obatan di bawah ini biasanya tidak direkomendasikan, dokter mungkin tidak akan menganjurkan Anda untuk meneruskan pengobatan menggunakan obat di bawah ini atau mengubah resep obat sesuai kebutuhan Anda.

  • Colchine

Pada beberapa kasus, mungkin akan dibutuhkan untuk mengonsumsi Carvedilol bersamaan dengan obat-obatan lain. Jika obat-obatan ini diresepkan untuk Anda, dokter biasanya akan mengubah dosisnya atau menentukan seberapa sering Anda harus mengonsumsi obat-obatan tersebut.

  • Afatinib
  • Albuterol
  • Amiodarone
  • Arformoterol
  • Bambuterol
  • Bosutinib
  • Bupropion
  • Clenbuterol
  • Cobicistat
  • Colterol
  • Crizotinib
  • Dabigatran Etexilate
  • Diltiazem
  • Doxorubicin
  • Doxorubicin Hydrochloride Liposome
  • Dronedarone
  • Epinephrine
  • Everolimus
  • Fenoldopam
  • Fenoterol
  • Fingolimod
  • Fluoxetine
  • Formoterol
  • Hexoprenaline
  • Indacaterol
  • Iobenguane I 123
  • Isoetharine
  • Lacosamide
  • Levalbuterol
  • Metaproterenol
  • Morphine
  • Morphine Sulfate Liposome
  • Nilotinib
  • Olodaterol
  • Pirbuterol
  • Pixantrone
  • Pomalidomide
  • Procaterol
  • Reproterol
  • Ritodrine
  • Romidepsin
  • Salmeterol
  • Terbutaline
  • Topotecan
  • Trabectedin
  • Tretoquinol
  • Tulobuterol
  • Verapamil
  • Vilanterol
  • Vincristine
  • Vincristine Sulfate Liposome

Mengonsumsi Carvedilol bersamaan dengan obat-obatan berikut dapat memperbesar risiko efek samping tertentu, tetapi kombinasi kedua obat tersebut memungkinkan pengobatan yang optimal bagi Anda. Jika obat-obatan ini diresepkan untuk Anda, dokter biasanya akan mengubah dosisnya atau menentukan seberapa sering Anda harus mengonsumsi obat-obatan tersebut.

  • Acarbose
  • Aceclofenac
  • Acemetacin
  • Acetohexamide
  • Acetyldigoxin
  • Alfuzosin
  • Amlodipine
  • Amtolmetin Guacil
  • Arbutamine
  • Aspirin
  • Benfluorex
  • Bromfenac
  • Bufexamac
  • Bunazosin
  • Celecoxib
  • Chlorpropamide
  • Choline Salicylate
  • Cimetidine
  • Clonixin
  • Deslanoside
  • Dexibuprofen
  • Dexketoprofen
  • Diclofenac
  • Diflunisal
  • Digitoxin
  • Digoxin
  • Dipyrone
  • Dobutamine
  • Doxazosin
  • Etodolac
  • Etofenamate
  • Etoricoxib
  • Felbinac
  • Felodipine
  • Fenoprofen
  • Fepradinol
  • Feprazone
  • Floctafenine
  • Flufenamic Acid
  • Flurbiprofen
  • Gliclazide
  • Glimepiride
  • Glipizide
  • Gliquidone
  • Glyburide
  • Guar Gum
  • Ibuprofen
  • Ibuprofen Lysine
  • Indomethacin
  • Insulin
  • Insulin Aspart, Recombinant
  • Insulin Glulisine
  • Insulin Lispro, Recombinant
  • Ketoprofen
  • Ketorolac
  • Lacidipine
  • Lercanidipine
  • Lornoxicam
  • Loxoprofen
  • Lumiracoxib
  • Manidipine
  • Meclofenamate
  • Mefenamic Acid
  • Meloxicam
  • Metformin
  • Metildigoxin
  • Mibefradil
  • Miglitol
  • Morniflumate
  • Moxisylyte
  • Nabumetone
  • Naproxen
  • Nepafenac
  • Nicardipine
  • Nifedipine
  • Niflumic Acid
  • Nilvadipine
  • Nimesulide
  • Nimodipine
  • Nisoldipine
  • Nitrendipine
  • Oxaprozin
  • Oxyphenbutazone
  • Parecoxib
  • Phenoxybenzamine
  • Phentolamine
  • Phenylbutazone
  • Piketoprofen
  • Piroxicam
  • Pranidipine
  • Pranoprofen
  • Prazosin
  • Proglumetacin
  • Propyphenazone
  • Proquazone
  • Repaglinide
  • Rifampin
  • Rifapentine
  • Rofecoxib
  • Salicylic Acid
  • Salsalate
  • Sodium Salicylate
  • St John’s Wort
  • Sulindac
  • Tamsulosin
  • Tenoxicam
  • Terazosin
  • Tiaprofenic Acid
  • Tolazamide
  • Tolbutamide
  • Tolfenamic Acid
  • Tolmetin
  • Trimazosin
  • Troglitazone
  • Urapidil
  • Valdecoxib

Apakah makanan atau alkohol dapat berinteraksi dengan Carvedilol?

Obat-obatan tertentu tidak boleh digunakan pada saat makan atau saat makan makanan tertentu karena interaksi obat dapat terjadi. Mengonsumsi alkohol atau tembakau dengan obat-obatan tertentu juga dapat menyebabkan interaksi terjadi. Diskusikan penggunaan obat Anda dengan makanan, alkohol, atau tembakau dengan penyedia layanan kesehatan Anda.

Kondisi kesehatan apa yang dapat berinteraksi dengan Carvedilol?

Kondisi kesehatan lain yang Anda miliki bisa memengaruhi penggunaan obat ini. Beberapa kondisi kesehatan yang harus Anda beritahu dokter sebelum mengonsumsi obat carvedilol adalah:

  • Angina
  • Bradycardia
  • Gangguan pernapasan atau paru-paru, contohnya bronchitis atau emphysema
  • Penyakit jantung koroner
  • Diabetes
  • Edema paru
  • Gangguan pada jantung atau pembuluh darah
  • Hipertiroidisme
  • Hipotensi
  • Operasi besar yang terjadwal
  • Peripheral vascular disease (gangguan sirkulasi darah)
  • Pheochromocytoma (tumor kelenjar adrenalin)
  • Asma
  • AV block stadium dua atau tiga
  • Cardiogenic shock (syok diakibatkan serangan jantung)
  • Gagal jantung akut
  • Reaksi hipersensitif, contohnya anaphylaxis, angioedema, Stevens-Johnson syndrome
  • Penyakit hati akut
  • Sick sinus syndrome (ritme jantung abnormal)
  • Penyakit ginjal
  • Gula darah rendah

Overdosis

Apa yang harus saya lakukan pada keadaan gawat darurat atau overdosis?

Pada kasus gawat darurat atau overdosis, hubungi penyedia layanan gawat darurat lokal (112) atau segera ke unit gawat darurat rumah sakit terdekat.

Gejala overdosis yang mungkin terjadi akibat mengonsumsi obat carvedilol adalah:

  • Detak jantung lemah
  • Pusing
  • Pingsan
  • Sulit bernapas
  • Muntah
  • Hilang kesadaran
  • Kejang

Apa yang harus saya lakukan bila melewatkan satu dosis?

Apabila Anda melupakan satu dosis obat ini, minum sesegera mungkin. Namun bila sudah mendekati waktu dosis berikutnya, lewati dosis yang terlupakan dan kembali ke jadwal dosis yang biasa. Jangan menggandakan dosis.

Hello Health Group tidak memberikan nasihat medis, diagnosis, maupun pengobatan.

Sumber

Direview tanggal: Maret 12, 2018 | Terakhir Diedit: Maret 12, 2018

Ingin hidup lebih sehat dan bahagia?
Dapatkan update terbaru dari Hello Sehat seputar tips dan info kesehatan