Butorphanol obat apa?

Oleh

Nama Generik: Butorphanol Merek: Hanya generik. Tidak ada merek.

Untuk apa butorphanol?

Butorphanol adalah obat pereda nyeri narkotika mirip dengan morfin. Umumnya butarphanol digunakan untuk mengobati rasa nyeri sedang sampai parah. Hal ini termasuk nyeri karena operasi, nyeri otot, dan migrain. Obat ini bekerja pada pusat-pusat tertentu di otak untuk meredakan rasa nyeri.

Butorphanol juga menghalangi efek narkotika dan bisa menyebabkan gejala sakau pada orang-orang yang ketergantungan dengan narkotik. Bila memungkinkan, orang-orang yang belum lama menggunakan narkotik dalam dosis tinggi atau dalam waktu lama sebaiknya tidak menggunakan Butorfanol.

Bagaimana cara penggunaan butorphanol?

Bacalah instruksi pemakaian yang tertera pada label kemasan. Jika ada pertanyaan, ajukan pada dokter atau apoteker.

Obat ini adalah obat semprot hidung. Minta dokter atau apoteker menunjukkan cara yang tepat penggunaan semprotan hidung. Untuk hasil terbaik, tiuplah hidung Anda secara perlahan sebelum menggunakan obat. Ikuti instruksi pada leaflet pasien untuk persiapan pompa sebelum digunakan pertama kali. Jika obat semprot tidak digunakan dalam waktu 48 jam, Anda perlu untuk memompa kembali sebelum digunakan.

Gunakan 1 semprotan pada 1 lubang hidung atau sesuai arahan dokter Anda. Bila Anda masih merasa nyeri setelah 60-90 menit, dokter Anda bisa mengarahkan Anda untuk menggunakan semprotan kedua pada lubang hidung lainnya. Jika diperlukan, butorfanol bisa digunakan kembali dalam 3-4 jam setelah semprotan kedua atau sesuai petunjuk dokter Anda. Beberapa orang akan membutuhkan 2 semprotan (1 pada masing-masing lubang hidung) pada waktu yang sama. Dalam kasus ini, mereka harus berbaring karena ada risiko tinggi mengantuk dan pusing dengan dosis tinggi. Ikuti semua petunjuk dokter dengan teliti.

Dosis diberikan berdasarkan kondisi medis Anda dan respon terhadap pengobatan. Jangan menaikkan dosis atau menggunakannya lebih sering dari yang disarankan dokter Anda. Obat nyeri bekerja jika digunakan saat tanda pertama nyeri terjadi. Jika Anda menunggu hingga rasa nyeri bertambah parah, obat tidak akan bekerja dengan baik.

Obat ini bisa menyebabkan penurunan tekanan darah, terutama dalam satu jam pertama setelah pemakaian. Hal ini dapat menyebabkan pusing, pening, dan pingsan. Untuk menurunkan risiko, tetap duduk atau berbaring setelah penggunaan obat ini.

Jika Anda menggunakan obat semprot hidung dekongestan (misalnya, oxymetazoline), dekongestan dapat membuat obat nyeri bekerja lebih lambat. Tanyakan kepada dokter atau apoteker tentang penggunaan 2 obat ini.

Bila mual terjadi, konsultasikan pada dokter atau apoteker cara untuk menguranginya (misal, antihistamin, berbaring dengan sedikit pergerakan pada kepala).

Obat ini bisa menyebabkan reaksi sakau, terutama jika digunakan secara teratur untuk waktu lama atau dalam dosis tinggi. Pada beberapa kasus, gejala sakau (seperti gelisah, ingusan, mata berair, kesulitan tidur, nyeri pada perut/otot, mual, muntah-muntah, napas cepat, dan detak jantung cepat) bisa terjadi bila Anda menghentikan penggunaan obat secara mendadak. Untuk mencegah reaksi ini, dokter akan mengurangi dosis secara per lahan. Konsultasikan dengan dokter Anda atau apoteker untuk lebih rinci dan laporkan segera reaksi sakau.

Jarang terjadi kecanduan dengan obat ini. Jangan naikkan dosis, menggunakannya lebih sering atau lebih lama dari yang diresepkan. Hentikan penggunaan obat secara tepat ketika dianjurkan.

Ketika obat digunakan dalam periode lebih lama, obat ini bisa tidak bekerja dengan baik dan mungkin memerlukan dosis berbeda. Bicarakan dengan dokter bila obat ini berhenti bekerja dengan baik.

Informasikan dokter bila rasa nyeri tetap atau memburuk.

Bagaimana cara penyimpanan butorphanol?

Obat ini paling baik disimpan pada suhu ruangan, jauhkan dari cahaya langsung dan tempat yang lembap. Jangan disimpan di kamar mandi. Jangan dibekukan. Merek lain dari obat ini mungkin memiliki aturan penyimpanan yang berbeda. Perhatikan instruksi penyimpanan pada kemasan produk atau tanyakan pada apoteker Anda. Jauhkan semua obat-obatan dari jangkauan anak-anak dan hewan peliharaan.

Jangan menyiram obat-obatan ke dalam toilet atau ke saluran pembuangan kecuali bila diinstruksikan. Buang produk ini bila masa berlakunya telah habis atau bila sudah tidak diperlukan lagi. Konsultasikan kepada apoteker atau perusahaan pembuangan limbah lokal mengenai bagaimana cara aman membuang produk Anda.

Penggunaan

Untuk apa butorphanol?

Butorphanol adalah obat pereda nyeri narkotika mirip dengan morfin. Umumnya butarphanol digunakan untuk mengobati rasa nyeri sedang sampai parah. Hal ini termasuk nyeri karena operasi, nyeri otot, dan migrain. Obat ini bekerja pada pusat-pusat tertentu di otak untuk meredakan rasa nyeri.

Selain itu, butorphanol adalah obat yang mampu menghalangi efek narkotika dan bisa menyebabkan gejala sakau pada orang-orang yang ketergantungan dengan narkotik. Bila memungkinkan, orang-orang yang belum lama menggunakan narkotik dalam dosis tinggi atau dalam waktu lama sebaiknya tidak menggunakan butorphanol .

Bagaimana cara penggunaan butorphanol?

Bacalah instruksi pemakaian yang tertera pada label kemasan. Jika ada pertanyaan, ajukan pada dokter atau apoteker.

Obat ini adalah obat semprot hidung. Minta dokter atau apoteker menunjukkan cara yang tepat penggunaan semprotan hidung. Untuk hasil terbaik, tiuplah hidung Anda secara perlahan sebelum menggunakan obat. Ikuti instruksi pada leaflet pasien untuk persiapan pompa sebelum digunakan pertama kali. Jika obat semprot tidak digunakan dalam waktu 48 jam, Anda perlu untuk memompa kembali sebelum digunakan.

Gunakan 1 semprotan pada 1 lubang hidung atau sesuai arahan dokter Anda. Bila Anda masih merasa nyeri setelah 60-90 menit, dokter Anda bisa mengarahkan Anda untuk menggunakan semprotan kedua pada lubang hidung lainnya. Jika diperlukan, butorfanol bisa digunakan kembali dalam 3-4 jam setelah semprotan kedua atau sesuai petunjuk dokter Anda. Beberapa orang akan membutuhkan 2 semprotan (1 pada masing-masing lubang hidung) pada waktu yang sama. Dalam kasus ini, mereka harus berbaring karena ada risiko tinggi mengantuk dan pusing dengan dosis tinggi. Ikuti semua petunjuk dokter dengan teliti.

Dosis diberikan berdasarkan kondisi medis Anda dan respon terhadap pengobatan. Jangan menaikkan dosis atau menggunakannya lebih sering dari yang disarankan dokter Anda. Obat nyeri bekerja jika digunakan saat tanda pertama nyeri terjadi. Jika Anda menunggu hingga rasa nyeri bertambah parah, obat tidak akan bekerja dengan baik.

Obat ini bisa menyebabkan penurunan tekanan darah, terutama dalam satu jam pertama setelah pemakaian. Hal ini dapat menyebabkan pusing, pening, dan pingsan. Untuk menurunkan risiko, tetap duduk atau berbaring setelah penggunaan obat ini.

Jika Anda menggunakan obat semprot hidung dekongestan (misalnya, oxymetazoline), dekongestan dapat membuat obat nyeri bekerja lebih lambat. Tanyakan kepada dokter atau apoteker tentang penggunaan 2 obat ini.

Bila mual terjadi, konsultasikan pada dokter atau apoteker cara untuk menguranginya (misal, antihistamin, berbaring dengan sedikit pergerakan pada kepala).

Obat ini bisa menyebabkan reaksi sakau, terutama jika digunakan secara teratur untuk waktu lama atau dalam dosis tinggi. Pada beberapa kasus, gejala sakau (seperti gelisah, ingusan, mata berair, kesulitan tidur, nyeri pada perut/otot, mual, muntah-muntah, napas cepat, dan detak jantung cepat) bisa terjadi bila Anda menghentikan penggunaan obat secara mendadak. Untuk mencegah reaksi ini, dokter akan mengurangi dosis secara per lahan. Konsultasikan dengan dokter Anda atau apoteker untuk lebih rinci dan laporkan segera reaksi sakau.

Jarang terjadi kecanduan dengan obat ini. Jangan naikkan dosis, menggunakannya lebih sering atau lebih lama dari yang diresepkan. Hentikan penggunaan obat secara tepat ketika dianjurkan.

Ketika obat digunakan dalam periode lebih lama, obat ini bisa tidak bekerja dengan baik dan mungkin memerlukan dosis berbeda. Bicarakan dengan dokter bila obat ini berhenti bekerja dengan baik.

Informasikan dokter bila rasa nyeri tetap atau memburuk.

Bagaimana cara penyimpanan butorphanol?

Obat ini paling baik disimpan pada suhu ruangan, jauhkan dari cahaya langsung dan tempat yang lembap. Jangan disimpan di kamar mandi. Jangan dibekukan. Merek lain dari obat ini mungkin memiliki aturan penyimpanan yang berbeda. Perhatikan instruksi penyimpanan pada kemasan produk atau tanyakan pada apoteker Anda. Jauhkan semua obat-obatan dari jangkauan anak-anak dan hewan peliharaan.                            

Jangan menyiram obat-obatan ke dalam toilet atau ke saluran pembuangan kecuali bila diinstruksikan. Buang produk ini bila masa berlakunya telah habis atau bila sudah tidak diperlukan lagi. Konsultasikan kepada apoteker atau perusahaan pembuangan limbah lokal mengenai bagaimana cara aman membuang produk Anda.

Dosis

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti dari nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter atau apoteker Anda sebelum memulai pengobatan.

Bagaimana dosis butorphanol untuk orang dewasa?

Standar dosis dewasa untuk anestesia

Dosis preoperatif butorfanol berbeda pada setiap orang. Namun, panduan berikut mungkin dapat membantu.

Obat pra operasi

  • Dosis awal: 2 mg intramuskular 60 sampai 90 menit sebelum operasi.

Anestesi seimbang

  • Dosis awal: 2 mg intravena sesaat sebelum induksi dan/atau 0,5 mg untuk 1 mg secara bertahap selama anestesi. Kelipatannya mungkin lebih tinggi, hingga 0,06 mg/kg (4 mg/70 kg) tergantung pada obat penenang sebelumnya, analgesik, dan obat hipnotik yang diberikan.

Total dosis yang dibutuhkan akan bervariasi. Namun, pasien umumnya dilaporkan memerlukan dosis total antara 4 mg  sampai 12,5 mg (sekitar 0,06-0,18 mg/kg).

Karena semprotan hidung Butorfanol belum diteliti untuk digunakan dalam induksi atau pemeliharaan anestesi, penggunaan semprotan hidung untuk anestesi tidak dianjurkan.

Standar dosis dewasa untuk nyeri saat melahirkan

Digunakan pada pasien dini dalam persalinan

  • Dosis awal: 1 sampai 2 mg intravena atau intramuskular sekali. Dosis ini bisa diulangi dalam 4 jam jika diperlukan.

Analgesia alternatif harus digunakan untuk rasa sakit yang terkait dengan persalinan atau jika persalinan diperkirakan akan terjadi dalam waktu 4 jam.

Karena semprotan hidung Butorfanol belum diteliti untuk digunakan dalam persalinan, penggunaan semprotan hidung untuk persalinan tidak dianjurkan.

Standar dosis dewasa untuk nyeri

  • Dosis awal: 1 mg intravena sekali. Tergantung pada seberapa parahnya rasa nyeri, dosis efektif intravena antara 0.5 sampai 2 mg.
  • Dosis awal 2 mg Butorfanol intramuskular sekali mungkin tepat untuk pasien yang akan dapat tetap telentang jika mengantuk atau pusing terjadi. Tergantung pada seberapa parahnya rasa nyeri, dosis intramuskular efektif berkisar dari 1 sampai 4 mg.
  • Atau, dosis awal 1 mg butorfanol dengan pemberian nasal (1 semprotan dalam satu lubang hidung) sekali. Penggunaan dosis ini dilaporkan dapat mengurangi rasa kantuk dan pusing. Jika pereda rasa nyeri yang memadai tidak tercapai dalam waktu 60 sampai 90 menit, dosis 1 mg tambahan dapat diberikan. Tergantung pada parahnya rasa nyeri, dosis awal 2 mg (1 semprotan di setiap lubang hidung) mungkin tepat pada pasien yang akan dapat tetap telentang jika mengantuk atau pusing terjadi.

Dosis awal dapat diulang setelah 3 sampai 4 jam jika perlu. (Ini termasuk urutan dosis awal 1 mg dengan pemberian nasal diikuti dengan dosis 1 mg kedua dalam 60 sampai 90 menit jika perlu. Urutan ini dapat diulangi 3 sampai 4 jam setelah dosis kedua jika diperlukan).

Dosis berikutnya dapat ditentukan oleh respon pasien, daripada dijadwalkan pada interval dosis tetap

Bagaimana dosis butorphanol untuk anak-anak?

Belum ada ketentuan dosis obat ini untuk anak-anak. Obat ini bisa saja berbahaya bagi anak-anak. Penting untuk memahami keamanan obat sebelum digunakan.  Konsultasikan pada dokter atau apoteker untuk informasi lebih lanjut.

Dalam dosis apakah tersedia?

Sediaan dosis butorphanol adalah sebagai berikut:

Larutan, Injeksi, seperti tartrat:

  • Generik: 1 mg/mL (1 mL); 2 mg/mL (1 mL, 2 mL, 10 mL)

Larutan, injeksi, seperti tartrat [pengawet]:

  • Generik: 1 mg/mL (1 mL); 2 mg/mL (1 mL)

Larutan, hidung, seperti tartrat:

  • Generik: 10 mg/mL (2,5 mL).

Efek Samping

Efek samping apa yang dapat dialami karena butorphanol?

Efek samping paling umum dari obat butorphanol adalah sebagai berikut:

  • Mual/muntah
  • Nafsu makan menurun
  • Mulut kering
  • Rasa hangat atau kemerahan pada bawah kulit
  • Mengantuk
  • Sakit kepala/pusing
  • Sembelit

Cari bantuan medis segera jika Anda mengalami tanda-tanda reaksi alergi berikut ini: gatal-gatal, kesulitan bernapas, pembengkakan wajah, bibir, lidah, atau tenggorokan.

Beri tahu dokter jika Anda mengalami efek samping serius berikut:

  • Jantung berdebar-debar atau detak jantung tidak teratur
  • Napas pendek atau detak jantung lambat
  • Keluar keringat dingin
  • Masalah dengan pembuangan urine
  • Tremor atau gemetar
  • Kebingungan, merasa melayang
  • Merasa akan pingsan
  • Tekanan darah tinggi (sakit kepala berat, pandangan kabur, dengung di telinga, cemas, kebingungan, dada nyeri, masalah pernapasan, kejang-kejang).

Tidak semua orang mengalami efek samping berikut ini. Mungkin ada beberapa efek samping yang tidak disebutkan di atas. Bila Anda memiliki kekhawatiran mengenai efek samping tertentu, konsultasikanlah pada dokter atau apoteker Anda.

Pencegahan & Peringatan

Apa saja yang harus diketahui sebelum menggunakan butorphanol?

Beberapa hal yang harus diketahui sebelum menggunakan obat butorphanol adalah sebagai berikut:

  • Hubungi dokter dan apoteker jika Anda alergi terhadap butorfanol, obat lain, atau benzethonium klorida (pengawet yang ditemukan dalam beberapa obat dan produk perawatan pribadi).
  • Hubungi dokter dan apoteker obat resep dan nonresep, vitamin, suplemen gizi, dan produk herbal yang Anda gunakan atau berencana untuk menggunakan. Pastikan untuk menyebutkan salah satu dari berikut: antidepresan; antihistamin; barbiturat seperti amobarbital (Amytal, dalam Tuinal), butobarbital (Butisol), pentobarbital, fenobarbital, atau secobarbital (Seconal); eritromisin (E.E.S., E-Mycin, Erythrocin); obat untuk rasa cemas, penyakit kejiwaan, atau kejang; monoamine oxidase (MAO) inhibitor termasuk isocarboxazid (Marplan), phenelzine (Nardil), selegiline (Eldepryl, Emsam, Zelapar), dan tranylcypromine (Parnate); semprotan hidung seperti oxymetazoline (Afrin, Dristan, orang lain); obat penenang; obat tidur; sumatriptan (Imitrex); teofilin (Theochron, Theolair); dan obat penenang. Juga beri tahu dokter atau apoteker jika Anda menggunakan obat narkotika untuk rasa sakit atau jika Anda baru saja menggunakan obat ini. Dokter mungkin perlu mengubah dosis obat Anda atau memantau Anda dengan hati-hati dari berbagai efek samping
  • beri tahu dokter jika Anda pernah menggunakan narkoba atau menggunakan resep obat secara berlebih atau jika Anda membutuhkan penggunaan obat narkotik secara teratur agar merasa baik. Juga, beri tahu dokter bila Anda pernah mengalami cedera pada kepala, kondisi yang dapat meningkatkan tekanan dalam otak, masalah dengan otak atau sistem saraf, serangan jantung, masalah pernapasan, tekanan darah tinggi, penyakit jantung, ginjal atau hati
  • beri tahu dokter bila Anda hamil, berencana untuk hamil atau sedang menyusui. Bila Anda mendapati diri Anda hamil saat penggunaan Butorfanol, hubungi dokter Anda
  • bila Anda akan operasi termasuk operasi gigi, beri tahu dokter atau dokter gigi bahwa Anda menggunakan butorfanol
  • perlu Anda ketahui butorfanol semprotan hidung dapat menyebabkan kantuk, pusing atau pingsan, terutama pada jam-jam awal pemakaian obat. Pastikan Anda berada pada tempat yang nyaman jika Anda perlu untuk berbaring setelah penggunaan obat. Jangan mengendarai kendaraan atau mengoperasikan mesin setidaknya satu jam setelah penggunaan butorfanol. Setelah satu jam lewat, jangan mengemudi sampai Anda yakin bahwa Anda tidak pusing, mengantuk atau kurang waspada dari biasanya
  • jangan minum alkohol selama penggunaan butorfanol. Alkohol bisa menyebabkan efek samping dari obat ini menjadi lebih parah.

Apakah butorphanol aman untuk ibu hamil dan menyusui?

Tidak ada penelitian yang memadai mengenai risiko penggunaan obat ini pada ibu hamil atau menyusui. Selalu konsultasikan kepada dokter Anda untuk mempertimbangkan potensi manfaat dan risiko sebelum menggunakan obat ini. Obat ini termasuk ke dalam risiko kehamilan kategori C menurut US Food and Drugs Administration (FDA).

Berikut referensi kategori risiko kehamilan menurut FDA :

  •      A= Tidak berisiko,
  •      B=Tidak berisiko pada beberapa penelitian,
  •      C=Mungkin berisiko,
  •      D=Ada bukti positif dari risiko,
  •      X=Kontraindikasi,
  •      N=Tidak diketahui

Penelitian pada wanita menunjukkan bahwa obat ini menimbulkan risiko kecil untuk bayi ketika digunakan selama menyusui.

Interaksi

Obat-obatan apa yang mungkin berinteraksi dengan butorphanol?

Walau beberapa obat tidak boleh dikonsumsi bersamaan sama sekali, pada kasus lain beberapa obat juga bisa digunakan bersamaan meskipun interaksi mungkin saja terjadi. Pada kasus seperti ini, dokter mungkin akan mengganti dosisnya, atau melakukan hal-hal pencegahan lain yang dibutuhkan. Saat Anda menggunakan obat ini, sangatlah penting bagi dokter Anda untuk mengetahui bila Anda menggunakan salah satu obat dari daftar berikut. Interaksi berikut dipilih atas dasar signifikansi potensi mereka dan bukan berarti semua bersifat inklusif.

Mengonsumsi obat ini dengan obat-obatan berikut tidak direkomendasikan. Dokter Anda mungkin tak akan meresepkan obat ini kepada Anda atau akan mengganti beberapa obat yang sudah Anda konsumsi.

  • Naltrexone

Menggunakan obat ini dengan beberapa obat-obatan di bawah ini biasanya tidak direkomendasikan, tapi pada beberapa kasus mungkin dibutuhkan. Jika kedua obat ini diresepkan untuk Anda, dokter biasanya akan mengubah dosisnya atau menentukan seberapa sering Anda harus mengonsumsi obat-obatan tersebut.

  • Alfentanil
  • Alphaprodine
  • Carbinoxamine
  • Codeine
  • Dihydrocodeine
  • Fentanyl
  • Fospropofol
  • Hydrocodone
  • Hydromorphone
  • Levorphanol
  • Meclizine
  • Meperidine
  • Methadone
  • Morphine
  • Morphine Sulfate Liposome
  • Oxycodone
  • Oxymorphone
  • Propoxyphene
  • Sufentanil
  • Suvorexant
  • Tapentadol

Mengonsumsi obat ini dengan obat di bawah ini dapat meningkatkan risiko efek sampingnya, namun pada beberapa kasus, kombinasi dua obat ini mungkin merupakan pengobatan terbaik. Jika kedua obat ini diresepkan untuk Anda, dokter biasanya akan mengubah dosisnya atau menentukan seberapa sering Anda harus mengonsumsi obat-obatan tersebut.

  • Perampanel

Apakah makanan atau alkohol dapat berinteraksi dengan butorphanol?

Obat-obatan tertentu tidak boleh digunakan pada saat makan atau saat makan makanan tertentu karena interaksi obat dapat terjadi. Mengonsumsi alkohol atau tembakau dengan obat-obatan tertentu juga dapat menyebabkan interaksi terjadi. Diskusikan penggunaan obat Anda dengan makanan, alkohol, atau tembakau dengan  penyedia layanan kesehatan Anda.

Kondisi kesehatan apa yang dapat berinteraksi dengan butorphanol?

Kondisi kesehatan lain yang Anda miliki bisa memengaruhi penggunaan obat ini. Beberapa kondisi kesehatan yang mungkin dapat berinterksi dengan obat butorphanol adalah:

  • Riwayat penyalahgunaan alkohol
  • Mamasalah pernapasan
  • Penyakit CNS
  • Ketergantungan obat, terutama penyalahgunaan narkotik—gunakan dengan hati-hati. Bisa meningkatkan risiko efek samping serius
  • Tumor otak
  • Cedera kepala
  • Meningkatnya tekanan dalam kepala—beberapa efek samping butorfanol bisa menyebabkan masalah serius pada orang dengan kondisi ini
  • Serangan jantung
  • Masalah pada pembuluh darah atau jantung
  • Hipertensi
  • Hipotensi
  • Depresi pernapasan—gunakan dengan hati-hati. Bisa memperparah kondisi
  • Penyakit ginjal
  • Penyakit hati—gunakan dengan hati-hati. Efek bisa bertambah karena lambatnya obat keluar dari tubuh

Overdosis

Apa yang harus saya lakukan pada keadaan gawat darurat atau overdosis?

Pada kasus gawat darurat atau overdosis, hubungi penyedia layanan gawat darurat lokal (112) atau segera ke unit gawat darurat rumah sakit terdekat.

Apa yang harus saya lakukan bila melewatkan satu dosis?

Apabila Anda melupakan satu dosis obat ini, minum sesegera mungkin. Namun bila sudah mendekati waktu dosis berikutnya, lewati dosis yang terlupakan dan kembali ke jadwal dosis yang biasa. Jangan menggandakan dosis.

Hello Health Group tidak menyediakan nasihat medis, diagnosis, atau pengobatan.

Direview tanggal: Januari 1, 1970 | Terakhir Diedit: Februari 17, 2018

Sumber
Yang juga perlu Anda baca