Nama Generik: Alogliptin Merek: Hanya generik. Tidak ada merek.

Kegunaan

Untuk apa obat Alogliptin?

Alogliptin adalah obat untuk mengendalikan kadar gula darah pada penderita diabetes tipe 2. Obat ini tidak digunakan sebagai terapi obat untuk diabetesi tipe 1 dan diabetes ketoasidosis. Konsumsi Alogliptin dengan diimbangi diet dan latihan fisik akan memberikan hasil yang maksimal pada kontrol gula darah. Obat ini dapat dikonsumsi dengan atau tanpa makanan.

Alogliptin bekerja dengan meningkatkan jumlah substansi alami dalam tubuh yang disebut dengan inkretin. Inkretin berperan dalam kontrol gula darah dengan cara meningkatkan pelepasan jumlah insulin, terutama setelah makan. Inkretin juga menurunkan jumlah gula yang diproduksi oleh hati Anda.

Aturan pakai Alogliptin

Alogliptin merupakan obat oral yang biasanya dikonsumsi satu kali dalam sehari. Minumlah obat ini pada waktu yang sama setiap harinya, sebelum ataupun setelah makan. Minumlah sesuai dengan dosis yang diresepkan oleh dokter Anda, jangan menguranginya atau menambahnya. Jika Anda merasa lebih baik setelah minum ini, tetap lanjutkan proses pengobatannya sampai dokter Anda menyatakan untuk menghentikannya. Namun, jika Anda merasa bertambah buruk, segeralah berkonsultasi dengan dokter.

Hingga saat ini, belum ditemukan obat untuk diabetes. Itu sebabnya, Alogliptin merupakan obat yang mengontrol diabetes, bukan menyembuhkan. Selalu minta saran pada ahli dokter Anda ketika hendak mengambil keputusan terkait konsumsi obat ini. Jangan mengonsumsinya tanpa pengawasan dari dokter.

Jangan lupa untuk terus memantau gula darah Anda dan menginformasikan kepada dokter. Dengan begitu, dokter Anda akan mengetahui sejauh mana keberhasilan pengobatan yang dijalani. Menginformasikan kondisi kadar gula darah juga dapat membantu Anda dan dokter Anda menentukan rencana pengobatan selanjutnya.

Cara Menyimpan Obat Alogliptin

Keadaan paling baik untuk menyimpan obat alogliptin adalah dengan meletakkannya pada suhu ruang. Hindari menyimpan obat ini di tempat yang lembap. Jauhkan alogliptin dari panas dan cahaya matahari langsung.

Dosis

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti dari nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter atau apoteker Anda sebelum memulai pengobatan.

Dosis yang dianjurkan untuk penggunaan Alogliptin adalah 25 mg sekali dalam satu hari. Obat ini dapat digunakan sebagai terapi tunggal atau dikombinasikan dengan antidiabetic agents lainnya.

Efek Samping

Efek samping akibat konsumsi Alogliptin

Mengonsumsi obat ini dapat memengaruhi kadar gula dalam darah Anda. Efek sampingnya juga dapat meliputi hipoglikemia dan hiperglikemia. Konsultasikan dengan dokter Anda mengenai antisipasi pengobatan yang diperlukan. Efek samping lainnya yang mungkin dibawa oleh Alogliptin adalah pankreatitis. Segera minta bantuan medis darurat jika Anda mendapati gejala berikut:

  • Sakit pada perut bagian atas yang menjalar sampai ke punggung
  • Mual dan muntah, kehilangan selera makan, dan degup jantung cepat
  • Kelelahan
  • Mata dan kulit yang menguning

Reaksi alergi yang serius pada penggunaan obat ini diketahui jarang terjadi, meski begitu segera hubungi bantuan medis jika Anda mendapati gejala reaksi alergi yang serius, seperti ruam, gatal, bengkak terutama pada daerah wajah/lidah/tenggorokan), kelemahan yang parah, dan masalah dalam bernapas.

Peringatan dan Pencegahan

Sebelum mengonsumsi Alogliptin, waspadailah riwayat alergi obat yang Anda miliki. Diskusikan dengan dokter Anda mengenai riwayat kesehatan yang Anda miliki, seperti masalah ginjal, gagal jantung, masalah hati, atau pankreatitis.

Anda mungkin mengalami pandangan kabur, lemas, dan badan gemetar karena penurunan atau peningkatan gula darah. Untuk itu, sebaiknya hindari mengemudi setelah mengonsumsi obat ini sebelum Anda mengetahui bagaimana cara kerja obat ini terhadap diri Anda.

Sebelum melakukan operasi, termasuk operasi gigi, informasikan kepada dokter atau dokter gigi Anda mengenai seluruh produk pengobatan yang Anda gunakan, termasuk obat-obatan yang diresepkan dan obat-obatan herbal.

Amankah jika digunakan untuk ibu hamil dan menyusui?

Studi yang dilakukan pada hewan tidak menunjukkan risiko terhadap janin, namun belum ada penelitian terkontrol pada wanita hamil yang menunjukkan efek buruk (selain penurunan kesuburan). Obat ini juga belum diketahui apakah berpengaruh pada ASI atau tidak bagi ibu menyusui. Konsultasikan dengan dokter Anda apabila Anda tengah hamil atau menyusui dalam kondisi harus mengontrol gula darah.

Interaksi

Penggunaan obat diabetes golongan sulfonilurea (seperti metformin), thiazolidinedione (pioglitazone), dan insulin meningkatkan risiko terjadinya hipoglikemia.

Overdosis

Apa yang harus saya lakukan dalam keadaan gawat darurat?

Kenali tanda-tanda hipoglikemia dan cara menanganinya. Dalam keadaan darurat karena overdosis, segeralah meminta bantuan darurat medis (119).

Apa yang harus saya lakukan jika melewatkan jadwal minum obat?

Konsumsilah obat ini sesegera mungkin setelah Anda mengingatnya. Namun, apabila waktunya sudah terlalu dekat dengan jadwal minum obat selanjutnya, abaikan jadwal yang telah terlewat dan lanjutkan jadwal minum obat pada saat yang telah Anda tentukan. Jangan meminum dosis yang terlewat secara bersamaan dengan jadwal minum obat selanjutnya.

Direview tanggal: September 26, 2018 | Terakhir Diedit: September 26, 2018

Ingin hidup lebih sehat dan bahagia?
Dapatkan update terbaru dari Hello Sehat seputar tips dan info kesehatan