home

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

Bolehkah Memanaskan Makanan Dalam Wadah Plastik di Microwave?

Bolehkah Memanaskan Makanan Dalam Wadah Plastik di Microwave?

Apakah Anda salah satu orang yang suka memanaskan makanan di microwave? Kepraktisan dan hemat waktu adalah dua hal yang menjadi alasan utama menggunakan microwave untuk memanaskan makanan. Sebagian orang mungkin memiliki kebiasaan mengambil makanan dari lemari pendingin kemudian langsung memasaknya ke microwave. Dalam waktu tiga menit saja, makanan itu sudah siap disantap. Tapi, apakah benar, memanaskan makanan dengan plastik di microwave aman? Simak penjelasannya berikut ini.

Mengenal berbagai jenis wadah plastik

Pernahkah Anda mendengar soal memanaskan makanan menggunakan wadah plastik dalam microwave bisa menyebabkan kanker? Hmmm… Sebenarnya berita ini tidak sepenuhnya benar. Bahan plastik yang biasanya digunakan sebagai wadah untuk memanaskan makanan ternyata tidak mengandung dioksin. Hal ini dikarenakan dioksin hanya muncul ketika sampah, plastik, logam, kayu, dan bahan-bahan lainnya dibakar.

Jadi, selama Anda tidak membakar makanan Anda dalam microwave, maka Anda tidak akan terpapar dioksin. Namun, tetap amankah memanaskan makanan dalam plastik di microwave?

Pada dasarnya tidak ada substansi tunggal yang disebut “plastik”, karena istilah tersebut mencakup banyak bahan yang terbuat dari berbagai senyawa organik dan anorganik. Sebelum membahas lebih jauh, ada baiknya kita mengenal terlebih dahulu jenis wadah plastik yang ada di pasaran. Jadi plastik yang beredar di pasaran di bagi menjadi tiga jenis yang tergantung pada kegunaannya, yaitu:

  • Plastik yang dirancang untuk produk rumah tangga
  • Plastik yang digunakan untuk menyimpaan persediaan alat berkebun
  • Plastik yang memang secara khusus dibuat untuk menyimpan makanan dan minuman yang kita konsumsi sehari-hari.

Nah, perusahaan yang membuat produk wadah penyimpanan makanan tentunya menggunakan bahan yang berbeda dibandingkan dengan perusahaan yang tidak memproduksi wadah penyimpanan makanan yang bisa dipanaskan. Jadi tidak semua bahan kimia yang digunakan untuk membuat wadah plastik itu sama.

Kandungan bahan kimia dalam wadah penyimpanan makanan

Ada beberapa zat kimia yang ditambahkan ke dalam plastik wadah penyimpanan makanan untuk membentuk dan menstabilkannya bahan kimia di dalamnya. Namun, umumnya ada dua komponen dalam plastik yang Anda waspadai, yaitu bisphenol-A (BPA) yang ditambahkan untuk membuat plastik menjadi bening dan keras, serta phthalates yang ditambahkan untuk membuat plastik menjadi lembut dan fleksibel.

Zat BPA dan phthalates sering diyakini sebagai “pengganggu sistem endokrin”, yang mana ke dua zat ini bisa mengganggu fungsi normal hormon manusia dan bisa memberikan dampak buruk bagi kesehatan. Hal ini dikarenakan BPA dan phthalates bisa saja berpindah ke makanan saat di panaskan, apalagi pada makanan berlemak seperti daging dan keju.

Selain itu jika paparan BPA terkena pada ibu hamil maka akan menyebabkan gangguan selama kehamilan. Itu sebabnya Badan Pengawasan obat dan Makanan Amerika (FDA) melarang penggunaan BPA pada produk bayi dan ibu hamil.

Sebelum memproduksi wadah penyimpanan makanan yang bisa dipanaskan, Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) mengharuskan produsen wadah plastik untuk mengujinya terlebih dahulu menggunakan tes yang memenuhi standar dan spesifikasi FDA. Kemudian hasil uji data ditinjau lagi sebelum FDA menyetujui bahwa wadah tersebut aman untuk digunakan dalam microwave.

Beberapa tes ini dilakukan untuk mengukur migrasi bahan kimia pada beberapa suhu panas, yang mana untuk mengetahui ketahanan wadah plastik tersebut selama digunakan. Dan hanya wadah plastik yang lulus tes tersebut, dapat menampilkan label “microwave-safe”, atau kata-kata yang menyatakan bahwa mereka telah disetujui untuk digunakan dalam microwave.

Jadi, apakah aman memanaskan makanan dalam wadah plastik di microwave?

Umumnya label “microwave-safe” hanya menginformasikan bahwa wadah tersebut tidak akan meleleh saat masuk ke dalam microwave. Tetapi belum tentu mereka benar-benar aman untuk berada dalam suhu yang panas. Terlebih saat ini banyak perusahaan yang memang mengaku memproduksi produk yang bebas BPA, namun pada kenyataannya tetap memasukan unsur kimia pengganti yang ternyata sama bahayanya.

Untuk mencegah berbagai bahaya akibat penggunaan wadah plastik, berikut ini adalah beberapa hal yang perlu Anda perhatikan sebelum menggunakan microwave:

  • Sebaiknya panasnya makanan menggunakan wadah keramik atau kaca yang memang bisa digunakan di oven microwave
  • Selain itu, jangan gunakan wadah plastik berlabel “microwave-safe” yang sudah tergores dan warnanya telah berubah. Pasalnya bagian tersebut bisa memaparkan kandungan kimia ke dalam makanan.
  • Gunakan termometer makanan untuk memastikan bahwa makanan tersebut telah mencapai suhu memasak yang aman.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Microwaving Food in Plastic: Dangerous or Not? – http://www.health.harvard.edu/staying-healthy/microwaving-food-in-plastic-dangerous-or-not diakses pada 9 Juni 2017

Microwaving Food In Plastic May Be Hurting Your Health – http://www.everydayhealth.com/columns/type-two-and-you/microwaving-food-plastic-may-hurt-your-health/ diakses pada 9 Juni 2017

Mixing Plastic and Food: An Urban Legend? http://www.webmd.com/food-recipes/features/mixing-plastic-food-urban-legend#1 diakses pada 9 Juni 2017

Microwaves and Plastic Containers – http://www.cancer.ca/en/prevention-and-screening/be-aware/cancer-myths-and-controversies/microwaves-and-plastic-containers/?region=on diakses pada 9 Juni 2017

 

 

Foto Penulis
Ditinjau oleh dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh Risky Candra Swari
Tanggal diperbarui 27/10/2020
x