Apa keluhan Anda?

close
Tidak akurat
Susah dipahami
Yang lainnya

6 Khasiat Buah Kola untuk Kesehatan yang Sayang untuk Dilewatkan

    6 Khasiat Buah Kola untuk Kesehatan yang Sayang untuk Dilewatkan

    Mungkin tak banyak orang yang tahu bahwa Coca-Cola dibuat dari bahan dasar buah yang bernama sama. Ya, rasa khas dari minuman soda favorit sejuta umat ini didapat dari ekstrak biji buah kola. Buahnya itu sendiri pun ternyata menyimpan banyak manfaat kesehatan. Apa saja?

    Kandungan nutrisi buah kola

    Buah kola pada umumnya mengandung sekitar 2 persen kafein dan 2 persen theobromine. Kedua zat aktif ini bertindak sebagai stimulan alami untuk merangsang kerja otak dan jantung. Kafein adalah stimulan yang sering ditemukan pada teh dan kopi, sementara theobromine ditemukan dalam teh hijau dan buah cokelat.

    Buah kola juga mengandung zat gizi mikro, termasuk kalium, magnesium, dan kalsium.

    Manfaat buah kola untuk kesehatan

    1. Meningkatkan metabolisme tubuh

    Sebuah studi terbitan African Journal of Biotechnology bahwa berkat efek stimulannya yang memicu denyut jantung, ekstrak biji buah kola mampu meningkatkan metabolisme tubuh. Seberapa cepat metabolisme tubuh Anda bekerja akan memengaruhi tingkat kesehatan Anda secara keseluruhan.

    Stres, misalnya, dapat memperlambat kecepatan metabolisme tubuh Anda dengan melepaskan hormon kortisol. Akibatnya, nafsu makan Anda meningkat. Jika hal ini terjadi terus menerus, maka Anda dapat mengalami kenaikan berat badan. Kenaikan berat badan ini pada akhirnya dapat menyebabkan metabolisme tubuh Anda menurun. Risiko Anda terhadap banyak gangguan metabolisme, seperti obesitas dan diabetes, pun meningkat.

    2. Menurunkan berat badan

    Efek peningkatan metabolisme tubuh dari biji kola juga dapat menurunkan berat badan secara berkala. Manfaat ini bisa dicapai karena ekstrak kola membantu memperpanjang durasi anabolik dari metabolisme.

    Mudahnya, proses anabolisme adalah proses pembentukan. Asupan makanan akan dikumpulkan tubuh untuk kemudian dibentuk menjadi suatu zat yang baru yang bisa digunakan tubuh untuk menjalani fungsinya. Proses ini terjadi ketika tubuh memperbaiki jaringan yang rusak, serta membangun dan menghasilkan berbagai hormon. Proses ini akan menghabiskan energi dari simpanan lemak, sehingga berat badan bisa turun.

    3. Menjaga kesehatan pencernaan

    Semua bagian kola, termasuk buah dan bijinya, dapat membantu mempercepat produksi asam lambung dan sangat membantu untuk merangsang pencernaan lebih cepat.

    4. Meningkatkan energi

    Kandungan kafein dalam kola secara alami merangsang sistem saraf pusat, yang dapat meningkatkan energi sekaligus juga bermanfaat mengurangi kelelahan dalam jangka panjang.

    5. Sebagai antibakteri

    Sebuah penelitian yang dilaporkan dalam Journal of Biosciences and Medicines melaporkan bahwa penggunaan ekstrak kola dapat menghentikan pertumbuhan dan penyebaran bakteri berbahaya. Beberapa jenis bakteri penyebab meningitis dan tuberculosis dipercaya mampu diatasi dengan 4-10 mikrogram per mililiter ekstrak biji kola.

    6. Mengatasi gejala penyakit tertentu

    Ada beberapa kondisi kesehatan yang bisa diperbaiki dengan mengonsumsi buah kola. Penelitian yang diterbitkan pada Journal of Toxiology menjelaskan bahwa ekstrak biji kola mampu mengatasi gejala kanker prostat. Senyawa nonsteroid dari biji kola yang disebut phytoandrogens atau phytoestrogen, diketahui dapat menyebabkan kematian sel kanker prostat.

    Ekstrak kola juga dilaporkan dapat membantu mengatasi gejala migrain. Migrain sering memengaruhi pembuluh darah di kepala. Theobromine dan kafein yang terkandung dalam buha kola dapat memperlebar pembuluh darah di otak, yang dapat mengurangi rasa sakit kepala sebelah karena migrain.

    Selain itu, kola juga ditunjukkan bermanfaat untuk mengatasi gejala asma dan bronkitis. Kafein dalam buah kola merangsang sistem saraf pusat untuk melebarkan bronkus (saluran udara paru-paru), sehingga Anda bisa lebih mudah bernapas.

    Jangan sembarangan makan buah kola

    Sebaiknya tetap konsultasikan dengan dokter jika Anda ingin mencoba makan buah kola guna menghindari risiko efek sampingnya. Buah ini mengandung kafein dalam dosis tinggi, yang bisa menyebabkan dehidrasi. Pada beberapa kasus, kafein dosis tinggi dapat memicu serangan jantung.

    Versi segar dari buah kola cukup jarang ditemukan. Tapi ini bukan berarti Anda bisa menggantinya dengan banyak-banyak mengonsumsi minuman karbonasi berwarna hitam khas itu karena tergiur oleh manfaat buahnya.

    Kandungan buah kola dalam minuman bersoda tersebut bisa dibilang amat sangat sedikit. Minuman bersoda justru diperkaya oleh gula, yang berbahaya bagi tubuh Anda.

    health-tool-icon

    Kalkulator Kebutuhan Kalori

    Gunakan kalkulator ini untuk menentukan berapa kebutuhan kalori harian Anda berdasarkan tinggi, berat badan, usia, dan aktivitas sehari-hari.

    Laki-laki

    Wanita

    Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

    Sumber

    Kola nut: Uses, benefits, and side effects https://www.medicalnewstoday.com/articles/319626.php diakses 17 Oktober 2017.

    Health Benefits of the Kola Nut https://www.livestrong.com/article/384732-health-benefits-of-the-kola-nut/ diakses 17 Oktober 2017.

    Studies on Phytochemical Evaluation and Antibacterial Properties of Two Varieties of Kolanut (Cola nitida) in Nigeria. Journal of Biosciences and Medicines https://file.scirp.org/pdf/JBM_2014051209413066.pdf diakses 17 Oktober 2017.

    Health Benefits of Kola Nuts for Children https://parentinghealthybabies.com/kola-nuts-health-benefits/ diakses 17 Oktober 2017.

    Foto Penulisbadge
    Ditulis oleh Andisa Shabrina Diperbarui Jun 29, 2021
    Ditinjau secara medis oleh dr. Tania Savitri