Setelah buka puasa, Anda mungkin saja masih merasa lapar. Hal ini bisa membangkitkan nafsu untuk ngemil di malam hari. Namun, apakah ada dampak kesehatan tertentu kalau Anda ngemil di malam hari selama puasa? Masalahnya, banyak yang bilang ngemil di malam hari bisa bikin gemuk dan menyebabkan gangguan pencernaan. Untuk mendapatkan jawabannya, simak penjelasan lengkapnya berikut ini!  

Bolehkah ngemil di malam hari selama puasa?

Ya, Anda boleh ngemil di malam hari selama puasa. Ngemil di malam hari memang tidak dilarang, tapi Anda harus tahu berbagai batasan dan aturan yang benar supaya nanti Anda makan berlebihan. Makan berlebihan di malam hari bisa meningkatkan risiko gangguan pencernaan dan berat badan bertambah.

Aturan pertama yang harus diingat yaitu batasi asupan kalori agar tak lebih dari 100 kkal. Oleh karenanya, hindari makanan yang berlemak atau kadar gula dan garamnya terlalu tinggi. Sebaiknya gunakan piring atau mangkuk kecil saja untuk ngemil agar porsi makanan Anda tetap terkendali.

Aturan kedua, jangan makan kira-kira setengah jam sebelum tidur. Pastikan Anda sudah selesai ngemil paling tidak satu jam sebelum tidur. Ini penting supaya sistem pencernaan Anda punya cukup waktu untuk memproses makanan.

Yang ketiga, pastikan bahwa Anda memang benar-benar lapar karena masih kekurangan asupan kalori dalam sehari. Jangan sampai Anda jadi kalap ngemil, padahal sebenarnya Anda hanya ngidam camilan tertentu saja atau lapar karena sedang emosi.

Manfaat ngemil di malam hari

Jangan salah, ngemil malam-malam bisa mendatangkan manfaat tertentu buat Anda di bulan puasa. Namun, ingatlah bahwa manfaat-manfaat berikut ini hanya berlaku kalau Anda mengikuti aturan-aturan di atas.

1. Tidur lebih nyenyak

Anda mungkin jadi susah tidur kalau perut masih lapar. Padahal, di bulan puasa biasanya jam tidur Anda sudah berkurang karena harus bangun lebih pagi untuk sahur. Kombinasi kurang tidur dan tidur tidak nyenyak tentu bisa mengganggu aktivitas Anda keesokan harinya. Anda jadi pusing, cepat lapar, dan lemas.

Inilah mengapa ngemil adalah hal yang penting di malam hari selama puasa. Dengan ngemil secukupnya, kualitas tidur Anda pun jadi lebih baik.

2. Memenuhi kebutuhan kalori harian

Puasa atau tidak, kebutuhan kalori harian setiap orang tidak berubah. Orang dewasa tetap membutuhkan kalori lebih dari 1.200 sampai 1.500 kkal sehari. Apalagi kalau Anda banyak beraktivitas fisik.

Namun, saat puasa waktu makan Anda sangat terbatas sehingga Anda berisiko kekurangan asupan kalori. Kekurangan kalori bisa mengganggu sistem metabolisme tubuh. Maka, ngemil bisa jadi solusi untuk memenuhi kebutuhan kalori harian.

3. Mencegah kalap ketika makan sahur

Kalau perut Anda sudah terisi selama tidur, waktu sahur Anda pun tidak akan kalap dan makan kebanyakan. Sedangkan kalau Anda menahan lapar di malam hari, saat sahur Anda jadi lebih tergoda untuk menyantap hidangan tinggi kalori dalam porsi yang berlebihan.

Padahal, ketika sahur lebih penting bagi Anda untuk mengonsumsi makanan bernutrisi dalam porsi yang tepat. Misalnya makanan tinggi serat, protein, dan karbohidrat kompleks. Nutrisi-nutrisi tersebut bisa membuat Anda kenyang lebih lama daripada makanan yang tinggi kalori.

Camilan sehat untuk ngemil di malam hari selama puasa

Tak semua jenis camilan boleh dikonsumsi di malam hari. Supaya Anda bisa tetap ngemil dengan aman, sebaiknya pilih jenis camilan sehat berikut ini.

  • Yogurt plain rendah lemak
  • Buah-buahan segar seperti pisang, apel, atau alpukat
  • Cokelat hitam (dark chocolate), tapi pilih yang mengandung 70 persen kakao dan rendah lemak
  • Susu sapi rendah lemak (atau susu skim)
  • Susu kacang, misalnya susu kedelai atau susu almond
  • Kacang-kacangan

Baca Juga:

Sumber
Yang juga perlu Anda baca