Bagi pemilik kulit wajah sensitif, mencari pelembab wajah yang tepat bisa sama susahnya seperti mencari jodoh. Tak terhitung lagi jumlah pelembab wajah yang dijual di pasaran. Ada yang dilengkapi dengan tabir surya atau yang menawarkan kelembapan ekstra; dari yang murah meriah sampai yang menguras kocek. Sebenarnya, seperti apa sih cream untuk kulit sensitif yang paling baik?

Tips memilih cream untuk kulit sensitif

Ada beberapa hal yang wajib Anda pertimbangkan sebelum Anda membeli cream untuk kulit sensitif. Merawat kulit sensitif memang membutuhkan waktu dan tenaga ekstra. Pasalnya, jika tidak hati-hati memilih produk, kulit sensitif rentan berjerawat dan meradang — kulit memerah, kering bersisik, mengelupas, bahkan gatal-gatal.

1. Bahan yang harus ada, dan bahan yang harus dihindari

Krim wajah yang mengandung gliserin adalah pilihan yang lebih tepat untuk kulit sensitif daripada yang mengandung lanolin, karena lebih jarang menimbulkan reaksi alergi. Agar kulit sensitif terlihat muda, Susan Massick, MD, dermatolog asal Colombus menyarankan untuk mencari produk yang mengandung bahan aktif retinol.

Jika Anda rentan berjerawat, jauh-jauh dari produk yang mengandung isopropil miristat dan minyak kelapa. Minyak kelapa sering disembunyikan dengan nama yang berbeda, seperti sodium laureth sulfate (SLS). Jika produk tertentu membuat kulit Anda terasa panas menyengat maka hindari asam laktat, asam glikolat, asam azelaic atau benzyl alcohol. Jika Anda mengalami ruam gatal, carilah formula yang bebas setil alkohol dan paraben.

Baiknya, pilih satu krim wajah yang mengandung kurang dari 10 bahan dalam daftar komposisinya, kata dermatolog asal California, Sonia Badreshia-Bansal, MD. Daftar bahan yang lebih sedikit artinya akan ada lebih sedikit peluang interaksi potensial antar bahan-bahan tersebut dengan kulit sensitif.

2. Pilih produk yang bebas pewangi

Ada dua prinsip penting yang harus Anda camkan baik-baik dalam memilih cream untuk kulit sensitif. Pertama, cari yang berlabel hypoallergenic alias minim potensi menimbulkan alergi (seperti yang dijelaskan di poin 1), dan yang bebas aroma.

Wewangian (baik sintetis maupun ekstrak alami) dalam produk perawatan pribadi adalah penyebab paling umum kedua dari reaksi alergi kulit setelah nikel dalam perhiasan, menurut Dr. Sandy Skotnicki-Grant. Khususnya untuk orang-orang dengan masalah kulit seperti rosacea, dermatitis, eksim, dan jerawat harus menjauhi produk kecantikan yang mengandung wewangian. Jika timbul gejala seperti jerawat radang, kemerahan, iritasi mata, atau bahkan pembengkakan hingga biduran, hentikan penggunaan produk.

3. Pilih krim wajah mengandung tabir surya

Melindungi kulit Anda dari kerusakan akibat radiasi sinar matahari yang berbahaya adalah salah satu hal terbaik yang dapat Anda lakukan untuk menjaga kulit sensitif tetap sehat. Jadi, dapatkan krim wajah bebas minyak dan bebas aroma yang mengandung tabir surya UVA/UVB setidaknya ber-SPF 30.

Bahan tabir surya yang wajib ada dalam cream wajah untuk kulit sensitif adalah titanium dioxide dan zinc oxide, tapi hindari avobenzone, octinoxate, dan oxybenzone. Ketiga bahan terakhir ini tergolong aman untuk kulit wajah normal, tapi berpotensi menimbulkan reaksi alergi pada kulit wajah sensitif.

4. Perhatikan kekentalan tekstur krim

Hal lain yang perlu Anda perhatikan saat membeli krim wajah untuk kulit sensitif adalah tekstur dari pelembab itu sendiri. Jika kulit sensitif Anda cenderung gatal atau kering, pilih krim wajah yang bertekstur kental, tebal mirip salep (tapi tidak terasa berat, berminyak, atau lengket) dan mengandung asam hyaluronic dan dimethicone untuk mengunci lebih banyak kelembapan di dalam kulit.

Krim wajah yang mengandung bahan-bahan seperti teh hijau, sunflower oil, ekstrak chamomile, dan vitamin C dapat membantu menenangkan iritasi kemerahan di kulit.

Baca Juga:

Sumber
Yang juga perlu Anda baca