Kreatinin Fosfokinase

Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: | Oleh

Tanggal update Mei 11, 2020
Bagikan sekarang

Definisi

Apa itu kreatinin fosfokinase?

Kreatinin adalah tes biokimia yang dilakukan untuk mendiagnosis kerusakan hati. Kreatin fosfokinase atau Creatine Phosphokinase (CPK) banyak ditemukan dalam otot jantung, otot rangka, dan otak. Konsentrasi serum CPK akan meningkat ketika otot-otot pada sel saraf terluka. Kadar CK akan meningkat dalam 6 jam setelah luka. Jika kerusakan ini terjadi berulang, maka kadar CK akan meningkat tajam setelah 18 jam luka dan kembali normal dalam waktu 2-3 hari.

CK adalah enzim utama dalam jantung yang diteliti pada pasien yang mengidap penyakit jantung. Untuk memeriksa spesifikasi lesi miokard, tiga macam isoenzim CK dites, termasuk: CK-BB (CK1), CK-MB (CK2), CK-MM (CK3). Karena karakteristik metabolisme enzim telah diketahui dokter, waktu, level, dan petunjuk pengobatan akan ditentukan.

Kapan saya harus menjalani kreatinin fosfokinase?

Tes ini dilakukan untuk mendiagnosis luka pada jantung (myocardial infarction). Tes ini juga dapat mengindikasikan neurological pathologies atau penyakit pada otot rangka. Ketika kadar CPK tinggi, biasanya jaringan otot rangka, jantung, atau jaringan otot otak terluka atau stress. Mengindentifikasi jenis CPK dapat membantu dokter menentukan jenis luka mana yang dialami.

Dokter akan merekomendasikan tes ini, jika dokter perlu untuk:

  • mendiagnosis infraksi myocardial
  • mendiagnosis nyeri dada
  • menentukan kerusakan otot
  • mengindentifikasi dermatomyositis, inflamasi otot, dan penyakit lain
  • membedakan antara malignant hyperthermia dan infeksi postoperative

Pencegahan & peringatan

Apa yang harus saya ketahui sebelum menjalani kreatinin fosfokinase?

Berikut beberapa faktor yang memengaruhi hasil tes:

  • injeksi intramuscular dapat meningkatkan kadar CPK
  • olahraga yang terlalu berat atau pernah operasi dalam waktu dekat juga dapat meningkatkan kadar CPK
  • orang-orang yang memiliki massa otot yang tinggi juga cenderung memiliki kadar CPK tinggi dibanding yang lain, sehingga kadar CPK pada laki-laki biasanya lebih tinggi dibanding wanita
  • hamil muda dapat menurunkan kadar konsentrasi CPK
  • beberapa obat dapat meningkatkan konsentrasi CPK termasuk wine, amphotericin, ampicillin, beberapa anesthetics, anticoagulant, aspirin, ACE inhibito, colchicine, dexamethasone, fibrates, furosemide, lidocaine, lithium, morphine, propranolol, statins, dan succinylcholine

Dokter Anda mungkin akan melakukan tes untuk memeriksa myocardial infarction atau luka pada otot Anda. Jika Anda menderita serangan jantung, dokter akan memeriksa kadar troponin dalam darah Anda. Ini merupakan jenis protein lain yang ditemukan dalam otot jantung. Dewasa ini, tes troponin telah digantikan dengan tes tes CPK dalam mendiagnosis myocardial infarction karena tes troponin sensitif dan memiliki spesifisitas yang tinggi.

Tes darah dan EKG lain bisa juga diresepkan. Karena CPK mungkin meningkatkan risiko masalah tiroid, penyalahgunaan alkohol, atau gagal ginjal, dokter Anda akan melakukan tes lain untuk memeriksa gangguan yang Anda alami.

Sangat penting untuk memahami peringatan dan pencegahan sebelum melakukan tes ini. Jika Anda memiliki pertanyaan, silakan tanyakan pada dokter untuk informasi lebih lanjut.

Proses

Apa yang harus saya lakukan sebelum menjalani kreatinin fosfokinase?

Dokter akan menjelaskan prosedur pelaksanaan tes ini. Dokter juga akan mendiskusikan alasan dan pentingnya pengambilan darah melalui vena ini untuk mendiagnosis myocardial infarction. Tidak ada pantangan makan atau minum bagi Anda sebelum tes ini dilakukan.

Bagaimana proses kreatinin fosfokinase?

Dokter akan mengambil sampel darah Anda dan dimasukkan dalam tabung bertutup merah. Biasanya sampel darah akan diambil setiap hari selama tiga hari kemudian sekali seminggu. Dokter akan mengganti area tempat sampel darah diambil. Anda harus mengikuti petunjuk dokter dengan baik untuk mencegah hemolisis. Anda sebaiknya mencatat tanggal dan waktu tes yang dilakukan secara intramuscular. Anda juga harus mencatat tanggal dan waktu ketika melakukan tes darah pada catatan khusus. Hal ini akan membantu Anda untuk menginterpretasikan peningkatan atau penurunan enzim.

Apa yang harus saya lakukan setelah menjalani kreatinin fosfokinase?

Anda sebaiknya memasang pembalut di tangan dan menekan-nekan dengan pelan area bekas suntikan untuk menghentikan darah. Jika Anda memiliki pertanyaan tentang proses ini, silakan konsultasi dengan dokter untuk informasi lebih lanjut.

Penjelasan dari Hasil Tes

Apa arti hasil tes yang saya dapat?

Hasil normal

Total CPK:

  • orang dewasa dan orang tua (laki-laki): 55-170 units / L or 55-170 units / L (SI units)
  • orang dewasa dan orang (wanita): 30-135 units / L or 30-135 units / L (SI units). Angka lebih tinggi setelah olahraga
  • bayi: 68-580 units / L (SI units)

Isoenzyme lain:

  • CK-MM: 100%
  • CK-MB: 0%
  • CK-BB: 0%

Hasil yang tidak normal

  • meningkatnya konsentrasi CK: sakit atau luka yang memengaruhi otot jantung, otot rangka, dan otak
  • meningkatnya konsentrasi isoenzim CK-BB: penyakit pada sistim saraf pusat, adenocarcinoma (terutama payudara dan paru-paru), embolisme pulmonary
  • meningkatnya kadar isoenzim CK-MB; myocardial infarction akut, cardiac aneurysm surgery, defibrillation, peradangan otot jantung, ventricular arrhythmias, penyakit jantung iskemik
  • meningkatnya konsentrasi isoenzim CK-MM: rhabdomyolysis, muscular dystrophy, peradangan otot, operasi yang baru dijalani, electromechanical, intramuscular, luka dalam, rapturous delirium alcohol levels, malignant hyperthermia, shock yang baru saja terjadi, terapi elektrik untuk kejang-kejang, shock, hypokalemia, hypothyroidism, trauma

Tergantung pada laboratorium pilihan Anda, jangkauan normal tes ini dapat bervariasi. Diskusikan pertanyaan yang Anda miliki seputar hasil tes kesehatan Anda kepada dokter.

Hello Health Group tidak memberikan nasihat medis, diagnosis, maupun pengobatan.

Baca Juga:

    Apakah artikel ini membantu Anda?
    happy unhappy"

    Yang juga perlu Anda baca

    4 Cara Jitu Mengubah Hati Sedih Kembali Jadi Senang

    Anda tidak boleh sedih terus-menerus karena ini dapat berdampak buruk pada kesehatan. Lantas, caranya mengubah hati sedih jadi senang? Baca di sini.

    Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh Aprinda Puji
    Hidup Sehat, Psikologi Mei 24, 2020

    8 Cara Mencegah Sakit Gigi

    Saat sakit gigi, minum obat pereda nyeri adalah hal yang paling mudah meredakan sakitnya. Agar tidak berulang, coba cara mencegah sakit gigi, yuk!

    Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh Atifa Adlina

    Mengenal Fungsi Gonadotropin-Releasing Hormone (GnRH) bagi Kesuburan

    Ada banyak hormon yang berperan penting dalam menentukan kesuburan, salah satunya gonadotropin-releasing hormon (GnRH). Apa saja fungsinya?

    Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
    Ditulis oleh Diah Ayu
    Kesuburan, Kehamilan Mei 24, 2020

    Ketahui Penyebab dan Cara Mengatasi Nyeri Otot di Dada

    Berbeda dengan serangan jantung, nyeri otot di bagian dada juga bisa menimbulkan ketidaknyamanan. Ini penyebab dan cara mengatasinya!

    Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh Atifa Adlina

    Direkomendasikan untuk Anda

    Joy of Missing Out (JOMO), Saat Anda Tidak Takut Melewatkan Tren

    Joy of Missing Out (JOMO), Saat Anda Tidak Takut Melewatkan Tren

    Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
    Ditulis oleh Winona Katyusha
    Tanggal tayang Mei 25, 2020
    Tips Mengajak Orang Tua Pindah ke Tempat yang Baru

    Tips Mengajak Orang Tua Pindah ke Tempat yang Baru

    Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
    Ditulis oleh Winona Katyusha
    Tanggal tayang Mei 25, 2020
    Kapan Anda Perlu Periksa ke Dokter Spesialis THT?

    Kapan Anda Perlu Periksa ke Dokter Spesialis THT?

    Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
    Ditulis oleh Ulfa Rahayu
    Tanggal tayang Mei 25, 2020
    Agar Tetap Bugar Selama Liburan, Sontek 4 Tips Olahraga Mudah Ini

    Agar Tetap Bugar Selama Liburan, Sontek 4 Tips Olahraga Mudah Ini

    Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr Mikhael Yosia
    Ditulis oleh Fajarina Nurin
    Tanggal tayang Mei 25, 2020