Histerosalpingografi

Ditinjau secara medis oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 11/05/2020
Bagikan sekarang

Definisi

Apa itu histerosalpingografi?

Histerosalpingografi (HSG) adalah tes X-ray yang melihat isi rahim dan tuba fallopi dan area di sekitarnya. Tes ini sering dilakukan pada wanita yang sulit hamil (mandul). Selama HSG, pewarna (bahan kontras) ditaruh melalui pipa tipis yang ditaruh melalui vagina dan ke dalam rahim. Karena rahim dan tuba fallopi dikaitkan bersama, pewarna akan mengalir ke dalam tuba fallopi. Gambar diambil menggunakan sinar X-ray (fluroskopi) saat pewarna masuk melalui rahim dan tuba fallopi. Gambar dapat menunjukkan masalah macam luka atau struktur abnormal pada rahim atau tuba fallopi, atau penyumbatan yang akan mencegah sel telur berpindah melalui tuba fallopi menuju rahim. Penyumbatan juga bisa mencegah sperma dari berpindah menuju tuba fallopi dan bergabung dengan (membuahi) sel telur. HSG mungkin juga menemukan masalah dalam rahim yang mencegah sel telur yang dibuahi menempel di dinding rahim.

Kapan saya harus menjalani histerosalpingografi?

Jika Anda sulit hamil atau telah mengalami masalah kehamilan, misalnya keguguran berkali-kali, dokter mungkin menyuruh tes ini. HSG dapat membantu mendiagnosis penyebab kemandulan. Jika Anda telah menjalani operasi tuba, dokter mungkin menyuruh HSG untuk memeriksa apakah operasi berhasil. Bila Anda menjalani ligasi tuba—prosedur yang menutup tuba fallopi—dokter mungkin melakukan tes ini untuk memastikan bahwa tuba tertutup dengan baik. Tes ini mungkin juga disuruh untuk memeriksa apakah pembalikan ligasi tuba berhasil dalam membuka kembali tuba fallopi.

Pencegahan & peringatan

Apa yang harus saya ketahui sebelum menjalani histerosalpingografi?

Histeroskopi mungkin dilakukan ketimbang HSG untuk memeriksa uterus. Tes lain bernama laparoskopi mungkin juga dilakukan ketimbang HSG untuk melihat tuba fallopi. Laparoskopi tidak menunjukkan apakah tuba fallopi terbuka, jika pewarna tidak disuntikkan selama laparoskopi. Tes lain, sonohisterografi (SHG), mungkin lebih akurat daripada HSG untuk melihat uterine fibroid atau polip. SHG menggunakan ultrasound untuk mengawasi pergerakan larutan garam (saline) yang disuntikkan ke dalam rahim. SHG tidak menggunakan X-ray atau pewarna iodine.

Pastikan dokter tahu jika Anda minum metformin (seperti Glucophage) untuk diabetes atau karena alasan lainnya seperti polycystic ovary syndrome (PCOS), karena adanya kemungkinan interaksi dengan pewarna yang digunakan dalam tes.

Proses

Apa yang harus saya lakukan sebelum menjalani histerosalpingografi?

Prosedur HSG paling baik dilakukan seminggu setelah menstruasi tapi sebelum ovulasi untuk memastikan Anda tidak hamil selama pemeriksaan. Prosedur ini tidak boleh dilakukan bila Anda memiliki kondisi radang aktif. Anda harus memberitahu ahli fisik atau ahli teknologi bila Anda mengalami infeksi pelvis kronis atau penyakit menular seksual yang tidak terobati pada saat prosedur. Di malam sebelum prosedur, Anda mungkin akan disuruh menggunakan obat pencahar atau enema untuk mengosongkan usus, sehingga rahim dan struktur sekitar bisa terlihat dengan jelas.

Anda harus memberi tahu ahli fisik tentang obat apapun yang digunakan dan apakah ada alergi, terutama terhadap materi kontras iodine, serta penyakit atau kondisi medis lainnya baru-baru ini.

Bagaimana proses histerosalpingografi?

HSG biasanya dilakukan oleh ahli radiasi di dalam ruang X-ray di rumah sakit atau klinik. Ahli teknologi radiasi dan perawat mungkin membantu dokter. Ginekologis atau dokter spesialis kesuburan (endokrinologis reproduktif) mungkin juga membantu dalam tes ini. Sebelum memulai tes ini, Anda mungkin mendapatkan penenang atau ibuprofen (macam Advil) untuk membantu Anda rileks dan mengistirahatkan rahim sehingga tidak akan kram selama tes. Anda akan mengosongkan kantong kemih dan kemudian berbaring menelungkup di atas meja pemeriksaan dengan kaki diangkat dan disangga dengan pijakan kaki. Ini memudahkan dokter untuk melihat area kelamin Anda.

Dokter akan memasukkan spekulum yang halus dan melengkung ke dalam vagina. Spekulum dengan lembut membuka  dinding vagina, memudahkan dokter melihat ke dalam vagina dan serviks. Serviks mungkin ditahan dengan penjepit yang disebut tenaculum. Serviks dicuci dengan sabun khusus dan pipa keras (cannula) atau fleksibel (kateter) dimasukkan melalui serviks ke dalam uterus. Pewarna X-ray dimasukkan melalui pipa. Jika tuba fallopi terbuka, pewarna akan mengalir melalui mereka dan tumpah ke dalam perut yang akan diserap secara alami oleh tubuh. Jika tuba fallopi terhambat, pewarna tidak akan masuk. Gambar X-ray ditunjukkan di monitor TV selama tes. Jika perlu ada tampilan lain, meja pemeriksaan mungkin dimiringkan atau Anda mungkin disuruh mengubah posisi. Setelah tes, cannula atau kateter dan spekulum diambil. Tes ini biasanya membutuhkan waktu 15-30 menit.

Apa yang harus saya lakukan setelah menjalani histerosalpingografi?

Setelah tes, beberapa pewarna akan keluar dari vagina. Anda mungkin juga mengalami pendarahan vagina selama beberapa hari setelah tes. Hubungi dokter segera jika Anda mengalami:

  • perdarahan vagina berat (membasahi lebih dari satu tampon atau pembalut dalam satu jam)
  • demam
  • sakit perut parah
  • perdarahan vagina yang berlangsung lebih dari 3-4 hari.

Penjelasan dari Hasil Tes

Apa arti hasil tes yang saya dapat?

Hasil normal berarti:

  • bentuk rahim dan tuba fallopi normal. Tuba fallopi tidak tergores atau terluka. Pewarna mengalir dengan bebas dari uterus, melalui tuba fallopi, dan tumpah dengan normal ke dalam perut
  • tidak ada benda (seperti alat intrauterine atau IUD), tumor, atau pertumbuhan terlihat dalam rahim

Hasil abnormal berarti:

  • tuba fallopi mungkin tergores, berbentuk tidak normal, atau terhambat sehingga pewarna tidak mengalir melalui tuba dan tumpah ke dalam perut. Kemungkinan penyebab terhambatnya tuba fallopi termasuk penyakit radang pelvis (PID) atau endometriosis
  • pewarna mungkin bocor melalui dinding rahim, menunjukkan sobekan atau lubang dalam rahim
  • rahim yang abnormal mungkin menunjukkan jaringan (disebut septum) yang membagi rahim
  • mungkin ada pertumbuhan, misalnya polip atau fibroid

Hello Health Group tidak memberikan nasihat medis, diagnosis, maupun pengobatan.

You are already subscribed to notifications.

Baca Juga:

    Sumber

    http://www.webmd.com/infertility-and-reproduction/guide/hysterosalpingogram-21590?print=true
    http://www.healthline.com/health/hysterosalpingography#After-Care5
    http://www.radiologyinfo.org/en/info.cfm?pg=hysterosalp#part_three
    http://www.nlm.nih.gov/medlineplus/ency/article/003404.htm

    Yang juga perlu Anda baca

    Risiko Bayi Baru Lahir Terinfeksi COVID-19

    Tercatat ada puluhan bayi tertular COVID-19 di Indonesia. Seberapa besar risiko bayi baru lahir untuk terinfeksi COVID-19?

    Ditinjau secara medis oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
    Ditulis oleh: Ulfa Rahayu
    Coronavirus, COVID-19 28/05/2020

    Pneumonia Aspirasi

    Pneumonia aspirasi adalah peradangan pada paru-paru akibat menghirup makanan, minuman, muntah, atau air liur ke paru-paru Anda.

    Ditinjau secara medis oleh: dr Mikhael Yosia
    Ditulis oleh: Fajarina Nurin

    7 Sumber Karbohidrat Terbaik untuk Anda yang Sedang Diet

    Banyak orang mengurangi karbo untuk menurunkan berat badan. Tapi, siapa bilang harus dihindari? Pilih beberapa sumber karbohidrat untuk diet berikut ini.

    Ditinjau secara medis oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
    Ditulis oleh: Arinda Veratamala
    Nutrisi, Hidup Sehat 28/05/2020

    Suka Makan Greek Yogurt? 6 Kebaikan Ini yang Akan Anda Dapatkan

    Sama seperti jenis yogurt lainnya, beragam manfaat greek yogurt bisa Anda peroleh bila rutin mengonsumsinya. Bahkan dalam komposisi yang lebih banyak, lho!

    Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
    Nutrisi, Hidup Sehat 28/05/2020

    Direkomendasikan untuk Anda

    Mengenal Pleuropneumonia, Peradangan pada Paru-Paru dan Pleura

    Mengenal Pleuropneumonia, Peradangan pada Paru-Paru dan Pleura

    Ditinjau secara medis oleh: dr Mikhael Yosia
    Ditulis oleh: Fajarina Nurin
    Dipublikasikan tanggal: 29/05/2020
    Suka Batuk-batuk Setelah Berolahraga? Ini Alasannya

    Suka Batuk-batuk Setelah Berolahraga? Ini Alasannya

    Ditinjau secara medis oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
    Ditulis oleh: Diah Ayu
    Dipublikasikan tanggal: 29/05/2020
    Berat Badan Naik Jadi Efek Serius Selama Karantina

    Berat Badan Naik Jadi Efek Serius Selama Karantina

    Ditinjau secara medis oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
    Ditulis oleh: Winona Katyusha
    Dipublikasikan tanggal: 29/05/2020
    4 Perubahan Gairah Seksual yang Terjadi di Usia Paruh Baya

    4 Perubahan Gairah Seksual yang Terjadi di Usia Paruh Baya

    Ditinjau secara medis oleh: dr Mikhael Yosia
    Ditulis oleh: Fidhia Kemala
    Dipublikasikan tanggal: 28/05/2020