D-Xylose Absorption Test

Ditinjau secara medis oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 11/05/2020
Bagikan sekarang

Definisi

Apa itu d-xylose absorption test?

Uji absorpsi D-xylose mengukur kadar D-xylose (sebuah tipe gula) dalam darah atau urin Anda. Pemeriksaan ini dilakukan untuk mendiagnosis masalah yang mencegah kinerja usus kecil menyerap nutrisi dari makanan. D-xylose umumnya mudah diserap oleh usus. Saat masalah penyerapan muncul, D-xylose tidak diserap oleh usus, dan kadarnya dalam darah atau urin akan menurun.

Kapan saya harus menjalani d-xylose absorption test?

Jika usus Anda tidak dapat melakukan penyerapan D-xylose dengan baik, dokter Anda akan mengurus persiapan rangkaian tes  ini untuk menentukan apakah Anda mengidap sindrom malabsorpsi. Sindrom ini disebabkan saat usus kecil Anda—yang bertanggung jawab untuk sebagian besar proses pencernaan makanan—tidak mampu untuk menyerap cukup nutrisi dari makanan sehari-hari Anda. Sindrom malabsorpsi dapat menimbulkan beberapa gejala, seperti kehilangan berat badan, diare kronis, dan rasa lemas dan lelah yang amat sangat.

Pencegahan & peringatan

Apa yang harus saya ketahui sebelum menjalani d-xylose absorption test?

Jika Anda memiliki jumlah bakteria yang melebihi batas normal di dalam usus Anda, Anda mungkin harus mengonsumsi antibiotik selama 1-2 hari sebelum melakukan tes. Rangkaian tes ini dapat menyebabkan dehidrasi. Pastikan Anda meminum cukup cairan untuk mengganti cairan tubuh yang hilang saat menjalankan tes. Beri tahu dokter Anda jika Anda mengeluhkan masalah seputar diare setelah meminum solusi D-xylose. Kadar D-xylose dalam darah umumnya dinilai lebih terpercaya dibanding dengan menggunakan sampel urin pada anak usia di bawah 12 tahun.

Pemeriksaan yang melihat dinding usus kecil (saluran pencernaan bagian atas) mungkin digunakan jika dokter mencurigai adanya tanda-tanda Crohn’s disease atau sindrom malabsorpsi lainnya.

Proses

Apa yang harus saya lakukan sebelum menjalani d-xylose absorption test?

Anda akan diminta untuk berpuasa makanan yang mengandung pentose selama 24 jam sebelum menjalankan rangkaian tes. Pentose adalah jenis sugar yang mirip dengan D-xylose. Makanan kaya akan pentose termasuk pastry, jeli, selai olesan roti, dan buah-buahan. Dokter mungkin akan menyarankan Anda untuk menghentikan sementara beberapa obat-obatan sebelum menjalankan tes, karena obat-obatan tertentu akan memengaruhi hasil tes. Anda tidak diperbolehkan untuk makan atau minum apapun kecuali air putih selama 8 – 12 jam sebelum tes sampel darah. Anak-anak harus menghindari makan atau minum apapun selain air putih selama 4 jam sebelum tes.

Bagaimana proses d-xylose absorption test?

Jumlah D-xylose dalam sampel urin dan darah diukur sebelum dan sesudah Anda meminum larutan D-xylose. Untuk memulai tes, dokter akan mengoleksi sampel kloter pertama dari darah dan urin Anda. Selanjutnya, Anda akan diberikan larutan oral D-xylose untuk diminum. Pada orang dewasa, sampel darah biasanya diambil 1 jam setelah Anda meminum larutan tersebut. Kemudian, sampel darah kloter selanjutnya akan diambil 5 jam setelah Anda meminum larutan D-xylose. Anda diperlukan untuk mengumpulkan semua urin yang Anda produksi setelah 5 jam meminum larutan D-xylose. Terkadang, urin akan dikoleksi setelah 24 jam dari konsumsi larutan tersebut.

Tes darah

Tenaga medis yang bertugas mengambil darah Anda akan melakukan langkah-langkah sebagai berikut:

  • melilitkan sabuk elastis di sekitar lengan bagian atas Anda untuk menghentikan aliran darah. Hal ini membuat pembuluh darah di bawah ikatan membesar sehingga memudahkan untuk menyuntikkan jarum ke dalam pembuluh
  • membersihkan bagian yang akan disuntikkan dengan alkohol
  • menyuntikkan jarum ke dalam pembuluh darah. Mungkin diperlukan lebih dari satu jarum.
  • memasangkan tabung ke jarum suntik untuk diisi dengan darah
  • melepaskan ikatan dari lengan Anda ketika pengambilan darah dirasa sudah cukup
  • menempelkan kain kasa atau kapas pada bagian yang disuntik, setelah selesai disuntik
  • memberi tekanan pada bagian tersebut dan kemudian memasang perban

Tes urin

Anda akan  mulai mengumpulkan urin Anda sejak pagi hari. Saat pertama Anda bangun di pagi hari, silakan buang air kecil, tetapi jangan sertakan urin ini dalam sampel urin yang akan Anda serahkan kepada dokter. Catat waktu persisnya Anda buang air kecil untuk menandakan 5 jam pertama periode pengumpulan sampel.

Dalam 5 jam selanjutnya, kumpulkan lagi urin Anda. Petugas medis atau dokter Anda akan menyediakan sebuah kontainer besar yang dapat menampung sekitar 4 liter cairan. Kontainer tersebut memiliki sejumlah pengawet di dalamnya. Buang air kecil ke dalam kontainer kecil yang sudah disterilkan dan tuang urin Anda ke kontainer yang lebih besar. Jangan menyentuh bagian dalam kontainer dengan jari Anda. Simpan kontainer besar di lemari es selama masa pengumpulan sampel. Kosongkan kandung kemih Anda saat terakhir kali pengumpulan atau sesaat sebelum Anda mengakhiri masa 5 jam pengumpulan sampel. Usahakan agar kontainer tidak terkontaminasi dengan benda-benda asing, seperti tisu, rambut pubis, feses, darah menstruasi, dan lainnya.

Anda tidak diperbolehkan untuk makan sampai tes selesai.

Apa yang harus saya lakukan setelah menjalani d-xylose absorption test?

Jika dokter mencurigai Anda mengidap sindrom malabsorpsi, ia akan merekomendasikan sebuah tes untuk memeriksa dinding usus kecil Anda. Jika Anda mengidap parasit intestinal, dokter akan menjadwalkan tes tambahan untuk menentukan tipe parasit tersebut dan terapi yang cocok untuk kondisi Anda.

Jika dokter menduga Anda telah terinfeksi sindrom usus pendek, ia akan merekomendasikan perubahan pola makan atau meresepkan obat-obatan.

Penjelasan dari Hasil Tes

Apa arti hasil tes yang saya dapat?

Kadar D-xylose dalam darah mencapai angka tertinggi dalam 2 jam setelah meminum larutan D-xylose. Hampir seluruh D-xylose akan hanyut dalam urin selama 5 jam pertama. Jika usus Anda tidak dapat menyerap D-xylose dengan baik, jumlah D-xylose dalam darah dan urin akan sangat rendah.

Beberapa kondisi tertentu dapat mengubah kadar D-xylose. Dokter akan mendiskusikan hasil abnormal yang terlihat signifikan dengan Anda sehubungan dengan tanda-tanda yang Anda idap dan riwayat kesehatan Anda.

Normal

Tergantung pada laboratorium pilihan Anda, jangkauan normal tes ini dapat bervariasi. Diskusikan pertanyaan yang Anda miliki seputar hasil tes kesehatan Anda kepada dokter.

D-xylose dalam datah
Bayi (dosis 5-gram): Lebih dari 15 milligrams per deciliter (mg/dL) atau lebih dari 1.0 millimole per liter (mmol/L)
Anak (dosis 5-gram): Lebih dari 20 mg/dL atau lebih dari 1.3 mmol/L
Dewasa (dosis 5-gram): Lebih dari 20 mg/dL dalam 2 atau lebih dari 1.3 mmol/L
Dewasa (dosis 25-gram): Lebih dari 25 mg/dL dalam 2 atau lebih dari 1.6 mmol/L
D-xylose dalam urin (sampel urin 5 jam)
Anak-anak: 16%–33% D-xylose ditemukan
Dewasa: Lebih dari 16% D-xylose ditemukan atau lebih dari 4 grams (g) ditemukan
Dewasa usia 65 atau lebih: Lebih dari 14% of the D-xylose dose atau lebih dari 3.5 ditemukan

Kadar rendah

Kadar rendah diakibatkan oleh:

  • penyakit yang memengaruhi kemampuan usus untuk menyerap nutrisi (sindrom malabsorpsi), seperti celiac disease, Crohn’s disease, atau Whipple’s disease
  • peradangan pada dinding usus
  • sindrom usus pendek
  • infeksi akibat parasit, contohnya glardiasis atau hookworm
  • infeksi yang menyebabkan muntah-muntah (keracunan makanan atau flu)

Hello Health Group tidak memberikan nasihat medis, diagnosis, maupun pengobatan.

Baca Juga:

    Apakah artikel ini membantu Anda?
    happy unhappy"

    Yang juga perlu Anda baca

    Apa Benar Tinggi Badan Bertambah Saat Anak Tidur?

    Mungkin ada alasannya kenapa banyak orangtua sejak zaman dahulu selalu menyuruh anak tidur cukup. Apakah benar tinggi badan bertambah saat anak tidur?

    Ditinjau secara medis oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
    Ditulis oleh: Arinda Veratamala

    Menelusuri Jumlah Kasus Positif COVID-19 Anak di Indonesia

    Anak rentan mengalami gejala berat dan komplikasi. IDAI mencatat, angka kasus COVID-19 pada anak di Indonesia menjadi yang tertinggi di Asia.

    Ditinjau secara medis oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
    Ditulis oleh: Ulfa Rahayu
    Coronavirus, COVID-19 04/06/2020

    Orang yang Negatif Ternyata Beda dengan Orang Toxic, Ini Alasannya

    Istilah ‘orang negatif’ dan ‘orang toxic’ sering dikaitkan antara satu sama lain. Walaupun mirip, ada beberapa faktor yang membedakan keduanya.

    Ditinjau secara medis oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
    Ditulis oleh: Diah Ayu

    Dinilai Belum Aman, Uji Klinis Hydroxychloroquine untuk Obat COVID-19 Ditunda

    Hydroxychloroquine adalah obat malaria yang berpotensi menjadi obat COVID-19, tapi uji klinisnya dihentikan sementara karena dinilai tak aman bagi pasien.

    Ditinjau secara medis oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
    Ditulis oleh: Diah Ayu
    Coronavirus, COVID-19 04/06/2020

    Direkomendasikan untuk Anda

    memilih kosmetik untuk kulit sensitif

    Tips Memilih Kosmetik yang Aman bagi Kulit Sensitif

    Ditinjau secara medis oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Ihda Fadila
    Dipublikasikan tanggal: 04/06/2020
    gejala kanker usus besar

    Apakah Anda Berisiko Kanker Usus Besar?

    Ditulis oleh: Luthfiya Rizki
    Dipublikasikan tanggal: 04/06/2020
    vaksin pneumonia

    Berbagai Vaksin yang Bisa Mencegah Pneumonia

    Ditinjau secara medis oleh: dr Mikhael Yosia
    Ditulis oleh: Fajarina Nurin
    Dipublikasikan tanggal: 04/06/2020
    dampak menghirup udara kotor

    Tak Hanya di Luar, Udara Kotor di Dalam Ruangan Bisa Ganggu Sistem Pernapasan

    Ditinjau secara medis oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
    Ditulis oleh: Maria Amanda
    Dipublikasikan tanggal: 04/06/2020