Anti-Jo-1 Antibody

Ditinjau secara medis oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 11/05/2020
Bagikan sekarang

Definisi

Apa itu anti-jo-1 antibody?

Tes Anti-Jo-1 antibody digunakan untuk mendiagnosis secara akurat autoimmune interstitial pneumonia dan autoimmune myositis tahap lanjut.

Anti Jo-1 (Antihistidyl transfer synthase) adalah salah satu bentuk dari anti Extractable nuclear antigens (anti-ENA) pada tubuh manusia.

Anti-Jo-1 pada umumnya terdapat pada penderita autoimmune interstitial pneumonia dan beberapa penderita autoimmune inflammation tahap lanjut. Antibodi ini biasanya digunakan untuk mendiagnosis kedua penyakit tersebut.

Kapan saya harus menjalani anti-jo-1 antibody?

Dokter akan menganjurkan tes jika Anda memiliki gejala penyakit autoimun dan interstitial pneumonia, dan apabila Anda menerima hasil positif dari tes ANA. Gejala dari autoimmune interstitial pneumonia adalah:

  • Anda mengalami kesulitan bernapas saat melakukan pekerjaan berat seperti berolahraga atau menaiki tangga
  • seiring berjalannya waktu, Anda mungkin mengalami kesulitan dalam beraktivitas sehari-hari seperti mandi, berpakaian, makan dan berbicara
  • batuk
  • nyeri otot, penurunan berat badan, kelelahan
  • cyanosis pada bibir, kulit dan kuku

Pencegahan & peringatan

Apa yang harus saya ketahui sebelum menjalani anti-jo-1 antibody?

Antibodi Anti-Jo-1 merupakan petunjuk penting dalam mendiagnosis penyakit paru-paru interstitial dan dalam mengklasifikasi tahap penyakit sehingga dokter dapat memberikan penanganan yang tepat. Selain itu, antibodi ini dapat digunakan untuk memantau kondisi dan respon Anda terhadap pengobatan.

Penting untuk Anda pahami peringatan di atas sebelum menjalankan tes ini. Jika Anda memiliki pertanyaan, konsultasikan dengan dokter Anda untuk informasi dan instruksi lebih lanjut.

Proses

Apa yang harus saya lakukan sebelum menjalani anti-jo-1 antibody?

Dokter akan menjelaskan proses tes kepada Anda. Tes ini adalah tes darah. Anda tidak perlu melakukan persiapan khusus, selain menghindari makan dan minum sebelum tes.

Anda dianjurkan untuk menggunakan pakaian dengan lengan pendek untuk mempermudah proses pengambilan darah.

Bagaimana proses anti-jo-1 antibody?

Tenaga medis yang bertugas mengambil darah Anda akan melakukan langkah-langkah sebagai berikut:

  • melilitkan sabuk elastis di sekitar lengan bagian atas Anda untuk menghentikan aliran darah. Hal ini membuat pembuluh darah di bawah ikatan membesar sehingga memudahkan untuk menyuntikkan jarum ke dalam pembuluh
  • membersihkan bagian yang akan disuntikkan dengan alkohol
  • menyuntikkan jarum ke dalam pembuluh darah. Mungkin diperlukan lebih dari satu jarum.
  • memasangkan tabung ke jarum suntik untuk diisi dengan darah
  • melepaskan ikatan dari lengan Anda ketika pengambilan darah dirasa sudah cukup
  • menempelkan kain kasa atau kapas pada bagian yang disuntik, setelah selesai disuntik
  • memberi tekanan pada bagian tersebut dan kemudian memasang perban

Apa yang harus saya lakukan setelah menjalani anti-jo-1 antibody?

Dokter atau perawat akan mengambil sampel darah Anda. Rasa sakit tergantung oleh keterampilan perawat, kondisi pembuluh darah dan sensitivitas Anda terhadap rasa sakit.

Setelah proses pengambilan darah, Anda dianjurkan untuk membalut dengan perban dan menekan dengan ringan pembuluh darah Anda untuk menghentikan pendarahan. Anda dapat beraktivitas seperti biasa setelah menjalani tes.

Jika Anda memiliki pertanyaan tentang proses tes ini, konsultasikan dengan dokter untuk memahami lebih lanjut.

Penjelasan dari Hasil Tes

Apa arti hasil tes yang saya dapat?

Hasil normal: negatif.

Hasil abnormal: Peningkatan antibodi Jo-I:

  • fibrosis paru-paru
  • autoimmune myositis

Konsultasikan dengan dokter apabila Anda memiliki pertanyaan mengenai hasil tes.
Hello Health Group tidak memberikan nasihat medis, diagnosis, maupun pengobatan.

Baca Juga:

    Apakah artikel ini membantu Anda?
    happy unhappy"
    Sumber

    Yang juga perlu Anda baca

    Berhati-hatilah, Kelima Jenis Penyakit Ini Sering Menyerang Saat Anda Bepergian

    Saat berpergian Anda lebih rentan terkena penyakit, terutama yang disebabkan oleh virus. Inilah kelima serangan penyakit saat liburan yang perlu dihindari.

    Ditinjau secara medis oleh: dr Mikhael Yosia
    Ditulis oleh: Fidhia Kemala

    4 Tips Mudah Mengurangi Makan Garam Agar Tak Kena Hipertensi

    Katanya, makanan tanpa garam tak sedap. Namun, jika makan garam terlalu banyak bikin tekanan darah naik. Lalu, bagaimana cara mengurangi makan garam?

    Ditinjau secara medis oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M

    10 Cara Mencegah Diabetes yang Bisa Dilakukan Mulai Hari Ini

    Anda bisa mencegah penyakit diabetes. Namun, apa saja tindakan pencegahan diabetes yang bisa Anda lakukan? Baca lebih jelasnya di sini.

    Ditinjau secara medis oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Risky Candra Swari

    Langkah Penanganan Luka Bakar di Masing-masing Derajatnya

    Luka bakar tidak boleh sembarangan diobati dengan obat luka biasa. Seperti apa cara penanganan pertama pada luka bakar yang benar?

    Ditinjau secara medis oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
    Ditulis oleh: Novita Joseph

    Direkomendasikan untuk Anda

    gerimis bikin sakit

    Benarkah Gerimis Lebih Bikin Sakit Daripada Hujan?

    Ditinjau secara medis oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
    Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
    Dipublikasikan tanggal: 31/05/2020
    diagnosis hiv

    Apa Bedanya Stres dan Depresi? Kenali Gejalanya

    Ditinjau secara medis oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
    Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
    Dipublikasikan tanggal: 26/05/2020
    mengukur tekanan darah anak

    Panduan Lengkap Mengukur Tekanan Darah Anak di Rumah

    Ditinjau secara medis oleh: dr Mikhael Yosia
    Ditulis oleh: Ihda Fadila
    Dipublikasikan tanggal: 22/04/2020
    pencegahan anemia

    7 Cara Pencegahan Anemia yang Utama

    Ditinjau secara medis oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Novita Joseph
    Dipublikasikan tanggal: 26/02/2020