Tortikolis

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 11 Mei 2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Definisi

Apa itu tortikolis?

Tortikolis adalah pasien dengan kontraksi otot halus. Kontraksi ini memicu kelainan gerakan pada leher dan kepala sehingga membuat condong ke satu sisi. Tortikolis dystonia dengan bentuk yang paling umum terbukti kejang tortikolis.

Penyakit penyakit ini dapat berupa idiopati (penyebab tidak diketahui) atau terjadi karena kepala terluka. Tortikolis tidak membahayakan hidup. Namun, komplikasi dapat terjadi seperti rasa sakit yang kronis dan pembungkukan tulang punggung serviks.

Seberapa umumkah tortikolis?

Penyakit ini dapat terjadi pada siapa saja, bahkan pada bayi baru lahir. Tortikolis sering terjadi pada masa paruh baya dan lebih sering pada wanita daripada pria.

Tanda-tanda & gejala

Apa saja tanda-tanda dan gejala tortikolis?

Gejala awal berupa sensasi seperti kejang dan Anda kehilangan kendali dari gerakan otot yang menyebabkan leher, kepala, dan postur leher mengalami kelainan di setiap gerakan selama peregangan.

Gerakan ini dapat mendorong kepala dan leher ke banyak arah. Anterokolis merupakan postur leher yang bungkuk sebelum ditekuk. Retrokolis merupakan kepala yang miring saat postur leher meregang. Laterokolis merupakan kepala yang miring ke salah satu bahu.

Hal ini menyebabkan kejang otot yang menyakitkan dan membuat Anda merasakan otot leher Anda mengencang. Masalah kesulitan menelan juga dapat terjadi bersamaan dengan rasa sakit pada lengan Anda. Beberapa posisi membuat saraf dari tulang leher seperti terikat. Anda juga dapat merasakan sakit kepala karena kejangnya otot leher.

Walaupun penyakit ini tidak membahayakan nyawa, tetapi dapat membuat orang-orang depresi karena pandangan sosial dari bentuk dan postur leher yang kaku.

Terdapat kemungkinan beberapa tanda dan gejala yang tidak disebutkan di atas. Jika Anda merasa gelisah terhadap suatu gejala, silakan konsultasikan dengan dokter Anda.

Kapan saya harus periksa ke dokter?

Penyakit ini dapat menyebabkan rasa sakit kronis dan pembungkukan tulang punggung servikal. Segera hubungi dokter Anda jika Anda memiliki salah satu tanda atau gejala tortikolis, seperti rasa sakit dan rasa tertekan di leher, atau postur leher yang miring, tertekuk.

Penyebab

Apa penyebab tortikolis?

Penyebab utamanya masih belum diketahui, tetapi beberapa orang percaya bahwa tortikolis disebabkan oleh gagalnya pembuatan saraf pengirim di otak. Volume dari unsur abu-abu pada hemisper serebral terpengaruh. Bagian dari unsur ini adalah untuk menjalankan proses sinyal yang diproduksi oleh otot.

Beberapa orang memperdebatkan bahwa tortikolis merupakan keturunan. Bukti luka tortikolis juga bermula secara mendadak beberapa hari setelah kepala dan leher Anda terluka. Terkadang gejala muncul beberapa bulan setelah kecelakaan.

Faktor-faktor risiko

Apa yang meningkatkan risiko saya untuk tortikolis?

Ada banyak faktor yang meningkatkan risiko terkena tortikolis, berupa:

  • Anda memiliki sejarah keluarga yang menderita tortikolis
  • Mengonsumsi obat-obatan yang mempengaruhi tubuh
  • Pernah terdapat luka, khususnya pada leher

Obat & Pengobatan

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter Anda.

Apa saja pilihan pengobatan saya untuk tortikolis?

Banyak pilihan terapi yang dapat digunakan untuk mengurangi atau menghilangkan kejang otot dan rasa sakit Anda. Terapi fisik, penahan leher, mengendalikan stres, dan biofeedbak dapat membantu. Obat-obat dapat membantu meringankan kejang otot dan mengatur saraf pengirim.

pengobatan terbaik adalah menyuntikkan sedikit toxin botulinum ke otot yang terserang. Toxin mencegah kejang otot dengan menghambat susunan saraf pengirim acetyholine.

Efek dari obat-obatan dapat berlangsung selama beberapa bulan, kemudian obat tambahan biasanya diresepkan. Anda dapat melakukan pembedahan jika pengobatan lain tidak efektif.

Apa saja tes yang biasa dilakukan untuk tortikolis?

Dokter akan mendiagnosis hasil dari catatan medis dan pemeriksaan fisik Anda. X-ray dan studi pergerakan tubuh juga dapat dilakukan. Sebagai tambahan, dokter Anda dapat menyarankan Anda untuk pergi ke neurologis dan spesialis ortopedik.

Pengobatan di rumah

Apa saja perubahan gaya hidup atau pengobatan rumahan yang dapat dilakukan untuk mengatasi tortikolis?

Perubahan gaya hidup dan pengobatan rumah berikut dapat membantu Anda mengatasi trotikolis:

  • Konsumsi obat-obatan sesuai arahan. Jangan berhenti mengonsumsi bahkan jika Anda telah merasa lebih baik tanpa berkonsultasi dengan dokter
  • Hubungi dokter Anda jika leher Anda terasa sakit atau kejang
  • Hubungi dokter Anda jika Anda menderita depresi

Bila ada pertanyaan, konsultasikanlah dengan dokter untuk solusi terbaik masalah Anda.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Yang Harus Anda Lakukan Saat Anak Anda Kejang

Saat anak kejang, ini pasti adalah hal yang sangat menakutkan bagi orang tua. Jangan panik, ini yang harus segera Anda lakukan untuk menolongnya.

Ditulis oleh: Thendy Foraldy
Parenting, Tips Parenting 21 Juli 2020 . Waktu baca 4 menit

Kejang Demam (Step) pada Anak, Apa yang Harus Dilakukan?

Wajar bila orangtua panik saat bayi atau balitanya mendadak step alias kejang saat demam. Tapi sebenarnya, kondisi ini tak seburuk kelihatannya, kok.

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Riska Herliafifah
Parenting, Tips Parenting 21 Juli 2020 . Waktu baca 6 menit

6 Sumber Stres Utama dalam Pernikahan

Tanpa Anda sadari, pernikahan mungkin menjadi penyebab Anda stres dan tertekan. Ayo cari tahu berbagai sumber stres dalam pernikahan dan cegah dampaknya.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Hidup Sehat, Psikologi 19 Juni 2020 . Waktu baca 5 menit

Pro dan Kontra Mengonsumsi Obat Antidepresan

Antidepresan bisa membantu penderita depresi agar pulih, tapi ada efek samping yang perlu diwaspadai. Pahami pro dan kontra antidepresan berikut ini.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Hidup Sehat, Psikologi 18 Juni 2020 . Waktu baca 5 menit

Direkomendasikan untuk Anda

kejang otot

Kenali Kejang Otot, Mulai dari Gejala, Penyebab dan Cara Mengatasinya

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Annisa Hapsari
Dipublikasikan tanggal: 19 Oktober 2020 . Waktu baca 7 menit
mengatasi patah hati

5 Gangguan Kesehatan Akibat Patah Hati

Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Dipublikasikan tanggal: 1 Oktober 2020 . Waktu baca 5 menit
minum antidepresan saat hamil

Minum Antidepresan Saat Hamil, Boleh Atau Tidak?

Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 24 September 2020 . Waktu baca 4 menit
kepala bayi terbentur

Yang Harus Dilakukan Saat Kepala Bayi Terbentur

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 18 Agustus 2020 . Waktu baca 4 menit