Telat Haid

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 11/05/2020 . Waktu baca 12 menit
Bagikan sekarang

Definisi

Apa itu telat haid atau datang bulan?

Telat haid, telat datang bulan, atau terlambat haid adalah kondisi yang terjadi ketika Anda melewatkan satu atau lebih siklus menstruasi.

Siklus menstruasi yang normal biasanya setiap 21-35 hari sekali. Beberapa wanita mungkin memiliki siklus menstruasi setiap 23 hari sekali. Durasi perdarahan haidnya itu sendiri rata-rata berlangsung dari 2 sampai 8 hari.

Terlambat atau telat haid sebenarnya masih merupakan kondisi normal. Siklus haid tidak selalu pasti datang tepat waktu setiap bulannya. Kadang haid bisa lebih awal atau telat dari biasanya.

Telat haid atau datang bulan terjadi ketika seorang perempuan baru pertama kali menstruasi, atau ketika mereka akan memasuki masa menopause.

Seberapa umumkah telat haid atau datang bulan?

Telat atau terlambat haid adalah kondisi yang sangat umum dengan penyebab beragam. Bisa karena hormon, aktivitas seksual, kekurangan gizi, stres, hingga adanya penyakit kronis.

Kabar baiknya, telat haid atau terlambat datang bulan bisa ditangani dengan mengurangi faktor-faktor risiko yang ada. Silakan diskusikan dengan dokter untuk informasi lebih lanjut.

Tanda-tanda & gejala

Apa saja tanda-tanda dan gejala telat haid atau datang bulan?

Tanda utama dari telat haid atau terlambat haid adalah tidak ada perdarahan yang keluar dari vagina pada periode waktu semestinya, selama satu bulan atau bahkan lebih.

Anda umumnya dikatakan telat haid atau terlambat haid setelah 5 hari atau lebih sejak tanggal yang seharusnya.

Pada dasarnya gejala telat haid bisa bervariasi tergantung penyebabnya. Namun, Anda umumnya masih dapat mengalami gejala PMS selayaknya akan datang bulan meski tidak mengalami perdarahan.

Selain tidak haid, gejala terlambat haid dapat meliputi:

Kapan saya harus periksa ke dokter?

Segera konsultasi ke dokter jika Anda tidak juga menstruasi dalam tiga sampai enam bulan atau bahkan lebih. Telat haid atau terlambat datang bulan dalam waktu yang lama bisa jadi tanda Anda mengalami amenore.

Anda juga harus segera berkonsultasi ke dokter jika mengalami salah satu dari beberapa tanda dan gejala berikut:

  • Sakit kepala parah
  • Penglihatan mulai menurun
  • Mual dan muntah
  • Demam tinggi
  • Rambut rontok
  • Keluar cairan berwarna putih dari puting
  • Pertumbuhan rambut berlebih

Jika Anda memiliki kekhawatiran tentang kondisi telat haid atau terlambat datang bulan atau ada beberapa pertanyaan lainnya, jangan sungkan untuk berkonsultasi ke dokter. Ingat, tubuh masing-masing orang berbeda.

Selalu konsultasikan ke dokter untuk tahu kondisi kesehatan Anda secara keseluruhan.

Penyebab

Apa penyebab telat haid atau datang bulan?

Siklus haid yang normal umumnya setiap 28 hari sekali. Namun, Anda kadang bisa haid lebih cepat dari itu atau bahkan lebih lama, setiap 35 hari sekali.

Dikutip dari Very Well Health, telat haid dapat disebabkan oleh:

Hamil

Telat atau terlambat haid adalah salah satu tanda paling awal dari kehamilan. Coba ingat-ingat kapan terakhir kali Anda haid, dan kapan terakhir kali berhubungan seks dengan pasangan?

Kemudian, coba amati adakah gejala selain telat haid yang Anda rasakan? Misalnya timbul bercak cokelat, mual, payudara nyeri dan bengkak, atau mudah lelah. Jika berbagai gejala ini Anda rasakan, tak ada salahnya beli alat tes kehamilan (test pack).

Stres

Selain kehamilan, stres juga menjadi salah satu penyebab telat haid atau terlambat haid yang paling sering dialami wanita. Ketika stres, tubuh Anda akan memproduksi hormon kortisol.

Produksi hormon kortisol yang berlebihan ini dapat memengaruhi bagian otak yang berperan untuk mengatur menstruasi, yaitu hipotalamus. Hal tersebut dapat menyebabkan siklus haid Anda jadi lebih awal, telat, tidak sama sekali, atau bahkan lebih menyakitkan. 

Maka jika Anda merasa haid datangnya telat dan kebetulan sedang stres, cobalah berlatih teknik relaksasi seperti meditasi. Mulai juga mengubah gaya hidup agar lebih sehat, dengan menerapkan pola makan sehat dan olahraga teratur.

Anda juga menghilangkan stres dengan melakukan hal-hal yang Anda anggap menyenangkan hati.

Aktivitas fisik yang berat

Aktivitas fisik yang berat juga bisa mengacaukan siklus menstruasi dan membuat Anda mengalami telat haid.

Stres fisik dan pikiran akibat aktivitas fisik yang terlalu berlebihan dapat memengaruhi produksi hormon estrogen dan progesteron. Ketidakseimbangan hormonlah yang pada akhirnya menyebabkan siklus haid Anda telat atau terlambat.

Di samping itu, kehilangan terlalu banyak lemak tubuh terlalu cepat akibat berolahraga terlalu intens juga dapat mengancaukan proses ovulasi.

Olahraga memang baik untuk kesehatan. Akan tetapi, pastikan Anda melakukannya dalam tahap yang tidak berlebihan.

Kenaikan atau penurunan berat badan yang drastis

Perubahan berat badan yang terlalu drastis, entah naik atau turn, dapat mengacaukan kerja hipotalamus.

Hipotalamus adalah kelenjar di dalam otak yang berfungsi mengatur berbagai proses dalam tubuh, termasuk siklus menstruasi Anda setiap bulan.

Penurunan berat badan yang drastis dapat menghambat produksi hormon estrogen. Sementara jika Anda mengalami kelebihan berat badan, maka tubuh akan menghasilkan estrogen dalam jumlah yang banyak.

Nah, kedua hal inilah yang dapat memengaruhi proses ovulasi alias pelepasan sel telur setiap bulannya. Akibatnya, siklus haid Anda setiap bulan akan telat atau mengalami gangguan.

Agar haid tidak telat, pastikan Anda dapat menjaga berat badan yang ideal. Jika Anda terlalu kurus, maka berusahalah untuk meningkatkan berat badan dengan cara yang sehat. Begitu juga jika Anda memiliki berat badan berlebih.

Menyusui

Telat haid atau terlambat haid juga bisa disebabkan karena Anda sedang menyusui. Setelah hamil dan melahirkan, cukup banyak wanita yang tidak kunjung haid sampai selesai masa menyusui.

Ini disebabkan oleh pengaruh hormon prolaktin yang tugas utamanya merangsang produksi ASI. Hormon yang dihasilkan di kelenjar pituitari ini dapat menghambat kinerja hormon estrogen dan progesteron untuk mengatur proses menstruasi.

Ketika hormon prolaktin dihasilkan secara berlebihan, maka masa ovulasi Anda akan terhambat sehingga siklus menstruasi jadi tidak teratur.

Biasanya, telat atau terlambat haid akan hilang dan siklusnya kembali normal sekitar enam sampai selama minggu setelah masa menyapih.

Namun, jika dalam tiga bulan setelah berhenti menyusui Anda tak juga haid, segera periksa ke dokter kandungan.

Polycystic Ovary Symptom (PCOS)

PCOS adalah kondisi yang menyebabkan tubuh menghasilkan lebih banyak hormon pria, yaitu androgen.

Ketidakseimbangan hormon ini dapat menyebabkan kista yang terbentuk di indung telur. Akibatnya, proses haid jadi telat atau bahkan tidak menstruasi sama sekali. Jika dibiarkan terus-terusan tanpa pengobatan, maka PCOS dapat memengaruhi kesuburan wanita. 

Sampai saat ini penyebab PCOS belum diketahui secara pasti. Namun, para ahli menduga bahwa PCOS berhubungan dengan kondisi lain, yaitu sindrom metabolik dan resistensi insulin.

Perawatan untuk PCOS terfokus untuk meringankan gejala. Dokter dapat memberikan pil KB atau obat lain untuk mengatur siklus Anda.

Minum pil KB

Siklus haid Anda mungkin cenderung telat atau tidak teratur selama masih rutin minum pil KB. Pasalnya, pil KB mengandung hormon estrogen dan progestin yang mencegah indung telur menghasilkan sel telur. Ini berarti pil KB juga akan mencegah terjadinya siklus haid atau membuat siklusnya telat.  

Pil kontrasepsi yang tidak diminum rutin pun bisa membuat siklus datang bulan Anda terganggu.

Jika Anda menginginkan kehamilan atau siklus menstruasi kembali teratur, sebaiknya hentikan pemakaian pil KB selama sebulan atau setidaknya 6 bulan. Namun, pastikan Anda berkonsultasi ke dokter terlebih dahulu.

Selain pil KB, kontrasepsi yang diimplan atau disuntikkan juga dapat menyebabkan Anda telat datang bulan. 

Memiliki riwayat penyakit kronis

Penyakit kronis seperti diabetes dan penyakit Celiac ternyata dapat memengaruhi siklus datang bulan Anda.

Gula darah yang tidak stabil erat kaitannya dengan perubahan hormon. Oleh sebab itu, diabetes yang tidak terkendali dengan baik dapat menyebabkan menstruasi tidak teratur.

Sementara penyakit Celiac dapat menyebabkan kerusakan pada bagian jonjot usus halus. Kondisi ini menyebabkan menyebabkan tubuh tidak dapat menyerap berbagai nutrisi penting seperti vitamin dan mineral.

Terganggunya proses penyerapan nutrisi dapat menyebabkan Anda mengalami telat haid.

Menopause dini

Umumnya wanita mulai mengalami menopause di antara usia 45 sampai 55 tahun. Meski begitu, ada juga yang sudah menopause di bawah usia 40 tahun. Dalam dunia medis, kondisi ini disebut dengan menopause prematur atau menopause dini

Menopause sendiri bisa dikatakan sebagai titik final sistem reproduksi wanita. Maka dari itu, ketika seorang wanita mengalami menoause dini, ini berarti suplai sel telurnya menurun, menyebabkan periode menstruasi terlewat dan bahkan berhenti sama sekali. 

Masalah pada tiroid

Kelenjar tiroid yang terlalu aktif maupun tidak aktif juga dapat menjadi penyebab Anda mengalami terlambat datang bulan. Hal ini karena tiroid mengatur metabolisme tubuh, sehingga kadar hormon juga dapat terpengaruh.

Masalah tiroid dapat diatasi dengan pengobatan. Setelah perawatan, siklus haid Anda biasanya tidak telat dan akan kembali normal.

Faktor-faktor risiko

Apa yang meningkatkan risiko mengalami telat haid atau datang bulan?

Faktanya, Anda banyak hal yang bisa meningkatkan risiko Anda untuk mengalami telat haid atau terlambat datang bulan. Beberapa di antaranya seperti:

Riwayat keluarga

Apabila ibu, nenek, atau saudara kandung sering mengalami telat haid, maka Anda juga berisiko tinggi mengalaminya juga. 

Gangguan makan

Jika Anda memiliki gangguan makan, seperti anoreksia atau bulimia, Anda berisiko lebih tinggi mengalami telat haid.

Obat & Pengobatan

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter Anda.

Bagaimana telat haid atau datang bulan didiagnosis?

Jika merasa siklus haid Anda telat atau terlambat, atau tidak normal, Anda bisa melakukan konsultasi ke dokter spesialis kandungan alias ginekolog. Dokter kandungan dapat membantu mengatasi kondisi yang berhubungan dengan sistem reproduksi wanita.

Ketika berkunjung ke dokter spesialis kandungan, hal pertama yang akan melakukan adalah menanyakan riwayat kesehatan Anda.

Dokter juga akan menanyakan riwayat kesehatan keluarga, aktvitas seksual, serta kondisi psikologis yang mungkin sedang Anda alami. Jika semua informasi tersebut sudah didapatkan, barulah dokter akan melakukan pemeriksaan fisik untuk memastikan diagnosis.

Dokter akan melakukan pemeriksaan pelvis untuk melihat adanya masalah pada organ reproduksi. Jika Anda tidak pernah mengalami menstruasi, dokter dapat memeriksa payudara dan kelamin Anda untuk melihat apakah Anda mengalami perubahan normal dari pubertas.

Jika diperlukan, dokter spesialis kandungan juga mungkin akan menganjurkan Anda melakukan beberapa tes laboratorium. 

Beberapa tes yang biasa dilakukan dokter untuk mendiagnosis telat haid di antaranya:

Tes kehamilan

Tes ini mungkin adalah tes pertama yang disarankan dokter untuk mengeliminasi atau memastikan kemungkinan Anda hamil. 

Tes fungsi tiroid

Mengukur kadar thyroid-stimulating hormone (TSH) pada darah dapat menentukan apakah kelenjar hormon berfungsi normal atau tidak. 

Tes fungsi indung telur

Mengukur kadar follicle-stimulating hormone (FSH) pada darah dapat menentukan apakah indung telur bekerja dengan benar.

Tes prolaktin

Kadar hormon prolaktin yang rendah dapat menjadi pertanda dari tumor kelenjar pituitari.

Tes hormon pria

Jika Anda mengalami pertambahan rambut pada wajah dan suara yangsemakin rendah, dokter akan memeriksa kadar hormon pria pada darah Anda.

Tergantung pada tanda-tanda dan gejala,  serta hasil dari tes darah, dokter juga dapat merekomendasikan salah satu atau beberapa tes imaging, seperti:

Ultrasound (USG)

Tes ini menggunakan gelombang suara untuk menghasilkan gambar organ internal. Jika Anda belum menstruasi, dokter dapat menyarankan tes ultrasound untuk melihat kelainan pada organ reproduksi Anda.

Computerized tomography (CT)

CT scan mengombinasikan beberapa gambar X-ray yang diambil dari beberapa arah untuk menghasilkan tampilan cross-sectional dari struktur internal. CT scan dapat mengindikasi apakah rahim, indung telur dan ginjal terlihat normal.

Magnetic resonance imaging (MRI)

MRI menggunakan gelombang radio dengan medan magnetik yang kuat untuk menghasilkan gambar detail dari jaringan lunak tubuh. Dokter dapat melakukan MRI untuk melihat adanya tumor pituitari.

Apa saja pengobatan untuk telat haid atau datang bulan?

Dilandir dari National Health Service, secara umum, pengobatan untuk telat haid atau terlambat datang bulan akan tergantung pada penyebab kondisi. Pada beberapa kasus, pil kontrasepsi atau terapi hormon lain dapat mengulang siklus menstruasi.

Jika penyebab Anda telat haid atau terlambat datang bulan karena gangguan pada tiroid atau pituitari, maka dokter biasanya akan meresepkan beberapa obat-obatan tertentu.

Sementara apabila penyebab telat haid atau terlambat datang bulan karena adanya tumor atau kelainan anatomi sistem reproduksi, maka operasi bisa jadi pilihan terbaik. 

Pengobatan di rumah

Apa saja perubahan gaya hidup atau cara pengobatan rumahan yang dapat dilakukan untuk mengatasi telat haid atau datang bulan?

Beberapa cara pengobatan rumahan yang bisa Anda lakukan untuk mengatasi telat haid atau terlambat datang bulan di antaranya:

  • Menghindari aktivitas fisik dengan intensitas berat
  • Mengonsumsi makanan bernutrisi tinggi
  • Melakukan rileksasi dengan cara meditasi atau melakukan berbagai hal-hal yang Anda sukai
  • Menerapkan pola hidup sehat, seperti berhenti merokok dan mengonsumsi minuman beralkohol

Bila ada pertanyaan, konsultasikanlah dengan dokter untuk solusi terbaik masalah Anda.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

    Apakah artikel ini membantu Anda?
    happy unhappy"
    Sumber

    Yang juga perlu Anda baca

    Kapan Bisa Mulai Haid Lagi Setelah Aborsi?

    Setelah aborsi, Anda tentu saja akan bisa haid lagi karena Anda sudah tidak lagi hamil. Namun, waktu kedatangannya bisa berbeda untuk tiap wanita.

    Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Widya Citra Andini
    Perawatan Kewanitaan, Hidup Sehat 07/09/2019 . Waktu baca 4 menit

    4 Fase Dalam Siklus Menstruasi yang Harus Wanita Kenali Tiap Bulan

    Sebelum akhirnya menstruasi, ada banyak fase yang harus dilewati tubuh tiap bulan. Mengetahui tahapan siklus menstruasi akan sangat berguna untuk Anda.

    Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Widya Citra Andini
    Perawatan Kewanitaan, Hidup Sehat 14/08/2019 . Waktu baca 7 menit

    Manfaat Olahraga Saat Haid Sekaligus Tips Menjalaninya dengan Nyaman

    Haid kadang membuat beberapa wanita jadi malas sehingga melewatkan olahraga yang biasanya dilakukan. Padahal olahraga saat haid justru banyak manfaatnya.

    Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Aprinda Puji
    Perawatan Kewanitaan, Hidup Sehat 21/07/2019 . Waktu baca 6 menit

    Panduan Cara Memakai dan Melepas Menstrual Cup

    Tertarik menggunakan menstrual cup tapi masih takut? Jangan takut, memakai dan melepas menstrual cup dengan cara yang benar tidak seseram bayangan Anda kok.

    Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Widya Citra Andini
    Perawatan Kewanitaan, Hidup Sehat 07/07/2019 . Waktu baca 4 menit

    Direkomendasikan untuk Anda

    bercak darah saat tidak sedang haid

    Ada Bercak Darah Saat Tidak Sedang Haid? Ini Penyebabnya

    Ditulis oleh: Theresia Evelyn
    Dipublikasikan tanggal: 14/07/2020 . Waktu baca 3 menit
    menggunakan menstrual cup

    Berapa Lama Masa Pakai Menstrual Cup?

    Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
    Ditulis oleh: Ihda Fadila
    Dipublikasikan tanggal: 25/04/2020 . Waktu baca 4 menit

    4 Tips Membantu Meringankan Nyeri Haid Pada Anak

    Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
    Ditulis oleh: Nabila Azmi
    Dipublikasikan tanggal: 02/03/2020 . Waktu baca 4 menit
    Obat alami pelancar haid

    Haid Tidak Teratur? Berikut Daftar Pelancar Haid Alami yang Patut Dicoba

    Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
    Ditulis oleh: Fidhia Kemala
    Dipublikasikan tanggal: 22/01/2020 . Waktu baca 4 menit