Sciatica

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 28 April 2020 . Waktu baca 7 menit
Bagikan sekarang

Definisi

Apa itu sciatica (skiatika)?

Sciatica atau skiatika adalah rasa sakit yang memancar di sepanjang jalur saraf sciatic, yang bercabang dari punggung bawah, melalui pinggul dan bokong, hingga turun ke setiap kaki. Biasanya, sciatica hanya menyerang satu sisi tubuh Anda. 

Sciatica adalah kondisi yang paling sering terjadi ketika cakram hernia, yaitu taji tulang pada tulang belakang atau penyempitan tulang belakang (stenosis tulang belakang) menekan bagian saraf. 

Dikutip dari situs layanan kesehatan masyarakat Britania Raya, NHS, skiatika bisa sembuh dengan perawatan tanpa operasi dalam empat hingga enam minggu. Namun, rasa sakit akibat skiatika bisa sangat parah. 

Seberapa umumkah sciatica (skiatika)?

Sciatica adalah kondisi yang kerap dialami orang lanjut usia, yang memiliki penyakit diabetes kronis dan orang kegemukan. Sciatica dapat ditangani dengan mengurangi faktor-faktor risiko. Silakan diskusikan dengan dokter Anda untuk informasi lebih lanjut.

Tanda-tanda & gejala

Apa saja tanda-tanda dan gejala sciatica (skiatika)?

Gejala sciatica adalah rasa sakit yang menjalar dari tulang belakang bagian bawah (lumbar) ke bokong dan bagian belakang kaki. Anda mungkin merasa tidak nyaman hampir di sepanjang jalur saraf, tetapi biasanya kondisi ini dirasakan di punggung bawah, bokong, hingga bagian belakang paha dan betis Anda. 

Gejala tersebut akan terasa lebih parah saat Anda berjalan, menekuk, duduk lama, batuk, atau bersin, tapi akan hilang jika Anda berbaring.

Nyeri dapat terasa ringan maupun nyeri terbakar atau kesemutan dan nyeri yang lebih parah lagi. Skiatika yang parah dapat menyulitkan Anda berjalan atau bahkan tidak dapat berjalan sama sekali.

Mungkin ada beberapa tanda atau gejala yang tidak disebutkan di atas. Jika Anda khawatir dengan gejalanya, silakan konsultasikan dengan dokter Anda.

Kapan saya harus periksa ke dokter?

Anda sebaiknya menghubungi dokter Anda jika Anda memiliki gejala seperti:

  • Nyeri atau sakit setelah beristirahat atau setelah menggunakan obat penghilang rasa sakit
  • Nyeri terasa lebih dari 1 minggu atau lebih

Anda harus segera dirawat jika Anda:

  • Menderita nyeri parah atau mati rasa, lelah otot di bagian pinggang
  • Merasakan nyeri karena Anda menderita cedera yang serius seperti kecelakaan lalu lintas
  • Memiliki masalah buang air besar dan kecil

Penyebab

Apa penyebab sciatica (skiatika)?

Sciatica adalah kondisi yang muncul ketika saraf panggul terjepit, biasanya oleh piringan hernia di tulang belakang atau oleh pertumbuhan berlebih tulang (bone spur) pada tulang belakang Anda.

Piringan sendi memiliki tugas untuk mengurangi guncangan tulang belakang, tetapi di beberapa kasus, piringan sendi justru menindih hernia dan saraf.

Pada kasus-kasus tertentu, saraf mungkin tertekan oleh tumor atau menjadi rusak oleh penyakit, seperti diabetes.

Faktor-faktor risiko

Apa yang meningkatkan risiko saya untuk sciatica (skiatika)?

Faktor risiko dari sciatica adalah:

  • Usia tua. Kondisi tulang belakang yang menua seperti menjadi penyebab umum dari sciatica
  • Kegemukan. Kelebihan berat badan meningkatkan tekanan terhadap tulang belakang yang berkontribusi menyebabkan sciatica
  • Diabetes. Diabetes dapat meningkatkan risiko dari kerusakan saraf
  • Pekerjaan. Pekerjaan yang mengharuskan Anda memelintir punggung, membawa beban berat, atau mengendarai kendaraan bermotor dalam waktu yang lama.
  • Duduk lama atau tidak berpindah-pindah. Duduk terlalu lama dan tidak berpindah-pindah dapat meningkatkan kemungkinan terkena sciatica

Pengobatan

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter Anda.

Apa saja pilihan pengobatan saya untuk sciatica (skiatika)?

Pengobatan untuk skiatika tergantung kepada penyebab dan tingkat nyerinya. Di beberapa kasus, Anda dapat sembuh tanpa perawatan. Dikutip dari Mayo Clinic, berikut adalah pilihan pengobatan yang dapat Anda lakukan jika pengobatan mandiri tidak berhasil mengatasi sciatica.

Obat-obatan

Jenis-jenis pengobatan yang mungkin diresepkan dokter untuk mengatasi sciatica adalah:

Terapi fisik

Ketika rasa sakit Anda telah membaik, dokter Anda juga bisa merekomendasikan terapi fisik yang dikombinasikan dengan berolahraga untuk membantu menghilangkan nyeri. Hal ini dilakukan untuk mencegah cedera yang berulang. 

Injeksi steroid

Dalam beberapa kasus, dokter mungkin merekomendasikan pengobatan kortikosteroid ke daerah di sekitar saraf yang terkena. Kortikosteroid membantu mengurangi rasa sakit dengan menekan peradangan di sekitar saraf yang teriritasi. 

Operasi

Jika semua metode di atas tidak bekerja dan gejala semakin parah, Anda harus segera menjalani atau bagian dari piringan yang terjepit oleh saraf panggul.

Meskipun sebagian besar orang pulih penuh dari skiatika, bahkan tanpa pengobatan dokter. Namun, jika tanpa perawatan, skiatika dapat menyebabkan kerusakan saraf permanen. Segera hubungi dokter jika Anda mengalami hal-hal di bawah ini:

  • Hilangnya perasaan di kaki yang sakit
  • Kelemahan pada kaki yang terkena
  • Kehilangan fungsi usus atau kandung kemih.

Apa saja tes yang biasa dilakukan untuk kondisi ini?

Para dokter memberikan diagnosis berdasarkan riwayat medis dan uji fisik atas gejala yang Anda rasakan. Tes tersebut dan tes lainnya biasanya tidak begitu dibutuhkan.

Namun, dokter Anda bisa mengajukan ask tomography (CT), magnetic resonance imaging (MRI) dan tes lainnya kalau gejalanya tetap ada setelah perawatan, dan dokter akan mempertimbangkan untuk melakukan operasi.

Pengobatan di rumah

Apa saja perubahan gaya hidup atau pengobatan rumahan yang dapat membantu menangani sciatica (skiatika)?

Bagi kebanyakan orang, sciatica dapat pulih dengan perawatan mandiri. Gaya hidup dan pengobatan rumahan yang dapat membantu Anda mengatasi sciatica adalah:

  • Kompres dingin. Anda mungkin merasa lebih baik setelah kompres dingin selama 20 menit, beberapa kali sehari. Gunakan es yang dibungkus handuk bersih. 
  • Kompres hangat. Setelah dua hingga tiga hari, oleskan kompres panas di area yang sakit. Gunakan kompres hangat, lampu, atau bantal pemanas. Jika Anda terus menerus merasakan sakit, coba berganti-ganti kompres. 
  • Peregangan. Latihan peregangan pada punggung bagian bawah dapat membantu Anda meringankan tekanan saraf akibat skiatika.
  • Obat-obatan. Obat-obatan penghilang rasa sakit, seperti ibuprofen (Advil, Motrin IB, lainnya) dan naproxen sodium (Aleve), terkadang membantu meringankan kondisi Anda. 

Pencegahan

Langkah apa yang bisa saya lakukan untuk mencegah sciatica (skiatika)?

Skiatika tidak selalu bisa dicegah dan kondisi ini mungkin akan kambuh. Namun, langkah-langkah yang mungkin bisa mencegah Anda daripada sciatica adalah: 

  • Olahraga rutin. Tanyakan pada dokter untuk menentukan olahraga yang baik untuk kekuatan punggung Anda
  • Pertahankan postur yang benar ketika Anda duduk.  Pilih tempat duduk dengan sandaran punggung bawah yang baik
  • Pergunakan tubuh dengan bijak. Jika Anda berdiri dalam waktu lama, istirahatkan satu kaki di atas bangku atau kotak kecil. Jika Anda mengangkat sesuatu yang berat, jadikan kaki bagian bawah Anda sebagai tumpuan.

Jika Anda memiliki pertanyaan, silakan konsultasikan dengan dokter Anda untuk mengetahui solusi terbaik bagi Anda.

Hello Health Group tidak memberikan saran medis, diagnosis, atau pengobatan.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Osteoarthritis (Pengapuran Sendi)

Osteoarthritis atau pengapuran sendi adalah penyakit yang membuat sendi terasa nyeri dan kaku. Berikut informasi tentang gejala, penyebab dan pengobatannya.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ihda Fadila
Arthritis (Radang Sendi), Kesehatan Muskuloskeletal 6 Oktober 2020 . Waktu baca 11 menit

Kanker Tiroid

Kanker tiroid dapat terjadi baik dengan atau tanpa gejala. Supaya lebih mengenal gejala, penyebab, dan pengobatannya, simak ulasannya berikut ini.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Kanker, Penyakit Kanker Lainnya 5 Oktober 2020 . Waktu baca 10 menit

8 Cara Ampuh Mencegah Penyakit Jantung dan Kekambuhannya

Kabar baik, berbagai masalah jantung dapat Anda cegah. Cara mencegah penyakit jantung pun beragam. Apa saja tindakan pencegahan penyakit jantung?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Penyakit Jantung, Kesehatan Jantung 5 Oktober 2020 . Waktu baca 10 menit

Berbagai Perawatan untuk Menjaga Kesehatan Kulit

Walaupun tidak punya masalah atau penyakit, sebaiknya kulit dirawat sejak dini. Intip ragam perawatan untuk kulit agar lebih sehat.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Lika Aprilia Samiadi
Kesehatan Kulit 18 September 2020 . Waktu baca 8 menit

Direkomendasikan untuk Anda

apakah diabetesi boleh makan mi instan

Efek Makan Mi untuk Penderita Diabetes dan Tips Aman Mengonsumsinya

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 22 Oktober 2020 . Waktu baca 5 menit
perlukah lansia minum susu

Apakah Lansia Masih Perlu Minum Susu? Berapa Banyak yang Dibutuhkan?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 20 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit
penyakit pada lansia

5 Penyakit yang Banyak Menyerang Lansia di Indonesia

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Dipublikasikan tanggal: 12 Oktober 2020 . Waktu baca 5 menit
mengurangi gula

Begini Trik Mudah untuk Mengurangi Konsumsi Gula

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novi Sulistia Wati
Dipublikasikan tanggal: 12 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit