Nyeri Anus

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum

Definisi

Apa itu nyeri anus?

Nyeri anus adalah kondisi yang terjadi ketika Anda mengalami rasa sakit atau nyeri di dalam dan sekitar anus (juga disebut dengan rektum atau dubur, yaitu di daerah perianal). Penyakit ini merupakan keluhan umum. Meskipun sebagian besar penyebab nyeri anus tidak berbahaya, rasa sakitnya bisa parah karena banyaknya ujung saraf yang ada di daerah perianal.

Nyeri dubur dapat terjadi sebelum, selama, atau setelah buang air besar. Rasa sakitnya bisa berkisar dari nyeri ringan yang bisa memburuk dari waktu ke waktu hingga nyeri yang sangat parah sampai membatasi aktivitas sehari-hari. Penyebab kondisi ini sangat banyak. Biasanya bersifat umum dan dapat diobati. Namun, jika nyeri anus tidak menghilang dalam 24 hingga 48 jam, penting untuk mengunjungi dokter. Jika nyeri disertai dengan demam, Anda harus memeriksakan diri ke dokter dengan segera.

Banyak kondisi penyebab nyeri anus yang juga dapat menyebabkan perdarahan pada dubur. Hal ini mungkin terlihat menakutkan, padahal biasanya perdarahannya tidak begitu serius. Penyebab nyeri biasanya dapat didiagnosis dengan mudah dan dapat diobati dengan pereda nyeri yang dijual bebas atau bisa menggunakan rendaman air panas.

Seberapa umumkah nyeri anus?

Kondisi kesehatan ini sangat umum dan lebih sering terjadi pada pria daripada wanita. Nyeri dubur dapat menyerang pasien di segala usia. Untungnya, kondisi ini dapat diatasi dengan mengurangi faktor risiko Anda. Diskusikanlah dengan dokter untuk informasi lebih lanjut.

Tanda-Tanda dan Gejala

Apa saja tanda-tanda dan gejala nyeri anus?

Tanda-tanda dan gejala nyeri anus berbeda-beda, bergantung pada penyebabnya. Biasanya gejala nyeri anus yang paling umum adalah sebagai berikut:

Fissura ani (robekan di area dubur)

  • Rasa sakit yang tajam dan parah saat buang air besar.
  • Rasa terbakar yang tidak hilang bahkan beberapa jam setelah buang air besar.
  • Perdarahan di dubur, biasanya terlihat adanya sejumlah kecil darah saat buang air besar.

Wasir (ambeien)

  • Perdarahan setelah buang air besar.
  • Bokong gatal.
  • Merasa seperti ada benjolan di dalam atau sekitar anus.
  • Rasa sakit dan kemerahan di sekitar anus.
  • Nyeri anus, jika pasokan darah terhambat karena pembengkakan (wasir) dan penggumpalan darah.

Fissura ani dan nanah

  • Nyeri yang tidak hilang dan berdenyut, serta bertambah parah saat Anda duduk.
  • Iritasi kulit di sekitar anus.
  • Keluar nanah atau darah saat buang air besar.
  • Pembengkakan dan kemerahan di sekitar anus.
  • Suhu tubuh tinggi (demam).

Kemungkinan ada gejala lain yang tidak disebutkan di atas. Jika Anda memiliki kekhawatiran akan gejala tertentu, konsultasikan pada dokter.

Kapan saya harus periksa ke dokter?

Anda harus menghubungi dokter jika mengalami gejala berikut:

  • Rasa nyeri yang tak tertahankan.
  • Nyeri tidak membaik setelah beberapa hari.
  • Anda juga mengalami perdarahan di dubur.

Jika Anda memiliki pertanyaan, konsultasikanlah pada dokter. Tubuh setiap orang bereaksi dengan cara berbeda. Selalu lebih baik untuk mendiskusikan apa yang terbaik untuk keadaan Anda dengan dokter.

Penyebab

Apa penyebab nyeri anus?

Dipercaya bahwa ada sejumlah besar penyebab nyeri anus. Berikut adalah penyebab-penyebab yang paling umum:

  • Kanker anus
  • Fissura ani (robekan kecil di dinding saluran dubur)
  • Anus gatal (pruritus ani)
  • Cedera karena seks anal
  • Fistula anorektal (saluran abnormal di antara anus atau dubur, biasanya ke kulit di sekitar anus)
  • Coccydynia atau coccygodynia (nyeri tulang ekor)
  • Sembelit kronis
  • Penyakit Crohn
  • Impaksi feses (massa feses yang mengeras di dubur akibat sembelit kronis)
  • Wasir atau ambeien (pembuluh darah yang kejang dan meradang di anus atau rektum)
  • Sindrom levator ani (kejang di otot yang mengitari anus)
  • Nanah di jaringan dalam sekitar anus
  • Hematoma perianal (penumpukan darah di jaringan perianal akibat pembuluh darah yang pecah, terkadang disebut wasir eksternal)
  • Proctalgia fugax (nyeri sekilas akibat kejang otot dubur)
  • Proktitis (peradangan dinding dubur)
  • Sindrom ulkus rektum soliter (luka di dubur)
  • Wasir trombosis (bekuan darah dalam wasir)
  • Trauma atau cedera
  • Beberapa jenis penyakit radang usus, seperti kolitis ulseratif dan¬†proktitis ulseratif

Diagnosis dan Pengobatan

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter Anda untuk informasi lebih lanjut.

Bagaimana nyeri anus didiagnosis?

Dokter dapat melakukan pemeriksaan di area dubur untuk mengetahui penyebab dari rasa nyeri. Beberapa pemeriksaan yang dapat dilakukan antara lain:

  • Pemeriksaan colok dubur diperlukan untuk menegaskan diagnosis sindrom levator ani. Selama pemeriksaan, dokter akan memeriksa otot levator ani. Otot ini bisa terasa tegang, dan ketika disentuh akan terasa sakit.
  • Dokter dapat membuat diagnosis wasir trombosis dengan melakukan pemeriksaan visual anus atau kanal anus.
  • Diagnosis fissura ani biasanya dibuat dengan pemeriksaan visual.

Apa saja pengobatan untuk nyeri anus?

Perawatan pribadi di rumah

Pengobatan berikut dapat membantu mengurangi ketidaknyamanan dari wasir yang menyakitkan yang memicu nyeri dubur:

  • Duduklah dalam rendaman air hangat selama 20 menit beberapa kali sehari.
  • Gunakan obat-obatan bebas untuk mengobati wasir.

Pengobatan berikut akan mendukung penyembuhan fissura ani:

  • Duduklah di rendaman air hangat selama 20 menit, tiga kali sehari, untuk mengurangi rasa sakit dan membantu penyembuhan.
  • Menambah asupan makanan tinggi serat dan gunakan pelunak feses untuk membantu buang air besar agar tidak begitu sakit.
  • Oleskan hidrokortison atau krim antinyeri untuk membantu mengurangi nyeri.

Karena serangan nyeri anus terjadi untuk waktu yang sangat singkat, tidak ada pengobatan yang cukup cepat menghentikan serangan tersebut. Saat ini belum ada obat khusus untuk mencegah serangan nyeri anus.

Pengobatan di Rumah

Apa saja perubahan gaya hidup atau pengobatan di rumah yang dapat dilakukan untuk mengatasi nyeri anus?

Cara terbaik untuk menghindari nyeri anus adalah dengan mengonsumsi banyak serat dan minum air putih yang cukup. Ini akan membantu Anda menghasilkan feses lunak yang mudah dikeluarkan dan tidak menyebabkan trauma pada saluran anus. Konsultasikanlah pada dokter untuk memahami solusi terbaik untuk Anda.

Hello Health Group tidak menyediakan nasihat medis, diagnosis, maupun pengobatan.

Share now :

Direview tanggal: November 28, 2018 | Terakhir Diedit: November 28, 2018