Nightmare Disorder

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 17 April 2020 . Waktu baca 7 menit
Bagikan sekarang

Definisi

Apa itu nightmare disorder?

Nightmare disorder atau gangguan mimpi buruk adalah sejenis parasomnia (gangguan tidur) di mana Anda terus-menerus mengalami mimpi buruk selama tidur.

Mendapatkan mimpi buruk sesekali dianggap normal. Namun, dengan nightmare disorder, Anda sangat sering mengalami mimpi buruk sehingga membuat Anda takut tidur atau berkali-kali terbangun selama malam hari. Mimpi buruk sering kali melibatkan bahaya fisik yang mengancam Anda di dalam mimpi atau memiliki tema menyedihkan dan emosi negatif.

Seberapa umumkah kondisi ini?

Kondisi kesehatan ini umum. Kelainan ini umumnya mempengaruhi anak-anak atau orang lanjut usia. Sampai 50 persen anak kecil mengalami mimpi buruk yang parah yang membuat mereka membangunkan orangtua mereka. Dan 50-85 persen orang dewasa melaporkan bahwa mereka sesekali mengalami mimpi buruk. Nightmare disorder lebih sering terjadi pada wanita daripada pria. Hal ini mampu teratasi dengan mengurangi faktor risiko. Diskusikan dengan dokter untuk informasi lebih lanjut.

Tanda-tanda & gejala

Apa saja tanda-tanda dan gejala nightmare disorder?

Mimpi buruk biasanya muncul selama tahap tidur yang disebut rapid eye movement (REM). Ketika Anda terbangun dari mimpi buruk, Anda mampu mengingat detail mimpi buruk dengan sangat jelas. Gejala umum nightmare disorder adalah:

  • Mimpi tampak nyata dan menjadi lebih menakutkan seiring waktu.
  • Mimpi memiliki bahaya yang mengancam Anda.
  • Mimpi membangunkan dan mencegah Anda kembali tidur.
  • Anda merasakan emosi negatif saat Anda terbangun seperti kecemasan, ketakutan, teror, kemarahan, geram, rasa malu atau jijik.
  • Berkeringat atau detak jantung tidak teratur, tapi tidak bisa meninggalkan tempat tidur.
  • Anda bisa berpikir jernih begitu bangun dan mengingat detail mimpi Anda.
  • Mimpi muncul menjelang akhir waktu tidur.

Mengalami nightmare disorder dapat mengakibatkan kesulitan dalam sekolah atau pekerjaan, atau bermasalah dengan tugas sehari-hari, seperti berkendara dan berkonsentrasi. Hal ini juga akan mempengaruhi suasana hati dan kebiasaan dalam hidup.

Beberapa gejala atau tanda lainnya mungkin tidak tercantum di atas. Jika Anda merasa cemas tentang gejala tersebut, segera konsultasi ke dokter Anda.

Kapan saya harus periksa ke dokter?

Hubungi dokter jika memiliki gejala berikut:

  • Muncul terus-menerus dan tidak kunjung hilang sepanjang waktu
  • Terus mengganggu tidur
  • Membuat takut tidur
  • Menyebabkan masalah kebiasaan di siang hari.

Jika Anda memiliki tanda atau gejala yang tercantum di atas atau ingin bertanya, konsultasikan ke dokter. Setiap tubuh berfungi berbeda satu sama lain. Selalu diskusikan dengan dokter untuk mendapatkan solusi terbaik bagi situasi Anda.

Penyebab

Apa penyebab nightmare disorder?

Nightmare disorder kerap dihubungkan dengan parasomnia, yaitu jenis gangguan tidur yang melibatkan pengalaman yang tidak diinginkan yang terjadi saat Anda tertidur.

Dikutip dari Mayo Clinic, mimpi buruk biasanya terjadi selama tahap tidur yang dikenal sebagai gerakan mata cepat atau rapid eye movement (REM). Penyebab mimpi buruk tidak diketahui secara pasti.

Banyak hal yang bisa menyebabkan nightmare disorder:

  • Stres. Stres bisa muncul dari sumber sehari-hari seperti sekolah atau tempat kerja, tapi mungkin semakin menjadi-jadi ketika menghadapi kejadian yang mengubah hidup.
  • Trauma. Mimpi buruk wajar terjadi setelah kecelakaan, cedera atau kejadian traumatis lainnya. Mimpi buruk terutama dalam post-traumatic stress disorder (PTSD).
  • Gangguan tidur. Jika Anda tidak cukup tidur, mimpi buruk mungkin semakin memburuk.
  • Obat-obatan. Beberapa obat mampu mempengaruhi tidur, termasuk antidepresan tertentu, obat tekanan darah, penghambat beta, dan obat untuk mengobati penyakit Parkinson atau membantu Anda berhenti merokok. Terkadang, berhenti minum obat mungkin juga mengakibatkan mimpi buruk.
  • Penyalahgunaan zat terlarang. Penggunaan atau berhenti minum alkohol dan narkoba dapat memicu mimpi buruk.
  • Buku dan film menyeramkan. Membaca buku atau menonton film menyeramkan, terutama sebelum tidur, mungkin berhubungan dengan mimpi buruk.
  • Kelainan lain. Beberapa kondisi medis dan kelainan kesehatan mental serta gangguan tidur lainnya mungkin terkait dengan mimpi buruk.

Selain hal-hal yang telah disebutkan di atas, makanan tertentu disebut bisa menjadi penyebab mimpi buruk. Hal itu dibuktikan melalui sebuah penelitian yang diprakarsai oleh Tore Nielsen, PhD, seorang dosen psikologi sekaligus ketua dari Dream and Nightmare Laboratory di Sacred Heart Hospital, Universitas Montreal terhadap ebanyak 17,8% mahasiswa dari total peserta 400 orang

Faktor-faktor risiko

Apa yang meningkatkan risiko saya untuk nightmare disorder?

Ada banyak faktor risiko nightmare disorder, yaitu:

  • Kelainan tidur lainnya
  • Kondisi medis
  • Penggunaan obat-obatan
  • Kelainan kesehatan mental macam depresi, kecemasan atau ptsd
  • Penyalahgunaan zat terlarang.

Pengobatan

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter Anda.

Bagaimana kondisi ini didiagnosis?

Anda bisa dengan sendirinya mendiagnosis nightmare disorder jika Anda memiliki gejala di atas. Jika Anda memiliki gejala tersebut, Anda harus pergi ke dokter untuk meminta pendapat profesional serta mendapatkan perawatan. Dokter pertama akan bertanya tentang mimpi dan seberapa sering Anda mengalaminya serta kapan mulai muncul dan bagaimana perasaan Anda karena mimpi.

Ingat untuk memberi tahu dokter apabila Anda memiliki kelainan tidur lainnya atau Anda minum obat yang mungkin menyebabkan mimpi buruk.

Anda mungkin harus menulis catatan harian tidur untuk membantu dokter mengawasi pola tidur Anda. Data ini akan memberikan dokter petunjuk tentang penyebab masalah dan cara memperbaikinya.

Bila tidur Anda sangat terganggu, atau dokter mencurigai adanya masalah mendasar, Anda mungkin perlu menjalani studi tidur di laboratorium. Dalam tes ini, Anda akan dihubungkan ke monitor tidur untuk merekam tanda vital selagi Anda tidur.

Apa saja pengobatan untuk nightmare disorder?

Dalam kebanyakan kasus, Anda akan dirujuk ke spesialis tidur untuk membantu Anda kembali tidur dengan normal.

  • Konseling—terapis akan membantu Anda mengutarakan pikiran dan perasaan untuk mengatasi penyebab mimpi buruk Anda.
  • Desensitisasi sistematis—metode ini akan membantu Anda menghadapi emosi intens dengan lebih mudah.
  • Penanganan stres—menangani stres dalam hidup dengan terapi relaksasi mampu membantu Anda mengatasi mimpi buruk.
  • Obat—obat-obatan jarang digunakan untuk mengobati mimpi buruk, tapi mungkin disarankan bila Anda mengalami gangguan tidur parah.

Pengobatan di rumah

Apa saja perubahan gaya hidup atau pengobatan rumahan yang dapat dilakukan untuk mengatasi nightmare disorder?

Gaya hidup dan pengobatan rumahan di bawah ini mungkin dapat membantu mengatasi nightmare disorder:

  • Mencari kenyamanan. Cobalah untuk tidur di sebelah seseorang untuk memiliki cara untuk rileks sebelum tidur, seperti mendengarkan musik, membaca buku, atau memasang aromaterapi. 
  • Berbicara tentang mimpi. Ingat bahwa mimpi ini tidaklah nyata.
  • Mengontrol stres agar mendapatkan tidur yang berkualitas. 
  • Membayangkan akhir yang berbeda di dalam mimpi buruk.
  • Menyediakan keamanan. Menyalakan lampu atau membiarkan pintu tetap terbuka dapat membantu mengatasi mimpi buruk.

Bila ada pertanyaan, konsultasikanlah dengan dokter untuk solusi terbaik masalah Anda.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

    Apakah artikel ini membantu Anda?
    happy unhappy"
    Sumber

    Yang juga perlu Anda baca

    Mengenal Somniphobia, Ketika Seseorang Takut Akan Jatuh Tertidur

    Tidur seharusnya menjadi kegiatan yang nyaman dan menenangkan. Namun, hal ini berbanding terbalik bagi orang-orang yang punya somniphobia.

    Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
    Ditulis oleh: Winona Katyusha
    Hidup Sehat, Gangguan Tidur 22 Juni 2020 . Waktu baca 7 menit

    Mengapa Perlu Matikan Lampu Saat Tidur?

    Sebagian dari Anda mungkin lebih suka tidur dalam keadaan terang. Namun riset menunjukkan matikan lampu saat tidur itu lebih baik. Kenapa?

    Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
    Ditulis oleh: Arinda Veratamala
    Hidup Sehat, Fakta Unik 29 Mei 2020 . Waktu baca 5 menit

    Atasi Susah Tidur Akibat Stres Selama Pandemi COVID-19 dengan 4 Cara Ini

    Banyak orang yang mulai mengeluhkan susah tidur, terutama selama pandemi COVID-19 terjadi. Apa yang menjadi penyebabnya dan bagaimana cara mengatasinya?

    Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
    Ditulis oleh: Nabila Azmi
    Coronavirus, COVID-19 29 April 2020 . Waktu baca 7 menit

    Masalah Tidur Lansia: Sering Mengantuk dan Banyak Tidur Siang

    Lansia sering memiliki masalah tidur, terlihat mengantuk dan banyak tidur di siang hari. Kalaupun tidak tertidur, lansia sering menguap dan terlihat lesu.

    Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
    Ditulis oleh: Ulfa Rahayu
    Hidup Sehat, Perawatan Lansia 27 April 2020 . Waktu baca 4 menit

    Direkomendasikan untuk Anda

    4 Penyebab Anda Mengalami Mimpi Buruk

    Ditulis oleh: Ajeng Quamila
    Dipublikasikan tanggal: 10 September 2020 . Waktu baca 7 menit
    cara cepat tidur

    Sering Susah Tidur? Ini Cara Cepat Tidur Dalam Satu Menit

    Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
    Dipublikasikan tanggal: 26 Agustus 2020 . Waktu baca 3 menit
    mengigau saat tidur

    Sering Mengigau Saat Tidur Bisa Jadi Tanda Penyakit Demensia

    Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
    Dipublikasikan tanggal: 20 Juli 2020 . Waktu baca 3 menit
    sleep texting adalah

    Mengulik Sleep Texting, Gangguan yang Bikin Anda Berkirim Pesan Saat Tidur

    Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
    Ditulis oleh: Winona Katyusha
    Dipublikasikan tanggal: 23 Juni 2020 . Waktu baca 5 menit