Mengompol

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 11 Mei 2020 . Waktu baca 7 menit
Bagikan sekarang

Definisi

Apa itu mengompol?

Mengompol atau nocturnal enuresis adalah keluhan dari keluarnya urin dengan sendirinya yang terjadi saat tidur. Dengan kata lain, mengompol adalah buang air kecil saat tidur di malam hari dan tanpa disadari.

Nocturnal enuresis berbeda dari nocturia, di mana seseorang dengan sadar bangun untuk buang air dan kemudian tidur kembali. Nocturnal enuresis juga berbeda dengan inkontinensia urgensi, yang dapat terjadi selama malam hari setelah terbangun untuk buang air namun tidak memiliki waktu yang cukup untuk ke kamar mandi.

Seberapa umumkah mengompol?

Mengompol adalah kondisi yang sangat umum pada anak-anak kecil, dengan perkiraan kasus sebanyak hampir 10% pada anak-anak berusia 7 tahun. Pada usia 4 tahun, kebanyakan anak-anak dapat mengendalikan kemih saat mereka bangun. Namun, 2-3% anak mengalami kondisi ini hingga dewasa (Vande Walle et al. 2012). Mereka tidak berhenti mengompol di malam hari hingga 5-7 tahun kemudian.

Kondisi ini lebih umum terjadi pada anak laki-laki daripada anak perempuan dan dapat menurun. Kondisi ini dapat mempengaruhi pasien dengan usia berapapun.

Nocturnal enuresis juga dapat terjadi di kemudian hari dan merupakan gejala penting akibat gangguan traumatis, terutama pada pria, karena kondisi ini dapat mengindikasikan bahwa pria tersebut memiliki retensi urinasi kronis bertekanan tinggi, yang biasanya terkait dengan dilatasi saluran atas dan risiko gagal ginjal. Kondisi ini juga dapat terkait dengan relaksasi pelvic floor selama tidur pada pasien dengan neobladder yang menyertai kistoprotatektomi.

Kebanyakan anak akan berhenti mengompol dengan sendirinya.

Kemungkinan ada tanda-tanda dan gejala yang tidak disebutkan di atas. Bila Anda memiliki kekhawatiran akan sebuah gejala tertentu, konsultasikanlah dengan dokter Anda.

Diskusikan dengan dokter untuk informasi lebih lanjut.

Tanda-tanda & gejala

Apa saja tanda-tanda dan gejala mengompol?

Gejala umum dari mengompol adalah kehilangan kendali urinasi dengan sendirinya saat tidur.

Jika Anda memiliki tanda-tanda atau gejala-gejala di atas atau pertanyaan lainnya, konsultasikanlah dengan dokter Anda.

Kapan saya harus periksa ke dokter?

Dokter semustinya dapat melihat apakah kondisi mengompol anak disebabkan oleh masalah medis dengan gejala-gejala berikut:

  • Merasa ingin buang air kecil lebih sering dari biasanya
  • Lebih haus dari biasanya
  • Memiliki perasaan terbakar saat buang air kecil
  • Mengalami pembengkakan pada kaki atau pergelangan kaki
  • Mulai mengompol kembali setelah sudah berhenti selama beberapa minggu atau bulan.

Penyebab

Apa penyebab mengompol?

Mengompol paling umum terjadi saat:

  • Otot kandung kemih anak bertumbuh lebih lambat dari biasanya
  • Kemih anak menampung lebih sedikit jumlah urin dari jumlah yang normal
  • Tubuh anak menghasilkan banyak urin

Seringkali, mengompol tidak disebabkan oleh masalah medis atau emosional, namun juga dapat terjadi pada beberapa kasus. Enuresis juga merupakan gejala pada banyak gangguan, beberapa diantaranya bahkan kasus yang fatal:

  • Acute disseminated encephalomyelitis; Enuresis disertai dengan UI.
  • Syringomyelia
  • hipertiroidisme
  • Williams-Beuren Syndrome ditemukan sebanyak 50%.
  • Mengompol lebih umum terjadi pada anak-anak yang didiagnosis dengan attention deficit hyperactivity disorder (ADHD). Namun peneliti belum mengerti dengan jelas hubungan antara mengompol dan ADHD dimana enuresis pada siang hari sering terjadi pada banyak anak-anak.

Faktor-faktor risiko

Apa yang meningkatkan risiko saya untuk mengompol?

Ada banyak faktor risiko untuk mengompol, yaitu:

Pada anak-anak:

  • Minum banyak air sebelum tidur
  • Sangat aktif pada pagi hari
  • Riwayat keluarga dimana anggota keluarga pernah memiliki nocturnal enuresis

Pada orang dewasa:

  • Mengalami beberapa cedera traumatis pada panggul, berpotensi menyebabkan UI
  • Stress, takut atau tidak percaya diri
  • Diabetes
  • Pembesaran kelenjar prostat
  • Sleep apnea (jeda abnormal pada pernapasan saat tidur)
  • Konstipasi

Obat & Pengobatan

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter Anda.

Bagaimana mengompol didiagnosis?

Sesuai dengan namanya, kondisi ini dikonfirmasi saat pasien bangun di pagi hari dengan kasur yang basah dari urin secara tidak disadari.

Apa saja pengobatan untuk mengompol?

Enuresis pada anak-anak tidak memerlukan perawatan apapun karena dapat diatasi dengan mengurangi faktor risiko dengan rencana untuk mengatasi mengompol dengan sendirinya. Agar rencana berhasil, Anda dan anak Anda harus memiliki keinginan untuk berhenti mengompol. Berhentinya kondisi ini dapat sulit dilakukan dan memerlukan waktu yang lama.

Ingatlah bahwa anak-anak tidak dapat bertindak apa-apa untuk mengatasi mengompol. Anda tidak boleh marah, menghukum atau menggoda/meledek anak karena mengompol.

Ada obat-obatan yang dapat diberikan dokter untuk mengurangi mengompol. Obat biasanya diberikan pada anak-anak di atas 7 tahun yang telah mencoba berbagai cara untuk berhenti mengompol. Pada orang dewasa, nocturnal enuresis tanpa urin residual mungkin terkait dengan OAB (overactive bladder). Kondisi ini dapat ditangani dengan anti-muscarinics dan dengan desmopressin dalam formulasi yang dicairkan.

Pasien dengan retensi urinasi bertekanan tinggi yang menyebabkan nocturnal enuresis diobati dengan kateterisasi awal untuk meringankan tekanan, disertai penilaian dengan menggunakan operasi endoskopik untuk mengecilkan prostat atau pengangkatan prostat terbuka.

Pengobatan di rumah

Apa saja perubahan gaya hidup atau pengobatan rumahan yang dapat dilakukan untuk mengatasi mengompol?

Berikut adalah gaya hidup dan pengobatan rumahan yang dapat membantu Anda mengatasi mengompol:

  • Beri tahu anak Anda untuk buang air kecil sebelum tidur. Ingatkan anak untuk bangun dan menggunakan toilet saat diperlukan.
  • Pasang lampu malam di koridor atau kamar mandi agar anak dapat pergi ke kamar mandi dengan mudah.
  • Hentikan penggunaan popok atau celana training di rumah, terutama jika anak berusia di atas 8 tahun. Anak Anda masih dapat mengenakannya jika sedang menginap.
  • Minta anak Anda membantu membersihkan pada pagi hari. Sebagai contoh, anak Anda dapat mengangkat seprai yang basah dari tempat tidur atau membantu dengan cucian.
  • Catat grafik perkembangan anak dan berikan penghargaan saat anak berhenti mengompol. Anda dan anak Anda harus sudah menyetujui penghargaan sebelumnya.
  • Bagi minuman anak sepanjang hari. Jangan biarkan anak minum terlalu banyak sebelum tidur.
  • Ajar anak untuk menahan kemih agar menampung lebih banyak urin.
  • Gunakan alarm mengompol yang sesuai untuk anak berusia 7 tahun keatas. Bicarakan dengan dokter mengenai jenis alarm yang paling tepat untuk anak.

Metode lainnya yang dapat dilakukan:

Tips untuk menjaga tempat tidur anak tetap bersih dan kering:

  • Gunakan seprai anti air untuk melindungi matras dan bau pesing.
  • Letakkan handuk kering pada bagian tempat tidur yang basah.
  • Pasang seprai berlapis-lapis, dengan alas anti air di antaranya.
  • Bereskan tempat tidur kembali saat tempat tidur kembali basah.

Bila ada pertanyaan, konsultasikanlah dengan dokter untuk solusi terbaik masalah Anda.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Pilihan Pengobatan untuk Mengatasi Fistula Ani, dari yang Dibedah Sampai Dilem

Fistula ani adalah terbentuknya saluran kecil di antara ujung usus besar dan kulit di sekitar anus. Biasanya kondisi ini diobati dengan operasi.

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Andisa Shabrina
Hidup Sehat, Tips Sehat 27 November 2018 . Waktu baca 5 menit

4 Cara Ampuh Mengatasi Kebiasaan Ngompol Pada Anak

Anak Anda masih suka mengompol, padahal sudah besar? Anda jangan khawatir, ada cara mengatasi ngompol pada anak yang cukup ampuh dan bisa Anda coba.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Parenting, Tips Parenting 21 Agustus 2017 . Waktu baca 4 menit

10 Gangguan Kesehatan yang Bisa Disembuhkan Dengan Fisioterapi

Terapi fisik alias fisioterapi tak hanya bisa menyembuhkan gangguan pada alat gerak, tapi juga bisa mengatasi inkontinensia alias tak bisa menahan kencing.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Lika Aprilia Samiadi
Hidup Sehat, Tips Sehat 19 Juni 2017 . Waktu baca 3 menit

6 Penyebab Orang Dewasa Ngompol Saat Tidur

Penyebab ngompol pada orang dewasa bisa jadi adalah sebuah sinyal Anda mengalami gangguan kesehatan tertentu seperti efek obat, diabetes, dan lainnya.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Hidup Sehat, Tips Sehat 6 Mei 2017 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

Inkontinensia Urin

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Diah Ayu
Dipublikasikan tanggal: 6 Agustus 2020 . Waktu baca 9 menit
mengatasi inkontinensia urin menahan kencing

Berbagai Jenis Obat dan Pengobatan Inkontinensia Urin

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Andisa Shabrina
Dipublikasikan tanggal: 6 Agustus 2020 . Waktu baca 9 menit
anak sering kencing

Anak Sering Kencing, Mungkinkah Tanda Kandung Kemih Overaktif?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Dipublikasikan tanggal: 1 Oktober 2019 . Waktu baca 6 menit
penyebab sering ngompol

Sudah Remaja Tapi Masih Sering Ngompol, Kenapa, Ya?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Dipublikasikan tanggal: 18 Januari 2019 . Waktu baca 3 menit