Listeriosis

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 11 Mei 2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Definisi

Apa itu listeriosis?

Listeriosis adalah penyakit infeksi berbahaya yang muncul akibat mengonsumsi makanan yang terkontaminasi bakteri. Bakteri penyebab listeriosis biasanya hidup di dalam daging yang kurang matang dan produk susu. Meski termasuk infeksi berbahaya, listeriosis adalah salah satu penyakit yang jarang terjadi.

Gejala listeriosis, penyebab listeriosis, dan obat listeriosis, akan dijelaskan lebih lanjut di bawah ini.

Seberapa umumkah listeriosis?

Siapapun bisa terinfeksi. Namun, bagi beberapa orang seperti ibu hamil atau janin akan lebih berisiko. Listeriosis yang dialami ibu hamil dapat menyebabkan kelahiran prematur, keguguran, atau kematian janin sesaat setelah kelahiran. Bayi dapat sakit keras jika terinfeksi sebelum lahir.

Orang yang memiliki daya tahan tubuh yang lemah juga berisiko. Misalnya orang yang menderita kanker, AIDS, orang yang mendapatkan transplantasi organ, dan orang lanjut usia.

Tanda-tanda & gejala

Apa saja tanda-tanda dan gejala listeriosis?

Beberapa orang sakit dengan gejala seperti flu meliputi demam, nyeri otot, mual, muntah, diare, dan nyeri perut. Jika bakteri masuk ke dalam sistem saraf, gejala-gejalanya dapat memburuk. Sakit kepala, leher kaku, kejang-kejang, kehilangan keseimbangan dan merasa pusing atau bingung mungkin terjadi.

Beberapa gejala atau tanda lainnya mungkin tidak tercantum di atas. Jika Anda merasa cemas tentang gejala tersebut, segera konsultasi ke dokter Anda.

Kapan saya harus periksa ke dokter?

Jika Anda terkena demam, nyeri otot, mual atau diare setelah memakan makanan yang terkontaminasi, segera hubungi dokter. Beberapa makanan yang mungkin bisa terkontaminasi bakteri penyebab listerosis adalah makanan yang terbuat dari susu yang tidak dipasteurisasi, makanan mentah/ setengah matang, dan makanan yang tidak dihangatkan.

Jika Anda mengalami demam tinggi, sakit kepala parah, leher kaku, linglung, atau sensitif terhadap cahaya, cari pertolongan darurat. Tanda dan gejala ini mungkin pertanda meningitis yang disebabkan bakteri – komplikasi listeriosis.

Penyebab

Apa penyebab listeriosis?

Penyebab listeriosis adalah menyantap makanan yang terkontaminasi bakteri Listeria monocytogenes. Bakteri listeria terdapat di dalam tanah dan air dan dapat bertahan hidup di dalam tanah atau sayur-sayuran dari penyubur (pupuk kandang). Listeria dapat melekat pada daging mentah, produk susu dan makanan olahan (misalnya keju, ham, dan sosis).

Faktor-faktor risiko

Apa yang membuat saya berisiko kena listeriosis?

Beberapa hal yang meningkatkan risiko Anda terkena listeriosis adalah:

  • Sedang hamil
  • Orang berusia lebih dari 65 tahun mempunyai risiko lebih tinggi
  • Orang yang mengidap AIDS
  • Menjalani kemoterapi
  • Mengidap penyakit lain seperti diabetes atau ginjal
  • Mengonsumsi obat-obatan tertentu untuk rheumatoid arthritis (rematik)

Obat & Pengobatan

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter Anda.

Apa saja pilihan pengobatan saya untuk listeriosis?

Salah satu pilihan pengobatan terbaik untuk listeriosis adalah pemberian antibiotik. Antibiotik disuntikkan secara langsung ke dalam aliran darah. Pengobatan dengan antibiotik biasanya berlangsung selama 2 minggu. Pasien dengan sistem kekebalan yang lemah mungkin memerlukan perawatan yang lebih lama karena pasien sering kambuh.

Apa saja tes yang biasa dilakukan untuk listeriosis

Dokter akan bergantung pada gejala-gejala yang Anda alami untuk mendiagnosis apakah Anda memang terkena infeksi listeria. Sebagai tambahan, Anda perlu menjalani serangkaian tes termasuk tes darah dan sumsum tulang untuk mendapatkan diagnosis yang akurat.

Pengobatan di rumah

Apa saja perubahan gaya hidup atau pengobatan rumahan untuk mengatasi listeriosis?

Beberapa perubahan gaya hidup dan pengobatan rumahan yang mungkin dapat membantu mengatasi listeriosis adalah:

  • Beri tahu dokter semua obat yang Anda minum (termasuk obat resep dan produk herbal)
  • Hubungi dokter jika masih memiliki gejala-gejala setelah minum semua antibiotik
  • Masaklah produk hewani misalnya telur, daging, dan unggas sampai matang
  • Cuci buah-buahan dan sayur-sayuran sebelum makan
  • Cuci tangan dan peralatan dapur dengan air panas bersabun setelah makan, terutama setelah menyentuh daging mentah dan makanan olahan

Bila ada pertanyaan, konsultasikanlah dengan dokter untuk solusi terbaik masalah Anda.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Tinea Cruris

Tinea cruris adalah infeksi jamur pada kulit di pangkal paha, area genital, paha bagian dalam atas atau bokong. Bagaimana mengatasi kondisi ini?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Fajarina Nurin
Kesehatan Kulit, Penyakit Infeksi Kulit 10 November 2020 . Waktu baca 6 menit

Kurap (Kadas)

Kurap (kadas) adalah penyakit kulit akibat infeksi jamur yang menyerang permukaan kulit. Penyakit ini sangat menular dan ditandai dengan ruam.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Kesehatan Kulit, Penyakit Infeksi Kulit 10 November 2020 . Waktu baca 11 menit

10 Makanan Penyubur Sperma agar Pasangan Cepat Hamil

Penelitian membuktikan, bahkan pria berumur 80 tahun pun masih mungkin memiliki kualitas sperma yang baik jika mengonsumis makanan penyubur sperma berikut.

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Atifa Adlina
Kesuburan, Kehamilan 10 November 2020 . Waktu baca 7 menit

Apa yang Terjadi Bila Kadar Limfosit Tinggi?

Kadar limfosit tinggi bisa menjadi tanda bahwa Anda terkena penyakit tertentu, lho. Apa saja penyakit yang bisa sebabkan kadar limfosit melonjak?

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Novita Joseph
Penyakit Kelainan Darah, Kelainan Sel Darah Putih 10 November 2020 . Waktu baca 5 menit

Direkomendasikan untuk Anda

infeksi gusi periodontitis

Periodontitis

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 27 November 2020 . Waktu baca 15 menit
kebotakan alias alopecia

Alopecia (Kebotakan)

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Lika Aprilia Samiadi
Dipublikasikan tanggal: 23 November 2020 . Waktu baca 10 menit
mengatasi telinga tersumbat karena flu, telinga sakit saat flu

4 Tips Mengatasi Telinga Sakit dan Tersumbat karena Flu

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 19 November 2020 . Waktu baca 6 menit
Bagaimana Mengatasi Bau Badan Yang Muncul Tiba-Tiba?

Mengatasi Bau Badan yang Muncul Tiba-Tiba

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Monika Nanda
Dipublikasikan tanggal: 19 November 2020 . Waktu baca 4 menit