Keratosis Pilaris (Penyakit Kulit Ayam)

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum

Definisi

Apa itu keratosis pilaris (penyakit kulit ayam)?

Keratosis pilaris atau penyakit kulit ayam adalah kondisi kulit yang kering, kasar, dan muncul benjolan-benjolan kecil dan keras. Area tubuh yang biasanya terkena masalah kulit satu ini yaitu lengan atas, paha, pipi, atau bokong.

Penyakit ini membuat permukaan kulit terasa seperti amplas. Bentol-bentol ini biasanya tidak sakit tetapi terkadang terasa gatal. Benjolan kecil yang muncul biasanya berwarna terang dan kadang-kadang disertai dengan kemerahan atau bengkak.

Penyakit kulit ayam tidak berbahaya atau menular dari satu orang ke orang lainnya. Namun, kondisi ini tidak bisa dicegah kemunculannya. Akan tetapi tak perlu khawatir, ada berbagai perawatan untuk memperbaiki tampilan kulit dan meringankan gejalanya.

Seberapa umumkah keratosis pilaris (penyakit kulit ayam)?

Kondisi ini menyerang sekitar 50 sampai 80% semua remaja dan hampir 40% muncul pada orang dewasa. Dibandingkan dengan pria, wanita lebih rentan mengalami penyakit kulit ini.

Kondisi ini dapat menyerang pasien pada semua usia, tetapi lebih umum terjadi di usia muda terutama pada anak. Tak perlu khawatir, dalam banyak kasus penyakit ini menghilang dengan sendirinya pada usia 30 tahun.

Selain itu, masalah kulit yang satu ini dapat memburuk selama kehamilan dan setelah melahirkan, atau selama masa pubertas.

Silakan diskusikan dengan dokter Anda untuk informasi lebih lanjut.

Tanda-tanda & gejala

Apa saja tanda-tanda dan gejala keratosis pilaris (penyakit kulit ayam)?

Agar lebih mudah mengenalinya, berikut berbagai tanda dan gejala penyakit kulit ayam:

  • Munculnya benjolan-benjolan kecil tanpa rasa sakit
  • Kulit kering dan kasar di daerah dengan benjolan
  • Kondisinya cenderung memburuk di musim kemarau atau saat kelembapan udara rendah
  • Benjolan terasa seperti amplas atau kulit yang merinding
  • Terkadang terasa gatal

Benjolan muncul dengan warna yang beragam dari mulai warna kulit, putih, kemerahan, pink keunguan (pada kulit putih), dan hitam kecokelatan (pada kulit gelap).

Benjolan kecil ini bisa muncul di area kulit mana pun kecuali pada telapak tangan dan kaki. Namun, sebagian besar anak-anak biasanya terkena masalah ini di bagian lengan atas, paha depan, dan pipi. Sementara pada remaja dan dewasa, benjolan lebih sering menyerang lengan atas, paha depan, dan bokong.

Biasanya berbagai gejala ini perlahan menghilang saat seorang anak ada di akhir masa pubertasnya. Ketika penyakit kulit ayam ini muncul di masa remaja, maka kondisi ini akan menghilang di usia pertengahan 20-an. Namun, kondisinya bisa saja berlanjut lebih lama.

Kemungkinan ada tanda-­tanda dan gejala yang tidak disebutkan di atas. Bila Anda memiliki kekhawatiran akan sebuah gejala tertentu, konsultasikanlah dengan dokter.

Kapan saya harus periksa ke dokter?

Anda harus menghubungi dokter jika ada beberapa perubahan signifikan pada kulit yang muncul tanpa tahu penyebabnya. Umumnya dokter dapat membuat diagnosis dengan memeriksa tampilan kulit dan benjolan bersisik yang muncul.

Penyebab

Apa penyebab keratosis pilaris (penyakit kulit ayam)?

Penumpukan keratin adalah penyebab utama penyakit kulit ayam. Keratin merupakan protein keras yang bertugas untuk melindungi kulit dari zat berbahaya dan infeksi.

Ketika penumpukan terjadi, gumpalan akan terbentuk hingga menghambat pembukaan folikel rambut. Kondisi ini kemudian membuat permukaan kulit tidak rata akibat munculnya benjolan kecil yang kering dan kasar.

Namun dilansir dari Mayo Clinic, tidak diketahui secara pasti mengapa keratin bisa menumpuk. Kondisi ini diduga muncul karena ada hubungan dengan penyakit genetik atau kondisi kulit lainnya seperti eksim.

Faktor-faktor risiko

Apa saja faktor yang meningkatkan risiko keratosis pilaris (penyakit kulit ayam)?

Berikut berbagai faktor yang meningkatkan risiko seseorang untuk terkena masalah kulit yang satu ini, yaitu:

  • Memiliki keluarga dengan keratosis pilaris
  • Memiliki asma
  • Memiliki kulit yang kering
  • Memiliki penyakit dermatitis atopik (eksim)
  • Obesitas
  • Mengalami ichthyosis vulgaris, kondisi yang menyebabkan kulit menjadi sangat kering

Tidak memiliki faktor risiko bukan berarti Anda pasti terbebas dari masalah kulit yang satu ini. Konsultasikan ke dokter untuk mengetahui apakah Anda berisiko terkena penyakit kulit ayam atau tidak.

Diagnosis & pengobatan

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter Anda.

Apa tes yang dilakukan untuk mendiagnosis keratosis pilaris (penyakit kulit ayam)?

Dengan melihat kondisi kulit Anda, dokter sudah bisa mendiagnosis masalah kulit yang satu ini. Tidak diperlukan tes lain untuk mengenali penyakit kulit ayam.

Apa saja pilihan pengobatan untuk keratosis pilaris (penyakit kulit ayam)?

Keratosis pilaris adalah kondisi yang dapat dikendalikan tetapi tidak bisa disembuhkan. Tidak ada perawatan yang terbukti efektif untuk mengobati penyakit kulit ini. Namun dalam beberapa kasus, masalah kulit ini dapat pulih dengan sendirinya.

Untuk mengendalikan keratosis pilaris, dokter akan memberikan produk perawatan kulit yang sesuai, seperti:

Pelembap

Pelembap menjadi salah satu produk yang sangat dianjurkan untuk meredakan gatal dan kekeringan pada kulit. Krim pelembap yang diresepkan khusus untuk mengobati keratosis pilaris biasanya mengandung urea dan asam laktat (lactic acid).

Gunakan pelembap tepat setelah mandi saat kulit masih setengah kering. Jangan lupa juga untuk mengoleskannya minimal 2 sampai 3 kali sehari.

Krim untuk mengangkat sel kulit mati

Krim yang digunakan untuk mengangkat sel kulit mati biasanya mengandung bahan aktif seperti:

Berbagai bahan aktif ini berguna untuk mengangkat sel kulit mati, melembapkan, dan melembutkan kulit kering. Untuk mendapatkan hasil terbaik, gunakan krim ini sesui dengan petunjuk yang diberikan.

Krim untuk mencegah sumbatan pada folikel

Krim yang digunakan untuk mencegah folikel tersumbat terbuat dari vitamin A. Vitamin A membantu proses pergantian sel kulit dan mencegah folikel rambut tersumbat.

Namun, Anda dapat mengalami iritasi dan kekeringan pada kulit saat menggunakan jenis krim ini. Krim ini tidak disarankan bagi mereka yang sedang hamil atau menyusui.

Laser

Selain dengan krim, laser membantu mengatasi penyakit kulit ayam. Laser biasanya digunakan untuk mengatasi kemerahan parah jika krim dan losion yang diberikan tidak membuahkan hasil.

Dokter akan menggunakan jenis laser berbeda untuk mengatasi keratosis pilaris. Ada laser yang digunakan untuk mengurangi pembengkakan dan kemerahan, ada juga untuk memperbaiki tekstur kulit dan perubahan warna.

Agar hasilnya maksimal, dokter biasanya meminta Anda untuk melakukan prosedur mikrodermabrasi di sela-sela laser.

Pengobatan di rumah

Apa saja perubahan gaya hidup atau pengobatan rumahan yang dapat dilakukan untuk mengatasi keratosis pilaris (penyakit kulit ayam)?

Berikut gaya hidup dan pengobatan rumahan yang dapat membantu Anda mengatasi keratosis pilaris:

  • Tidak berlama-lama saat mandi, 5 sampai 10 menit saja sudah cukup
  • Menggunakan sabun berbahan ringan yang tidak menggunakan pewangi dan pewarna
  • Menggunakan humidifier di rumah untuk menjaga udara dan kulit tetap lembap
  • Menggunakan pakaian longgar berbahan katun

Bila ada pertanyaan, konsultasikanlah dengan dokter untuk solusi terbaik masalah Anda.

Hello Health Group tidak memberikan nasihat medis, diagnosis, maupun pengobatan.