ITP (Immune Thrombocytopenic Purpura)

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 11/05/2020 . 1 menit baca
Bagikan sekarang

Definisi

Apa itu immune thrombocytopenic purpura (ITP)?

Immune thrombocytopenic purpura, atau biasa disingkat ITP adalah gangguan darah yang disebabkan oleh sistem kekebalan tubuh yang menyerang trombosit. Dalam keadaan normal, 1μl darah mengandung 140,000-440,000 trombosit. Jika kadar trombosit kurang dari 50.000 trombosit/µl, maka inilah tanda awal gejala ITP muncul.

ITP adalah kelainan yang dapat menyebabkan memar dan perdarahan lebih mudah terjadi atau terjadi secara berlebihan. Perdarahan terjadi karena kadar trombosit yang sangat rendah. Kelainan pada trombosit ini berbeda dengan gangguan pembekuan darah.

Jika Anda tidak mengalami gejala perdarahan dan jumlah trombosit Anda tidak terlalu rendah, Anda mungkin tidak memerlukan perawatan apapun. Jika gejala yang Anda alami justru lebih parah, perawatan yang dapat Anda lakukan adalah meningkatkan jumlah trombosit atau operasi pengangkatan limpa.

Seberapa umum immune thrombocytopenic purpura (ITP)?

ITP adalah kondisi yang bisa terjadi pada semua orang,  tapi yang paling rentan ialah anak-anak usia 2-5 tahun serta orang dewasa usia 20-50 tahun. Perempuan memiliki risiko yang lebih tinggi dibandingkan laki-laki. 

Anda dapat meminimalisasi peluang terkena ITP adalah dengan mengurangi faktor risiko Anda. Silakan diskusikan dengan dokter Anda untuk informasi lebih lanjut.

Tanda-tanda & gejala

Apa saja tanda-tanda dan gejala immune thrombocytopenic purpura (ITP)?

Dikutip dari Mayo Clinic, ITP adalah kondisi yang sering kali tidak menunjukkan gejala. Namun, gejala umum yang muncul antara lain:

  • Mudah mengalami perdarahan atau memar berlebihan
  • Ruam kulit yang tampak seperti bintik-bintik merah (ruam petekie)
  • Gusi berdarah
  • Buang air besar yang disertai darah
  • Menstruasi berkepanjangan
  • Perdarahan hidung

Kemungkinan terdapat beberapa tanda atau gejala yang tidak tercantum di atas. Jika Anda mempunyai kekhawatiran terhadap gejala tertentu, silakan konsultasikan dengan dokter Anda.

Kapan sebaiknya saya periksa ke dokter?

Anda perlu segera memeriksakan diri ke dokter Anda jika Anda mengalami perdarahan parah dan tidak berhenti dalam waktu 5 menit. Tubuh setiap orang berbeda-beda. Selalu konsultasikan dengan dokter untuk menangani masalah Anda.

Penyebab

Apa penyebab immune thrombocytopenic purpura (ITP)?

ITP adalah kondisi yang penyebabnya tidak diketahui. Namun, orang-orang yang menderita thrombocytopenic purpura idiopatik akan mengalami malfungsi pada sistem kekebalan tubuh sehingga mulai menyerang trombosit seolah-olah mereka adalah benda asing. 

Antibodi yang diproduksi oleh sistem kekebalan tubuh menempel pada trombosit, lalu menandai trombosit untuk dihancurkan. Kemudian, limpa yang membantu tubuh melawan infeksi akan mengenali antibodi dan turut menyingkirkan trombosit dari tubuh Anda.

Pada anak-anak, terinfeksi virus (seperti gondok atau influenza) biasanya adalah penyebab ITP. Namun, kondisi ini sering hilang dengan sendirinya.

Pada orang dewasa, ITP adalah kondisi yang dapat tersebar dan dapat berbahaya setelah adanya infeksi virus, terutama mereka yang mengidap HIV. 

Penggunaan obat-obatan selama kehamilan juga dapat menjadi penyebab ITP. ITP pada orang dewasa adalah gangguan yang dapat menimbulkan kondisi kronis.

Faktor-faktor risiko

Apa yang meningkatkan risiko Anda untuk immune thrombocytopenic purpura (ITP)?

Terdapat beberapa faktor yang bisa meningkatkan risiko Anda terkena penyakit ini, Faktor risiko terkena ITP adalah:

  • Jenis kelamin. Wanita dua kali lebih berisiko mengembangkan ITP daripada pria
  • Infeksi virus. Banyak anak-anak yang menderita ITP mengalami gangguan kesehatan setelah terinfeksi virus, misalnya gondok, campak, bahkan infeksi saluran pernapasan

Apabila Anda tidak memiliki faktor risiko di atas, bukan berarti Anda tidak bisa mendapatkan ITP. Faktor-faktor di atas hanya sebagai referensi saja. Anda harus tanyakan kepada dokter untuk lebih jelasnya.

Pengobatan

Informasi yang diberikan bukan merupakan pengganti saran medis. SELALU konsultasikan dengan dokter Anda.

Apa sajakah pilihan pengobatan untuk immune thrombocytopenic purpura (ITP)?

ITP adalah penyakit yang mungkin tidak membutuhkan apapun selain pemantauan rutin dan pemeriksaan trombosit. Kondisi pada anak-anak biasanya membaik tanpa perawatan. Namun, orang dewasa memerlukan perawatan karena kondisinya sering kali menjadi parah atau berlangsung dalam jangka panjang (kronis). 

Perawatan untuk orang dengan ITP adalah obat-obatan untuk meningkatkan jumlah trombosit Anda atau operasi mengangkap limpa (splenectomy). Bicarakan dengan dokter tentang perawatan mana yang terbaik untuk Anda. Ada obat yang memiliki efek samping lebih parah daripada efek penyakit itu sendiri. 

Obat-obatan

Dokter akan berdiskusi soal obat-obatan yang Anda konsumsi dan apakah perlu Anda berhenti menggunakannya karena dapat menghambat fungsi trombosit. Contohnya termasuk aspirin, ibuprofen, dam ginkgo biloba. 

Obat-obatan untuk mengatasi ITP adalah:

  • Steroid. Dokter mungkin akan menyarankan Anda untuk memulai pengobatan dengan kortikosteroid oral, seperti prednisone. Penggunaan jangka panjang dari obat-obatan ini tidak dianjurkan karena dapat meningkatkan risiko infeksi, gula darah tinggi, dan osteoporosis. 
  • Immune globulin. Jika kortikosteroid tidak mempan, dokter mungkin akan memberikan injeksi immune globulin
  • Obat yang mampu meningkatkan produksi trombosit. Obat-obatan seperti romiplostim (Nplate) dan eltrombopag (Promacta) membantu sumsum tulang Anda menghasilkan lebih banyak trombosit. 
  • Obat lain. Rituximab (Rituxan, Truxima) membantu meningkatkan jumlah trombosit Anda dengan mengurangi respon sistem kekebalan tubuh yang merusak trombosit Anda. 

Operasi

Jika kondisi Anda parah atau tidak membaik meski sudah menjalani pengobatan, dokter mungkin menyarankan untuk operasi pengangkatan limpa. Prosedur ini dapat dengan cepat menghilangkan penyebab utama kerusakan trombosit dalam tubuh Anda dan meningkatkan jumlah trombosit Anda. 

Perawatan darurat

Meskipun jarang terjadi, ITP adalah kondisi yang dapat menyebabkan perdarahan berat. Perawatan darurat ITP adalah proedur yang mirip dengan donor darah biasa, transfusi konsentrat trombosit. Steroid dan immune globulin juga dapat diberikan melalui tabung di vena. 

Apa tes yang biasa dilakukan untuk mendiagnosis immune thrombocytopenic purpura (ITP)?

Dokter akan melakukan diagnosis melalui pemeriksaan medis dan fisik. Tes darah untuk mengetahui kadar trombosit serta kemungkinan adanya penyakit lain. Spesialis hematologi akan mengambil sampel sumsum tulang di area pinggul untuk memeriksa sel-selnya dengan mikroskop. 

Dokter pun bisa melakukan pemeriksaan tomography (CT) untuk mengecek limpa dan organ lainnya.

Pengobatan di rumah

Perubahan gaya hidup dan pengobatan rumahan yang bagaimanakah yang dapat membantu mengatasi immune thrombocytopenic purpura (ITP)?

Gaya hidup dan pengobatan rumah yang dapat membantu Anda mengatasi immune thrombocytopenic purpura atau ITP adalah:

  • Lakukan pemeriksaan ulang secara rutin untuk mengetahui perkembangan penyakit serta kondisi kesehatan Anda
  • Ikuti instruksi dokter
  • Batasi minuman beralkohol
  • Pilihlah aktivitas fisik yang ringan. Dokter akan merekomendasikan Anda untuk menghindari olahraga atau kegiatan lain yang dapat meningkatkan risiko cedera dan pendarahan.
  • Perhatikan tanda-tanda infeksi. Jika Anda menjalani operasi pengangkatan limpa, harap memperhatikan tanda-tanda infeksi (seperti demam).
  • Perhatikan peringatan dalam obat-obatan yang dijual bebas di pasaran. Obat yang bisa Anda dapatkan tanpa resep dokter, seperti aspirin dan ibuprofen (Advil, Motrin IB, dan lain-lain) dapat merusak fungsi trombosit.

Jika Anda memiliki pertanyaan, silakan diskusikan dengan dokter untuk mendapatkan solusi terbaik untuk Anda.

Hello Sehat Group tidak memberikan nasihat medis, diagnosis, ataupun perawatan.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

    Apakah artikel ini membantu Anda?
    happy unhappy"
    Sumber

    Yang juga perlu Anda baca

    Semua Hal yang Perlu Anda Tahu Seputar Lupus dan Kehamilan

    Lupus banyak terjadi pada wanita usia muda. Lantas, bisakah hamil jika memiliki lupus? Dan apa pengobatan yang aman untuk menangani lupus pada ibu hamil?

    Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
    Kehamilan & Kandungan, Kehamilan 04/10/2019 . 5 menit baca

    Apakah Seseorang dengan Penyakit Autoimun Tertentu, Bisa Mengalami Penyakit Autoimun Lainnya?

    Katanya, seseorang yang mengalami penyakit autoimun punya kecenderungan lebih besar untuk mengalami jenis penyakit autoimun lainnya. Benarkah demikian?

    Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
    Hidup Sehat, Fakta Unik 02/09/2019 . 6 menit baca

    Bisakah Penyakit Lupus Menyerang Anak-anak dan Remaja?

    Lupus adalah penyakit yang menyerang sistem kekebalan tubuh. Dapatkan penyakit lupus terjadi pada anak dan remaja? Dan apa saja penyebabnya?

    Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Aprinda Puji
    Kesehatan Anak, Parenting 13/08/2019 . 4 menit baca

    Aturan Pola Makan yang Mampu Meringankan Gejala Penyakit Autoimun

    Demi memulihkan kondisi, kadang dibutuhkan pengaturan pola makan harian yang tepat. Salah satunya yakni diet penyakit autoimun. Bagaimana aturannya?

    Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
    Nutrisi, Hidup Sehat 27/06/2019 . 5 menit baca

    Direkomendasikan untuk Anda

    komplikasi lupus

    Berbagai Komplikasi Lupus yang Mungkin Terjadi dan Harus Diwaspadai

    Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
    Dipublikasikan tanggal: 10/05/2020 . 6 menit baca
    sahur untuk autoimun

    Panduan Sahur untuk Penderita Penyakit Autoimun

    Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
    Ditulis oleh: Diah Ayu
    Dipublikasikan tanggal: 23/04/2020 . 4 menit baca
    mencegah lupus saat liburan

    Lupus Tak Jadi Penghalang Saat Liburan, Ini 5 Tips untuk Mencegahnya Kambuh

    Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
    Ditulis oleh: Diah Ayu
    Dipublikasikan tanggal: 29/12/2019 . 4 menit baca

    Mungkinkah Lupus Bisa Menimbulkan Komplikasi Pada Organ Paru?

    Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
    Dipublikasikan tanggal: 08/11/2019 . 9 menit baca