Hairy Cell Leukemia

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 11/05/2020 . Waktu baca 7 menit
Bagikan sekarang

Definisi

Apa itu hairy cell leukemia?

Hairy cell leukemia atau leukemia sel berambut adalah jenis kanker darah ganas yang langka, dan merupakan penyakit terkait sel B atau limfosit, sejenis sel darah putih yang melawan infeksi. Pada kondisi ini, sumsum tulang Anda membuat terlalu banyak sel B.

Nama ini merujuk pada tampilan sel yang seolah-olah seperti rambut di bawah mikroskop. Ketika jumlah sel leukemia meningkat, sel darah putih yang sehat jumlahnya lebih sedikit. Sementara itu, sel darah merah dan platelet diproduksi. 

Seberapa umum kondisi ini?

Hairy cell leukemia dianggap penyakit kronis karena tidak mungkin akan hilang sepenuhnya, meski telah melewati serangkaian perawatan selama bertahun-tahun. Leukemia ini lebih umum pada pria daripada wanita, biasanya pada usia paruh baya.  Sekitar 2% leukemia adalah hairy cell leukemia.

Anda bisa mengurangi peluang terkena leukemia sel rambut dengan mengurangi faktor risiko. Diskusikan dengan dokter untuk informasi lebih lanjut.

Tanda-tanda & gejala

Apa saja tanda-tanda dan gejala hairy cell leukemia?

Dikutip dari Mayo Clinic, beberapa orang mungkin tidak merasakan tanda dan gejala dari leukemia sel berambut, tapi tes darah untuk kondisi atau gangguan lain mungkin dapat mengidentifikasi penyakit ini. 

Biasanya, orang dengan leukemia sel berambut mengalami tanda dan gejala yang sangat mirip dengan kondisi lain. Karena termasuk jenis kanker darah langka, gejala kanker darah hairy cell leukemia adalah:

  • Mudah memar atau berdarah
  • Keringat berlebihan (terutama di malam hari)
  • Kelelahan 
  • Merasa kenyang walaupun hanya sedikit makan
  • Infeksi dan demam kambuhan
  • Sakit atau merasa penuh di perut bagian kiri atas
  • Kelenjar limfa membengkak
  • Tubuh melemah
  • Berat badan menurun

Beberapa tanda atau gejala mungkin ada yang tidak tercantum di atas. Jika merasa cemas tentang gejalanya, konsultasi ke dokter.

Kapan saya harus periksa ke dokter?

Jika mengalami tanda atau gejala di atas atau ingin bertanya, konsultasi ke dokter. Setiap tubuh bertindak berbeda satu sama lain. Diskusi dengan dokter untuk mendapatkan solusi terbaik untuk kondisi yang Anda alami.

Penyebab

Apa penyebab hairy cell leukemia?

Penyebab leukemia sel berambut tidak diketahui secara pasti. Namun, dokter menduga ada mutasi yang disebut dengan V600E pada gen tertentu yang menyebabkan leukemia sel berambut. 

Dalam kasus leukemia sel berambut, mutasi pada DNA menyebabkan sel induk sumsum tulang Anda membuat terlalu banyak sel darah putih yang tidak berfungsi dengan baik. Namun, dokter tidak tahu apa yang menyebabkan mutasi gen penyebab leukemia sel berambut. 

Faktor-faktor risiko

Apa yang membuat saya berisiko terkena kondisi ini?

Dilansir dari Institut Kanker Nasional Amerika Serikat, jenis kelamin dan umur mungkin memengaruhi risiko Anda terkena leukemia sel berambut. Memiliki faktor risiko tidak berarti Anda akan mengidap kanker, begitu juga sebaliknya. 

Kondisi ini lebih sering muncul pada pria berusia tua. Selain itu, ada beberapa faktor risiko yang bisa menyebabkan seseorang terkena hairy cell leukemia adalah:

  • Paparan radiasi. Orang yang terpapar radiasi, seperti yang bekerja di sekitar mesin X-ray dan tidak memakai peralatan pelindung yang memadai, mungkin memiliki risiko lebih tinggi mengembangkan hairy cell leukemia, tetapi ada bukti yang meyakinkan.
  • Paparan bahan kimia. Ada beberapa dugaan faktor risiko yang menyatakan bahwa terpapar bahan kimia tertentu dapat berperan pada pengembangan sel leukemia rambut.

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa orang dengan leukemia sel berambut mungkin meningkatkan risiko mengembangkan jenis kanker lain. Tidak jelas apakah risiko ini disebabkan oleh efek leukemia sel berambut pada tubuh atau karena obat yang digunakan untuk mengobati kondisi tersebut. 

Kanker lain yang ditemukan pada orang dengan leukemia sel berambut termasuk limfoma non-Hodgkin. 

Pengobatan

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter Anda.

Apa saja tes yang biasa dilakukan untuk mendiagnosis kondisi ini?

Dokter umumnya akan membuat diagnosis awal dari riwayat pengobatan, tes darah, dan pemeriksaan fisik. Diagnosis akhir tergantung pada penemuan sel darah putih dengan bentuk rambut yang khusus di dalam darah. 

Rujukan akan dibuat untuk spesialis darah (hematologis). Hematologis akan melakukan biopsi sumsum tulang. Dalam biopsi ini, hematologis mengambil sampel sumsum tulang untuk penelitian dengan mikroskop dan melaksanakan tes tambahan pada sampel sumsum tulang.

Analisis yang cermat terhadap hairy cell leukemia dalam sampel darah dan sumsum tulang Anda dapat mengungkapkan perubahan genetik dan kimia tertentu yang dapat memberikan gambaran dokter tentang harapan hidup dan perawatan tepat untuk Anda.

Apa saja pilihan pengobatan saya untuk hairy cell leukemia?

Pengobatan tidak selalu perlu dilakukan segera setelah hairy cell leukemia didiagnosis. Ini karena kanker tersebut berkembang dengan sangat lambat, atau bahkan tidak berkembang sama sekali, sehingga pengobatan bisa ditunda. 

Tidak ada obat untuk leukemia sel berambut. Namun, perawatan di bawah ini mungkin dapat membuat leukemia sel berambut berada pada masa remisi hingga bertahun-tahun. 

Kemoterapi 

Dokter akan memiliki obat kemoterapi sebagai perawatan pertama untuk hairy cell leukemia. Dua obat kemoterapi yang biasanya digunakan adalah:

  • Cladribine. Kebanyakan orang yang mengonsumsi obat ini mengalami remisi lengkap yang dapat bertahan selama beberapa tahun. Jika hairy cell leukemia kambuh, Anda dapat dirawat lagi dengan obat yang sama. 
  • Pentostatin. Obat ini menyebabkan tingkat remisi yang mirip dengan cladribine, tapi obat ini diberikan dengan jadwal yang berbeda. 

Terapi biologis

Terapi biologis bertujuan agar sel kanker lebih mudah dikenali oleh sistem kekebalan tubuh Anda. Setelah sistem kekebalan tubuh mengenali sel kanker sebagai pengganggu, itu dapat mulai menghancurkan kanker dalam tubuh Anda. 

Dua jenis perawatan biologis untuk menangani hairy cell leukemia adalah:

  • Rituximab. Jika obat kemoterapi tidak bekerja, dokter mungkin akan mempertimbangkan rituximab. Dokter juga dapat menggabungkan cladribine dan rituximab. 
  • Interferin. Anda mungkin dapat menerima perawatan ini jika kemoterapi tidak dapat dilakukan. Kebanyakan orang akan mengalami remisi selama satu tahun karena perawatan ini. 

Obat lain yang menargetkan sistem kekebalan tubuh mungkin disarankan jika kanker Anda kembali atau jika tubuh Anda tidak merespon perawatan standar. Uji klinis para ilmuwan sedang mempelajari terapi biologis baru untuk mengobati hairy cell leukemia. 

Operasi

Pembedahan untuk mengangkat limfa Anda (splenectomy) mungkin bisa menjadi pilihan jika limfa Anda pecah atau jika organ tersebut membesar dan menyebabkan rasa sakit. 

Splenectomy tidak umum digunakan untuk mengobati leukemia sel berambut, tetapi mungkin membantu dalam situasi tertentu. Setiap operasi dapat berisiko perdarahan dan infeksi. 

Pengobatan di rumah

Apa saja perubahan gaya hidup atau pengobatan rumahan yang dapat dilakukan untuk mengatasi leukimia sel berambut?

Gaya hidup dan pengobatan rumahan yang mungkin dapat membantu mengatasi leukemia sel berambut adalah

  • Periksa kembali penyakit Anda dengan tepat waktu untuk mengawasi perkembangan penyakit dan kondisi kesehatan Anda.
  • Ikuti instruksi dokter, gunakan obat sesuai nasihat dokter.

Bila ada pertanyaan, konsultasikanlah dengan dokter untuk solusi terbaik masalah Anda.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

    Apakah artikel ini membantu Anda?
    happy unhappy"
    Sumber

    Yang juga perlu Anda baca

    Tes Kesehatan untuk Menegakkan Diagnosis Kanker Ovarium

    Penegakkan diagnosis kanker ovarium harus melalui tes kesehatan yang sesuai. Lantas, tes apa saja yang digunakan sebagai cara mendeteksi kanker ovarium?

    Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Aprinda Puji
    Kanker, Kanker Ovarium 27/07/2020 . Waktu baca 6 menit

    Komplikasi yang Dapat Terjadi Akibat Penyakit dan Pengobatan Kanker Ovarium

    Komplikasi kanker ovarium bisa terjadi akibat penyakit maupun pengobatan yang dilakukan. Apa saja komplikasinya? Simak ulasannya berikut ini.

    Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Aprinda Puji
    Kanker, Kanker Ovarium 23/07/2020 . Waktu baca 6 menit

    Memahami Lebih Jauh Mengenai Stadium Kanker Ovarium

    Pengobatan kanker ovarium akan disesuaikan dengan stadium yang dimiliki pasien. Berikut penjelasan lebih lanjut mengenai stadium kanker ovarium.

    Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Aprinda Puji
    Kanker, Kanker Ovarium 20/07/2020 . Waktu baca 7 menit

    5 Gejala Kanker Ovarium yang Perlu Diwaspadai

    Penyakit kanker ovarium dapat menimbulkan berbagai gejala yang mungkin di antaranya Anda sepelekan. Memangnya, apa saja ciri-ciri kanker ovarium?

    Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Aprinda Puji
    Kanker, Kanker Ovarium 17/07/2020 . Waktu baca 6 menit

    Direkomendasikan untuk Anda

    pencegahan cara mencegah kanker ovarium

    Hal-hal yang Dapat Dilakukan untuk Mencegah Kanker Ovarium

    Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Aprinda Puji
    Dipublikasikan tanggal: 06/08/2020 . Waktu baca 6 menit
    makanan buah dan sayur yang baik dan bagus untuk pasien kanker ovarium

    Aturan dan Jenis Makanan yang Disarankan untuk Pasien Kanker Ovarium

    Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Aprinda Puji
    Dipublikasikan tanggal: 06/08/2020 . Waktu baca 5 menit
    prostatitis

    Prostatitis

    Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
    Ditulis oleh: Fajarina Nurin
    Dipublikasikan tanggal: 05/08/2020 . Waktu baca 10 menit
    pembengkakan prostat jinak adalah

    Pembesaran Prostat Jinak (BPH)

    Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
    Ditulis oleh: Risky Candra Swari
    Dipublikasikan tanggal: 05/08/2020 . Waktu baca 11 menit