Insufisiensi Vena

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 11 Mei 2020 . Waktu baca 6 menit
Bagikan sekarang

Definisi

Apa itu chronic venous insufficiency (CVI)?

Chronic venous insufficiency (CVI) adalah gangguan aliran darah dari pembuluh darah vena kaki ke jantung. Kondisi ini disebut juga insufisiensi vena kronik atau stasis vena kronis.

Pembuluh darah memiliki katup yang menjaga aliran darah tetap ke satu arah, yaitu ke jantung. Pada penderita insufisiensi vena, katup di pembuluh darah kaki tidak berfungsi dengan baik sehingga terjadi penumpukan cairan di kaki. Kondisi ini bisa berlanjut ke berbagai masalah lain, termasuk varises.

Seberapa umum kondisi ini?

CVI lebih umum terjadi pada wanita dibanding pria. Menurut The University of Chicago Medical Center, kondisi ini juga lebih mungkin terjadi pada wanita usia 40-49 dan pria usia 70-70. Namun, kondisi ini bisa dicegah dengan menghindari faktor-faktor pemicunya.

Gejala

Apa saja gejala chronic venous insufficiency (CVI)?

Ciri-ciri dan gejala CVI yang paling umum adalah:

  • Pembengakan pada kaki dan pergelangan kaki (edema)
  • Rasa sakit yang memburuk saat Anda berdiri, dan membaik saat kaki diangkat
  • Kram kaki
  • Rasa sakit di kaki, atau kaki terasa berat
  • Kaki gatal
  • Kaki lemah
  • Penebalan kulit di kaki atau pergelangan kaki
  • Perubahan warna pada kulit, terutama di area pergelangan kaki
  • Luka di kaki
  • Varises
  • Betis terasa kencang

Mungkin ada gejala yang tidak disebutkan di atas. Konsultasikan pada dokter untuk informasi tentang gejala lainnya.

Penyebab

Apa penyebab chronic venous insufficiency (CVI)?

Insufisiensi vena kronik biasanya disebabkan oleh trombosis vena dalam dan tekanan darah tinggi di pembuluh darah vena di kaki.

Faktor apa saja yang meningkatkan risiko saya mengalami chronic venous insufficiency (CVI)?

Ada banyak hal yang membuat seseorang lebih berisiko mengalami insufisiensi vena kronik, antara lain:

  • Adanya gumpalan darah
  • Adanya varises
  • Obesitas
  • Sedang hamil
  • Perokok
  • Memiliki kanker
  • Otot kaki lemah, atau pernah mengalami cedera kaki
  • Mengalami pembengkakan vena superfisial (phlebitis)
  • Ada anggota keluarga yang memiliki insufisiensi vena
  • Gaya hidup tidak aktif (berdiri atau duduk dalam waktu lama tanpa banyak bergerak dapat menimbulkan tekanan darah tinggi di vena kaki dan meningkatkan risiko Anda.

Diagnosis

Bagaimana cara mendiagnosis kondisi ini?

Dokter akan melakukan pemeriksaan fisik dan pengecekan riwayat medis Anda. Beberapa tes pencitraan juga mungkin dilakukan, termasuk venogram dan duplex ultrasound.

Venogram

Dokter akan menyuntikkan pewarna kontras ke pembuluh darah Anda untuk memperjelas tampilannya saat di-rontgen.

Duplex ultrasound

Ini adalah tes yang digunakan untuk mengukur kecepatan dan arah aliran darah di pembuluh darah. Kulit Anda akan dioles gel kemudian ditempelkan alat kecil bernama transducer, yang menggunakan gelombang suara untuk menampilkan gambaran aliran darah Anda ke komputer.

Bagaimana cara mengobati chronic venous insufficiency (CVI)?

Informasi di bawah ini tidak dapat dijadikan pengganti konsultasi medis. SELALU konsultasikan pada dokter untuk mendapat informasi tentang pengobatan.

Pengobatan untuk insufisiensi vena kronik akan bergantung pada banyak hal, yaitu penyebab, kondisi kesehatan Anda, dan riwayat medis Anda. Faktor lain yang akan dipertimbangkan dokter sebelum memulai pengobatan adalah:

  • Gejala spesifik yang Anda rasakan
  • Usia Anda
  • Tingkat keparahan kondisi Anda
  • Seberapa kuat toleransi Anda terhadap obat-obatan dan prosedur pengobtana

Pengobatan paling umum untuk CVI adalah stoking kompresi (compression stockings), yaitu stocking yang bisa mengatasi kaki varises atau bengkak, yang diresepkan dokter. Stocking elastik ini akan menekan pergelangan kaki dan kaki bagian bawah, membantu melancarkan aliran darah dan mengurangi pembengkakan.

Compression stockings tersedia dalam berbagai level dan ukuran. Dokter akan menentukan tipe dan ukuran mana yang paling sesuai untuk Anda.

Beberapa cara lain yang bisa dilakukan untuk mengatasi insufisiensi vena kronika adalah:

1. Melancarkan aliran darah

Cara melancarkan aliran darah yang bisa Anda lakukan:

  • Saat duduk atau tidur, angkat kaki Anda dan ganjal dengan bantal sehingga posisiny tetap di atas.
  • Gunakan compression stockings.
  • Hindari menyilangkan kaki saat duduk.
  • Olahraga teratur.

2. Obat-obatan

Obat-obatan yang bisa membantu mengatasi CVI adalah:

  • Diuretik, atau obat-obatan yang membuat tubuh Anda mengeluarkan lebih banyak cairan (biasanya lewat air seni).
  • Antikoagulan, atau obat-obatan yang mengencerkan darah.
  • Pentoxifylline, obat yang melancarkan aliran darah.

3. Operasi

Pada kondisi yang lebih serius, insufisiensi vena kronik membutuhkan operasi untuk mengobatinya. Operasi yang bisa dilakukan adalah:

Operasi memperbaiki pembuluh darah atau katup

  • Mengangkat pembuluh darah yang rusak.
  • Operasi endoskopik: Dokter akan memasukkan tabung tipis dengan kamera di dalamnya untuk membantu melihat dan mengikat varises.
  • Bypass vena: Transplantasi menggunakan pembuluh darah sehat yang diambil dari bagian lain di tubuh Anda. Prosedur ini biasanya digunakan hanya jika paha bagian atas terpengaruh, atau untuk kondisi yang sudah sangat parah dan tak bisa diobati dengan cara lain.
  • Operasi laser: Metode pengobatan baru ini menggunakan laser untuk mengurangi atau menutup kerusakan pada pembuluh darah, menggunakan cahaya. Prosedur ini tidak membutuhkan pembedahan.

Ambulatory phlebectomy

Prosedur ini adalah operasi pengangkatan varises. Dokter akan membius area kecil di kaki Anda, kemudian menusuk dan mengangkat bagian kecil varises. Prosedur ini bisa dilakukan dengan singkat tanpa perlu opname.

Sclerotherapy

Ini adalah pengobatan untuk insufisiensi vena kronik yang sudah parah. Dokter akan menyuntikkan bahan kimia ke pembuluh darah yang rusak, sehingga ia akan berhenti berfungsi. Efeknya, darah akan mengalir ke jantung melalui pembuluh darah yang lain, sedangkan pembuluh darah yang rusak akan pelan-pelan diserap oleh tubuh. Prosedur ini bisa digunakan jika pembuluh darah yang rusak berukuran kecil atau sedang.

Prosedur kateter

Pada kasus yang parah, dokter akan menggunakan kateter untuk pembuluh darah yang lebih besar. Kateter (tabung tipis) akan dimasukkan ke pembuluh darah, dipanaskan ujungnya, kemudian dilepaskan. Suhu panas tersebut akan membuat pembuluh darah menutup ketika kateter ditarik keluar.

Pencegahan

Apa yang bisa dilakukan untuk mencegah chronic venous insufficiency (CVI)?

Jika ada anggota keluarga Anda yang mengalami CVI, ada beberapa hal yang bisa Anda lakukan untuk mencegahnya terjadi pada Anda:

  • Jangan berdiri atau duduk di satu posisi yang sama selama waktu yang lama. Berdiri dan bergeraklah setiap sekian menit.
  • Jangan merokok.
  • Olahraga teratur.
  • Jaga berat badan supaya tidak berlebih.

Silakan konsultasikan pada dokter untuk informasi lebih lanjut.

Hello Health Group tidak menyediakan konsultasi medis, diagnosis, maupun pengobatan.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy
Sumber

Baca Juga:

    Yang juga perlu Anda baca

    Spider Veins di Wajah, Apa Penyebabnya dan Bagaimana Cara Mengatasinya?

    Perempuan paling rentan mengalami kemunculan pembuluh darah di wajah yang terlihat jelas seperti sarang laba-laba. Kenapa? Bagaimana cara mengatasinya?

    Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Aprinda Puji
    Hidup Sehat, Tips Sehat 5 September 2018 . Waktu baca 4 menit

    Stocking Khusus Ini Bisa Mengatasi Varises, Kaki Bengkak, dan Kondisi Lainnya

    Siapa sangka, cara mengatasi varises dan keluhan lainnya terkait pembuluh darah sebenarnya cukup sederhana, yaitu pakai stocking khusus dari dokter.

    Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: dr. Maggie Nathania
    Hidup Sehat, Tips Sehat 3 Januari 2018 . Waktu baca 4 menit

    Menghilangkan Varises dengan Skleroterapi: Apa Manfaat dan Risikonya?

    Jika terus dibiarkan, varises dapat menuai beragam masalah kesehatan serius. Skleroterapi dapat Anda jadikan cara menghilangkan varises yang membandel.

    Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Andisa Shabrina
    Hidup Sehat, Kecantikan 10 Oktober 2017 . Waktu baca 4 menit

    9 Masalah Kesehatan yang Paling Sering Menyerang Kaki (Mungkin Anda Juga Pernah)

    Kaki manusia memang menakjubkan dan kuat. Namun, kaki juga rentan mengalami berbagai masalah dan penyakit kaki berikut ini.

    Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Novi Sulistia Wati
    Hidup Sehat, Fakta Unik 19 September 2017 . Waktu baca 5 menit

    Direkomendasikan untuk Anda

    urat menonjol pada orang muda

    6 Penyebab Urat Anda Menonjol dan Terlihat Jelas di Kulit

    Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
    Dipublikasikan tanggal: 25 Agustus 2020 . Waktu baca 4 menit
    berat badan berlebihan obesitas berisiko varises

    Kenapa Orang yang Kelebihan Berat Badan Rentan Kena Varises?

    Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Aprinda Puji
    Dipublikasikan tanggal: 9 Mei 2019 . Waktu baca 4 menit
    mitos varises

    Meluruskan 6 Mitos Seputar Varises yang Masih Dipercaya Khalayak

    Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
    Dipublikasikan tanggal: 10 Desember 2018 . Waktu baca 5 menit
    sistem peredaran darah pada manusia

    Mengulik Lika-Liku Sistem Peredaran Darah Manusia

    Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Risky Candra Swari
    Dipublikasikan tanggal: 21 November 2018 . Waktu baca 5 menit