Bronkiektasis

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum

Definisi

Apa itu bronkiektasis?

Bronkiektasis adalah kerusakan permanen pada saluran bronkial paru-paru dan membesar secara abnormal. Saluran udara yang rusak kemudian menjadi “rumah” bagi bakteri dan lendir untuk menumpuk dalam paru-paru. Apabila bakteri dan lendir telanjur menyerang seluruh pertahanan perlindungan paru-paru bisa berakibat pada munculnya infeksi dan penyumbatan saluran pernapasan.

Bronkiektasis muncul saat dinding saluran pernapasan (bronkus) menebal sebagai hasil dari peradangan dan/atau infeksi kronis dan menyebabkan penumpukkan lendir.

Bronkiektasis dapat diobati, namun kerusakan yang terjadi tidak dapat disembuhkan. Anda tetap dapat menjalani hidup yang normal dengan perawatan yang tepat. Kondisi ini mungkin saja dapat kambuh suatu hari dan harus segera diatasi agar asupan oksigen tidak terputus ke seluruh tubuh.

Seberapa umum bronkiektasis?

Kondisi ini sangat umum terjadi. Umumnya, lebih banyak menyerang wanita dibandingkan pria. Bronkiektasis dapat terjadi pada orang dengan usia berapa pun. Penyakit ini dapat ditangani dengan mengurangi faktor-faktor risiko. Diskusikan dengan dokter untuk informasi lebih lanjut.

Tanda-Tanda dan Gejala

Apa saja tanda-tanda dan gejala bronkiektasis?

Gejala-gejala yang umum muncul apabila Anda terserang bronkiektasis adalah:

  • Batuk dengan dahak berwarna kuning atau hijau setiap hari
  • Sesak napas yang memburuk selama gejala kambuh
  • Merasa kelelahan, terutama saat gejala kambuh
  • Demam dan/atau menggigil, biasanya muncul saat gejala kambuh
  • Napas tersengal atau mengi selama gejala kambuh
  • Batuk darah atau lendir yang bercampur darah (hemoptisis)
  • Nyeri dada
  • Kulit yang membiru
  • Penurunan berat badan
  • Kelelahan
  • Penebalan kulit di bawah kuku dan kaki

Kemungkinan ada tanda-tanda dan gejala yang tidak disebutkan. Bila Anda memiliki kekhawatiran akan sebuah gejala tertentu, konsultasikanlah dengan dokter Anda.

Kapan saya harus periksa ke dokter?

Jika Anda memiliki tanda-tanda atau gejala-gejala di atas atau pertanyaan lainnya, konsultasikanlah dengan dokter Anda. Tubuh masing-masing orang berbeda. Jangan menyamakan keadaan Anda dengan orang lain hanya karena gejala yang timbul merupakan gejala yang sama. Selalu konsultasikan ke dokter untuk menangani kondisi kesehatan Anda.

Penyebab

Apa yang menyebabkan bronkiektasis?

Terdapat beberapa hal yang dapat menyebabkan kondisi ini, antara lain:

  • Infeksi pada paru-paru. Kondisi ini merupakan penyebab utama dari bronkiektasis, meliputi infeksi virus seperti flu dan infeksi bakteri seperti staph atau tuberkulosis.
  • Menghirup objek asing atau makanan
  • Humoral immunodeficiency (kadar protein yang melawan infeksi rendah pada darah)
  • Penyakit iritasi usus (penyakit Crohn’s dan kolitis ulseratif)
  • Penyakit rheumatologis (rheumatoid arthritis dan Sjögren’s disease)
  • Alpha1-antitrypsin deficiency (penyebab genetik PPOK pada beberapa orang)
  • Penyakit paru obstruktif kronis (PPOK) atau dalam bahasa Inggris disebut CPOD
  • Infeksi HIV. Defisiensi sistem imun manusia dapat menyebabkan berbagai penyakit infeksi yang menyebabkan bronkiektasis
  • Menghirup asam lambung
  • Asam lambung
  • Allergic bronchopulmonary aspergillosis (sejenis alergi inflamasi paru-paru)

Faktor Pemicu

Apa saja yang membuat saya berisiko terkena bronkiektasis?

Ada banyak faktor pemicu yang membuay Anda berisiko terkena kondisi ini, yaitu:

  • Tidak adanya atau disfungsi protein CFTR pada sel bronkial pada cystic fibrosis (CF)
  • Memiliki penyakit sistemik yang terkait dengan bronkiektasis seperti yang telah disebutkan di atas
  • Infeksi paru kronis atau parah (seperti tuberkulosis) yang merusak saluran pernapasan.

Diagnosis dan Pengobatan

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter Anda.

Bagaimana penyakit ini didiagnosis?

Dokter akan mendiagnosis penyakit ini melalui serangkaian pemeriksaan, seperti:

  • Mendengarkan paru-paru untuk memeriksa adanya suara abnormal atau bukti penyumbatan saluran pernapasan
  • Tes darah untuk mengidentifikasi infeksi
  • Tes dahak untuk memeriksa virus atau bakteri
  • Rontgen atau CT scan untuk melihat gambar paru-paru
  • Tes fungsi paru-paru untuk melihat seberapa baik udara mengalir ke paru-paru
  • Tes kulit purified protein derivative (PPD) untuk melihat adanya tuberkulosis
  • Aspergillus precipitins dan serum total IgE levels, untuk mendiagnosis ABPA
  • Tes pemeriksaan autoimun

Bagaimana cara mengatasi bronkiektasis?

Tidak ada obat khusus untuk bronkiektasis. Namun jika Anda memiliki perawatan langsung, hal ini dapat membantu Anda mengatasi kondisi. Tujuan utama perawatan adalah untuk menjaga infeksi dan sekresi bronkial di bawah kendali. Penting juga untuk mencegah terjadinya sumbatan saluran pernapasan lebih lanjut dan meminimalisir kerusakan paru.

Beberapa pengobatan yang umum digunakan untuk membantu mengatasi kondisi ini, antara lain:

  • Antibiotik. Antibiotik umum diresepkan untuk mengatasi bronkiektasis, guna mematikan bakteri yang sering kali menginfeksi bronkus.
  • Macrolides. Macrolides adalah sejenis antibiotik yang tidak hanya membunuh jenis bakteri tertentu namun juga mengurangi peradangan bronkus.
  • Obat pengencer lendir. Obat-obatan ini diberikan melalui nebulizer, yang dicampurkan dengan hypertonic saline solution sehingga menjadi partikel kecil dan dihirup ke dalam paru-paru. Obat diberikan melalui nebulizer membantu mengencerkan lendir pada bronkus agar dapat lebih mudah dikeluarkan.
  • Perangkat pengencer lendir. Perangkat ini memiliki kemampuan untuk mengeluarkan lendir. Beberapa alat ini membantu pasien mengembuskan udara ke perangkat yang menyebabkan udara menyebar pada bronkus, yang membantu menghancurkan lendir. Perangkat lain mudah dikenakan dan mengguncang dada untuk membantu mengencerkan lendir. Bicarakan dengan dokter apakah alat tersebut tepat untuk Anda.
  • Terapi oksigen
  • Rawat inap untuk ekskerbasi parah
  • Terapi operasi
  • Terapi kortikosteroid
  • Suplemen makanan

Pencegahan

Apa yang dapat saya lakukan di rumah untuk mencegah atau mengatasi bronkiektasis?

Berikut beberapa langkah yang dapat Anda lakukan di rumah untuk membantu mencegah atau menangani kondisi ini:

  • Ingatlah untuk mendapatkan perawatan sedini mungkin. Hal ini dapat mencegah bronkiektasis dari infeksi paru-paru.
  • Saat Anda keluar, hindari udara berpolusi dan lindungi paru-paru dari asap kimia.
  • Berhenti merokok penting untuk kesehatan paru-paru Anda.
  • Anda juga harus membawa anak ke dokter untuk vaksinasi terhadap flu, pertussis dan campak, karena kondisi tersebut telah dikaitkan dengan kondisi ini di masa dewasa.

Bila ada pertanyaan, konsultasikanlah dengan dokter untuk solusi terbaik masalah Anda.

Hello Health Group tidak memberikan nasihat medis, diagnosis, maupun pengobatan.

Share now :

Direview tanggal: Desember 13, 2018 | Terakhir Diedit: Desember 13, 2018

Yang juga perlu Anda baca