Blighted Ovum (Kehamilan Kosong)

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 26 Agustus 2020 . Waktu baca 8 menit
Bagikan sekarang

Definisi

Apa itu blighted ovum?

Blighted ovum (kehamilan kosong) atau hamil kosong adalah kondisi yang muncul ketika sel telur yang dibuahi menempel di dinding rahim, tapi tidak berkembang menjadi embrio. Sel berkembang membentuk kantung kehamilan, tetapi bukan embrio. 

Ketika seorang wanita hamil, telur yang sudah dibuahi menempel pada dinding rahim. Pada sekitar lima hingga enam minggu kehamilan, embrio seharusnya bertumbuh. Pada kondisi ini, embrio tidak berkembang. 

Kehamilan kosong biasanya terjadi dalam trimester pertama, sering kali sebelum wanita tahu kalau dia hamil. Tingkat abnormalitas yang tinggi biasanya menyebabkan tubuh wanita mengalami keguguran secara alami. 

Blighted ovum adalah sejenis keguguran. Namun, wanita mungkin melewatkan periode menstruasi dan memiliki tes kehamilan positif sama seperti wanita yang hamil normal.

Hal ini disebabkan oleh produksi hormon kehamilan yang dikeluarkan dari plasenta yang memicu beberapa gejala kehamilan.

Meskipun demikian, ketika plasenta berhenti tumbuh dan kadar hormon menurun, gejala kehamilan akan hilang. Pada saat ini, kram perut dan bintik-bintik ringan atau perdarahan mungkin mulai muncul.

Gejala

Apa saja gejala blighted ovum?

Blighted ovum adalah kondisi yang dapat terjadi pada awal kehamilan sebelum sebagian besar wanita tahu bahwa mereka hamil.

Kehamilan kosong dapat menyebabkan beberapa tanda kehamilan pada beberapa bulan pertama, yang membuat Anda percaya bahwa Anda masih hamil. 

Hasil tes kehamilan Anda mungkin positif karena embrio awal mengeluarkan hormon kehamilan, yaitu human chorionic gonadotropin (HCG), sampai embrio berhenti berkembang dan gagal ditanamkan. 

Anda mungkin mengalami gejala awal kehamilan, seperti: 

Namun, ketika embrio berhenti berkembang dan kadar hormon menurun, gejala kehamilan menghilang. Kemudian Anda akan merasakan tanda hamil kosong karena embrio berhenti berkembang.

Kapan harus pergi ke dokter?

Jika memiliki tanda atau gejala yang tercantum di atas, segera konsultasikan ke dokter. Selalu diskusikan dengan dokter tentang pilihan perawatan untuk mengatasi kondisi kehamilan kosong.

Penyebab

Apa penyebab blighted ovum?

Dikutip dari Miscarriage Association, dokter menduga blighted ovum adalah kondisi karena terdapat masalah pada perkembangan awal janin, seperti kerusakan kromosom.

Kehamilan kosong tidak disebabkan oleh apapun yang Anda dan pasangan lakukan atau tidak lakukan.

Sementara itu, dalam buku yang dipublikasikan National Center for Biotechnology Information, penyebab umum hamil kosong adalah genetik. Selain itu, berikut penyebab kehamilan kosong yang disebutkan dalam buku itu:

  • Fragmentasi DNA sperma (kerusakan DNA)
  • Status gizi atau Body Mass Index (BMI) yang berhubungan dengan obsesitas
  • Infeksi saluran reproduksi
  • Obat dan vaksin
  • Hormon
  • Gangguan endokrin
  • Konsumsi alkohol

Penyebab pasti kehamilan kosong tidak diketahui. Blighted ovum sering disebabkan oleh masalah yang berhubungan dengan gen dari sperma atau sel telur berkualitas buruk.

Terkadang, kehamilan kosong muncul karena pembelahan sel abnormal, yang memicu keguguran jika dikenal oleh tubuh.

Apakah stres dapat menyebabkan blighted ovum?

Melalui Mayo Clinic, dr. Yvonne Butler Tobah, menyebutkan stres parah berpengaruh pada kesehatan secara keseluruhan. Namun, tidak ada bukti bahwa stres menyebabkan keguguran. 

Sekitar 10 hingga 20 persen kehamilan berakhir keguguran. Namun, angka tersebut dipastikan lebih tinggi karena banyak kasus keguguran muncul sebelum wanita menyadari dirinya hamil.

Seringkali, keguguran pada masa awal kehamilan disebabkan oleh kelainan kromosom yang mengganggu perkembangan normal embrio. 

Jika Anda mengalami stres tinggi, segera hubungi tim medis untuk mendiskusikan solusinya.

Diagnosis

Bagaimana dokter melakukan diagnosis terhadap kondisi blighted ovum?

Kebanyakan wanita dengan blighted ovum akan mengira sedang hamil sampai gejala di atas muncul.

Tes kehamilan biasa tidak mampu mendiagnosis blighted ovum, maka dokter perlu menggunakan tes ultrasound untuk menentukan apakah kantung kehamilan kosong. 

Jenis keguguran ini biasanya ditemukan antara minggu ke-8 dan 13 kehamilan, kadang-kadang terdeteksi saat tes ultrasound awal. 

Pada jenis keguguran ini, kadar hormon kehamilan dalam tubuh Anda bisa tetap tinggi hingga beberapa waktu setelah bayi Anda meninggal.

Jadi, tes kehamilan bisa tetap positif dan Anda juga akan tetap mengalami gejala kehamilan, seperti payudara kencang, mual, dan kelelahan. 

Seseorang dapat salah didiagnosis kehamilan kosong jika didiagnosis pada usia kehamilan 8 minggu atau lebih cepat. Mereka biasanya harus menunggu setidaknya sampai usia kandungan 9 minggu (jika tidak ada komplikasi kehamilan).

Situasi klinis berbahaya dapat terjadi ketika diagnosis tidak terjawab. Perdarahan vagina berat dapat menyebabkan anemia saat hamil

Pengobatan

Informasi yang dijabarkan bukan pengganti bagi nasihat medis. SELALU konsultasi ke dokter Anda.

Pengobatan apa yang saya lakukan untuk mengatasi blighted ovum?

Setelah didiagnosis mengalami kehamilan kosong, Anda perlu mendiskusikan langkah selanjutnya dengan dokter yaitu perawatan.

Pengobatan dan perawatan blighted ovum adalah: 

Menunggu hingga gejala keguguran muncul dengan alami

Tunggu hingga jaringan mati sendiri yang ditandai dengan bercak darah. Anda juga bisa menunggu satu minggu lagi untuk melihat apakah ada tanda-tanda keberadaan janin dalam kantung rahim. 

Mengonsumsi obat-obatan

Obat-obatan yang perlu dikonsumsi seperti misoprostol (Cytotec), untuk memicu keguguran.

Ini adalah pilihan lain yang bisa Anda pertimbangkan dan diskusikan bersama dokter. 

Melakukan prosedur kuret 

Prosedur kuret  adalah cara untuk melebarkan serviks dan mengangkat isi rahim karena blighted ovum. Ahli patologi dapat memeriksa jaringan untuk mengkonfirmasi alasan keguguran. 

Jika terdiagnosis blighted ovum, dokter mungkin menyarankan Anda agar menunggu keguguran alami, daripada menjalani prosedur kuret untuk mengangkat jaringan plasenta.

Dipercaya bahwa tubuh wanita sanggup menghilangkan jaringan itu dengan sendirinya, dan tidak memerlukan prosedur operasi invasif dengan risiko komplikasi. 

Namun, Anda masih boleh memilih prosedur kuret bila berencana memeriksakan jaringan ke ahli patologi untuk menentukan alasan keguguran.

Lakukan pertimbangan sebelum memutuskan

Menggunakan obat-obatan seperti misoprostol pada basis pasien rawat jalan mungkin merupakan pilihan lain, tapi dengan adanya kemungkinan perdarahan dan efek samping.

Jika Anda memilih cara ini, Anda mungkin akan mengalami sakit atau kram yang dapat diobati. 

Usia kehamilan, riwayat kesehatan, dan kondisi emosional menjadi bahan pertimbangan sebelum Anda memutuskan langkah perawatan untuk kehamilan kosong.

Anda perlu mendiskusikan tentang efek samping dan risiko dari setiap pilihan yang ada. 

Meskipun tidak ada bayi dalam kondisi blighted ovum, telah terjadi kehilangan dalam kehamilan.

Keguguran bisa menjadi sangat sulit secara emosional, dan menunggu sampai akhir kehamilan bisa memakan waktu lebih lama dari yang diperkirakan. 

Atas alasan ini, beberapa wanita memilih melakukan pembedahan atau dengan pengobatan.

Sementara itu, beberapa wanita lain merasa tidak nyaman dengan pilihan-pilihan tersebut dan lebih suka membiarkan keguguran terjadi dengan alami. 

Langkah apa yang bisa saya lakukan untuk mencegah blighted ovum?

Sayangnya, pada kebanyakan kasus, hamil kosong tidak dapat dicegah. Beberapa pasangan akan melakukan tes genetika jika sering mengalami keguguran pada awal kehamilan. 

Kehamilan kosong biasanya hanya terjadi satu kali pada wanita, dan sangat langka jika wanita mengalami lebih dari sekali.

Kebanyakan dokter akan menyarankan pasangan menunggu 1 hingga 3 siklus menstruasi sebelum merencanakan kehamilan kembali. 

Komplikasi apa yang mungkin terjadi pada kehamilan saya selanjutnya?

Sama seperti jenis keguguran lainnya, tubuh dan emosi Anda membutuhkan waktu untuk pulih. Penting untuk diingat bahwa kebanyakan wanita yang pernah mengalami kehamilan kosong tetap dapat hamil dengan normal di kemudian hari. 

Anda dapat berdiskusi dengan dokter tentang berapa lama Anda perlu menunggu sebelum memutuskan untuk hamil kembali setelah keguguran.

Biasanya, dokter akan merekomendasikan tiga siklus menstruasi lagi, sehingga tubuh punya waktu cukup untuk pulih dan kembali siap untuk hamil. 

Dalam jangka waktu tersebut, fokuslah pada gaya hidup sehat untuk kesehatan tubuh dan jiwa Anda, seperti:

  • Makan teratur
  • Jauhkan diri dari stres
  • Olahraga
  • Konsumsi suplemen prenatal harian yang mengandung folat. 

Adakah tes tambahan yang perlu saya lakukan?

Mengalami satu kali hamil kosong tidak berarti Anda ditakdirkan untuk mengalaminya kembali di kemudian hari.

Namun, ada beberapa faktor yang berhubungan dengan keguguran jenis ini yang perlu Anda diskusikan dengan dokter. 

Faktor-faktor ini termasuk genetik, kualitas sel telur, dan kualitas sperma. Dokter mungkin akan merekomendasikan pemeriksaan untuk jenis-jenis kondisi ini. Pemeriksaan ini mungkin termasuk:

  • Preimplantation genetic screening (PGS), yaitu analisis genetik embrio yang dapat dilakukan sebelum implantasi ke dalam rahim. 
  • Analisis semen, yang digunakan untuk menentukan kualitas sperma. 
  • Follicle stimulating hormone (FSH) atau anti-mullerian hormone (AMH), yang dapat digunakan untuk membantu meningkatkan kualitas telur. 

Jika ingin bertanya, konsultasikan kepada dokter untuk lebih mengerti solusi terbaik bagi Anda.

Hello Health Group tidak memberikan nasihat kesehatan, diagnosis atau pengobatan.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy
Sumber

Baca Juga:

Yang juga perlu Anda baca

Kenali Gejala dan Bahaya Tekanan Darah Tinggi Setelah Melahirkan

Hipertensi atau tekanan darah tinggi setelah melahirkan dikenal dengan istilah postpartum preeklampsia. Apa saja gejala dan bahayanya? Cari tahu di sini.

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Hipertensi, Kesehatan Jantung 13 Oktober 2020 . Waktu baca 6 menit

Muncul Garis Hitam di Perut Saat Hamil, Apa Sih Artinya?

Saat hamil, Anda mungkin akan menemukan garis hitam di perut pada usia kehamilan yang mulai besar. Tapi, tidak semua ibu hamil punya garis ini. Mengapa?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Kehamilan & Kandungan, Kehamilan 13 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit

Awas! Ini Bahayanya Jika Ibu Kekurangan Yodium Saat Hamil

Tidak sedikit wanita hamil yang belum mengetahui pentingnya yodium. Padahal, kekurangan yodium saat hamil memiliki dampak yang buruk bagi janin.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Kehamilan & Kandungan, Kehamilan 7 Oktober 2020 . Waktu baca 3 menit

Apa Penyebab Anak dan Tantrum dan Bagaimana Cara Mengatasinya?

Tantrum pada anak bisa terjadi kapan pun di manapun, termasuk di tempat umum. Berikut cara untuk mengatasi dan mencegahnya di kemudian hari,

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Lika Aprilia Samiadi
Anak 1-5 Tahun, Parenting, Perkembangan Balita 2 Oktober 2020 . Waktu baca 10 menit

Direkomendasikan untuk Anda

ibu hamil makan daging kambing

Bolehkah Ibu Hamil Makan Daging Kambing?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Yuliati Iswandiari
Dipublikasikan tanggal: 21 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit
pekerjaan rumah tangga saat hamil

Pekerjaan Rumah Tangga Ini Dilarang Bagi Ibu Hamil

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 21 Oktober 2020 . Waktu baca 3 menit

Apa yang Terjadi Pada Bayi Jika Ibu Stres Saat Hamil?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Dipublikasikan tanggal: 15 Oktober 2020 . Waktu baca 5 menit
Konten Bersponsor
potret pasangan diskusi tentang persalinan normal dan caesar

Pahami Faktor Penentu Persalinan Caesar sebagai Persiapan Sambut si Kecil

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Willyson Eveiro
Dipublikasikan tanggal: 13 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit