Balanitis

Ditinjau secara medis oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 28/04/2020
Bagikan sekarang

Definisi

Apa itu balanitis?

Balanitis adalah pembengkakan dan rasa nyeri atau iritasi kulit dan kepala penis. Pada pria yang tidak disunat, area ini ditutupi oleh lipatan kulit yang dikenal sebagai kulup. Kondisi ini cenderung lebih sering terjadi pada pria yang tidak disunat. 

Balanitis dapat terasa sakit tapi bukanlah kondisi yang serius. Hal ini dapat disembuhkan dengan obat oles. 

Seberapa umumkah kondisi ini?

Balanitis adalah kondisi umum yang lebih berisiko terjadi pada pria yang belum disunat. Meskipun begitu, kondisi ini juga bisa terjadi pada pria yang sudah disunat. 

Anda dapat mencegah risiko terkena balanitis dengan mengurangi faktor risiko dan menjaga kebersihan diri dengan baik. Selalu  konsultasikan dengan dokter Anda untuk informasi lebih lanjut. 

Tanda-tanda & gejala

Apa saja tanda-tanda dan gejala balanitis?

Beberapa tanda dan gejala balanitis yang biasanya terjadi termasuk:

Jika balanitis tidak diobati, dapat mengganggu batang penis dan dapat menimbulkan lecet dan bisul. Kemungkinan ada tanda-tanda dan gejala yang tidak disebutkan di atas. Bila Anda memiliki kekhawatiran akan sebuah gejala tertentu, konsultasikanlah dengan dokter Anda.

Kapan saya harus periksa ke dokter?

Balanitis adalah penyakit yang tidak begitu serius tetapi bisa menjadi indikasi adanya penyakit lain yang lebih bermasalah, seperti infeksi yang ditularkan melalui hubungan seksual atau infeksi jamur. Hal ini perlu untuk diberitahukan kepada dokter Anda jika Anda memiliki tanda-tanda atau gejala balanitis. Jika bayi Anda mengalami balanitis, Anda harus segera membawanya ke dokter anak untuk diperiksa.

Penyebab

Apa penyebab balanitis?

Balanitis adalah peradangan yang biasanya disebabkan oleh infeksi atau kondisi kulit kronis. Kondisi ini sering terjadi karena disebabkan oleh kebersihan penis yang buruk pada pria yang tidak disunat. 

Dikutip dari Healthline, kebersihan buruk tersebut termasuk pada pembersihan yang tidak memadai atau justru terlalu banyak pembersihan. 

Balanitis sering disebabkan oleh pertumbuhan bakteri atau ragi yang berlebih. Kulup atau kulit khitan adalah tempat ideal bagi bakteri atau ragi untuk tumbuh karena dapat menjebak kelembapan di sekitar kepala penis. 

Luka pada ujung penis dapat menyebabkan pembengkakan dan rasa tidak nyaman. Selain itu, iritasi pada area tersebut juga adalah penyebab balanitis. Iritasi dapat disebabkan oleh kebiasaan buruk pada penis, seperti yang tertulis di bawah ini:

  • Tidak membilas sabun sepenuhnya dari penis setelah mandi
  • Menggunakan sabun beraroma untuk membersihkan penis Anda
  • Menggunakan sabun batangan yang dapat membuat kulit penis kering
  • Menggunakan lotion atau semprotan beraroma pada penis Anda

Beberapa obat pencahar, obat tidur, obat penghilang rasa sakit, dan antibiotik juga dapat menyebabkan balanitis sebagai efek samping. Selain itu, balanitis adalah kondisi yang juga dapat disebabkan oleh hal-hal di bawah ini:

Faktor-faktor risiko

Apa yang meningkatkan risiko saya untuk balanitis?

Ada banyak faktor risiko untuk Balanitis, seperti:

  • Kebersihan pribadi yang buruk
  • Infeksi jamur
  • Orang dengan arthritis reaktif
  • Pasien dengan diabetes yang tidak diobati atau glukosa darah yang tidak terkontrol ketika memiliki diabetes
  • Penyakit menular seksual seperti herpes atau gonore.

Komplikasi

Komplikasi apa yang mungkin terjadi dengan kondisi ini?

Segera lakukan perawatan untuk mengurangi kemungkinan Anda terkena komplikasi. Komplikasi yang mungkin terjadi jika balanitis tidak dirawat adalah:

  • Jaringan parut pada pembukaan penis
  • Kulup tercabut 
  • Pasokan darah yang tidak memadai ke penis

Dermatitis alergi dapat menjadi penyebab balanitis yang membuat Anda gatal-gatal, ruam, dan kulit yang meradang. Peradangan ini dapat menyebab jaringan parut. 

Jaringan parut pada penis dapat membuat pembukaannya sempit. Hal ini dapat menyebabkan ketidaknyamanan yang berkepanjangan hingga kesulitan buang air kecil.

Pengobatan

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter Anda.

Apa saja pilihan pengobatan saya untuk balanitis?

Pengobatan yang dilakukan tergantung pada usia, penyebab, dan apakah seseorang aktif secara seksual dan apakah telah disunat. Pengobatan dapat dilakukan dengan menarik ke belakang kulit ujung penis dan merendam daerah yang sakit ke dalam air hangat.

Kasus yang ringan juga membutuhkan krim antibiotik untuk daerah yang terkena balanitis. Pria dengan kasus yang lebih berat atau diabetes dapat mengonsumsi antibiotik. Kadang-kadang krim kortikosteroid diberikan untuk mengurangi pembengkakan. Pembedahan jarang dilakukan.

Waktu pemulihan tergantung pada penyebab dan gejala yang muncul pada pasien. Dalam kasus sederhana, gejala dapat pulih atau bahkan hilang dalam waktu 5 sampai 10 hari. Dalam kasus yang kompleks, pemulihan penuh mungkin memakan waktu lebih lama.

Dikutip dari Harvard Health Publishing, setelah pengobatan dimulai, Anda tidak perlu menghindari seks, meski kontak seksual dapat mengakibatkan radang pada area terkena. Pada kasus yang jarang terjadi, kontak seksual dapat menularkan infeksi bolak-balik di antara pasangan. 

Jika hal tersebut terjadi, pasangan Anda mungkin juga memerlukan pengobatan pada saat yang sama untuk mencegah episode balanitis lebih lanjut. 

Pada pria yang tidak disunat, sunat dapat mencegah infeksi berulang, terutama pada pria yang memiliki kulup ketat dan sulit ditarik.

Apa saja tes yang biasa dilakukan untuk mendiagnosis kondisi ini?

Untuk menentukan diagnosis yang tepat, dokter mungkin melakukan tes berikut:

Untuk menentukan diagnosis yang tepat, dokter mungkin melakukan tes berikut:

  • Riwayat medis dan pemeriksaan fisik
  • Tes laboratorium dari sampel kotoran untuk menentukan apakah infeksi diakibatkan jamur atau bakteri
  • Tes darah untuk menentukan apakah ada infeksi yang ditularkan melalui hubungan seksual

Pengobatan di rumah

Apa saja perubahan gaya hidup atau pengobatan rumahan yang dapat dilakukan untuk mengatasi balanitis?

Berikut adalah gaya hidup dan pengobatan rumahan yang dapat membantu Anda mengatasi balanitis:

Lakukan kebiasaan kebersihan pribadi yang baik

Hal ini dilakukan dengan cara membersihkan penis secara teratur dengan mendorong ke belakang kantung kelamin dan membersihkan ujung penis Anda.

Hindari iritasi

Ini bisa dilakukan dengan membersihkan penis menggunakan sabun yang berbahan kimia keras, krim pelembap atau pelumas.

Gunakan kondom

Selalu gunakan kondom saat berhubungan seks.

Gunakan sabun dengan bahan yang aman

Cobalah sabun yang kandungan bahannya aman dan lebih ringan untuk melihat apakah dapat membantu meringankan gejala.

Hubungi dokter jika mengalami kondisi darurat

Segera hubungi dokter jika Anda mengalami kondisi di bawah ini:

  • Pembengkakan menjadi parah bahkan setelah dilakukan pengobatan
  • Kondisi Anda belum membaik dalam jangka waktu 3 atau 4 hari
  • Anda mengalami kesulitan mengeluarkan urin atau jika Anda melihat darah atau nanah dalam urin Anda
  • Balanitis umumnya bisa kambuh kembali. Anda bisa melakukan sunat (jika belum pernah) bila Anda mengalami balanitis berulang kali.

Bila ada pertanyaan, konsultasikanlah dengan dokter untuk solusi terbaik masalah Anda.

Hello Health Group tidak memberikan nasihat medis, diagnosis, maupun pengobatan.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Apakah Neuropati pada Diabetesi Bisa Disembuhkan?

Meski belum ada pengobatan untuk menyembuhkan neuropati diabetik, pengidap diabetes dapat meringankan gejala dan menghambatnya menjadi lebih parah.

Ditinjau secara medis oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Roby Rizki

Pemanis Buatan dan Karbohidrat Ternyata Memengaruhi Sensitivitas Insulin

Ternyata perpaduan pemanis buatan dan karbohidrat dapat menjadi pengaruhi tingkat sensitivitas insulin seseorang. Seperti apa penjelasannya?

Ditinjau secara medis oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Winona Katyusha

Bagaimana Strip Test Gula Darah Bisa Mengetahui Kadar Gula Kita?

Penderita diabetes pasti sudah tidak asing dengan alat tes gula darah. Namun, tahukan Anda bagaimana sebuah strip bisa memberikan informasi sepenting itu?

Ditinjau secara medis oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Rena Widyawinata

3 Makanan Manis yang Aman Dikonsumsi Meski Didiagnosis Prediabetes

Mengurangi makanan manis untuk prediabetes memang merupakan suatu keharusan. Namun, bukan berarti Anda selamanya tidak boleh mengonsumsi makanan manis, lho.

Ditinjau secara medis oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Roby Rizki

Direkomendasikan untuk Anda

diabetesi

Tunda Dulu ke Rumah Sakit Selama Wabah, Ini Tips untuk Diabetesi Selama di Rumah

Ditinjau secara medis oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Roby Rizki
Dipublikasikan tanggal: 30/04/2020
manfaat jalan kaki bagi penderita diabetes

6 Manfaat Jalan Kaki untuk Penderita Diabetes

Ditinjau secara medis oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Ihda Fadila
Dipublikasikan tanggal: 26/04/2020
camilan untuk penderita diabetes

Apa Saja Camilan yang Boleh Dimakan Penderita Diabetes dalam Sehari?

Ditinjau secara medis oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Roby Rizki
Dipublikasikan tanggal: 24/04/2020
makanan untuk mencegah diabetes

Panduan Makan untuk Orang yang Punya Riwayat Diabetes

Ditinjau secara medis oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Roby Rizki
Dipublikasikan tanggal: 23/04/2020