Tiroidektomi Subtotal

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 11 Mei 2020 . Waktu baca 3 menit
Bagikan sekarang

Definisi

Apa itu kelenjar tiroid?

Kelenjar tiroid adalah kelenjar di leher yang menghasilkan hormon tiroksin yang berperan dalam  pengaturan  metabolisme  tubuh.  Aktivitas  kelenjar  ini  dapat  menjadi  terlalu  aktif sehingga menyebabkan beberapa gejala, seperti penurunan berat badan, berkeringat, dan masalah mata. Kondisi ini disebut dengan tirotoksikosis.

Kapan saya harus menjalani tiroidektomi subtotal?

Tiroidektomi subtotal adalah operasi yang mengangkat kelenjar tiroid tetapi meninggalkan sejumlah kecil jaringan tiroid. Hal ini dilakukan untuk mempertahankan beberapa fungsi tiroid  sehingga  kadar  hormon tiroid  yang diproduksi  kelenjar  dapat menurun  ke tingkat normal atau rendah.

Pencegahan & peringatan

Apa saja yang harus saya ketahui sebelum menjalani tiroidektomi subtotal?

Setelah  menjalani  lobektomi  atau  tiroidektomi  subtotal,  Anda  mungkin  akan  mengidap hipotiroidisme dan harus mengonsumsi obat tiroid seumur hidup.

Apakah ada alternatif selain operasi?

Obat‐obatan, seperti karbimazol atau propylthiouracil, dapat digunakan untuk mengontrol aktivitas tiroid. Selain itu, beberapa orang juga dapat menggunakan yodium radioaktif.

Proses

Apa yang harus saya lakukan sebelum menjalani tiroidektomi subtotal?

Operasi tiroid dilakukan di rumah sakit. Anda harus berpuasa selama beberapa jam setelah operasi hingga tengah malam. Setelah tiba di rumah sakit, Anda akan dipersiapkan ke ruang operasi. Sebelum operasi, dokter bedah akan melakukan pemeriksaan singkat dan menjawab setiap pertanyaan  yang Anda mungkin tanyakan.  Selain dokter  bedah, Anda  juga  akan bertemu dengan dokter anestesi yang akan memberikan anestesi sesuai kebutuhan.

Bagaimana proses tiroidektomi subtotal?

Operasi  ini  dilakukan  di  bawah  anestesi  umum  dan  biasanya  memakan  waktu  90  menit sampai dua jam. Dokter  bedah  akan  membuat  sayatan  di  leher  pada  salah  satu  lipatan  kulit,  kemudian mengangkat sebagian atau seluruh kelenjar tiroid.

Apa yang harus saya lakukan setelah menjalani tiroidektomi subtotal?

Setelah menjalani operasi, Anda diperbolehkan pulang ke rumah setelah satu sampai dua hari.Luka  mungkin  akan  pulih  setelah  dua  minggu  dan  Anda  dapat  kembali  bekerja  dan beraktivitas.Olahraga teratur juga terbukti dapat mempercepat proses penyembuhan. Namun sebelum memutuskan untuk berolahraga, sebaiknya mintalah saran dokter. Biasanya, Anda akan menerima jadwal kunjungan ke klinik selanjutnya. Dokter bedah akan mendiskusikan pengobatan atau penanganan lebih lanjut yang mungkin Anda butuhkan.

Komplikasi

Komplikasi apa yang bisa terjadi?

Setiap prosedur operasi pasti memiliki risiko tersendiri, begitu juga tiroidektomi subtotal. Dokter bedah akan menjelaskan segala macam risiko yang mungkin terjadi pasca operasi. Komplikasi umum yang dapat terjadi usai operasi  adalah  efek pasca pemberian  anestesi, perdarahan yang berlebihan, dan infeksi.

Risiko spesifik dari tiroidektomi jarang terjadi, namun risiko yang paling umum adalah:

● kerusakan saraf laring berulang (saraf ini terhubung ke pita suara)

● kerusakan pada kelenjar paratiroid (kelenjar yang mengontrol kadar kalsium dalam tubuh)
Rendahnya tingkat kalsium dapat dengan mudah diobati dengan asupan suplemen, tetapi pengobatan harus dimulai sesegera mungkin. Pastikan Anda memberi tahu dokter tiap kali Anda merasa gugup atau gelisah atau jika otot mulai berkedut. Gejala‐gejala ini merupakan tanda rendahnya kalsium dalam tubuh.

Hello Health Group tidak menyediakan nasihat medis, diagnosis, atau pengobatan.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy
Sumber

Baca Juga:

    Yang juga perlu Anda baca

    Berbagai Perawatan untuk Menjaga Kesehatan Kulit

    Walaupun tidak punya masalah atau penyakit, sebaiknya kulit dirawat sejak dini. Intip ragam perawatan untuk kulit agar lebih sehat.

    Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
    Ditulis oleh: Lika Aprilia Samiadi
    Kesehatan Kulit 18 September 2020 . Waktu baca 8 menit

    Transplantasi Ginjal

    Pelajari hal-hal yang perlu Anda ketahui sebelum menjalani transplantasi ginjal, mulai dari persiapan, proses, pemulihan, sampai risikonya di sini.

    Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
    Ditulis oleh: Lika Aprilia Samiadi
    Urologi, Ginjal 15 September 2020 . Waktu baca 11 menit

    Akantosis Nigrikans, Saat Kulit Menebal dan Menghitam Akibat Diabetes

    Akantosis nigrikans adalah gangguan kulit yang ditandai dengan kulit menebal dan menggelap. Kondisi ini bisa menjadi salah satu tanda diabetes.

    Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
    Ditulis oleh: Fidhia Kemala
    Penyakit Diabetes, Diabetes Tipe 2 8 September 2020 . Waktu baca 5 menit

    11 Cara Mencegah Diabetes yang Bisa Dilakukan Mulai Hari Ini

    Meski tak bisa disembuhkan, ada berbagai macam cara untuk mencegah diabetes. Tindakan pencegahan diabetes ini pun sangat sederhana. Apa saja?

    Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Aprinda Puji
    Penyakit Diabetes, Diabetes Tipe 2 8 September 2020 . Waktu baca 9 menit

    Direkomendasikan untuk Anda

    daging ayam belum matang

    4 Penyakit Akibat Makan Daging Ayam Belum Matang (Plus Ciri-cirinya)

    Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
    Dipublikasikan tanggal: 20 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit
    atrofi otot

    Informasi Lengkap Atrofi Otot, Mulai dari Gejala Hingga Pengobatan

    Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Annisa Hapsari
    Dipublikasikan tanggal: 18 Oktober 2020 . Waktu baca 7 menit
    pencegahan anemia

    7 Cara Mencegah Anemia yang Perlu Anda Lakukan

    Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
    Ditulis oleh: Fajarina Nurin
    Dipublikasikan tanggal: 2 Oktober 2020 . Waktu baca 7 menit
    terapi urine minum air kencing

    Terapi Urine dengan Minum Air Kencing, Benarkah Efektif?

    Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
    Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
    Dipublikasikan tanggal: 23 September 2020 . Waktu baca 8 menit