Operasi Perut Untuk Penyakit Crohn

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 11 Mei 2020 . Waktu baca 7 menit
Bagikan sekarang

Definisi

Apa itu operasi perut untuk penyakit Crohn?

Operasi untuk penyakit Crohn adalah pilihan pengobatan untuk meredakan gejala Anda. Tindakan ini mungkin melibatkan pengangkatan atau pengubahan bagian organ pencernaan Anda. Pembedahan biasanya dianjurkan bila pengobatan dan perawatan lainnya  gagal.

Penyakit Crohn adalah radang pada usus. Hal ini menyebabkan dinding usus Anda menebal, yang dapat memblokir makanan untuk lewat. Daerah yang terganggu dapat mengalami gangguan dalam penyerapan  nutrisi dari makanan. Usus kecil merupakan bagian yang paling sering terpengaruh tetapi setiap bagian dari usus Anda juga dapat meradang. Beberapa tanda  dan gejala mungkin termasuk:

  • nyeri perut  dan kram
  • diare
  • hilangnya berat badan
  • kelelahan
  • demam

Jika tidak diobati, gejala Anda mungkin menjadi lebih buruk dan menyebabkan komplikasi ke tubuh Anda. Bicarakan dengan dokter Anda untuk mendiskusikan pilihan pengobatan yang tepat untuk Anda.

Kapan saya perlu menjalani operasi perut untuk penyakit Crohn?

Anda kemungkinan besar membutuhkan operasi karena bagian dari usus Anda tersumbat. Beberapa bagian usus pada penyakit Crohn mengalami  siklus peradangan dan perbaikan. Seiring dengan waktu, bagian-bagian usus ini akan menjadi keras. Orang dengan penyumbatan usus mungkin mengalami muntah, distensi, dan nyeri perut ketika mereka makan. Jika penyumbatan memburuk dengan cepat, Anda mungkin akan membutuhkan operasi darurat.

Anda juga mungkin perlu melakukan operasi jika Anda memiliki:

  • fistula – sebuah lubang yang terbentuk dalam usus Anda atau antara usus dan organ lain, seperti kandung kemih
  • perdarahan pada usus Anda
  • lubang di usus Anda
  • abses – rongga berisi nanah yang dapat terbentuk dekat daerah anus atau tempat lain

Pencegahan & peringatan

Apa yang harus saya ketahui sebelum menjalani operasi perut untuk penyakit Crohn?

Sebelum menjalani operasi untuk penyakit Crohn, Anda harus tahu hal-hal berikut:

  • gejala Anda harus semakin mereda. Dokter Anda mungkin juga dapat mengurangi atau menghentikan pengobatan Anda.
  • risiko  termasuk bocornya usus Anda, infeksi di perut Anda, atau infeksi dekat luka dari operasi, pembekuan darah di tangan atau kaki, dan penyumbatan jangka pendek dalam usus Anda. Anda juga bisa mendapatkan “sindrom perut pendek.” Hal ini berarti usus Anda terlalu pendek untuk menyerap semua nutrisi yang Anda butuhkan.
  • penyakit Crohn dapat diobati dengan menggunakan obat-obatan, seperti meclizine, steroid, azathioprine dan infliximab. Obat-obatan ini memiliki efek samping dan dokter serta apoteker akan memberikan konsultasi yang tepat Anda
  • sangat penting untuk diketahui bahwa operasi tidak menyembuhkan penyakit Crohn. Setelah bagian yang sakit dari usus diangkat, Crohn dapat muncul kembali di beberapa bagian lain dari usus atau di tempat lain

Penting bagi Anda untuk mengetahui peringatan dan pencegahan sebelum melakukan operasi ini. Bila Anda memiliki pertanyaan, konsultasikan kepada dokter untuk informasi dan instruksi lebih lanjut.

Proses

Apa yang harus saya lakukan sebelum operasi perut untuk penyakit Crohn?

Operasi ini dilakukan di bawah bius total. Bius total akan melemaskan otot-otot di saluran pencernaan dan saluran napas Anda, yang membuat makanan dan asam akan tetap berada dalam perut Anda dan tak akan masuk ke paru-paru. Itulah mengapa, sangat penting untuk mengikuti petunjuk dokter tentang kapan harus berhenti makan dan minum sebelum operasi.

Dalam kebanyakan kasus, Anda harus mulai puasa sekitar enam jam sebelum prosedur Anda. Anda mungkin dapat minum cairan sampai beberapa jam sebelum operasi Anda.

Dokter mungkin akan meminta Anda untuk menggunakan obat-obatan tertentu dengan seteguk kecil air selama waktu puasa Anda. Diskusikan obat Anda dengan dokter.

Anda juga harus berbicara dengan dokter tentang obat harian Anda, suplemen dan kondisi lain dari tubuh untuk mempersiapkan diri sebelum operasi.

Bagaimana proses operasi perut untuk penyakit Crohn?

Operasi Anda tergantung pada lokasi penyakit dan keparahannya. Ada beberapa jenis operasi. Seperti:

  • strictureplasty, yang merupakan prosedur pembedahan untuk memperluas area yang sempit di usus kecil pada bagian yang terkena penyakit. Tidak ada bagian dari usus yang dihilangkan
  • resection, yang merupakan penghapusan bagian yang sakit dari usus
  • colectomy, yang merupakan pengangkatan usus besar. Rektum biasanya tidak terpengaruh. Bagian ini dapat dihubungkan ke usus kecil
  • proctocolectomy, yang merupakan pengangkatan usus besar dan rektum. Saluran airkotoran mengalir ke dalam kantong eksternal yang harus dikosongkan sepanjang hari.

Apa yang harus saya lakukan setelah operasi perut untuk penyakit Crohn?

Anda dapat pulang ke rumah setelah 5 sampai 10 hari. Bisa memakan waktu hingga tiga bulan bagi Anda sampai pulih sepenuhnya. Dianjurkan untuk melakukan hal berikut:

  • ikuti petunjuk pasca-operasi dari dokter Anda
  • pertahankan diet yang seimbang. Ini mencakup  makanan dari semua kelompok utama (biji-bijian, sayuran, buah, susu, dan daging dan kacang). Setelah menerima colectomy atau proctolectomy, dianjurkan untuk makan makanan rendah serat untuk 6 sampai 8 minggu pertama
  • berolahraga secara teratur. Ini akan membantu Anda untuk kembali ke aktivitas normal secepat mungkin. Sebelum Anda mulai berolahraga, minta persetujuan dokter Anda dulu.
  • minum banyak air. Ini akan membantu Anda tetap terhidrasi. Anda harus berusaha untuk minum sebanyak  8 sampai 10 gelas sehari
  • makan teratur dan jangan melewatkan makan. Perut kosong dapat menghasilkan gas
  • ketika menambahkan makanan baru untuk diet Anda, cobalah dengan makanan lain yang Anda tahu akan mudah dicerna
  • makanlah makanan dengan porsi kecil dan lebih sering. Ingatlah untuk selalu mengunyah secara menyeluruh
  • Anda dapat makan nasi, kentang, atau pasta sekali sehari untuk mengurangi frekuensi buang air besar dan iritasi
  • batasi makanan yang mengandung gula sederhana. Hal ini dapat membuat diare lebih buruk

Apabila Anda memiliki pertanyaan yang berkaitan dengan proses tes ini, konsultasikanlah kepada dokter Anda untuk pemahaman yang lebih baik.

Komplikasi

Komplikasi apa yang bisa terjadi?

Ada beberapa komplikasi yang mungkin terjadi setelah menjalani operasi perut untuk penyakit Crohn. Komplikasi ini mungkin termasuk:

  • infeksi di lokasi bedah
  • usus kecil mungkin mengalami penyumbatan  dari makanan atau dari jaringan parut. Jika penyumbatan adalah dari makanan, hal itu biasanya bersifat sementara dan akan membaik sendiri ketika makanan bergerak melalui usus. Jika tidak ada kotoran keluar dari stoma selama empat sampai enam jam, dan disertai dengan gejala kram dan/atau mual, Anda mungkin mengalami penyumbatan. Beri tahu  dokter jika Anda mengalami gejala-gejala tersebut
  • peradangan. Gejala mungkin termasuk diare, sakit perut, kram, peningkatan frekuensi buang air besar, demam, dehidrasi, dan nyeri sendi. Ini mungkin memerlukan pengobatan antibiotik. Silakan berkonsultasi dengan dokter Anda
  • penyumbatan usus kecil. Hal ini dapat menyebabkan sakit perut, mual, muntah, dan kram perut
  • abses pada panggul dan kantong fistula. Komplikasi ini jarang terjadi dan akan memerlukan pengobatan tambahan.

Jika Anda memiliki pertanyaan tentang kemungkinan komplikasi, silakan berkonsultasi dengan dokter Anda untuk informasi lebih lanjut.

Hello Health Group tidak menyediakan nasihat medis, diagnosis, atau pengobatan.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy
Sumber

Baca Juga:

    Yang juga perlu Anda baca

    Berbagai Perawatan untuk Menjaga Kesehatan Kulit

    Walaupun tidak punya masalah atau penyakit, sebaiknya kulit dirawat sejak dini. Intip ragam perawatan untuk kulit agar lebih sehat.

    Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
    Ditulis oleh: Lika Aprilia Samiadi
    Kesehatan Kulit 18 September 2020 . Waktu baca 8 menit

    Transplantasi Ginjal

    Pelajari hal-hal yang perlu Anda ketahui sebelum menjalani transplantasi ginjal, mulai dari persiapan, proses, pemulihan, sampai risikonya di sini.

    Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
    Ditulis oleh: Lika Aprilia Samiadi
    Urologi, Ginjal 15 September 2020 . Waktu baca 11 menit

    Akantosis Nigrikans, Saat Kulit Menebal dan Menghitam Akibat Diabetes

    Akantosis nigrikans adalah gangguan kulit yang ditandai dengan kulit menebal dan menggelap. Kondisi ini bisa menjadi salah satu tanda diabetes.

    Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
    Ditulis oleh: Fidhia Kemala
    Penyakit Diabetes, Diabetes Tipe 2 8 September 2020 . Waktu baca 5 menit

    11 Cara Mencegah Diabetes yang Bisa Dilakukan Mulai Hari Ini

    Meski tak bisa disembuhkan, ada berbagai macam cara untuk mencegah diabetes. Tindakan pencegahan diabetes ini pun sangat sederhana. Apa saja?

    Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Aprinda Puji
    Penyakit Diabetes, Diabetes Tipe 2 8 September 2020 . Waktu baca 9 menit

    Direkomendasikan untuk Anda

    daging ayam belum matang

    4 Penyakit Akibat Makan Daging Ayam Belum Matang (Plus Ciri-cirinya)

    Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
    Dipublikasikan tanggal: 20 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit
    atrofi otot

    Informasi Lengkap Atrofi Otot, Mulai dari Gejala Hingga Pengobatan

    Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Annisa Hapsari
    Dipublikasikan tanggal: 18 Oktober 2020 . Waktu baca 7 menit
    pencegahan anemia

    7 Cara Mencegah Anemia yang Perlu Anda Lakukan

    Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
    Ditulis oleh: Fajarina Nurin
    Dipublikasikan tanggal: 2 Oktober 2020 . Waktu baca 7 menit
    terapi urine minum air kencing

    Terapi Urine dengan Minum Air Kencing, Benarkah Efektif?

    Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
    Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
    Dipublikasikan tanggal: 23 September 2020 . Waktu baca 8 menit