Artroskopi Lutut

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 11 Mei 2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Definisi

Apa itu artroskopi lutut?

Artroskopi (bedah mikro) melibatkan pemeriksaan bagian dalam lutut Anda menggunakan teleskop yang dimasukkan melalui sayatan kecil yang dibuat pada kulit Anda. Dokter bedah Anda akan dapat menangani masalah yang terdeteksi selama pemeriksaan tersebut menggunakan instrumen bedah khusus.

Apa saja manfaat artroskopi?

Tujuan prosedur adalah untuk memastikan apa yang menjadi permasalahan yang dikeluhkan, dan bagi sebagian orang, masalah tersebut dapat langsung ditangani saat prosedur.

Kapan saya perlu menjalani artrosopi lutut?

Artroskopi direkomendasikan untuk permasalahan pada lutut, seperti:

  • sobekan meniscus: meniscus adalah bantalan sendi lutut yang mengapit tulang pembentuk lutut. Pembedahan dilakukan untuk memperbaiki atau mengangkat jaringan tersebut
  • sobekan atau kerusakan pada anterior cruciate ligament (ACL) atau posterior cruciate ligament (PCL)
  • pembengkakan (peradangan) atau kerusakan lapisan persendian. Lapisan ini disebut synovium
  • dislokasi tulang lutut (patella)
  • pecahan tulang rawan yang tersangkut di persendian
  • pengangkatan Baker’s cyst. Pembengkakan di belakang lutut ini diisi oleh cairan. Terkadang masalah muncul saat pembengkakan dan rasa nyeri akibat peradangan disebabkan oleh gangguan lain, sperti arthritis
  • retak tulang lutut

Pencegahan & peringatan

Apa yang harus saya ketahui sebelum melakukan artroskopi lutut?

Jika cakupan pekerjaan Anda meliputi pekerjaan kasar, mungkin akan dibutuhkan waktu lama dalam proses pemulihan sebelum Anda dapat kembali bekerja. Diskusikan dengan dokter Anda mengenai kapan waktu yang tepat untuk Anda kembali bekerja

Hasil prosedur akan dapat dipastikan dari tingkat kerusakan lutut Anda. Contohnya, jika tulang rawan artikular dalam lutut Anda aus sepenuhnya, peluang untuk pemulihan total akan tidak memungkinkan. Anda mungkin harus mengubah pola hidup Anda dan membatasi aktivitas sehari-hari dan mencari alternatif olahraga ringan yang tidak akan membuat cedera kambuh di kemudian hari.

Apakah ada alternatif lain selain artroskopi lutut?

Masalah pada persendian dapat didiagnosis menggunakan tes medis lain, seperti CT dan CT Scan. Namun, Anda mungkin akan membutuhkan artroskopi untuk menangani masalah tersebut.

Proses

Apa yang harus saya lakukan sebelum artroskopi lutut?

Prosedur ini dilakukan setelah Anda diberikan anestesi, lokal atau total. Anda akan diberikan instruksi lengkap mengenai hal-hal apa saja yang harus dilakukan menjelang prosedur, termasuk apakah Anda dapat mengonsumsi makanan tertentu beberapa jam sebelum pembedahan. Umumnya, Anda akan diminta untuk berpuasa makan 6 jam sebelum artroskopi. Anda akan diperbolehkan untuk meminum cairan, seperti kopi, sampai beberapa jam sebelum prosedur.

Bagaimana proses artroskopi lutut?

Prosedur pembedahan berlangsung sekitar 30 – 45 menit.

Dokter bedah akan memeriksa persendian. Kemudian, dokter akan membilas jaringan yang kendur akibat persendian aus. Sangat mungkin bagi dokter bedah Anda untuk memotong atau memperbaiki sobekan tulang rawan tanpa harus membuat irisan besar.

Apa yang harus saya lakukan setelah artroskopi lutut?

Anda dapat langsung kembali ke rumah setelah menjalani pembedahan. Jika terjadi pembengkakan kecil pascaoperasi, ini adalah hal yang umum untuk beberapa minggu ke depan. Berjalan akan sedikit terasa tidak nyaman

Olahraga rutin akan membantu Anda mengembalikan kekuatan Anda untuk menjalani aktivitas sehari-hari. Sebelum memulai, minta saran kepada tim dokter seputar olahraga yang cocok untuk Anda.

Kebanyakan orang pada umumnya akan mengalami peningkatan signifikan dan cepat kembali ke rutinitas normal. Dokter Anda akan dapat mengetahui jika Anda berpeluang memiliki masalah lebih lanjut pada lutut Anda.

Komplikasi

Komplikasi apa yang bisa terjadi?

Komplikasi Umum

  • rasa nyeri
  • perdarahan
  • infeksi pada area pembedahan (luka)
  • jaringan parut ringan
  • penggumpalan darah
  • sulit urinasi

Komplikasi Spesifik

  • kerusakan saraf lutut
  • timbul benjolan di bawah luka bedah
  • infeksi pada persendian lutut
  • rasa sakit amat sangat, lengan kaku, dan kehilangan kontrol lutut Anda (complex regional pain syndrome)

Hello Health Group tidak menyediakan nasihat medis, diagnosis, atau pengobatan.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy
Sumber

Baca Juga:

    Yang juga perlu Anda baca

    Berbagai Perawatan untuk Menjaga Kesehatan Kulit

    Walaupun tidak punya masalah atau penyakit, sebaiknya kulit dirawat sejak dini. Intip ragam perawatan untuk kulit agar lebih sehat.

    Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
    Ditulis oleh: Lika Aprilia Samiadi
    Kesehatan Kulit 18 September 2020 . Waktu baca 8 menit

    Transplantasi Ginjal

    Pelajari hal-hal yang perlu Anda ketahui sebelum menjalani transplantasi ginjal, mulai dari persiapan, proses, pemulihan, sampai risikonya di sini.

    Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
    Ditulis oleh: Lika Aprilia Samiadi
    Urologi, Ginjal 15 September 2020 . Waktu baca 11 menit

    Akantosis Nigrikans, Saat Kulit Menebal dan Menghitam Akibat Diabetes

    Akantosis nigrikans adalah gangguan kulit yang ditandai dengan kulit menebal dan menggelap. Kondisi ini bisa menjadi salah satu tanda diabetes.

    Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
    Ditulis oleh: Fidhia Kemala
    Penyakit Diabetes, Diabetes Tipe 2 8 September 2020 . Waktu baca 5 menit

    11 Cara Mencegah Diabetes yang Bisa Dilakukan Mulai Hari Ini

    Meski tak bisa disembuhkan, ada berbagai macam cara untuk mencegah diabetes. Tindakan pencegahan diabetes ini pun sangat sederhana. Apa saja?

    Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Aprinda Puji
    Penyakit Diabetes, Diabetes Tipe 2 8 September 2020 . Waktu baca 9 menit

    Direkomendasikan untuk Anda

    daging ayam belum matang

    4 Penyakit Akibat Makan Daging Ayam Belum Matang (Plus Ciri-cirinya)

    Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
    Dipublikasikan tanggal: 20 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit
    atrofi otot

    Informasi Lengkap Atrofi Otot, Mulai dari Gejala Hingga Pengobatan

    Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Annisa Hapsari
    Dipublikasikan tanggal: 18 Oktober 2020 . Waktu baca 7 menit
    pencegahan anemia

    7 Cara Mencegah Anemia yang Perlu Anda Lakukan

    Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
    Ditulis oleh: Fajarina Nurin
    Dipublikasikan tanggal: 2 Oktober 2020 . Waktu baca 7 menit
    terapi urine minum air kencing

    Terapi Urine dengan Minum Air Kencing, Benarkah Efektif?

    Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
    Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
    Dipublikasikan tanggal: 23 September 2020 . Waktu baca 8 menit