Abdominoplasty

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 11 Mei 2020 . Waktu baca 5 menit
Bagikan sekarang

Definisi

Apa itu abdominoplasty?

Abdominoplasty, atau ‘tummy tuck’, adalah operasi kosmetik yang meratakan perut dengan menghapus lemak ekstra dan kulit, dan mengencangkan otot-otot di dinding perut Anda.

Kapan saya perlu menjalani abdominoplasty?

Anda mungkin memilih untuk menjalani operasi perampingan perut jika Anda memiliki kulit yang terakumulasi di sekitar kawasan pusar Anda dan dinding perut bagian bawah yang lemah. Tummy tuck juga dapat memperbaiki kepercayaan diri terkait tubuh Anda. Untuk lebih spesifik,

  • tindakan tummy tuck cocok untuk pria dan wanita yang berada dalam kesehatan yang baik
  • wanita yang pernah mengalami beberapa kehamilan dapat melakukan prosedur ini yang dapat berguna untuk mengencangkan otot perut dan mengurangi kulit berlebih
  • tindakan tummy tuck juga merupakan pilihan untuk pria atau wanita yang dulunya gemuk dan masih memiliki timbunan lemak berlebih atau kulit longgar di sekitar perut.

Pencegahan & peringatan

Apa yang harus saya ketahui sebelum menjalani abdominoplasty?

Tindakan tummy tuck bukan untuk semua orang. Dokter Anda mungkin akan lebih berhati-hati terhadap tindakan bedah tummy tuck jika Anda:

  • memiliki rencana penurunan berat badan yang cukup besar atau mempertimbangkan kehamilan berikutnya
  • memiliki kondisi kronis yang parah, seperti penyakit jantung, diabetes atau sindrom iritasi usus besar
  • merokok

Penting bagi Anda untuk mengetahui peringatan dan pencegahan sebelum melakukan operasi ini. Bila Anda memiliki pertanyaan, konsultasikan kepada dokter untuk informasi dan instruksi lebih lanjut.

Proses

Apa yang harus saya lakukan sebelum abdominoplasty?

Langkah pertama adalah memilih dokter bedah dan kunjungi dokter tersebut untuk konsultasi.

Sebelum melakukan operasi, Anda perlu menyiapkan kondisi di rumah Anda. Anda dapat meminta dokter bedah Anda untuk menginformasikan apa saja yang perlu dipersiapkan.

Anda juga akan membutuhkan seseorang untuk mengantar Anda pulang setelah operasi pengencangan perut. Jika Anda hidup sendiri, Anda akan membutuhkan seseorang untuk tinggal bersama Anda setidaknya untuk malam pertama. Buatlah rencana untuk hal itu.

Bagaimana proses abdominoplasty?

Operasi ini dilakukan di bawah bius total dan biasanya memakan waktu dua sampai lima jam.

Ada dua jenis Abdominoplasty, termasuk:

  • Abdominoplasty penuh, yang menghilangkan kelebihan kulit dan mengencangkan otot-otot pada seluruh daerah perut, termasuk di sekitar pusar
  • Abdominoplasty parsial, yang menghilangkan kelebihan kulit di bawah pusar dan mengencangkan otot-otot perut bagian bawah saja

Secara umum, abdominoplasty penuh biasanya melibatkan proses berikut:

  1. dokter bedah membuat sayatan horizontal, sayatan melengkung dekat garis rambut kemaluan dari satu sisi pinggul ke yang lain.
  2. kulit dan jaringan lemak diangkat dari jaringan di bawahnya
  3. dokter bedah akan menjahit dan mengencangkan otot yang kendur atau otot perut yang memisah
  4. kelebihan lemak dihilangkan
  5. kulit berlebih akan dipotong
  6. posisi pusar disesuaikan
  7. kuka-luka ditutup dengan jahitan, perekat, atau klip.

Apa yang harus saya lakukan setelah abdominoplasty?

Jika Anda menjalani operasi tummy tuck parsial atau lengkap, daerah yang dioperasi akan dijahit dan diperban. Penting untuk mengikuti semua instruksi dokter bedah Anda tentang cara merawat perban pada hari-hari setelah operasi.

Anda akan harus sangat membatasi aktivitas berat selama sedikitnya enam minggu.

Anda mungkin perlu waktu hingga satu bulan cuti setelah operasi untuk memastikan pemulihan yang tepat. Dokter Anda akan memberi tahu Anda tentang apa yang perlu Anda lakukan atau yang tidak boleh dilakukan.

Apabila Anda memiliki pertanyaan yang berkaitan dengan proses tes ini, konsultasikanlah kepada dokter Anda untuk pemahaman yang lebih baik.

Komplikasi

Komplikasi apa yang bisa terjadi?

Semua operasi memiliki beberapa risiko. Sejumlah komplikasi yang mungkin dari abdominoplasty meliputi:

  • risiko anestesi termasuk reaksi alergi, yang mungkin (jarang) berakibat fatal
  • risiko bedah seperti perdarahan atau infeksi
  • penggumpalan darah yang dapat menyebabkan komplikasi kardiovaskular fatal seperti serangan jantung, trombosis vena dalam atau stroke
  • paru-paru rusak
  • cairan menggumpal di bawah luka
  • kematian jaringan di sepanjang luka atau kulit yang dihilangkan
  • kerusakan saraf sensorik, yang dapat menyebabkan mati rasa berkepanjangan atau permanen
  • mati rasa pada paha – ini biasanya bersifat sementara
  • pembengkakan berkepanjangan
  • asimetri (ketidakrataan) dari kulit atau pusar
  • pusar tidak berfungsi
  • bekas luka yang tidak terlihat, meradang atau gatal
  • operasi lanjutan untuk mengobati komplikasi

Ini bukanlah daftar lengkap. Riwayat kesehatan serta gaya hidup Anda dapat meningkatkan risiko Anda terhadap komplikasi lainnya. Misalnya, pasien dengan berat badan lebih mungkin dapat menderita infeksi dada. Anda perlu berbicara dengan dokter bedah Anda untuk informasi lebih lanjut.

Jika Anda memiliki pertanyaan tentang kemungkinan komplikasi, silakan berkonsultasi dengan dokter Anda untuk informasi lebih lanjut.

Hal-hal yang perlu diingat

Tindakan Abdominoplasty atau ‘tummy tuck’ adalah jenis operasi yang dilakukan untuk mengencangkan otot-otot longgar, menghilangkan lemak dan kelebihan kulit longgar dari perut. Banyak ahli bedah menyarankan Abdominoplasty harus dipertimbangkan hanya setelah berat badan ideal sudah dicapai melalui diet dan olahraga, sehingga operasi ini hanya untuk mengencangkan kelonggaran saja.

Melakukan abdominoplasty tidak akan menghentikan Anda untuk mendapatkan berat badan berlebih di masa depan. Lebih baik berbicara dengan dokter bedah Anda tentang risiko dan manfaat dari Abdominoplasty, dan apa hasil yang dapat Anda harapkan.

Hello Health Group tidak menyediakan nasihat medis, diagnosis, atau pengobatan.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy
Sumber

Baca Juga:

    Yang juga perlu Anda baca

    Terapi Urine dengan Minum Air Kencing, Benarkah Efektif?

    Terapi urine dengan minum air kencing yang terdengar menjijikkan telah dipercaya sejak berabad-abad lalu. Apakah manfaatnya?

    Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
    Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
    Urologi, Kandung Kemih 23 September 2020 . Waktu baca 8 menit

    Berbagai Perawatan untuk Menjaga Kesehatan Kulit

    Walaupun tidak punya masalah atau penyakit, sebaiknya kulit dirawat sejak dini. Intip ragam perawatan untuk kulit agar lebih sehat.

    Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
    Ditulis oleh: Lika Aprilia Samiadi
    Kesehatan Kulit 18 September 2020 . Waktu baca 8 menit

    Transplantasi Ginjal

    Pelajari hal-hal yang perlu Anda ketahui sebelum menjalani transplantasi ginjal, mulai dari persiapan, proses, pemulihan, sampai risikonya di sini.

    Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
    Ditulis oleh: Lika Aprilia Samiadi
    Urologi, Ginjal 15 September 2020 . Waktu baca 11 menit

    Akantosis Nigrikans, Saat Kulit Menebal dan Menghitam Akibat Diabetes

    Akantosis nigrikans adalah gangguan kulit yang ditandai dengan kulit menebal dan menggelap. Kondisi ini bisa menjadi salah satu tanda diabetes.

    Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
    Ditulis oleh: Fidhia Kemala
    Penyakit Diabetes, Diabetes Tipe 2 8 September 2020 . Waktu baca 5 menit

    Direkomendasikan untuk Anda

    nyeri atau sakit punggung

    Nyeri Punggung, Ketahui Penyebab Hingga Pengobatan yang Efektif

    Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Annisa Hapsari
    Dipublikasikan tanggal: 27 Oktober 2020 . Waktu baca 10 menit
    daging ayam belum matang

    4 Penyakit Akibat Makan Daging Ayam Belum Matang (Plus Ciri-cirinya)

    Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
    Dipublikasikan tanggal: 20 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit
    atrofi otot

    Informasi Lengkap Atrofi Otot, Mulai dari Gejala Hingga Pengobatan

    Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Annisa Hapsari
    Dipublikasikan tanggal: 18 Oktober 2020 . Waktu baca 7 menit
    pencegahan anemia

    7 Cara Mencegah Anemia yang Perlu Anda Lakukan

    Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
    Ditulis oleh: Fajarina Nurin
    Dipublikasikan tanggal: 2 Oktober 2020 . Waktu baca 7 menit