Pentingnya Cairan Pada Menu Makan Anak Anda

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh:

Keseimbangan antara pemasukan dan pengeluaran cairan penting bagi kesehatan dan untuk mencegah dehidrasi. Anak-anak hingga usia 2 tahun sangat bergantung pada orang yang merawatnya untuk asupan cairan. Mereka mungkin tidak bisa memberi tahu Anda saat mereka haus, jadi, menawarkan cairan secara rutin itu penting.

Pada enam bulan pertama, bayi Anda tidak memerlukan minuman lain selain ASI atau susu formula. Dua jenis minuman ini mengandung cairan yang cukup untuk menghentikan dehidrasi, meski pada cuaca panas.

Saat anak Anda mencapai usia enam bulan, Anda dapat memberinya air matang atau air botolan (air murni, bukan air mineral) dalam jumlah sedikit, apabila diperlukan.

Dibawah adalah beberapa fakta mengenai cairan.

Untuk bayi dan balita:

  • Apabila bayi Anda berusia di bawah satu tahun, dia hanya bisa diberi ASI, susu formula atau air. Cairan lain tidak diperlukan atau disarankan.
  • Dari usia enam bulan Anda dapat memberi bayi Anda air matang yang didinginkan apabila dia terlihat haus.
  • Bayi dan balita tidak memerlukan sari buah, maupun minuman berkarbonasi, termasuk air mineral atau air soda. Beri ia minum air murni, bukan air mineral.
  • Minuman ringan dan teh herbal tidak baik untuk bayi dan balita.
  • Pada usia 12 bulan Anda dapat memberikan anak Anda susu sapi yang dipasteurisasi.
  • Susu rendah lemak tidak disarankan untuk balita dan anak-anak

Untuk anak-anak:

  • Anak Anda memerlukan minuman lebih banyak dan lebih sering.
  • Tawarkanlah minuman setiap memberikan makanan atau camilan.
  • Sebagai panduan umum: anak Anda memerlukan sekitar 1 hingga 1,5 liter cairan per hari. Ini sama dengan empat hingga enam gelas air.
  • Air adalah cairan terbaik yang harus diminum anak Anda. Air sangat penting untuk keseimbangan cairan dan dia harus didukung untuk membiasakan minum air sejak dini.

Pentingnya air

Air adalah pilihan terbaik karena air memiliki banyak manfaat kesehatan dan menghilangkan dahaga tanpa tambahan gula dan aditif lain. Apabila Anda terbiasa memberikan minuman bergula, anak Anda tidak akan mau minum air biasa karena mereka sudah terbiasa minum minuman manis.

Tips-tips berikut ini dapat membantu untuk membuat air menjadi cairan pilihan untuk anak Anda:

  • Pastikan air tersedia dan mudah diambil oleh anak Anda. Pastikan anak Anda memiliki botol minum yang menarik.
  • Tawarkan air setiap kali anak makan atau ngemil.
  • Sediakan air di meja makan pada waktu makan dan waktu makanan ringan.
  • Simpan air dingin di dalam tempat air di kulkas dan tambahkan irisan lemon atau jeruk atau setangkai daun mint.
  • Apabila Anda menawarkan sari buah, tawarkan dalam gelas, bukan di dalam botol yang bisa diminum sepanjang hari.
  • Saat cuaca panas, bekukan beberapa potongan buah di dalam cetakan es dan tambahkan ini ke dalam air pada waktu makan.
  • Bawa botol berisi air minum saat berpergian dengan anak Anda.

Pantau Perkembangan Anak Anda Dapatkan update mingguan di email Anda
untuk memantau perkembangan si kecil.
Error message goes here
Daftar
*Dengan mendaftar, saya setuju dengan Syarat & Ketentuan Hello Sehat.
Anak anda: [num] bulan Kami siap memandu Anda dalam perjalanan sebagai orangtua. Email pertama untuk Anda akan segera dikirim. Silakan klik tautan yang sudah kami kirim ke email Anda sebagai konfirmasi bahwa alamat email Anda sudah benar.
Sebelum mulai, silakan baca ini dulu:
Yang juga perlu Anda baca