Prenatal Yoga vs Prenatal Pilates: Mana yang Lebih Cocok untuk Anda?

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum.

Ada banyak manfaat yang bisa Anda raup jika Anda rajin olahraga saat hamil. Bahkan, berdasarkan pedoman Exercise during Pregnancy yang diterbitkan oleh JAMA (Journal of American Medicine Association) tahun 2011, kehamilan merupakan waktu yang tepat apabila Anda ingin mulai berolahraga kembali ataupun untuk yang baru pertama kali. Dari sekian banyak jenis olahraga yang bisa Anda lakukan selama hamil, prenatal yoga dan prenatal pilates adalah dua tren yang belakangan ini sedang menjamur di masyarakat. Mana yang manfaatnya lebih baik untuk ibu dan janin dalam kandungan?

Sebenarnya, apa saja keuntungan Anda berolahraga saat hamil?

  • Mencegah peningkatan berat badan yang berlebih pada saat hamil
  • Menurunkan risiko makrosomia (bayi besar)
  • Mengurangi risiko diabetes gestasional (diabetes yang terjadi pada saat masa kehamilan)
  • Mencegah preeklampsia
  • Menurunkan risiko untuk melahirkan via operasi caesar
  • Mengurangi nyeri punggung bawah saat hamil
  • Mengurangi risiko inkontinensia urin

Mana yang lebih baik, prenatal yoga atau prenatal pilates?

Yoga dan pilates sekilas terlihat mirip namun keduanya memfokuskan latihan pada dua hal yang berbeda. Pose-pose yoga menitikberatkan pada peregangan dan fleksibilitas tubuh, latihan pernapasan, memusatkan fokus pikiran, melatih area pinggul dan otot-otot tubuh secara keseluruhan untuk menguatkan tubuh dan mengembalikan energi yang menurun selama hamil akibat perubahan hormon.

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa yoga bermanfaat bagi ibu hamil dan janin, yakni dapat memperbaiki gangguan tidur, menurunkan kadar stress and kecemasan, meningkatkan kekuatan, fleksibilitas dan kemampuan otot-otot yang digunakan untuk melahirkan, serta dapat mengurangi nyeri punggung bawah yang sering kali dirasakan oleh ibu hamil.

Berbeda sedikit dengan yoga, pilates merupakan olahraga yang menggabungkan yoga dan tai chi. Selain memfokuskan gerakan pada peregangan tubuh, pilates juga menguatkan persendian dan melatih kekuatan otot inti tubuh yang akan dipakai saat melahirkan nanti. Gerakan pilates memfokuskan gerakan pada daerah perut, otot punggung, dan otot panggul.

Pilates juga lebih berguna untuk memulihkan cedera dan mencegah kemungkinan cedera di kemudian hari. Selain itu, pilates dapat membantu ibu untuk mempertahankan postur tubuh yang baik dan benar selama menjalani kehamilan agar tidak mudah jatuh.

Jadi, pilih mana?

Gerakan-gerakan yang dilakukan pada prenatal yoga dan prenatal pilates sudah disesuaikan untuk kebutuhan dan aman untuk ibu hamil.

Namun, beberapa gerakan deep stretching yang sering kali dilakukan selama yoga haruslah dihindari. Gerakan ini akan memicu pelepasan hormon relaksin dalam jumlah banyak yang dapat menyebabkan ligamen malah tertarik melar dan tidak bisa kembali pulih lagi.

Apabila Anda ingin melakukan stretching, lakukan secukupnya dan jangan ditahan lebih dari 8 detik.

Baca Juga:

Sumber
Yang juga perlu Anda baca