Periode Perkembangan

Perkembangan Kehamilan di Minggu 22

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum

Perkembangan Janin

Bagaimana perkembangan janin di usia kehamilan 22 minggu?

Mengutip dari Baby Center, masa pertumbuhan dan perkembangan janin 22 minggu kehamilan ini, ukuran janin bayi  sudah sekitar 27,9 cm dari kepala ke tumit dan seberat 453 gram, atau sebesar buah labu.

Wajah bayi sudah terlihat

Pada masa perkembangan janin 22 minggu kehamilan ini, wajah bayi juga sudah mulai terlihat. Hal tersebut bisa dilihat ketika bibir, kelopak mata, dan alis janin sudah terlihat lebih jelas. Anda sudah bisa melihat wajah si kecil ketika melakukan pemeriksaan USG.

Janin sudah bisa merasakan rangsangan sentuhan

Pada perkembangan janin di usia kehamilan 22 minggu, indera pengecap pada janin, yaitu lidah, sudah mulai tumbuh.  Selain itu perkembangan otak dan saraf janin sudah mulai terbentuk sempurna.

Jadi, ia dapat mulai merasakan rangsangan sentuhan dirinya sendiri. Bayi bisa merasakan sentuhan dengan membelai wajahnya atau mengisap ibu jari, serta merasakan bagian lain dari tubuh mereka. Ini termasuk ke dalam perkembangan janin kehamilan 22 minggu.

Indera penglihatan dan pendengaran janin semakin baik

Bayi Anda sudah bisa merasakan cahaya dari balik perut melalui kelopak matanya. Untuk memeriksanya, Anda bisa coba menyinari perut dengan senter. Bila janin bergerak, itu adalah respon bahwa penglihatannya sudah berkembang lebih baik.

Selain penglihatan, pendengaran bayi juga berkembang dengan baik. Janin sudah bisa mendengar suara ibu, detak jantung, dan aliran darah yang mengalir ke seluruh tubuh.

Organ reproduksi bayi terus tumbuh

Di masa perkembangan janin 22 minggu kehamilan ini, organ reproduksi bayi akan terus tumbuh. Pada anak laki-laki, testis mulai bergerak turun dari perut.  Pada anak perempuan, rahim dan ovarium sudah berada di tempatnya, serta vaginanya mulai terbentuk.

Perubahan Pada Tubuh

Bagaimana perubahan pada tubuh ibu hamil di perkembangan janin usia kehamilan 22 minggu?

Pada perkembangan janin di usia kehamilan 22 minggu ini, berat badan ibu hamil akan bertambah. Selainn hal tersebut, ada beberapa perubahan lain yang akan dirasakan ibu hamil, seperti:

Merasakan kontraksi palsu

Di perkembangan janin usia kehamilan 22 minggu, Anda mungkin akan mengalami kontraksi tanpa rasa sakit yang disebut dengan kontraksi fisiologi Braxton Hicks. Biasanya, Anda akan merasa mulas ketika kontraksi ini terjadi, tapi rasa sakitnya cukup ringan. 

Memang kontraksi ini tak berbahaya bagi janin, tapi jika kontraksi menjadi lebih intens menyakitkan atau lebih sering terjadi, hubungi dokter Anda segera karena bisa menganggu perkembangan janin kehamilan 22 minggu. Di level yang lebih parah, hal ini dapat menjadi tanda persalinan prematur.

Perut semakin membesar

Di perkembangan janin kehamilan usia 22 minggu, perut Anda semakin membesar. Melihat perut ibu hamil yang semakin membesar, terkadang membuat orang lain gemas dan ingin mengusapnya dan ibu sulit menghindar ketika merasa tidak nyaman. Untuk mengatasinya, Anda bisa mengatakan secara langsung bahwa Anda tidak nyaman ketika perut diusap.

Kalau tidak ingin terlalu terlihat, Anda bisa menghindar ketika orang lain ingin mengusap perut. Pelan-pelan orang akan mengerti kalau Anda merasa tidak nyaman perutnya diusap. Meski tidak mengganggu perkembangan janin kehamilan usia 22 minggu, ini bisa membuat ibu hamil tidak nyaman.

Apa yang harus saya perhatikan di perkembangan janin kehamilan 22 minggu?

Selain perut Anda yang membesar, anggota badan juga akan cenderung kaku akibat melonggarnya sendi dan ligamen dan penumpukan (retensi) cairan.

Kedua faktor ini bisa membuat nyeri dan kaku pada sendi dan merasa tidak nyaman, meski tidak mengganggu perkembangan janin kehamilan 22 minggu.

Kunjungan ke Dokter/Bidan

Apa yang perlu saya diskusikan dengan dokter di perkembangan janin kehamilan usia 22 minggu?

Di usia perkembangan janin 22 minggu kehamilan ini, jangan panik kalau Anda menemukan bercak merah di celana dalam atau flek saat hamil. Hal ini sebenarnya terjadi akibat leher rahim yang memar karena baru saja melakukan pemeriksaan dokter atau Anda berhubungan seks. Bahkan dalam beberapa kasus hal ini tidak diketahui penyebabnya. 

Namun bila vagina mengeluarkan darah yang cukup banyak, segera beritahu dokter. Bisa jadi ini adalahtanda bahaya kehamilan usia 22 minggu yang lebih serius, terutama pada perkembangan janin. Dokter Anda akan melakukan USG untuk menentukan apakah Anda memiliki masalah medis atau tidak.

Tes apa yang harus saya ketahui untuk membantu perkembangan janin kehamilan usia 22 minggu?

Dokter akan memeriksa beberapa hal untuk melihat perkembangan janin usia 22 minggu, seperti:

  • mengukur berat badan dan tekanan darah
  • periksa urin untuk glukosa dan protein
  • periksa denyut jantung janin
  • mengukur ukuran rahim dengan palpasi eksternal (perabaan dari luar) untuk melihat bagaimana korelasinya dengan tanggal lahir
  • ketinggian posisi bawah (atas rahim) tinggi fundus
  • periksa pembengkakan tangan dan kaki, memeriksa varises di kaki
  • gejala yang Anda alami, terutama gejala-gejala yang tidak normal

Siapkan daftar pertanyaan atau masalah yang ingin Anda diskusikan dengan dokter.

Kesehatan dan Keselamatan

Apa saja yang perlu saya ketahui untuk menjaga perkembangan janin kehamilan 22 minggu agar tetap sehat?

Menjaga perkembangan janin di usia kehamilan 22 minggu sangat penting, tidak hanya untuk calon bayi tetapi juga ibu. Berikut yang bisa Anda lakukan:

Mengonsumsi madu

Sebetulnya tidak ada larangan untuk mengonsumsi madu saat hamil. Spora dalam madu tidak akan memengaruhi janin, sehingga dapat dikatakan bahwa makan madu aman dan tidak mengganggu perkembangan janin di usia kehamilan 22 minggu.

Risiko terjadi ketika madu secara teori dapat mengandung racun yang disebabkan oleh Clostridium botulinum. Namun, Anda bisa menghindarinya dengan tidak mengonsumsi madu mentah yang belum dipasteurisasi untuk mencegah risiko terganggunya perkembangan janin kehamilan 22 minggu.

Selain madu, ibu hamil tidak boleh makan makanan yang belum dipasteurisasi, seperti susu sapi perah langsung, karena dapat mengandung organisme patogen dan mengganggu perkembangan janin kehamilan 22 minggu.

Konsumsi makanan tinggi magnesium

Untuk membantu perkembangan janin kehamilan usia 22 minggu, Anda perlu mengonsumsi makanan tinggi magnesium. Melansir dari What to Expect, magnesium berfungsi untuk:

  • Memperkuat tulang dan gigi bayi
  • Merangsang fungsi enzim
  • Mengatur insulin
  • Mengatur kadar gula darah

Bila Anda kekurangan magnesium, tubuh ibu hamil akan merasa lebih cepat lelah sampai mengalami kram kaki dengan intensitas lebih sering.

Di level yang lebih parah, kekurangan magnesium bisa mengganggu perkembangan janin, sampai preeklampsia yang bisa terjadi di usia kehamilan 22 minggu.

Setelah membahas perkembangan janin usia kehamilan 22 minggu, bagaimana pertumbuhan janin di minggu depan?

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan.

Share now :

Direview tanggal: Januari 1, 1970 | Terakhir Diedit: Februari 14, 2020

Sumber
Yang juga perlu Anda baca