4 Penyebab Janin Terlalu Aktif Bergerak di Dalam Kandungan

Ditinjau secara medis oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 11/05/2020
Bagikan sekarang

Memantau pergerakan janin sangat penting untuk mengetahui apakah si kecil berkembang dengan baik atau tidak. Janin yang aktif bergerak menjadi tanda bahwa ia dalam keadaan baik, tapi bagaimana kalau janin terlalu aktif bergerak? Apakah ini tanda si kecil mengalami masalah? Berikut penyebab janin terlalu aktif bergerak. 

Penyebab janin terlalu aktif bergerak

Mengutip dari Live Science, biasanya ibu hamil bisa merasakan gerakan janin ketika si kecil berusia 14 minggu atau masuk trimester kedua, meski masih samar-samar.

Gerakan janin dipengaruhi oleh posisi plasenta yang bisa dimainkan oleh si kecil di dalam kandungan dan ukuran tubuh yang semakin membesar. Anda bisa merasakan tendangan dan sikutan si kecil ketika sedang bergerak bebas di dalam rahim. 

Janin yang aktif bergerak menjadi patokan kondisi bayi dalam keadaan sehat. Namun, normalkah kalau janin terlalu aktif bergerak? Apakah itu tanda janin mengalami stres? Berikut berbagai kemungkinan penyebabnya.

1. Pengaruh makanan dan minuman yang ibu hamil konsumsi

Gerakan janin di dalam kandungan dipengaruhi oleh asupan makanan dan minuman yang Anda konsumsi. Jenis makanan yang menjadi penyebab janin terlalu aktif bergerak adalah makanan dan minuman manis. 

Mengutip dari Drugs, minuman yang memiliki kadar kafein tinggi juga bisa membuat gerakan janin lebih aktif dari biasanya. 

Melansir dari situs Kids Health, mengonsumsi minuman dengan kadar kafein tinggi selama hamil bisa memengaruhi kondisi janin.

Sebagai contoh, keguguran sampai kemungkinan komplikasi kehamilan. Meski janin yang bergerak terlalu aktif adalah hal yang wajar, sebaiknya hindari kafein yang menjadi penyebab aktifnya si kecil di dalam perut. 

2. Mengandung bayi kembar

Bila Anda mengandung janin kembar, ia akan bergerak terlalu aktif karena harus berbagi ruang rahim yang sempit dengan saudaranya. Di usia janin 11-14 minggu, ibu hamil sudah bisa merasakan gerakan si kecil dan semakin aktif ketika masuk trimester dua. 

3. Kehamilan anak kedua

Kehamilan anak kedua juga menjadi penyebab janin terlalu aktif bergerak. Pasalnya, perut ibu hamil menjadi lebih sensitif karena sudah merasakan kehamilan sebelumnya. 

4. Ukuran janin semakin besar

Hal ini menjadi penyebab si kecil terlalu aktif bergerak karena ruang di dalam perut semakin sempit. Tendangan bayi di usia 20 minggu dan 30 minggu dirasakan sangat berbeda oleh ibu hamil. 

Di trimester ketiga, Anda akan merasakan janin semakin aktif bergerak dengan frekuensi yang lebih sering.

Di perkembangan janin trimester tiga sudah mulai bisa mendengar suara dari luar dan meresponnya dengan gerakan. Bila Anda berada di ruangan yang cukup bising, janin akan bergerak dengan menendang atau menyikut rahim. 

Janin terlalu aktif bergerak bukan hal yang membahayakan

Janin yang terlalu aktif sering dikaitkan dengan kondisi bayi aktif di kemudian hari. Namun penyebab janin terlalu aktif bergerak juga sebagai respon dalam menanggapi apa yang sedang ibu hamil rasakan.

Mungkin beberapa dari Anda merasa khawatir dengan kondisi janin yang bergerak terlalu aktif. Namun tidak perlu khawatir, ini adalah hal yang normal.

Mengutip dari Drugs, aktivitas janin di dalam kandungan memiliki 4 tingkatan, tidak aktif, sedikit aktif, aktif, sampai sangat aktif. 

Ketika janin sedang tidur lelap, gerakannya tidak terlalu terasa. Namun ketika sedang bersantai, ia bisa menendang, menyikut, sampai berputar di dalam perut Anda.

Semakin besar ukuran tubuh janin, ruang di rahim semakin terbatas sehingga gerakan yang sedikit bisa terasa cukup kencang. 

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Kapan Rambut Bayi Mulai Tumbuh Dalam Kandungan?

Rambut bayi baru lahir memang berbeda-beda. Ada yang tipis dan tebal. Tapi sebenarnya kapan rambut bayi mulai tumbuh? Ini penjelasannya.

Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh Andisa Shabrina
Perkembangan Janin, Kehamilan Oktober 31, 2017

Beragam Jenis Stimulasi yang Perlu Diberikan Pada Janin, Sesuai Usia Kehamilan

Anda ingin si kecil jadi anak pintar? Anda harus tahu stimulasi janin dalam kandungan berdasarkan kehamilan Anda. Penasaran? Cek artikel ini.

Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh Yuliati Iswandiari
Parenting, Perkembangan Bayi Oktober 23, 2017

Apakah Normal Jika Janin Aktif Bergerak Terus di Malam Hari?

Si kecil terus-terusan menendang perut Anda sepanjang malam? Coba cari tahu apakah janin aktif bergerak terus di malam hari normal? Cek di sini!

Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh Yuliati Iswandiari
Perkembangan Janin, Kehamilan Oktober 16, 2017

Benarkah Janin yang Aktif Bergerak Nantinya Akan Jadi Anak yang Tak Bisa Diam?

Anda terus merasakan si kecil menendang-nendangkan kaki? Jangan-jangan janin aktif bergerak pertanda si kecil akan jadi anak aktif. Benarkah? Cek di sini!

Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh Yuliati Iswandiari
Perkembangan Janin, Kehamilan Oktober 14, 2017

Direkomendasikan untuk Anda

pergerakan janin

Cara Mengenali dan Menghitung Pergerakan Janin dalam Kandungan

Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh Ihda Fadila
Tanggal tayang April 25, 2020
epilepsi dalam kandungan

Bisakah Epilepsi Dideteksi Sejak Janin Dalam Kandungan?

Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh Ihda Fadila
Tanggal tayang Maret 31, 2020
IBU HAMIL TRIMESTER 3

Memasuki Trimester Ketiga, Ibu Perlu Perhatikan 4 Perubahan Ini

Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh Widya Citra Andini
Tanggal tayang Oktober 21, 2018
perut kencang saat hamil

Perut Terasa Kencang Saat Hamil, Apa Artinya?

Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh Novita Joseph
Tanggal tayang Desember 29, 2017