5 Kiat Ampuh Mengurangi Stres Menjelang Persalinan

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 24 November 2019 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Stres bisa datang kapan saja, termasuk selama kehamilan atau menjelang persalinan. Kondisi ini memang tidak bisa dicegah, tetapi calon ibu masih bisa mengurangi kadarnya. Dengan begitu, dampak buruknya untuk ibu dan janin bisa dihindari. Lantas, bagaimana cara untuk mengurangi stres menjelang persalinan? Yuk, intip beberapa caranya berikut ini.

Kenapa harus mengurangi stres menjelang persalinan?

tanda wanita subur

Ibu hamil ternyata rentan mengalami stres. Kondisi ini terjadi akibat perubahan hormon dalam tubuh, ketidaknyamanan fisik, atau ketidakpastian masa depan.

Menjelang kelahiran si kecil, calon ibu akan lebih rentan mengalami kecemasan, ketakutan, dan stres.

Hal ini biasanya muncul karena ada berbagai pikiran negatif, seperti persalinan yang tidak berjalan lancar atau ketakutan lainnya.

Stres seperti ini tidak boleh menggerogoti calon ibu karena bisa berdampak buruk pada dirinya dan janin dalam kandungan.

Menurut American Pregnancy Association, stres bisa menimbulkan gejala susah tidur dan turunnya nafsu makan.

Kondisi ini berisiko membuat ibu mengalami kelelahan dan kekurangan nutrisi. Padahal, sang ibu perlu menjaga asupan nutrisi serta kondisi tubuhnya untuk menghadapi persalinan.

Tips mengurangi stres menjelang persalinan

Agar stres, cemas, dan ketakutan tidak memperburuk kesehatan ibu hamil, konsultasi ke dokter sangat diperlukan.

Dokter akan membantu Anda untuk mengatasi stres yang sedang dihadapi saat ini. Jika tidak terlalu parah, dokter biasanya akan merekomendasikan perawatan tanpa obat.

Beberapa perawatan yang bisa dilakukan untuk mengurangi stres sebelum persalinan, antara lain:

1. Menyingkirkan pikiran negatif

nyeri ulu hati saat hamil

Munculnya stres, rasa takut, dan kecemasan pada ibu hamil kebanyakan dipicu oleh pikiran negatif.

Jadi, salah satu cara untuk mengurangi kadar stres menjelang persalinan adalah dengan mengurangi pikiran negatif yang terlintas di kepala.

Cobalah untuk memikirkan hal-hal positif yang membuat pikiran Anda jadi lebih baik, seperti melihat foto-foto bayi yang tersenyum dan membicarakan nama yang cocok untuk si kecil.

Dengan begitu, Anda bisa mengalihkan otak dari pikiran negatif.

Jangan lupa, jauhi pemberitaan buruk yang berkaitan dengan kehamilan agar rasa cemas dan takut Anda tidak memburuk.

2. Menenangkan diri

manfaat yoga untuk diabetes

Tips selanjutnya untuk mengurangi stres menjelang persalinan adalah menciptakan ketenangan.

Nah, ketenangan bisa didapatkan ibu hamil dengan berbagai cara, contohnya mempraktikkan teknik pernapasan. Teknik ini biasanya dilakukan saat latihan yoga atau meditasi.

Anda hanya perlu mencari tempat yang tenang dan redup, kemudian memosisikan diri untuk duduk tegap.

Kemudian, hirup napas sedalam mungkin dari hidung dan perlahan keluarkan lewat mulut. Lakukan ini beberapa kali sambil membayangkan hal yang membuat Anda bahagia.

Menciptakan ketenangan tidak hanya meredakan kecemasan dan rasa takut. Hal ini juga membantu sang ibu untuk tidur lebih nyaman sehingga dapat beristirahat dengan baik.

3. Membekali diri dengan berbagai persiapan

posisi seks saat hamil

Langkah selanjutnya yang bisa ibu hamil lakukan untuk mengurangi stres menjelang persalinan adalah mempersiapkan diri.

Proses melahirkan memang membutuhkan mental yang kuat. Jadi, jangan ragu meminta bantuan pasangan dan keluarga untuk memberikan dukungan.

Tidak hanya untuk membuat mental lebih kuat, Anda juga perlu menyiapkan segala hal yang berhubungan dengan persalinan.

Hal penting yang perlu dicari tahu misal lokasi rumah sakit, akses kesehatan untuk mempermudah proses persalinan, hingga orang tepercaya yang bisa menemani Anda selama melahirkan.

Mempersiapkan hal tersebut dengan matang bisa membantu Anda mengurangi kegelisahan, kecemasan, dan ketakutan yang muncul.

4. Menerapkan gaya hidup sehat

makanan sehat untuk ibu hamil

Selain membersihkan pikiran dari stres, hindari berbagai hal yang bisa menurunkan kesehatan sang ibu. Misalnya  merokok, tidur terlalu malam, makan junk food, atau melakukan pekerjaan berat.

Sebaliknya, Anda perlu cukup istirahat, makan makanan bergizi, minum tablet penambah darah jika diminta dokter, dan tetap aktif bergerak, seperti melakukan olahraga ringan.

5. Selalu terhubung dengan dokter

deteksi dini penyakit jantung bawaan pada bayi sejak hamil

Langkah terakhir yang bisa Anda lakukan untuk mengurangi stres menjelang persalinan adalah rutin mengecek kesehatan diri ke dokter.

Dokter akan memantau kesehatan mental sekaligus kehamilan Anda yang sudah mendekati persalinan.

Kalkulator Hari Perkiraan Lahir

Kalkulator ini dapat memperkirakan kapan hari persalinan Anda.

Cek HPL di Sini
general

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Tiba-tiba Keluar Air Mani Padahal Tidak Terangsang, Kok Bisa?

Pernahkah Anda tiba-tiba mengeluarkan air mani meski tak menerima rangsangan apapun? Berikut ini penjelasannya secara medis.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Kesehatan Pria, Penyakit pada Pria 24 Februari 2021 . Waktu baca 4 menit

Kapan Bisa Mulai Mendengar Detak Jantung Janin Dalam Kandungan?

Detak jantung janin mulai berdegup di sekitar minggu keenam kehamilan, tapi kadang suaranya masih terlalu lemah untuk Anda bisa dengar. Kapan waktunya?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Prenatal, Kehamilan & Kandungan, Kehamilan 23 Februari 2021 . Waktu baca 7 menit

4 Cara Ampuh Kembalikan Konsentrasi Akibat Kewalahan Kerja

Susah konsentrasi akibat kewalahan kerja? Jangan sampai produktivitasmu terganggu, segera atasi dengan 4 cara berikut ini.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Kesehatan, Informasi Kesehatan 22 Februari 2021 . Waktu baca 4 menit

5 “Fakta” Tentang Induksi Persalinan Alami yang Sering Bikin Salah Paham

Setiap ibu ingin persalinannya lancar. Namun kadang, yang terjadi malah sebaliknya. Apakah makan nanas adalah fakta atau hanya mitos induksi?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
Persalinan, Melahirkan, Kehamilan 18 Februari 2021 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

minum teh saat hamil

3 Hal Penting yang Wajib Diperhatikan Jika Suka Minum Teh Saat Hamil

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 4 Maret 2021 . Waktu baca 4 menit
susah bab setelah melahirkan normal

Penyebab dan Cara Mengatasi Susah BAB Setelah Melahirkan

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Dipublikasikan tanggal: 3 Maret 2021 . Waktu baca 7 menit
hamil tua tapi belum kontraksi

Sudah Masuk Usia Hamil Tua, Tapi Kok Belum Kontraksi? Apakah Perlu Cemas?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Dipublikasikan tanggal: 2 Maret 2021 . Waktu baca 4 menit
pembukaan persalinan

Kenapa Gerakan Janin Berkurang Menjelang Persalinan?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 1 Maret 2021 . Waktu baca 4 menit