Masih Bisakah Menjalani Persalinan Normal Setelah Miomektomi?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 26 Maret 2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Miomektomi merupakan operasi pengangkatan fibroid rahim alias tumor rahim jinak. Banyak ibu yang cukup cemas apakah masih bisa melahirkan normal setelah miomektomi dilakukan. 

Bagaimana sebenarnya dampaknya? Simak ulasan di bawah ini untuk mengetahui jawabannya. 

Bisakah melahirkan normal setelah miomektomi?

efek operasi ganti kelamin

Tumor yang tumbuh di dalam rahim tidak hanya dapat diangkat dengan histerektomi, melainkan juga dengan miomektomi. Berbeda dengan histerektomi, operasi pengangkatan fibroid rahim yang satu ini tidak menutup peluang Anda untuk hamil. 

Tindakan medis ini hanya mengangkat sel dan jaringan tumor pada rahim, tetapi mengangkat rahim seutuhnya. Akan tetapi, operasi jenis ini menimbulkan kekhawatiran bagi para calon ibu yang masih ingin melahirkan normal. 

Faktanya, melahirkan normal usai miomektomi masih bisa dilakukan, tetapi dengan risiko yang cukup besar. 

Seperti yang dilansir dari laman Mayo Clinic, miomektomi dapat menimbulkan risiko tertentu saat melahirkan. Apabila dokter bedah perlu membuat sayatan yang cukup dalam pada dinding rahim, kemungkinan besar dokter kandungan Anda akan merekomendasikan operasi cesar. 

Tindakan tersebut dilakukan untuk menghindari risiko rahim robek selama persalinan, yaitu rahim Anda dapat terbuka saat proses berlangsung. Kondisi tersebut tentu dapat membahayakan ibu dan bayi. 

Melahirkan normal setelah miomektomi masih mungkin, tetapi…

VBAC adalah, melahirkan normal setelah caesar

Menurut sebuah penelitian dari European Journal of Obstetrics & Gynecology and Reproductive Biology, melahirkan normal setelah miomektomi masih memungkinkan. 

Di dalam penelitian tersebut terdapat 73 wanita yang menjalani proses persalinan normal setelah melakukan miomektomi. Hasilnya cukup memuaskan karena tidak ada laporan terjadinya ruptur uteri dan persalinan berakhir dengan bayi dan ibu selamat. 

Pada kasus-kasus tertentu, persalinan normal setelah tindakan pengangkatan fibroid rahim memang ada yang tidak berhasil. Akan tetapi, penyebabnya bukan karena miomektomi, melainkan faktor yang tidak ada hubungannya dengan operasi tersebut. 

Oleh karena itu, peluang persalinan normal masih dapat dilakukan meskipun Anda sudah menjalani operasi pengangkatan fibroid rahim. Peluang tersebut masih ada jika selama miomektomi berlangsung, tidak ada komplikasi yang mengharuskan rahim Anda diangkat sepenuhnya. 

Tips agar melahirkan normal usai miomektomi tetap lancar

Setelah mengetahui harapan melahirkan normal usai miomektomi ternyata masih ada, tentu menjaga kehamilan Anda adalah prioritas utama. 

Sambil menunggu batas waktu melahirkan, Anda bisa melakukan beberapa hal di bawah ini agar proses persalinan berjalan lancar. 

1. Memilih dokter yang profesional

bidan atau dokter kandungan

Bagi Anda yang ingin melahirkan normal pasca-menjalani miomektomi tentu perlu memilih dokter yang jam terbang prakteknya sudah tinggi. Dengan begitu, dokter kandungan Anda mengetahui riwayat operasi pengangkatan tersebut dan melihat apakah persalinan normal bisa dilakukan.

Jika tidak, biasanya Anda akan dianjurkan untuk melakukan operasi caesar demi mengurangi risiko komplikasi akibat persalinan normal setelah operasi. 

2. Memahami keuntungan dari persalinan normal

bidan melahirkan

Setelah memilih dokter kandungan yang profesional, Anda perlu mengetahui apa saja keuntungan dan risiko melahirkan normal setelah miomektomi. 

Persalinan normal cenderung aman bagi ibu dan bayinya. Selain itu, bayi yang lahir dari persalinan normal juga memiliki risiko mengalami masalah pernapasan yang cukup rendah saat lahir.  

Bahkan, penyakit lain seperti diabetes, asma, dan obesitas di kemudian hari pun potensinya lebih kecil. 

3. Rutin berolahraga

aktivitas ibu hamil trimester 3

Sudah bukan rahasia umum lagi rutin berolahraga menjelang melahirkan normal, bahkan setelah miomektomi adalah hal wajib dalam menjaga kesehatan Anda dan calon bayi. 

Kalori tambahan yang Anda butuhkan untuk anak dan diri sendiri biasanya sekitar 200-300 Kkal. Selain itu, jangan lupa untuk berolahraga setiap hari, seperti berjalan kaki 10-15 menit untuk membangun stamina menjelang persalinan. 

Jika Anda ragu apakah melahirkan normal setelah miomektomi aman atau tidak, konsultasikan kepada dokter. Hal ini bertujuan agar mereka bisa mengetahui apakah kondisi Anda dapat menjalani persalinan normal atau harus operasi sesar.

Sumber Foto: Naked Truth Beauty

Kalkulator Hari Perkiraan Lahir

Kalkulator ini dapat memperkirakan kapan hari persalinan Anda.

Cek HPL di Sini
general

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Melahirkan Lebih Lancar, Ini Berbagai Teknik Persalinan yang Meringankan Rasa Sakit

Rasa sakit saat melahirkan kerap menjadi momok bagi calon ibu. Namun, Anda bisa meringankan rasa nyeri dengan menerapkan metode melahirkan berikut.

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Fidhia Kemala
Melahirkan, Kehamilan 5 Desember 2019 . Waktu baca 4 menit

Ekstraksi Vakum, Penggunaan Alat untuk Memudahkan Proses Persalinan

Proses melahirkan bayi secara normal yang terhambat bisa dibantu dengan alat ekstraksi vakum persalinan. Yuk, cari tahu informasi lengkapnya di sini!

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Melahirkan, Kehamilan 16 Agustus 2019 . Waktu baca 9 menit

Mengenal Forceps, Alat yang Digunakan Saat Sulit Lahir untuk Mengeluarkan Bayi

Persalinan normal kadang bisa terhambat. Salah satu solusi untuk mempermudah melahirkan yakni dengan menggunakan alat berupa forceps (forsep).

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Melahirkan, Kehamilan 16 Agustus 2019 . Waktu baca 8 menit

Memahami Cara Melahirkan Normal, dari Tahapan Hingga Tips Persiapannya

Butuh banyak persiapan sebelum menjalani proses melahirkan normal, salah satunya termasuk mengetahui cara dan proses berlangsungnya. Mari cari tahu di sini!

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Melahirkan, Kehamilan 25 Juli 2019 . Waktu baca 13 menit

Direkomendasikan untuk Anda

Konten Bersponsor
potret pasangan diskusi tentang persalinan normal dan caesar

Pahami Faktor Penentu Persalinan Caesar sebagai Persiapan Sambut si Kecil

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Willyson Eveiro
Dipublikasikan tanggal: 13 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit
melahirkan normal tanpa rasa sakit

Melahirkan Normal Tanpa Rasa Sakit, Apakah Mungkin?

Ditulis oleh: Theresia Evelyn
Dipublikasikan tanggal: 30 September 2020 . Waktu baca 5 menit
gentle birth adalah

Mengenal Gentle Birth, Metode untuk Mengurangi Rasa Sakit Saat Melahirkan

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Dipublikasikan tanggal: 23 Juli 2020 . Waktu baca 7 menit
fibroid rahim dan pcos

Apa Bedanya Fibroid Rahim dan Sindrom Ovarium Polikistik (PCOS)?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Diah Ayu
Dipublikasikan tanggal: 8 April 2020 . Waktu baca 4 menit