Mengenal Risiko Cedera Otot Saat Melahirkan dan Cara Menghindarinya

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 7 September 2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Pada persalinan normal, calon ibu diharuskan untuk mengejan sekuat tenaga untuk membantu bayi keluar dari rahim. Kuatnya dorongan dari dalam perut dapat menyebabkan cedera otot pada beberapa bagian tubuh. Lantas, otot mana saja yang berisiko mengalami cedera dan bagaimana mengatasinya? Simak ulasan lengkapnya berikut ini.

Penyebab cedera otot saat melahirkan

Setiap wanita memiliki pengalaman yang berbeda-beda saat melahirkan. Ada yang merasakan sakit yang luar biasa, ada pula yang mampu mengatasinya dengan baik. Bagaimanapun sakit yang dirasakan ketika melahirkan, semua akan hilang seketika saat melihat bayi yang selama ini dinanti-nantikan selama tiga trimester.

Pada dasarnya, melahirkan normal adalah proses ketika ibu mengerahkan sekuat tenaganya untuk mengeluarkan bayi dalam kandungan melalui proses mengejanTidak hanya otot rahim, seluruh otot yang ada di dalam tubuh ikut bekerja keras saat proses persalinan.

Bagian perut terasa kencang, otot rahim semakin berkontraksi untuk melebarkan leher rahim, dan area panggul terasa penuh akibat usaha bayi mendorong keluar. Ini sebabnya para calon ibu mengalami ketegangan luar biasa dan rasa lelah di bagian kaki, lengan, punggung, bahkan sekujur tubuh. Dorongan kontraksi dan mengejan inilah yang dapat menyebabkan cedera otot saat melahirkan.

Otot panggul bagian bawah (otot dasar panggul) merupakan otot yang paling berisiko mengalami cedera otot saat melahirkan. Pasalnya, bagian panggul merupakan tempat rahim dan organ reproduksi lainnya yang menjadi bagian terpenting selama kehamilan dan melahirkan. 

Ketika otot dasar panggul mengalami cedera, kondisi ini disebut dengan pelvic floor disorder, yaitu saat sekelompok otot yang menempel pada panggul menjadi rusak saat melahirkan. Cedera otot panggul ini biasanya terasa selama satu minggu setelah melahirkan, walaupun ada juga yang merasakannya lebih dari satu minggu setelah persalinan.

Pelvic floor disorder dengan nyeri panggul yang kronis dapat menyebabkan prolaps organ panggul. Prolaps organ panggul merupakan kondisi saat kandung kemih, rahim, dan atau rektum turun masuk ke dalam vagina, atau bahkan ke luar vagina. Akibatnya, pasien cenderung mengalami inkontinensia urine dan inkontinensia alvi.

Cedera otot panggul ini bisa dicegah dengan prosedur episiotomi, yaitu sayatan pada perineum (daerah otot antara vagina dan anus) untuk membantu bayi lahir. Proses penyembuhannya tergantung dari luas otot perineum yang dirobek. Semakin luas sayatannya, maka proses penyembuhannya cenderung lebih lama.

bab saat melahirkan

Cara mengurangi rasa sakit akibat cedera otot saat melahirkan

Cedera otot panggul biasanya akan berkurang setelah 7 sampai 10 hari setelah melahirkan. Untuk membantu mengurangi rasa nyeri yang ditimbulkan, kompres bagian yang nyeri dengan handuk yang sudah direndam atau dibasahi air hangat.

Dilansir dari laman Everyday Health, Anda juga bisa membasuh bagian vagina atau perineum secara perlahan dengan air hangat (arahnya dari depan ke belakang, bukan sebaliknya). Cara ini dapat membantu mengurangi rasa nyeri.

Jahitan pada perineum akibat episiotomi cenderung membuat Anda sulit berjalan atau duduk. Anda bisa mengatasinya dengan mengatur posisi duduk senyaman mungkin. Gunakan alas yang empuk untuk membantu meringankan nyeri.

Wanita yang baru saja melahirkan umumnya mengalami kesulitan buang air besar. Terlebih setelah menjalani episiotomi, nyeri otot akan semakin terasa ketika buang air besar. Oleh karena itu, hindari kemungkinan sembelit agar tidak memperparah nyeri. Makan makanan tinggi serat dari sayur dan buah serta penuhi kebutuhan cairan Anda untuk menghindari sembelit dan mempercepat proses penyembuhan.

Kalkulator Hari Perkiraan Lahir

Kalkulator ini dapat memperkirakan kapan hari persalinan Anda.

Cek HPL di Sini
general

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

7 Cara Cepat Hamil yang Perlu Dilakukan Anda dan Pasangan

Saat sedang menjalani promil, Anda perlu tahu berbagai cara cepat hamil yang perlu dilakukan bersama pasangan. Berikut tipsnya untuk Anda.

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Atifa Adlina
Kesuburan, Kehamilan 20 Januari 2021 . Waktu baca 7 menit

Kenali Linea Nigra, Garis Hitam “Khas” di Perut Ibu Hamil

Saat hamil, Anda mungkin akan menemukan garis hitam di perut pada usia kehamilan yang mulai besar. Tapi, tidak semua ibu hamil punya garis ini. Mengapa?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Trimester 2, Kehamilan & Kandungan, Kehamilan 19 Januari 2021 . Waktu baca 6 menit

Ciri-Ciri Hamil dari yang Paling Sering Muncul Sampai Tak Terduga

Telat haid dan mual-mual adalah tanda-tanda hamil yang paling umum. Namun, tahukah Anda, mimisan dan sakit kepala juga termasuk ciri-ciri hamil muda?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Kehamilan & Kandungan, Kehamilan 19 Januari 2021 . Waktu baca 13 menit

Kapan Kehamilan Bisa Mulai Terdeteksi dengan Test Pack?

Meski Anda mungkin sudah hamil dua hari setelah berhubungan seks, beberapa test pack pengecek kehamilan mungkin belum bisa langsung mendeteksinya.

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Atifa Adlina
Kesuburan, Kehamilan 18 Januari 2021 . Waktu baca 6 menit

Direkomendasikan untuk Anda

bayi tumbuh gigi

11 Ciri Bayi Tumbuh Gigi yang Perlu Diketahui Orangtua

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Dipublikasikan tanggal: 25 Januari 2021 . Waktu baca 12 menit
cat kuku kutek

Informasi Seputar Cat Kuku dan Dampaknya untuk Kesehatan

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Dipublikasikan tanggal: 24 Januari 2021 . Waktu baca 8 menit
tanda bayi akan lahir

Kenali 5 Tanda-Tanda Bayi Akan Lahir Dalam Waktu Dekat

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 22 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit
bercak darah tanda hamil atau menstruasi

Apa Bedanya Bercak Darah Tanda Hamil atau Menstruasi?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Atifa Adlina
Dipublikasikan tanggal: 21 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit