Cara Memanfaatkan Hubungan Intim untuk Merangsang Persalinan

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 7 Agustus 2020 . Waktu baca 3 menit
Bagikan sekarang

Di usia kehamilan yang sudah mendekati waktu lahir, ibu dan suami tentu sangat menunggu-nunggu hari kelahiran bayinya. Semua hal yang harus dipersiapkan, seperti baju ibu dan bayi yang harus dibawa ke rumah sakit, memesan kamar rumah sakit, janji dengan dokter, dan hal lainnya mungkin sudah siap. Tinggal menunggu waktu. Namun, bagaimana jika ibu hamil tak kunjung menunjukkan tanda-tanda kelahiran? Segala cara mungkin bisa dicoba untuk merangsang persalinan secara alami. Salah satunya adalah melalui berhubungan intim.

Bagaimana berhubungan intim bisa merangsang persalinan?

Berhubungan intim kadang bisa membantu Anda dalam merangsang persalinan secara alami. Kenapa bisa? Saat berhubungan intim, hormon-hormon dalam tubuh ibu hamil yang merangsang persalinan bisa meningkat jumlahnya. Produksi hormon oksitosin yang meningkat saat orgasme dapat menyebabkan kontraksi pada ibu hamil. Kontraksi ini kemudian dapat memicu ibu hamil untuk bersalin. Oksitosin merupakan hormon yang sama yang ditemukan dalam pitocin (bentuk sintesis dari oksitosin). Pitocin ini merupakan obat yang digunakan di rumah sakit untuk menginduksi persalinan.

Selain oksitosin, berhubungan intim juga melibatkan hormon prostaglandin untuk merangsang persalinan. Hormon prostaglandin ini terdapat dalam semen atau air mani dari pasangan Anda. Jadi, saat melakukan hubungan intim saat hamil, pastikan juga pasangan Anda ejakulasi di dalam vagina. Hormon prostaglandin yang masuk ke tubuh ibu hamil dapat membantu melembutkan leher rahim. Sehingga, leher rahim lebih mudah untuk membuka dan melebar sebagai jalan keluarnya bayi.

Namun, sebelum berhubungan intim untuk merangsang persalinan, sebaiknya konsultasikan terlebih dahulu tentang hal ini ke dokter Anda.

Apakah berhubungan intim saat hamil aman dilakukan?

Sebenarnya, berhubungan intim saat hamil aman-aman saja dilakukan selama ibu hamil tidak memiliki masalah tertentu dan nyaman melakukannya. Namun, sebaiknya Anda tidak melakukan hubungan intim saat hamil jika Anda memiliki masalah dengan plasenta (seperti plasenta previa), air ketuban sudah pecah atau rusak, atau jika Anda mengalami perdarahan vagina. Berhubungan intim saat air ketuban sudah pecah dapat meningkatkan risiko terjadinya infeksi.

Terkadang, beberapa ibu hamil merasa tidak nyaman saat berhubungan intim. Ini wajar dan sebaiknya jangan dipaksa. Atau, Anda mungkin bisa mencoba gaya lain sehingga ibu hamil merasa lebih nyaman, gaya spoon misalnya.

Bagaimana jika ibu hamil tidak nyaman berhubungan intim?

Jika ibu hamil tidak merasa nyaman juga, jangan khawatir. Ada banyak cara lain yang bisa dilakukan untuk merangsang persalinan secara alami, selain berhubungan intim. Anda mungkin bisa hanya melakukan foreplay atau stimulasi puting ibu hamil. Karena yang terpenting adalah merangsang hormon-hormon persalinan untuk meningkat jumlahnya.

Dengan melakukan foreplay atau stimulasi puting, hormon-hormon yang mendukung persalinan (seperti oksitosin) bisa saja meningkat jumlahnya. Dan, hal ini kemudian dapat merangsang tubuh Anda untuk melakukan persalinan. Atau, Anda juga bisa mencoba cara lain untuk merangsang persalinan, seperti berjalan kaki dan akupuntur.

Kalkulator Hari Perkiraan Lahir

Kalkulator ini dapat memperkirakan kapan hari persalinan Anda.

Cek HPL di Sini
general

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Cara Menggugurkan Kandungan Ketika Kehamilan Bermasalah

Aborsi boleh saja dilakukan apabila ada indikasi medis. Apa saja pilihan cara menggugurkan kandungan yang aman? Simak selengkapnya di halaman ini. 

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Kehamilan & Kandungan, Kehamilan 15 Januari 2021 . Waktu baca 7 menit

4 Hal yang Harus Langsung Dilakukan Wanita Setelah Seks

Tiap wanita mungkin punya kebiasaan yang berbeda. Namun, ada empat hal yang wajib wanita lakukan setelah seks, demi kesehatannya.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Kesehatan Seksual, Tips Seks 14 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit

Positif Hamil Atau Gejala Mau Haid? Begini 10 Cara Membedakannya

Mungkin Anda sedang harap-harap cemas menunggu jadwal mens selanjutnya. Membedakan tanda hamil atau haid itu susah-susah gampang, lho!

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Kehamilan & Kandungan, Kehamilan 14 Januari 2021 . Waktu baca 14 menit

7 Trik Membujuk Anak Agar Tak Takut ke Dokter Gigi

Periksa gigi bisa jadi pengalaman yang menyenangkan, kok. Agar anak tidak takut ke dokter gigi, contek saja beragam tips pintar berikut ini.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Anak 6-9 tahun, Perkembangan Anak, Parenting 12 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit

Direkomendasikan untuk Anda

arti desahan wanita

Mengapa Wanita Lebih Sering Mendesah di Ranjang Dibanding Pria?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 18 Januari 2021 . Waktu baca 3 menit
Kapan kehamilan bisa terdeteksi

Kapan Kehamilan Bisa Mulai Terdeteksi dengan Test Pack?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Atifa Adlina
Dipublikasikan tanggal: 18 Januari 2021 . Waktu baca 6 menit
tanda tanda mau melahirkan tanda-tanda persalinan

10 Tanda-Tanda yang Muncul Ketika Anda Akan Melahirkan dalam Waktu Dekat

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Dipublikasikan tanggal: 18 Januari 2021 . Waktu baca 11 menit
cara merangsang istri

Untuk Para Suami, Ini 10 Trik Memanjakan Istri Agar Lebih Bergairah

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 15 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit