Manfaat Melakukan Gentle Birth Dalam Operasi Caesar

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 10 September 2020 . Waktu baca 3 menit
Bagikan sekarang

Belakangan ini sedang tren melahirkan dengan cara gentle birth, di mana proses kelahiran dilakukan dengan tenang dan damai sehingga rasa sakitnya akan minimal. Ibu percaya dan menggunakan seluruh kemampuan alami tubuhnya saat melahirkan. Gentle birth sangat erat kaitannya dengan proses melahirkan normal. Tapi, tahukah Anda bahwa gentle birth dalam operasi caesar atau disebut dengan gentle cesarean juga bisa dilakukan?

Bagaimana melakukan gentle cesarean?

Jika mendengar kata gentle birth, yang terbayang di kepala Anda pasti adalah sebuah kelahiran normal. Namun, gentle birth ternyata juga bisa dilakukan saat operasi caesar. Artinya, ibu tetap bisa terlibat dalam proses kelahiran dengan operasi caesar.

Tidak hanya ibu saja yang bisa terlibat, bahkan suami atau bidan pendamping/doula juga bisa menemani Anda saat operasi caesar berlangsung. Ini berguna untuk memberi ketenangan pada Anda saat menjalankan operasi caesar.

Gentle cesarean dilakukan dalam keadaan yang tenang dan damai sehingga ibu bisa lebih merasakan detik-detik saat bayinya lahir. Ini merupakan sebuah proses yang lebih mendekati seperti kelahiran normal dibandingkan sebuah operasi besar.

Apa saja perbedaan gentle cesarean dibandingkan operasi caesar biasa?

Saat proses operasi caesar, umumnya ibu hanya diam dan menerima semua hal yang dilakukan dokter tanpa melihat bagaimana proses bayinya dikeluarkan dari rahimnya. Berbeda dengan gentle cesarean, pada metode kelahiran ini ibu tetap bisa terlibat dalam kelahiran bayinya. Anda bisa menyaksikan bayi lahir jika Anda ingin. Bahkan, Anda bisa memutar lagu selama operasi berlangsung untuk memberikan ketenangan bagi Anda.

Proses gentle cesarean dilakukan dengan lebih perlahan, tidak secepat kelahiran bayi dengan operasi caesar biasa. Bayi dilahirkan secara perlahan saat operasi caesar bertujuan untuk memberi waktu bagi dada bayi agar lebih siap menghirup udara saat keluar dari rahim dan juga untuk membersihkan paru-paru bayi dari cairan.

Setelah bayi dilahirkan, bayi pun bisa langsung ditempatkan di dada Anda untuk melakukan kontak langsung dari kulit ke kulit dan Inisiasi Menyusu Dini (IMD), seperti pada kelahiran normal. Anda juga bisa meminta agar bayi tetap bersama Anda selagi Anda menjalani sisa operasi caesar (proses penjahitan). Pemberian obat bius setelah operasi caesar juga bisa Anda minta untuk dikurangi sehingga Anda lebih bisa untuk merawat bayi Anda setelah operasi.

Apa keuntungan dari gentle cesarean?

Banyak ibu yang ingin melahirkan normal kemudian merasa tidak berdaya saat harus menerima bahwa ia harus melahirkan dengan cara operasi caesar. Sebuah penelitian menunjukkan bahwa ibu yang melahirkan dengan cara operasi caesar merasa kurang puas dengan pengalaman melahirkan mereka dan cenderung mengalami depresi pascamelahirkan, kesulitan dalam membangun ikatan dengan anak, dan masalah menyusui.

Namun, dengan melakukan gentle cesarean, mereka masih bisa sedikit merasakan bagaimana situasi saat melahirkan normal. Ibu bisa melihat bagaimana bayinya dikeluarkan dari rahim, ibu juga bisa langsung melakukan kontak kulit dengan kulit setelah bayi lahir, seperti yang dilakukan saat melahirkan normal.

Perlu Anda ketahui bahwa kontak langsung dari kulit ke kulit dapat membantu mengontrol suhu tubuh dan detak jantung bayi, membantu membangun ikatan antar ibu dan bayi, dan juga dapat membantu keberhasilan menyusui.

 

Kalkulator Hari Perkiraan Lahir

Kalkulator ini dapat memperkirakan kapan hari persalinan Anda.

Cek HPL di Sini
general

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Cara Menyamarkan Bekas Luka Operasi Caesar

Bekas luka operasi caesar bukan hanya lama sembuhnya, tapi kadang meninggal bekas yang mengganggu penampilan. Bagaimana cara menyamarkannya?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Lika Aprilia Samiadi
Perawatan Ibu, Perawatan Setelah Persalinan, Kehamilan 10 Desember 2020 . Waktu baca 5 menit

Efek Operasi Caesar Terhadap Imunitas Si Kecil & Cara Pulihkannya

Operasi caesar memiliki efek terhadap imunitas si Kecil akibat hilangnya paparan bakteri baik dari tubuh ibu. Ketahui cara mengatasinya di sini.

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Nadhila Erin
Konten Bersponsor
efek operasi caesar
Melahirkan, Kehamilan 8 Desember 2020 . Waktu baca 5 menit

Kenali Gejala dan Bahaya Tekanan Darah Tinggi Setelah Melahirkan

Hipertensi atau tekanan darah tinggi setelah melahirkan dikenal dengan istilah postpartum preeklampsia. Apa saja gejala dan bahayanya? Cari tahu di sini.

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Hipertensi, Kesehatan Jantung 13 Oktober 2020 . Waktu baca 6 menit

Melahirkan Normal Tanpa Rasa Sakit, Apakah Mungkin?

Membayangkan rasa sakit saat persalinan, sering kali membuat calon ibu merasa khawatir. Sebenarnya, apakah mungkin melahirkan normal tanpa rasa sakit?

Ditulis oleh: Theresia Evelyn
Persalinan, Melahirkan, Kehamilan 30 September 2020 . Waktu baca 5 menit

Direkomendasikan untuk Anda

tanda tanda mau melahirkan tanda-tanda persalinan

10 Tanda-Tanda yang Muncul Ketika Anda Akan Melahirkan dalam Waktu Dekat

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Dipublikasikan tanggal: 18 Januari 2021 . Waktu baca 11 menit
operasi caesar

Operasi Caesar

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Dipublikasikan tanggal: 1 Januari 2021 . Waktu baca 13 menit
perawatan luka perineum cara merawat jahitan setelah melahirkan

Panduan Merawat Luka Jahitan Perineum dan Vagina Setelah Melahirkan

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Dipublikasikan tanggal: 28 Desember 2020 . Waktu baca 9 menit
melahirkan bayi besar

Melahirkan Bayi Besar: Lebih Baik Normal Atau Caesar?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Dipublikasikan tanggal: 18 Desember 2020 . Waktu baca 3 menit