7 Cara Menambah Tingkat Keberhasilan Bayi Tabung

Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: | Oleh

Tanggal update Februari 5, 2020
Bagikan sekarang

Bagi Anda yang sedang menjalani program bayi tabung, penting mengetahui cara menambah tingkat keberhasilan bayi tabung. Apalagi program yang dalam istilah medis dikenal dengan nama fertilisasi in vitro (IVF) biasanya memakan biaya yang tidak sedikit. Berikut beberapa cara yang dapat Anda lakukan agar program bayi tabung yang Anda lakukan bisa berhasil.

Tips menambah tingkat keberhasilan bayi tabung

Ada berbagai faktor yang membuat program bayi tabung yang Anda jalani akan berhasil. Anda bisa meningkatkannya dengan beberapa cara di bawah ini.

1. Menanam embrio lebih dari satu

Menurut para peneliti Medical Research Council di Bristol dan University of Glasgow, dua embrio lebih baik dibandingkan dengan satu embrio. Hal ini dimaksudkan untuk meningkatkan keberhasilan dari bayi tabung agar bisa meningkatkan  peluang kehamilan dan kelahiran hidup, terutama pada wanita dengan usia lebih tua.

Direktur Medis dari Klinik Zita West, dr. George Ndukwe menambahkan bahwa usia wanita menjadi penentu terpenting untuk menambah tingkat keberhasilan setelah menjalani program bayi tabung. Pasalnya, peluang kehamilan menurun secara signifikan untuk wanita yang berusia di atas 35 tahun.

Beberapa penelitian membuktikan wanita yang berusia di atas 40 tahun dan menanamkan dua embrio pada prosedur bayi tabung, kemungkinannya untuk hamil lebih tinggi.

Saat menjalani program bayi tabung, tingkat keberhasilan dari program ini, dibandingkan dengan wanita muda yang ditanamkan dua embrio, wanita yang lebih tua lebih berisiko rendah mengalami kelahiran prematur dan berat lahir rendah.

2. Mengonsumsi vitamin D

Sebuah studi tahun 2014 yang dilakukan terhadap 335 wanita menemukan fakta bahwa kekurangan vitamin D berisiko menurunkan kemungkinan program bayi tabung berhasil. Menurut penelitian baru-baru ini, wanita yang kekurangan vitamin D memiliki tingkat keberhasilan yang rendah dalam menjalani program bayi tabung.

Vitamin D bisa Anda dapatkan secara alami dari sinar matahari. Selain itu, mengonsumsi makanan yang mengandung vitamin D seperti salmon dan tuna juga sangat dianjurkan untuk menambah tingkat keberhasilan program bayi tabung.

Meskipun begitu, masih dibutuhkan penelitian lanjutan yang meneliti pengaruh kecukupan vitamin D terhadap implantasi janin dan kehamilan, serta program bayi tabung.

3. Menjalani gaya hidup sehat untuk menambah tingkat keberhasilan bayi tabung

Menerapkan gaya hidup sehat dapat memaksimalkan kesehatan Anda dan bayi. Tentu hal ini juga dapat membantu meningkatkan keberhasilan program bayi tabung. Selain itu, mengonsumsi makanan yang mengandung gandum utuh, protein, buah, dan sayur dapat mencukupi asupan nutrisi Anda dan bayi secara maksimal.

Jika sebelumnya Anda dan pasangan merupakan perokok aktif dan mengonsumsi alkohol, maka ketika memutuskan untuk menjalani program bayi tabung ini Anda disarankan untuk menghentikannya demi kesehatan dan tingkat keberhasilan program ini.

Merokok dapat merusak kesuburan Anda dan pasangan. Disarankan untuk berhenti merokok, tiga bulan sebelum menjalani program bayi tabung.

Selain itu, Anda juga perlu mengurangi konsumsi kafein bahkan sebisa mungkin menahan diri untuk tidak mengonsumsinya. Hal ini dikarenakan kadar kafein yang sangat rendah (sekitar 2-50 mg) pun bisa memengaruhi hasil program bayi tabung yang sedang Anda jalani.

Selain itu, berolahraga untuk menjaga berat badan tetap ideal juga sangat disarankan demi mencapai tujuan program bayi tabung.

Menurut sebuah studi dari Fertility Center of Illinois, indeks massa tubuh atau berat badan yang tidak sehat dapat mengurangi tingkat keberhasilan program bayi tabung yang sedang Anda jalani. Terutama pada wanita yang berusia di bawah 36 tahun. Cek massa tubuh Anda apakah sudah ideal atau belum dengan kalkulator BMI ini atau pada bit.ly/indeksmassatubuh.

4. Hindari pengobatan alternatif

Sebuah studi yang dilakukan di Denmark menemukan fakta bahwa dari 800 wanita yang sedang berada dalam program bayi tabung, kelompok yang melakukan terapi pendukung dan pengobatan alternatif, akan mengalami penurunan tingkat keberhasilan. Sebagian besar kelompok ini mengonsumsi ramuan herbal.

Tidak ada data ilmiah yang menunjukkan bahwa ramuan herbal 100 persen aman dikonsumsi saat menjalani program bayi tabung. Para ahli mengatakan bahwa beberapa ramuan justru mengandung kadar merkuri yang membahayakan jika dikonsumsi selama kehamilan.

5. Melakukan akupunktur

Seorang endokrinologis mengatakan bahwa akupunktur diperkirakan dapat memperbaiki aliran darah ke rahim dan ovarium. Berdasarkan penelitian, wanita yang melakukan akupunktur di hari transfer embrio berlangsung, memiliki tingkat keberhasilan yang lebih tinggi dalam menjalani program hamil dibandingkan yang tidak.

Tidak ada salahnya mencoba cara ini, dengan catatan dokter Anda mengizinkan Anda menjalaninya untuk meningkatkan keberhasilan program bayi tabung.

6. Mengelola stres untuk menambah tingkat keberhasilan bayi tabung

Sebuah studi yang diterbitkan tahun 2014 dalam Human Reproduction menyatakan bahwa ada hubungan antara tingkat stres yang tinggi dengan ketidaksuburan. Berdasarkan penelitian tersebut, para ilmuwan percaya bahwa stres dapat berkontribusi pada ketidaksuburan, meskipun hal ini bukan menjadi penyebab langsung.

Meskipun masih menuai pro dan kontra, ada baiknya Anda menjaga tingkat stres selama menjalani program bayi tabung demi tingkat keberhasilan dari program ini. Luapkan stres Anda dengan cara yang sehat, misalnya olahraga atau menulis buku harian.

7. Mengonsumsi suplemen DHEA

Sebuah penelitian menunjukkan bahwa wanita yang mengonsumsi suplemen DHEA (Dehydroepiandrosterone) memiliki kemungkinan lebih tinggi berhasil pada program bayi tabung.

Suplemen ini dapat meningkatkan kadar hormon dalam tubuh. Meskipun banyak dokter belum yakin mengapa suplemen ini berpengaruh, tetapi memberikan esktra hormon dari suplemen dari program bayi tabung ini patut dicoba.

Pasalnya, suplemen ini dipercaya dapat meningkatkan kualitas dan perkembangan telur serta berkontribusi pada kehamilan dan persalinan yang sehat. Khususnya jika Anda ingin meningkatkan kemungkinan hamil dari program bayi tabung.

Jika dokter kandungan Anda merekomendasikannya demi tingkat keberhasilan program bayi tabung yang lebih tinggi, biasanya Anda akan memulai dosis 25-300 mg perhari selama 6-8 minggu lebih sebelum periode IVF berikutnya.

Hal yang terpenting, ikuti saran dan anjuran dokter kandungan Anda selama menjalani program bayi tabung agar tujuan tercapai. Dokter akan memberikan pilihan perawatan terbaik bagi Anda dan pasangan.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Kulit Wajah Terlihat Kusam Saat Hamil, Apa Penyebabnya?

Alih-alih mendapatkan pregnancy glow, sebagian orang malah merasa kulit wajah jadi lebih kusam saat hamil. Apa penyebabnya?

Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh Winona Katyusha

Kapan Waktu Terbaik untuk Kontrol Kandungan Selama Pandemi COVID-19?

Pemeriksaan kehamilan amatlah penting. Di sisi lain, pemeriksaan kehamilan selama pandemi COVID-19 membuat ibu rentan tertular. Apa yang harus ibu lakukan?

Ditulis oleh Diah Ayu
dr. Ivander Utama, F.MAS, Sp.OG
Coronavirus, COVID-19 April 29, 2020

Apakah Puasa Memengaruhi Kesuburan untuk Hamil?

Apakah Anda khawatir puasa pengaruhi kesuburan Anda dan suami? Sebelum Anda menebak-nebak, baca dulu artikel ini jika Anda sedang mengusahakan kehamilan.

Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh Yuliati Iswandiari
Hari Raya, Ramadan April 29, 2020

6 Makanan Bergizi untuk Memperkuat Kandungan

Selain sehat untuk ibu, berbagai makanan ini juga dapat memperkuat janin dalam kandungan agar masa kehamilan tetap lancar.

Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh Winona Katyusha

Direkomendasikan untuk Anda

Hal yang Harus Diketahui Jika Ingin Cepat Hamil Setelah Keguguran

Hal yang Harus Diketahui Jika Ingin Cepat Hamil Setelah Keguguran

Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh Winona Katyusha
Tanggal tayang Mei 18, 2020
Menu Wajib Saat Puasa untuk Ibu Hamil

Menu Wajib Saat Puasa untuk Ibu Hamil

Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh Arinda Veratamala
Tanggal tayang Mei 17, 2020
4 Kondisi yang Mengharuskan Ibu Hamil Membatalkan Puasanya

4 Kondisi yang Mengharuskan Ibu Hamil Membatalkan Puasanya

Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh Novita Joseph
Tanggal tayang Mei 14, 2020
Berbagai Jenis Gangguan Makan yang Umum Dialami Ibu Hamil

Berbagai Jenis Gangguan Makan yang Umum Dialami Ibu Hamil

Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh Winona Katyusha
Tanggal tayang Mei 12, 2020