8 Penyebab Anda Belum Hamil Meski Dinyatakan Subur

Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 8 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Bagi pasangan suami istri yang baru atau sudah lama menikah, jika belum dikaruniai momongan memang menjadi beban tersendiri dalam suatu pernikahan. Berbagai upaya, cara, dan doa mungkin sudah ribuan kali dilakukan. Tapi kondisi kesehatan baik pria dan wanita juga memengaruhi lancarnya usaha hamil yang akan didapat. Waktu dan cara yang salah juga dapat memengaruhi kesuksesan hamil yang Anda idamkan. Baiknya simak 8 penyebab kenapa Anda belum hamil juga meski dokter sudah menyatakan bahwa Anda dan pasangan termasuk subur.

1. Salah menghitung waktu subur

Jika Anda berhubungan seks di waktu dan jumlah benar pada masa subur, kemungkinan usaha hamil Anda bisa tercapai. Para ahli menyarankan berhubungan seks setiap hari, atau setiap hari selama periode paling subur Anda. Siklus haidnya wanita terjadi tiap 28 hari. Cukup mengurangi hari pertama haidnya yang berikut dengan angka 14. Setelah itu bisa ditemukan masa subur Anda.

2. Hanya fokus pada satu posisi seks saja

Sesungguhnya, fokus pada posisi seks yang Anda pikir akan menghantarkan langsung sperma ke tempat pembuahan nyatanya tidak sepenuhnya berhasil. Karena, saat pasangan melakukan penetrasi seksual, ratusan juta sel sperma akan langsung mengarah cepat menuju area sel telur. Beberapa tetes sperma akan keluar dari lubang vagina karena mungkin rahim sudah penuh dengan sperma. Atau bisa jadi, itu adalah kumpulan sel yang gagal melewati lingkungan vagina yang asam dan akhirnya mati.

Yang terpenting, sekarang Anda tak perlu merasa khawatir lagi setiap melihat ada tetesan sperma keluar dari vagina akibat posisi yang Anda pikir akan berhasil malah mengakibatkan sisa sperma keluar kembali.

3. Hanya berhubungan seksual di masa subur

Untuk wanita, Anda dianjurkan untuk berhubungan seks  4 sampai 6 hari sebelum waktu perkiraan masa subur (ovulasi), dan 4 sampai 6 hari setelahnya. Ingatlah, sperma yang sehat dapat bertahan hidup dalam rahim selama 3 hari, bahkan 1 minggu. Semakin sering Anda bercinta sebelum masa subur, semakin besar pula peluang pembuahan yang akan terjadi. Hal ini dapat menyebabkan alasan Anda kenapa belum hamil terkait waktu seks yang salah.

4. Terlalu sering berhubungan seks

“Lakukanlah seks sesering mungkin agar cepat hamil.” Anggapan tersebut tidak selalu benar dan belum tentu harus Anda ikuti. Seks yang terlalu sering, akan membuat kualitas sperma menjadi menurun. Sperma memerlukan waktu beberapa hari untuk bisa bereproduksi lagi.

5. Pola hidup kurang sehat

Apa Anda masih merokok, minum alkohol, atau bahkan masih makan-makanan yang tidak sehat? Ini bisa jadi salah satu penyebabnya. Gaya hidup tersebut akan memengaruhi hormon Anda dalam usaha kehamilan. Bahkah jika nantinya Anda hamil mungkin akan berpotensi keguguran atau bayi lahir cacat.

6. Kelebihan atau kekurangan berat badan

Anda yang kekurangan berat badan atau kegemukan mungkin memiliki beberapa kesulitan untuk hamil. Di sisi lain, kelebihan berat badan dapat memiliki dampak yang signifikan pada kesuburan Anda maupun pasangan. Semakin jauh indeks berat badan Anda dari ukuran normal, semakin berpengaruh pada kegagalan proses kehamilannya.

7. Pengaruh usia

Sejatinya usia reproduksi wanita yang tepat adalah berumur 20 tahun lebih. Pada usia tersebut, kondisi fisik dan sel telur sedang sehat-sehatnya untuk menerima sperma menuju pembuahan. Hormon dan sel telur akan mulai menurun kualitasnya ketika Anda memasuki usia 30-40 tahun. Mungkin Anda bisa konsultasikan kepada ahli cara lain agar proses menuju hamil Anda sukses terkait usia Anda yang mungkin menjadi penyebabnya.

8. Saluran tuba falopi yang tersumbat

Saluran tuba falopi akan membuat sel telur mudah mencapai rahim. Jika kedua atau bahkan salah satu tuba falopi menempel, tentunya sel telur tidak mempunyai jalan mencapai rahim sehingga sperma tidak mampu mencapai sel telur. Dengan demikian, pembuahan yang seharusnya terjadi menjadi gagal dan kehamilan pun tidak dapat terjadi. Untuk mendiagnosis adanya tuba falopi yang tersumbat, biasanya dibutuhkan x-ray khusus yakni HSG atau hysterosalpingogram.

BACA JUGA:

Kalkulator Masa Subur

Ingin Cepat Hamil? Cari tahu waktu terbaik untuk bercinta dengan suami lewat kalkulator berikut.

Kapan Ya?
general

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Setelah Kuret, Kapan Bisa Menstruasi Lagi Seperti Biasa?

Setelah kuret, seringkali wanita merasa khawatir dengan siklus menstruasinya. Kapan menstruasi terjadi kembali setelah keguguran?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Persalinan, Melahirkan, Kehamilan 11 Januari 2021 . Waktu baca 3 menit

6 Hal yang Katanya Bisa Menentukan Jenis Kelamin Bayi. Mitos atau Fakta?

Faktor-faktor berikut ini mungkin turut andil dalam menentukan apakah bayi Anda perempuan atau laki-laki, tapi mungkin juga hanya kebetulan belaka.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Trimester 2, Kehamilan & Kandungan, Kehamilan 8 Januari 2021 . Waktu baca 6 menit

Janin Berhenti Bergerak, Apakah Harus Periksa ke Dokter?

Tendangan janin dapat menunjukkan janin dalam kondisi sehat dalam kandungan. Tapi, bagaimana jika janin berhenti bergerak? Apa yang harus dilakukan?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Masalah Kehamilan, Kehamilan & Kandungan, Kehamilan 6 Januari 2021 . Waktu baca 3 menit

Daftar Jamu yang Dilarang untuk Ibu Hamil

Jamu menjadi minuman tradisional yang menyehatkan. Namun ada beberapa bahan jamu yang dilarang untuk ibu hamil, salah satunya kunyit asam.

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Riska Herliafifah
Prenatal, Kehamilan & Kandungan, Kehamilan 6 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

cara menggugurkan kandungan

Cara Menggugurkan Kandungan Ketika Kehamilan Bermasalah

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 15 Januari 2021 . Waktu baca 7 menit
tanda hamil atau haid

Positif Hamil Atau Gejala Mau Haid? Begini 10 Cara Membedakannya

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Dipublikasikan tanggal: 14 Januari 2021 . Waktu baca 14 menit
Memahami Tumbuh Kembang Gigi dan Rahang Anak

7 Trik Membujuk Anak Agar Tak Takut ke Dokter Gigi

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 12 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit
menopause

Menopause

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 12 Januari 2021 . Waktu baca 12 menit