Apakah Berhubungan Intim Sekali Bisa Hamil?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 11/02/2020 . Waktu baca 6 menit
Bagikan sekarang

Ketika baru menikah, Anda mungkin bertanya-tanya, apakah bisa Anda atau pasangan Anda hamil hanya dengan sekali hubungan seks. Begitu juga, dengan Anda yang tidak memiliki rencana untuk punya anak dalam waktu dekat, wajar jika timbul kekhawatiran akan hamil setelah melakukan seks semalam. Akan tetapi, benarkah Anda bisa hamil meski hanya sekali berhubungan intim dengan pasangan? Simak penjelasan lengkapnya berikut ini.

Apakah bisa hamil hanya dengan berhubungan intim sekali?

Anda tentu tahu bahwa ada aktivitas seksual yang bisa membuat Anda hamil, tapi ada juga yang tidak menyebabkan kehamilan. Berikut ini adalah beberapa aktivitas seksual yang tidak bisa membuat Anda hamil jika melakukannya:

Sementara itu, hal apa saja yang bisa menyebabkan seorang wanita hamil?

Berdasarkan sebuah artikel yang dimuat pada laman Utah Department of Health, seorang wanita yang melakukan hubungan intim tanpa alat kontrasepsi, walau hanya sekali, memiliki kemungkinan untuk bisa hamil.

Oleh karenanya, jika Anda melakukan salah satu dari kedua aktivitas seks yang berpotensi untuk hamil, walau hanya melakukan sekali, tidak menutup kemungkinan kehamilan.

Alasan wanita hamil setelah berhubungan intim sekali

Tahukah Anda bahwa percobaan untuk hamil tidak harus dilakukan berkali-kali? Artinya, sekali berhubungan intim pun tetap memberi Anda kesempatan untuk bisa hamil.

Selama melakukannya di saat yang tepat, seorang wanita bisa hamil ketika baru sekali berhubungan intim dengan pasangannya. Artinya, jika wanita dan pria sedang dalam masa subur, proses pembuahan antara sel sperma dan sel telur pun dapat terjadi.

Proses kehamilan terjadi saat sperma pada laki-laki bertemu dan membuahi sel telur. Sperma dapat bertahan di tuba fallopi selama tujuh hari setelah kegiatan seks. Jika proses pembuahan tersebut berhasil meski hanya sekali berhubungan intim, Anda bisa hamil.  Perempuan tidak dapat hamil jika pembuahan tersebut tidak berhasil dilakukan.

Ketika berhubungan intim dilakukan sekali saat perempuan dalam masa suburnya, maka kemungkinan untuk bisa hamil pun ada.

Namun ini juga tergantung pada kondisi sperma, sebab untuk mencapai sel telur, sperma harus melewati tuba fallopi, di mana tidak semua sperma yang masuk bisa bertahan. Jika kualitas sperma yang diproduksi bagus, kemungkinan terjadi kehamilan pun tinggi.

Bagaimana bisa tahu hamil setelah sekali berhubungan intim?

Setelah berhubungan intim sekali, Anda bisa melakukan tes untuk tahu apakah Anda hamil atau tidak. Anda bisa membeli test pack di apotek, lalu membaca instruksi yang ada, dan melakukan tes sendiri di rumah.

Untuk mengetahui Anda hamil atau tidak setelah berhubungan intim sekali, Anda harus mengambil urine Anda, kemudian tunggu beberapa saat sampai alat itu memberi tahu jawabannya. Anda juga bisa berkonsultasi dengan dokter, jika tidak yakin menggunakan test pack. Lalu, apa saja tanda-tanda kehamilan?

  • Merasa pusing.
  • Payudara membengkak dan nyeri.
  • Mual.
  • Sering buang air kecil.
  • Kram di bagian perut bawah.
  • Terlambat datang bulan.

Mitos hubungan intim yang dapat menyebabkan atau mencegah kehamilan

Selain kemungkinan Anda bisa hamil setelah berhubungan seks sekali, ada beberapa mitos yang tersebar di masyarakat tentang mungkin atau tidaknya terjadi kehamilan, berikut ini pemaparannya:

1. Tidak bisa hamil saat menggunakan kontrasepsi

Jika Anda ingin menunda atau mencegah kehamilan menggunakan alat kontrasepsi, Anda perlu tahu bahwa alat ini tidak ada yang memiliki efektivitas hingga 100 persen. Artinya, meski sangat kecil kemungkinan Anda bisa hamil saat menggunakan kontrasepsi, kemungkinan tersebut pun ada. Sebagai contoh, Anda masih bisa hamil meski sudah menggunakan kondom.

Sama halnya dengan berhubungan intim sekali Anda mungkin bisa hamil, menggunakan kondom atau pil kb juga masih memiliki potensi Anda mengalami kehamilan. Pasalnya, bisa saja Anda menggunakan kondom yang rusak atau lupa meminum pil KB sesuai anjuran dokter.

2. Tidak bisa hamil saat sedang menstruasi

Percaya atau tidak, kehamilan juga bisa terjadi pada saat Anda menstruasi. Saat Anda melakukan seks ketika siklus menstruasi Anda, tidak menutup kemungkinan sperma melakukan pembuahan, sebab sperma dapat bertahan lebih dari 5 hari.

3. Berhubungan seks dengan gaya tertentu bisa menunda kehamilan

Banyak yang menyatakan bahwa berhubungan seks dengan gaya tertentu bisa menunda kehamilan. Padahal, faktanya, berhubungan seks dengan gaya apapun tetap berpotensi membuat Anda hamil.

Sama dengan adanya kemungkinan bisa hamil meski hanya sekali berhubungan intim, wanita dapat hamil dengan berbagai macam posisi seks yang dilakukannya. Baik posisi seksnya berbaring maupun duduk, tidak ada yang disebut sebagai posisi aman.

Begitu pun dengan tempat Anda melakukan seks, ketika melakukannya sambil berendam atau pun mandi dengan shower, kehamilan tetap bisa terjadi. Sperma tetap bisa melewati tuba fallopi dan membuahi sel telur.

4. Ejakulasi yang dilakukan di luar vagina bisa menunda kehamilan secara alami

Meski tidak menggunakan alat kontrasepsi, banyak orang yang melakukan penundaan kehamilan dengan cara alami. Salah satunya adalah ejakulasi di luar vagina. Hal ini diharapkan dapat mencegah sperma masuk ke dalam vagina dan membuahi sel telur. Padahal, meski ejakulasi tidak dilakukan di dalam vagina, kemungkinan untuk bisa hamil tetap ada.

Pasalnya, ada cairan yang keluar sebelum ejakulasi, dan cairan tersebut mengandung sperma meskipun cairan ini bukan cairan ejakulasi atau pelepasan. Sementara itu, hanya dibutuhkan satu sperma untuk menembus masuk membuahi sel telur, dan kita tidak tahu yang manakah sperma yang berhasil melakukan pembuahan.

Oleh karena itu, jika ejakulasi di luar vagina saja masih bisa menyebabkan kehamilan, berhubungan intim sekali juga memiliki potensi membuat Anda bisa hamil. Hal ini juga tidak bisa menghindari Anda dari penyakit seksual menular.

5. Wanita buang air kecil setelah berhubungan seks bisa menunda kehamilan

Setelah berhubungan seks dengan pasangan, wanita sering kali dilarang untuk segera buang air kecil. Pasalnya, dikhawatirkan sperma yang sudah masuk ke dalam vagina keluar lagi saat wanita buang air kecil.

Padahal, cara tersebut tetap tidak bisa menurunkan risiko kehamilan. Sperma yang masuk ke rahim tetap akan meneruskan perjalanan untuk mencapai sel telur, hingga dapat menyebabkan kehamilan.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Nafsu Seks Siapa yang Lebih Besar? Pria atau Wanita?

Semua orang punya nafsu seks yang berbeda. Namun apakah benar nafsu seks pria lebih besar dari wanita? Simak apa kata hasil penelitian.

Ditulis oleh: Novita Joseph
Hidup Sehat, Seks & Asmara 04/08/2020 . Waktu baca 4 menit

7 Penyakit Kelamin yang Sering Menular Lewat Seks Tanpa Kondom (Plus Gejalanya untuk Diwaspadai)

Berbeda penyakitnya, berbeda juga gejalanya. Namun, Anda perlu tahu gejala penyakit menular seksual yang paling sering menyerang berikut ini.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Hidup Sehat, Seks & Asmara 29/07/2020 . Waktu baca 13 menit

Berbagai Cara Agar Pria Tahan Lama Saat Berhubungan Seks

Pria kadang suka "keluar" duluan. Adakah cara agar seks menjadi lebih lama? Yuk simak berbagai cara tahan lama pria saat berhubungan seks di bawah ini.

Ditulis oleh: Novita Joseph
Hidup Sehat, Seks & Asmara 28/07/2020 . Waktu baca 3 menit

Psst, Jangan Buru-Buru Jatuh Cinta Nanti Jadi Cepat Benci!

Katanya jarak antara cinta dan benci itu dekat, banyak juga yang bilang hati-hati jika cepat jatuh cinta karena bisa cepat juga untuk benci. Benarkah?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Andisa Shabrina
Hidup Sehat, Seks & Asmara 16/07/2020 . Waktu baca 5 menit

Direkomendasikan untuk Anda

penyebab infeksi saluran kencing

Berbagai Penyebab Penyakit Infeksi Saluran Kencing yang Perlu Anda Ketahui

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 06/08/2020 . Waktu baca 6 menit
berhubungan seks setelah operasi caesar

Berhubungan Seks Setelah Operasi Caesar, Wajarkah Bila Sakit?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Dipublikasikan tanggal: 05/08/2020 . Waktu baca 4 menit
manfaat ginseng buat pria

Ginseng Korea: Benarkah Ampuh Atasi Berbagai Masalah Seksual Pria?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 05/08/2020 . Waktu baca 4 menit
pijat prostat

Pijat Prostat, Benarkah Bisa Atasi Masalah Prostat dan Seksual?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Winona Katyusha
Dipublikasikan tanggal: 05/08/2020 . Waktu baca 6 menit