Memasuki Trimester Ketiga, Ibu Perlu Perhatikan 4 Perubahan Ini

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 21 Oktober 2018 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Ibu hamil trimester 3 harus lebih ekstra hati-hati memerhatikan banyak hal untuk memastikan bayinya tetap sehat dan aman sampai waktu kelahirannya. Namun tak dapat disangkal, segala kerepotan mempersiapkan persalinan membuat kita sering lupa untuk cek kondisi tubuh sendiri. Sebagai pengingat, baca terus artikel ini agar Anda tahu kira-kira hal apa saja yang perlu menjadi perhatian khusus di trimester terakhir Anda.

 Ibu hamil trimester 3 perlu lebih perhatikan…

1. Pergerakan janin

cairan ketuban sedikit

Gerak janin dalam kandungan seharusnya akan semakin aktif mendekati waktu persalinan. Ini karena ia akan mengubah posisi, dari yang awalnya meringkuk dengan kepala di atas menjadi merosot turun ke daerah panggul ibu untuk bersiap lahir.

Selama perpindahan posisi ini, bayi juga akan meregangkan lengan dan kakinya sehingga menimbulkan gerakan yang cukup membuat Anda terkaget-kaget. Oleh karena itu, yang perlu menjadi perhatian ibu adalah gerakan janin.

Apakah gerakannya sebanyak biasanya, berkurang, atau justru tidak bergerak sama sekali? Jika Anda merasa gerakan bayi melemah, cobalah makan sesuatu dan setelah itu berbaring menyamping ke kiri. Cara ini merangsang janin bergerak lewat asupan makanan dari ibu.

Apabila janin tidak juga bergerak minimal sebanyak 10 kali dalam dua jam berikutnya, segera hubungi dokter untuk cari tahu penyebabnya.

2. Posisi tidur

posisi tidur ibu hamil

Hamil trimester 3 Anda sebaiknya jangan tidur telentang. Selain kurang nyaman, posisi telentang akan menghambat aliran darah yang menuju bayi lewat plasenta.

Mengutip American Pregnancy, ibu hamil dianjurkan berbaring menyamping ke sisi kiri karena rahim secara alami akan berputar ke kanan sepanjang kehamilan.

Berbaring menyamping ke kiri membawa bayi ke tengah perut. Ini akan meningkatkan aliran darah sekaligus asupan nutrisi melalui plasenta.

Agar lebih nyaman, Anda bisa selipkan bantal di antara kedua kaki untuk membantu menopang tubuh.

3. Pekerjaan yang dilakukan

operasi LASIK saat hamil

Saat memasuki usia kehamilan trimester ketiga Anda mungkin bertanya-tanya, kira-kira kapan harus berhenti bekerja dan apakah bekerja membahayakan janin?

Sebenarnya selama Anda melakukan pekerjaan secara normal tanpa memforsir tenaga dan tetap memerhatikan asupan nutrisi untuk si kecil, bekerja bukanlah halangan.

Lain cerita jika Anda bekerja di lingkungan yang memiliki sirkulasi udara yang buruk dengan paparan asap berbahaya yang mudah menguap atau cat berbasis timbal. Jika begitu, Anda perlu mengonsultasikannya pada dokter kandungan dan ceritakan kondisi pekerjaan Anda.

Akan tetapi, beberapa masalah saat hamil seperti risiko persalinan prematur, lemah rahim (inkompetensi serviks), plasenta previa, dan preeklampsia membutuhkan lebih banyak istirahat selama kehamilan. Dokter kemungkinan akan merekomendasikan Anda untuk segera ambil cuti melahirkan.

4. Perjalanan jauh

naik-pesawat-untuk-ibu-hamil

Bepergian jauh saat hamil trimester 3 cukup berisiko. Pasalnya, ada beberapa risiko kesehatan yang mengintai seperti pembekuan darah karena duduk terlalu lama, paparan infeksi, dan berbagai komplikasi kehamilan.

Jika kondisi mengharuskan Anda pergi, maka hindari naik mobil. Dokter bisanya masih mengizinkan Anda untuk naik pesawat hingga usia kehamilan sekitar 32-34 minggu, kecuali jika Anda berisiko tinggi untuk melahirkan prematur.

Jangan lupa untuk membawa catatan medis seputar riwayat kehamilan Anda untuk berjaga-jaga jika sewaktu-waktu dibutuhkan.

Selain itu, usahakan untuk beranjak dari tempat duduk dan berjalan kaki setidaknya setiap satu atau dua jam. Usahakan untuk tetap mengonsumsi makanan yang bersih dan dimasak matang untuk mencegah paparan infeksi dari bakteri yang bisa membahayakan kehamilan.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Kenali Gejala dan Bahaya Tekanan Darah Tinggi Setelah Melahirkan

Hipertensi atau tekanan darah tinggi setelah melahirkan dikenal dengan istilah postpartum preeklampsia. Apa saja gejala dan bahayanya? Cari tahu di sini.

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Hipertensi, Kesehatan Jantung 13 Oktober 2020 . Waktu baca 6 menit

Muncul Garis Hitam di Perut Saat Hamil, Apa Sih Artinya?

Saat hamil, Anda mungkin akan menemukan garis hitam di perut pada usia kehamilan yang mulai besar. Tapi, tidak semua ibu hamil punya garis ini. Mengapa?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Kehamilan & Kandungan, Kehamilan 13 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit

Awas! Ini Bahayanya Jika Ibu Kekurangan Yodium Saat Hamil

Tidak sedikit wanita hamil yang belum mengetahui pentingnya yodium. Padahal, kekurangan yodium saat hamil memiliki dampak yang buruk bagi janin.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Kehamilan & Kandungan, Kehamilan 7 Oktober 2020 . Waktu baca 3 menit

Apa Penyebab Anak dan Tantrum dan Bagaimana Cara Mengatasinya?

Tantrum pada anak bisa terjadi kapan pun di manapun, termasuk di tempat umum. Berikut cara untuk mengatasi dan mencegahnya di kemudian hari,

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Lika Aprilia Samiadi
Anak 1-5 Tahun, Parenting, Perkembangan Balita 2 Oktober 2020 . Waktu baca 10 menit

Direkomendasikan untuk Anda

ibu hamil makan daging kambing

Bolehkah Ibu Hamil Makan Daging Kambing?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Yuliati Iswandiari
Dipublikasikan tanggal: 21 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit
pekerjaan rumah tangga saat hamil

Pekerjaan Rumah Tangga Ini Dilarang Bagi Ibu Hamil

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 21 Oktober 2020 . Waktu baca 3 menit

Apa yang Terjadi Pada Bayi Jika Ibu Stres Saat Hamil?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Dipublikasikan tanggal: 15 Oktober 2020 . Waktu baca 5 menit
Konten Bersponsor
potret pasangan diskusi tentang persalinan normal dan caesar

Pahami Faktor Penentu Persalinan Caesar sebagai Persiapan Sambut si Kecil

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Willyson Eveiro
Dipublikasikan tanggal: 13 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit