5 Tanda Bahaya Kehamilan yang Perlu Anda Waspadai

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 15 September 2020 . Waktu baca 3 menit
Bagikan sekarang

Kehamilan memang akan membuat badan ibu jadi kurang nyaman. Sakit, nyeri, mual dan hal lainnya bisa terjadi ketika sedang hamil, dan ini merupakan tanda kehamilan yang normal. Namun, ada pula berbagai tanda bahaya kehamilan yang dapat mengancam keselamatan ibu dan bayi. Apa saja? Simak ulasan berikut ini.

Apa saja tanda bahaya kehamilan yang harus segera diwaspadai?

Selagi hamil, pastinya tubuh akan mengalami beberapa perubahan. Gejala perubahan tubuh yang biasa dan normal terjadi biasanya meliputi mudah lelah, sering buang air kecil, mual, dan muntah.

Namun, selain gejala tersebut, ada beberapa tanda-tanda kehamilan yang memerlukan perhatian medis. Apa saja tanda bahaya kehamilan yang perlu segera Anda konsultasikan ke dokter?

1. Perdarahan

Perdarahan adalah tanda bahaya kehamilan paling utama yang harus Anda perhatikan. Biasanya ini bisa terjadi pada usia kehamilan trimester pertama. Bila hanya keluar sedikit, perdarahan masih bisa dianggap normal. Namun, bila jumlahnya banyak, sering terjadi, dan warnanya terlihat merah segar, Anda harus segera menghubungi dokter. Biasanya perdarahan berbahaya akan dibarengi dengan rasa nyeri hebat di bagian rahim.

2. Sakit perut yang tak tertahankan

Nyeri di bagian perut merupakan tanda bahaya kehamilan yang harus para ibu waspadai. Apalagi jika rasa nyeri berlangsung hebat cukup lama.

Ini bisa menjadi tanda bahwa Anda akan mengalami persalinan prematur, kehamilan ektopik, radang usus buntu, aborsi, nyeri karena radang panggul, hingga infeksi saluran kemih.

3. Sakit kepala

Sakit kepala yang terus menerus terjadi diam-diam bisa membahayakan ibu dan janin. Bila sakit kepala yang Anda alami tidak kunjung hilang dan disertai pandangan yang buram atau bahkan disertai pingsan, ini bisa jadi suatu tanda bahaya. Segera periksakan diri Anda ke dokter kandungan apabila gejala ini Anda alami.

4. Tangan dan wajah membengkak

Bengkak di bagian kaki sudah normal terjadi pada ibu yang sedang mengandung. Namun, bengkak di bagian wajah dan tangan saat hamil bukanlah sesuatu yang normal. Ini bisa menjadi salah satu tanda bahaya kehamilan yang harus Anda waspadai.

Jika bengkak di area wajah dan tangan tak hilang juga meski sudah beristirahat dengan cukup, sebaiknya segera periksakan diri Anda ke dokter. Umumnya gejala bengkak di area wajah dan tangan ini akan disertai dengan beberapa gejala fisik lainnya.

5. Bayi tidak bergerak dalam kandungan

Calon orangtua pasti menunggu-nunggu kapan bayi mereka akan mulai menendang dan bergerak dalam kandungan. Umumnya, kebahagiaan para orangtua ini akan dialami saat janin berusia 5 bulan ke atas.

Janin dalam kandungan akan mulai aktif bergerak sejak usia kehamilan 5 hingga 6 bulan. Namun, jika di bulan ke-5 atau ke-6 kehamilan Anda tidak merasakan pergerakan apa-apa dari dalam rahim Anda, dikhawatirkan Anda mengalami kehamilan patologik.

Segera periksa ke dokter kandungan. Ingat-ingat kapan saja biasanya bayi aktif bergerak dan tidak. Biasanya, gejala yang menimbulkan tanda bahaya kehamilan akan terjadi terus-terusan. Maka itu, konsultasikan pada dokter untuk mengetahui apa yang terjadi pada kehamilan Anda.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Menghadapi 7 Kecemasan Ibu Hamil Menjelang Persalinan

Mendekati hari-H melahirkan, Anda mungkin jadi gugup dan takut. Hal ini wajar, tapi jangan sampai kecemasan ibu hamil menjelang persalinan bikin stres.

Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Kehamilan & Kandungan, Melahirkan, Kehamilan 10 September 2020 . Waktu baca 5 menit

Hati-hati, Pelumas Seks Bisa Bikin Susah Hamil

Sedang mencoba hamil tapi belum berhasil juga? Hal ini kemungkinan disebabkan pelumas seks alias lubrikan yang membuat susah hamil.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Kesuburan, Kehamilan 9 September 2020 . Waktu baca 4 menit

Bagaimana Cara Bayi Bernapas Saat Masih dalam Kandungan?

Pernapasan pertama yang bayi lakukan adalah saat bayi menangis ketika dilahirkan. Lalu bagaimana caranya bayi bernafas dalam kandungan?

Ditulis oleh: Theresia Evelyn
Perkembangan Janin, Kehamilan, Hidup Sehat, Fakta Unik 1 September 2020 . Waktu baca 3 menit

Bolehkah Ibu Menjalani Diet Saat Hamil?

Sebagai perempuan, Anda memiliki rasa kekhawatiran akan penampilan Anda meski saat hamil. Namun, bolehkah ibu menjalani diet saat hamil?

Ditulis oleh: Theresia Evelyn
Kehamilan & Kandungan, Kehamilan 19 Agustus 2020 . Waktu baca 5 menit

Direkomendasikan untuk Anda

melahirkan normal tanpa rasa sakit

Melahirkan Normal Tanpa Rasa Sakit, Apakah Mungkin?

Ditulis oleh: Theresia Evelyn
Dipublikasikan tanggal: 30 September 2020 . Waktu baca 5 menit
minum antidepresan saat hamil

Minum Antidepresan Saat Hamil, Boleh Atau Tidak?

Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 24 September 2020 . Waktu baca 4 menit
korset perut setelah melahirkan

Perlukah Memakai Korset Perut Setelah Melahirkan?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 23 September 2020 . Waktu baca 3 menit
perkembangan janin 14 minggu

Kapan Boleh Mencoba Hamil Lagi Setelah Keguguran?

Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Dipublikasikan tanggal: 16 September 2020 . Waktu baca 4 menit