Cara Memakai Sabuk Pengaman Saat Hamil

Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 19/03/2020 . 4 mins read
Bagikan sekarang

Peraturan lalu lintas jelas menyatakan bahwa setiap orang harus mengenakan sabuk pengaman ketika bepergian dengan mobil, termasuk wanita hamil. Denda yang sangat berat siap menunggu jika Anda tidak menaatinya. Namun banyak ibu yang khawatir memakai sabuk pengaman saat hamil karena takut mencederai bayinya. Benarkah ini?

Tentu saja tidak. Sabuk pengaman fungsinya adalah untuk melindungi baik ibu maupun bayi, jika terjadi kecelakaan. Mengenakan sabuk pengaman saat hamil memang tidak sama dengan biasanya, karena ada beberapa hal yang perlu dipertimbangkan agar sabuk tidak menekan bayi di dalam perut.

BACA JUGA: Traveling Saat Hamil Sebaiknya Saat Usia Kandungan Berapa Bulan?

Sabuk pengaman paling aman untuk ibu hamil

Sabuk pengaman dengan tiga titik sambungan, yang biasanya tersedia di bangku depan, adalah jenis sabuk pengaman yang paling aman saat hamil. Pada sabuk jenis ini, ada dua rangkap sabuk di pangkuan, dan satu tali diagonal melintang di dada. Tali di bahu ini membantu untuk menjaga sabuk pengaman terlepas ketika Anda mengalami tabrakan.

Jika tidak ada pilihan lain, sabuk jok belakang yang terdiri dari sabuk pangkuan saja masih lebih baik daripada tidak memakai sabuk pengaman sama sekali. Namun, sabuk pengaman tiga titik jauh lebih aman untuk Anda dan bayi dalam kandungan jika terjadi kecelakaan.

Amankah memakai sabun pengaman saat hamil?

Banyak wanita khawatir jika mereka kecelakaan, sabuk itu sendiri yang akan menyakiti bayi mereka. Justru yang benar adalah sebaliknya. Sabuk pengaman sebenarnya membantu melindungi kandungan Anda dari hantaman saat kecelakaan.

Sebagian besar cedera kehamilan terkait dengan kecelakaan mobil terjadi karena wanita bergerak maju dari tempat duduknya dan bertabrakan dengan sesuatu yang keras. Sebuah penelitian terbaru di Kuwait (di mana wanita tidak menyadari bahaya tanpa sabuk pengaman), menunjukkan bahwa para wanita yang memilih untuk tidak mengenakan sabuk pengaman mengalami luka jauh lebih besar ketimbang wanita yang memakai satu sabuk pengaman.

BACA JUGA: Berbagai Penyebab Ketuban Pecah Lebih Awal

Bagaimana cara memakai sabuk pengaman saat hamil agar tak menyakiti bayi?

Untuk memastikan bahwa Anda dan bayi terlindungi dengan baik, penting untuk memosisikan sabuk pengaman Anda dengan benar.

Kenakan sabuk pangkuan sehingga pas dengan selangkangan Anda, kira-kira setinggi paha. Ingat, sabuk pengaman harus diposisikan di bawah perut Anda, bukan di tengah-tengah. Hal ini dilakukan untuk menghindari tekanan pada plasenta yang dapat membahayakan bayi. Jika sabuk bergerak naik selama perjalanan, geser ke bawah lagi.

BACA JUGA: Plasenta Previa, Salah Satu Penyebab Perdarahan Pada Ibu Hamil

Bagian diagonal sabuk yang melingkar di pundak harus berada di atas tulang selangka bawah leher, dan membelahpayudara Anda. Sabuk juga harus berada di sisi perut Anda, tempatkan pada pundah dan bukannya di leher. Pastikan Anda memakai sabuk pengaman sekencang mungkin.

Jika Anda tidak menemukan posisi sabuk pengaman yang benar, atau jika memakai sabuk pengaman membuat tidak nyaman, maka Anda dapat menggunakan adaptor sabuk pengaman yang dirancang untuk digunakan selama kehamilan.

Ada berbagai jenis adaptor yang dijual. Semuanya menjamin bahwa sabuk pengaman Anda tetap pada tempatnya, sekaligus melindungi Anda dan bayi. Anda juga dapat membeli adaptor yang dapat mengubah arah sabuk diagonal atau mengurangi tekanan pada perut Anda.

Tulang, otot, organ dan cairan ketuban dalam tubuh Anda memberikan bantalan bagi bayi Anda agar aman. Artinya, cara terbaik untuk melindungi bayi Anda adalah dengan melindungi diri Anda sendiri dan mengenakan sabuk pengaman.

Sumber foto

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

    Apakah artikel ini membantu Anda?
    happy unhappy"

    Yang juga perlu Anda baca

    Apa yang Akan Terjadi Jika Muncul Kista Saat Hamil?

    Munculnya kista saat hamil adalah hal yang umum terjadi. Walau biasanya tidak berbahaya, ibu hamil perlu memahami apa saja pengaruhnya terhadap kandungan.

    Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
    Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
    Kehamilan & Kandungan, Kehamilan 19/06/2020 . 5 mins read

    5 Tips Ajarkan Jaga Kesehatan Gigi dan Mulut pada Anak

    Tips ini akan membantu Anda menerapkan kebiasaan kesehatan gigi dan mulut pada anak sejak dini. Yuk, cari tahu apa saja caranya di sini.

    Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
    Ditulis oleh: Willyson Eveiro
    Parenting, Tips Parenting 16/06/2020 . 5 mins read

    Ternyata Ayah Juga Bisa Kena Depresi Pasca Melahirkan

    Postpartum depression tak cuma menyerang wanita yang baru melahirkan. Depresi pasca melahirkan juga bisa dialami para ayah. Inilah tanda-tandanya.

    Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
    Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
    Parenting, Tips Parenting 14/06/2020 . 5 mins read

    Hai Para Suami, Ini 15 Tanda Istri Anda Sedang Hamil

    Tak hanya wanita yang harus memerhatikan perubahan pada dirinya. Sebagai suami Anda juga harus peka melihat tanda istri hamil dan segera mempersiapkan diri.

    Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
    Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
    Kesuburan, Kehamilan, Hidup Sehat 13/06/2020 . 6 mins read

    Direkomendasikan untuk Anda

    cara memandikan bayi yang baru lahir

    Agar Tidak Bingung, Berikut Cara Memandikan Bayi Baru Lahir

    Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Riska Herliafifah
    Dipublikasikan tanggal: 25/06/2020 . 9 mins read

    Ini Akibatnya Jika Bayi Memakai Popok Terlalu Lama

    Ditulis oleh: Arinda Veratamala
    Dipublikasikan tanggal: 25/06/2020 . 5 mins read
    mengatasi ruam popok bayi

    Si Kecil Mengalami Ruam? Berikut 8 Cara Mengobatinya

    Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Aprinda Puji
    Dipublikasikan tanggal: 25/06/2020 . 7 mins read
    pelukan bayi perkembangan bayi 14 minggu perkembangan bayi 3 bulan 2 minggu

    Ilmuwan Jepang Ungkap Cara Sempurna Memeluk Bayi

    Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
    Ditulis oleh: Ulfa Rahayu
    Dipublikasikan tanggal: 25/06/2020 . 4 mins read