Muncul Ruam dan Gatal Sebelum Melahirkan? Itu Adalah PUPPP

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 12 Agustus 2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Bagi para ibu hamil yang merasa perutnya gatal dan menimbulkan ruam berwarna merah mungkin artinya Anda mengalami PUPPP atau PUPPS. PUPPS merupakan singkatan dari Puritic Uritical Papules and Plaques of Pregnancy dan normal terjadi pada ibu hamil. 

Simak ulasan di bawah ini untuk mengetahui lebih lengkap. 

Apa itu PUPPP?

ibu hamil kurang gizi

PUPPP (Puritic Uritical Papules and Plaques of Pregnancy) adalah masalah kulit yang sangat sering terjadi pada ibu hamil. Biasanya, muncul ruam berwarna merah dan terasa gatal di perut sebelum proses persalinan terjadi. 

Akan tetapi, pada beberapa kasus ruam ini juga timbul di paha atau lengan. Masalah ini cenderung terjadi pada wanita yang baru pertama kali melahirkan dan di perutnya terdapat banyak lipatan lemak. 

Seperti yang dilansir dari laman DermNet NZ, PUPPS dialami oleh 1 dari 160 kehamilan. Berikut ini ada beberapa orang yang lebih berisiko terkena ruam gatal tersebut:

  • Baru pertama kali hamil.
  • Lebih sering terjadi pada wanita berkulit putih.
  • Risikonya lebih besar pada ibu hamil yang memiliki berat badan berlebih.
  • Umum terjadi pada ibu mengandung janin berjenis kelamin pria.
  • Mengandung anak kembar atau lebih.

Walaupun terdengar dapat mengganggu penampilan, Anda tidak perlu khawatir karena umumnya ruam dan rasa gatal tersebut akan hilang sekitar 2-3 minggu setelah melahirkan. 

Penyebab terjadinya PUPPP 

Sebenarnya, penyebab utama dari PUPPP belum diketahui dengan pasti. Namun, masalah ini diyakini berhubungan dengan peregangan kulit di perut. 

Peregangan kulit biasanya menimbulkan respon imun akibat kerusakan jaringan ikat. Maka itu, tempat pertama munculnya ruam berada di stretch mark dan berkembang ketika trimester ketiga kehamilan, tepatnya saat bayi tumbuh dengan cepat. 

Peregangan kulit di perut

menghilangkan stretch mark

Salah satu penyebab mengapa PUPPP bisa terjadi adalah peregangan kulit di perut yang sering menimbulkan stretch mark pada ibu hamil

Jika kulit manusia mengalami stres atau peregangan secara berlebihan, jaringan ikat kulit berisiko rusak. Akibatnya, kondisi tersebut bisa berujung pada peradangan yang menyebabkan ruam merah dan bengkak di kulit perut. 

Oleh karena itu, PUPPS yang terjadi pada ibu hamil dikaitkan dengan peregangan yang sering terjadi pada beberapa bulan terakhir sebelum melahirkan. 

Respons imun terhadap sel janin

iugr adalah janin tidak berkembang

Selain peregangan kulit di perut, PUPPP juga dapat terjadi karena adanya respons imun terhadap sel janin. 

Maksudnya, beberapa jaringan sel janin berpindah ke seluruh tubuh sang ibu. Akibatnya, sel tersebut memicu respons sistem kekebalan tubuh yang menimbulkan ruam. 

Teori di atas mungkin dapat menjelaskan mengapa masalah kulit ruam pada ibu hamil ini masih muncul setelah melahirkan. Hal tersebut dikarenakan sel-sel janin terus beredar di tubuh ibu meskipun dalam waktu yang tidak lama. 

Tips mengatasi PUPPS pada ibu hamil

menjaga kebersihan saat hamil

Cara mengatasi masalah kulit yang mengganggu perut Anda ini sebenarnya hanya bisa dilakukan dengan melahirkan. 

Akan tetapi, Anda bisa menggunakan beberapa cara di bawah ini untuk menyamarkan ruam dan mengurangi rasa gatal akibat PUPPP. 

  • Mandi dengan lulur oatmeal atau baking soda
  • Memakai sarung tangan agar keinginan untuk menggaruk berkurang 
  • Mengompres bagian yang terkena ruam dengan kompres dingin
  • Mengoleskan gel lidah buaya setelah mandi
  • Menggunakan baju berbahan katun yang lembut

PUPPP atau PUPPS yang terjadi pada ibu hamil tidak dapat dicegah, alias terjadi karena peregangan kulit yang terjadi secara alami. Jika Anda khawatir dapat memengaruhi kesehatan janin, konsultasikan dengan dokter kandungan untuk mendapatkan perawatan yang tepat. 

Sumber Foto: Rookie Moms

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Apa Akibatnya pada Janin Jika Ibu Merokok Saat Hamil?

Merokok saat hamil adalah ancaman nomor satu untuk kesejahteraan anak. Ada hubungan antara ibu perokok dan anak berbibir sumbing. Masih kurang seram?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Kehamilan & Kandungan, Perkembangan Janin, Kehamilan 31 Mei 2020 . Waktu baca 8 menit

Cara Memilih Obat untuk Kulit yang Gatal Karena Infeksi Jamur Kulit

Jangan biarkan Infeksi jamur kulit mengganggu kegiatanmu, segera diatasi dengan obat khusus untuk mencegah penyebaran dan penularan.

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Maria Amanda
Konten Bersponsor
obat untuk infeksi jamur kulit
Dermatologi, Health Centers 26 Mei 2020 . Waktu baca 6 menit

Penyebab Masalah Kulit Saat Karantina dan Cara Merawatnya

Meskipun kulit aman dari polusi, faktor lainnya di rumah bisa memicu masalah kulit. Ini sederet tips merawat kulit saat karantina.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Diah Ayu
Perawatan Kulit, Hidup Sehat 27 April 2020 . Waktu baca 6 menit

4 Penyakit yang Menimbulkan Bentol Berair pada Kulit Bayi

Bentol berair pada kulit bayi tidak hanya terjadi akibat lecet saja. Namun, pada juga muncul akibat masalah kesehatan tertentu. Apa saja? Baca di sini.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Bayi, Perawatan Bayi, Parenting 14 Maret 2020 . Waktu baca 6 menit

Direkomendasikan untuk Anda

psoriasis

Psoriasis

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Dipublikasikan tanggal: 24 September 2020 . Waktu baca 12 menit
penyebab penyakit kulit

Penyebab Penyakit Kulit Beserta Faktor yang Meningkatkan Risikonya

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Dipublikasikan tanggal: 18 September 2020 . Waktu baca 11 menit
Masturbasi Saat Hamil

Masturbasi Saat Hamil, Boleh Atau Tidak?

Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Dipublikasikan tanggal: 12 Agustus 2020 . Waktu baca 3 menit
teledermatologi saat pandemi

Teledermatologi, Layanan Konsultasi Masalah Kulit Online di Tengah Pandemi

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Dipublikasikan tanggal: 4 Juli 2020 . Waktu baca 6 menit