Apa yang Akan Terjadi Pada Janin Jika Ibu Hamil Terpapar Pestisida?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 10 September 2020 . Waktu baca 5 menit
Bagikan sekarang

Pestisida adalah bahan kimia yang digunakan untuk membunuh atau mengendalikan hama serangga. Pestisida akan menyerang sistem saraf serangga untuk membunuh atau mengusir hama. Jika pestisida bisa menyerang serangga sampai mati karena racunnya ini, bagaimana dengan janin di dalam kandungan ibu? Apa mungkin paparan pestisida memengaruhi perkembangan janin selama masa kehamilan?

Bagaimana cara pestisida masuk ke dalam tubuh?

Selain masuk ke dalam sistem saraf hama atau serangga, pestisida juga bisa masuk ke dalam tubuh manusia, termasuk dalam tubuh ibu hamil. Ada berbagai cara pestisida masuk ke dalam tubuh.

Pertama, pestisida bisa masuk saat manusia bernapas (dihirup). Kedua, pestisida juga bisa masuk ke dalam tubuh jika ada kontak langsung dengan kulit.

Ketiga, pestisida bisa masuk jika tertelan. Terkadang orang tidak menyadari setelah memegang pestisida mereka menggunakan tangannya untuk makan. Di sinilah pestisida bisa tertelan dengan mudah. Pestisida yang sudah mencemari makanan seperti di sayur dan buah juga bisa masuk ke dalam tubuh.

Apakah pestisida memengaruhi perkembangan janin?

Sabrina Llop, seorang peneliti dari High Public Health Research Center Valencia di Spanyol menyatakan bahwa janin sangat mudah terkena dampak berbahaya dari pestisida melalui ibunya. Janin belum memiliki sistem detoksifikasi atau pembersihan racun dalam tubuh yang berkembang dan matang. Mereka juga memiliki sistem kekebalan tubuh yang belum kuat terhadap paparan zat berbahaya dari luar.

Selain itu, di dalam kandungan, otak, sistem saraf, dan organ tubuh janin berkembang dengan cepat dan lebih sensitif terhadap efek racun termasuk pestisida. Maka dari itu, paparan beracun lebih mudah mengganggu perkembangan janin dalam kehamilan.

kelainan janin

Apa saja dampak yang bisa ditimbulkan dari paparan pestisida pada janin?

Pestisida memengaruhi perkembangan janin secara negatif. Pengaruhnya antara lain pada ukuran bayi yang dilahirkan, kondisi cacat lahir, prematur, bahkan bisa memengaruhi kemampuan otak anak.

Dalam Jurnal Kesehatan Lingkungan Indonesia tahun 2013, Setiyobudi dan rekannya selaku para peneliti menyatakan bahwa ada hubungan yang erat antara penggunaan pestisida dengan kejadian bayi berat lahir rendah (BBLR). Semakin lama seorang ibu saat hamil terpapar pestisida, maka kemungkinan janin mengalami BBLR pun semakin tinggi.

Dilansir dari laman Merlion Fetal Health, janin yang terpapar bahan kimia berbahaya melalui ibunya lebih rentan mengalami kerusakan seperti kondisi bibir sumbing, cacat jantung, dan cacat lahir lainnya karena perkembangan otak dan tulang belakang yang tidak sempurna.

Selain itu, paparan pestisida dapat meningkatkan kemungkinan terjadinya lahir prematur. Bayi yang lahir prematur memiliki sistem tubuh tidak sebaik bayi yang lahir cukup bulan. Kelahiran prematur juga memiliki risiko bayi lahir mati (stillborn) yang lebih tinggi.

Tidak sampai di sini, ternyata paparan pestisida yang terlalu sering saat masih dalam kandungan dapat memengaruhi perkembangan otak janin saat usia anak-anak. Dilansir dalam laman Live Scinece, seorang peneliti kesehatan ibu hamil dan anak di University of California Berkley menyatakan, paparan pestisida bisa memengaruhi nilai IQ.

Saat dalam kandungan, anak yang mengalami paparan pestisida dalam kategori sering pada penelitian ini memiliki nilai IQ lebih rendah hingga 7 poin dibandingkan dengan anak yang mengalami paparan pestisida dalam kategori paling jarang dalam penelitian ini.

Oleh karena itu, ibu hamil disarankan untuk mengurangi segala paparan dari pestisida untuk menjaga kondisi janin di dalam kandungannya.

usia janin

Sumber-sumber pestisida 

Selain dalam lingkup pertanian, sumber pestisida juga dapat ditemukan dalam produk-produk di rumah tangga atau makanan dan minuman, contohnya:

  • Semprotan pembunuh serangga (insektisida)
  • Makanan (seperti sayur dan buah yang terpapar pestisida)
  • Produk pembunuh gulma (herbisida)
  • Produk pembunuh hewan pengerat seperti racun tikus
  • Produk pembersih hewan contohnya sampo binatang antikutu
  • Produk pembasmi jamur (fungisida)

Dilansir dari laman Science Daily, ternyata masih banyak wanita hamil yang tidak memerhatikan bahaya paparan pestisida. Terdapat 2.500 wanita di Spanyol yang terlibat dalam penelitian dalam jurnal Science of the Total Environment tentang penggunaan pestisida di rumah tangga.

Hasilnya menyatakan bahwa ternyata 54% wanita hamil dalam studi ini masih sering menggunakan produk pembunuh serangga di dalam rumahnya secara tidak berhati-hati. Kondisi ini cukup membahayakan bagi seorang ibu hamil yang seharusnya berusaha untuk menghindari paparan pestisida saat masa kehamilannya.

bahaya menghirup obat nyamuk semprot

Bagaimana cara mengurangi paparan pestisida?

  • Tutup atau keluarkan makanan, piring, dan segala alat makan dari ruangan yang akan disemprotkan pestisida.
  • Jika memungkinkan, mintalah orang lain untuk menyemprotkan pestisida yang ingin Anda gunakan di dalam rumah untuk membunuh serangga. Kemudian, tinggalkan rumah atau kamar yang baru disemprot pestisida sampai paling tidak baunya hilang.
  • Jika pasangan Anda atau orang di rumah Anda ada yang bekerja di tempat yang terpapar oleh pestisida, sebaiknya jangan membawa baju yang terpapar pestisida ke rumah atau jangan dicuci bersamaan dengan baju keluarga di rumah, khususnya baju anak dan ibu hamil.
  • Buka jendela agar sirkulasi udara di dalam rumah berjalan lancar, terutama setelah menggunakan semprotan penghilang serangga.
  • Pakai sarung tangan karet ketika Anda harus berkebun untuk mencegah kontak kulit dengan pupuk, atau bahan-bahan cocok tanam lainnya yang mengandung pestisida.
  • Cuci bersih sayur dan buah dengan benar di bawah air mengalir. 

Kalkulator Hari Perkiraan Lahir

Kalkulator ini dapat memperkirakan kapan hari persalinan Anda.

Cek HPL di Sini
general

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Bisakah Mencegah Autisme Sejak Anak dalam Kandungan?

Tentu kita tidak ingin memiliki anak autisme. Sebisa mungkin, kita ingin mencegahnya, bahkan sejak hamil. Apakah bisa mencegah autisme anak sedari hamil?

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Ihda Fadila
Prenatal, Kehamilan & Kandungan, Kehamilan 18 Februari 2021 . Waktu baca 4 menit

Tanda-Tanda Keguguran yang Perlu Diketahui Ibu Hamil

Keguguran rentan menyerang kehamilan di usia muda atau trimester pertama. Berikut tanda-tanda keguguran yang perlu diwaspadai.

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Riska Herliafifah
Masalah Kehamilan, Kehamilan & Kandungan, Kehamilan 17 Februari 2021 . Waktu baca 5 menit

Demam Anak Tidak Sembuh-Sembuh Meski Sudah Minum Obat, Harus Bagaimana?

Demam anak umumnya mudah ditangani dengan obat penurun panas. Tapi jika demamnya tidak kunjung sembuh setelah minum obat, bahayakah?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Gejala Umum pada Anak, Kesehatan Anak, Parenting 17 Februari 2021 . Waktu baca 3 menit

Pilihan Obat Sembelit yang Aman Diminum Ibu Hamil

Obat sembelit cukup ampuh mengatasi susah BAB. Apa saja obat pencahar yang aman diminum ibu hamil untuk mengatasi sembelit?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Masalah Kehamilan, Kehamilan & Kandungan, Kehamilan 15 Februari 2021 . Waktu baca 7 menit

Direkomendasikan untuk Anda

fungsi hormon fsh dan lh

Memahami Fungsi Hormon FSH dan LH pada Sistem Reproduksi

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Atifa Adlina
Dipublikasikan tanggal: 23 Februari 2021 . Waktu baca 7 menit
pergerakan janin

Kapan Bisa Mulai Mendengar Detak Jantung Janin Dalam Kandungan?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Dipublikasikan tanggal: 23 Februari 2021 . Waktu baca 7 menit
vitamin E untuk kesuburan

Vitamin E untuk Kesuburan, Benarkah Bisa Bikin Cepat Hamil?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Atifa Adlina
Dipublikasikan tanggal: 22 Februari 2021 . Waktu baca 6 menit
proses terjadinya kehamilan atau pembuahan

Proses Terjadinya Kehamilan: Dari Hubungan Intim Hingga Jadi Janin

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Atifa Adlina
Dipublikasikan tanggal: 22 Februari 2021 . Waktu baca 7 menit