10 Hal yang Harus Dilakukan Selama Trimester Pertama Kehamilan

Oleh

Selamat atas kehamilan Anda! Namun, perjalanan Anda tentu tidak berhenti sampai di sini. Kehamilan trimester pertama merupakan fondasi yang paling penting dalam 9 bulan ke ke depan. Selanjutnya, apa yang harus dilakukan?

Panduan menjalani kehamilan trimester pertama

Daftar to-do-list berikut dapat membantu Anda memupuk dasar trimester pertama dan membuka jalan bagi sisa perjalanan kehamilan Anda. Anda dapat melakukan setiap poinnya, atau hanya gunakan daftar ini sebagai panduan umum. Intinya, lakukan apa yang dirasa tepat buat diri Anda sendiri.

1. Minum vitamin prenatal

Jika Anda belum mengonsumsi vitamin prenatal di kehamilan trimester pertama ini, mulai sesegera mungkin. Khususnya, vitamin asam folat yang sangat penting untuk menekan risiko cacat lahir dan kelainan tulang belakang, seperti spina bifida.

Anda membutuhkan minimum 400-600 mikrogram (mcg) suplemen asam folat (vitamin B9) setiap hari selama trimester pertama.

Selain asam folat, Anda juga akan perlu mencukupi kebutuhan 10 mcg vitamin D setiap hari. Anda dapat mengonsumsi multivitamin khusus ibu hamil, namun tetap tidak ada yang mengalahkan nutrisi alami yang Anda dapatkan dari makanan segar.

2. Mulai cari dokter atau bidan yang tepat

Mana yang tepat untuk Anda, dokter kandungan atau bidan? Menentukan pendamping medis untuk kehamilan Anda akan sangat penting bagi kesehatan Anda dan calon bayi Anda selama beberapa bulan mendatang.

Jika Anda sudah punya tenaga medis profesional yang Anda percaya dan nyaman, Anda siap untuk langkah selanjutnya. Namun jika belum, carilah rekomendasi dari orang-orang yang Anda percaya, dari forum kesehatan yang valid, atau minta saran dari dokter umum langganan keluarga Anda.

3. Buat janji konsultasi cek kandungan

Setelah menemukan dokter kandungan atau bidan yang tepat untuk Anda, langsung buat janji konsultasi kandungan sesegera mungkin. Anda setidaknya harus sudah konsultasi satu kali di sekitar minggu ke-8 kehamilan.

Selama konsultasi, dokter/bidan Anda akan:

  • Bertanya soal riwayat kesehatan dan gaya hidup Anda, termasuk riwayat kehamilan sebelumnya (jika ada). Pada uumnya, Anda juga akan menerima pemeriksaan fisik lengkap, termasuk pemeriksaan panggul dan Pap smear.
  • Memberikan informasi tentang bagaimana merawat dan menjaga diri selama kehamilan, seperti mulai mengatur pola makan sehat dan berolahraga dengan aman.
  • Memeriksa tekanan darah.
  • Mengukur tinggi dan berat badan Anda. Dokter/bidan Anda akan menggunakan angka-angka ini untuk menghitung indeks massa tubuh (BMI) Anda.
  • Menguji ada tidaknya infeksi menular seksual (jika tidak, Anda bisa memintanya).
  • Memprediksikan hari perkiraan lahir (HPL) bayi. Sudah menjadi kebiasaan bagi dokter untuk menetapkan tanggal kelahiran lewat USG.

Jika Anda sedang mengonsumsi obat apapun untuk mengobati kondisi kesehatan Anda (mulai dari yang ringan hingga kronis), jangan hentikan dosis mendadak. Bicarakan saat Anda konsultasi dengan dokter seputar daftar obat-obatan yang sedang Anda gunakan, dan cari tahu mana yang aman dan tidak.

Banyak obat, nonresep sekalipun, yang tidak aman untuk digunakan selama kehamilan. Sebutkan dengan terinci dan menyeluruh, bahkan vitamin, suplemen, dan produk-produk herbal yang Anda gunakan.

4. Jika Anda merokok dan minum alkohol, berhenti sekarang

Merokok dan minum alkohol saat hamil meningkatkan risiko sejumlah isu komplikasi serius, termasuk keguguran, masalah plasenta, dan kelahiran prematur.

Merokok memperlambat pertumbuhan janin, meningkatkan risiko bayi lahir mati, dan kematian bayi pasca kelahiran. Beberapa penelitian bahkan telah mengaitkan kebiasaan merokok dengan peningkatan risiko bayi lahir dengan bibir sumbing atau cacat langit-langit mulut.

Selain itu, satu gelas kecil alkohol saja dapat meningkatkan kemungkinan berat badan bayi rendah saat lahir serta risiko masalah belajar, bicara, fokus, kemampuan berbahasa, dan hiperaktivitas.

Tidak ada kata terlambat untuk berhenti. Setiap batang rokok dan gelas alkohol yang Anda tidak konsumsi memberikan kesempatan yang lebih baik untuk bayi Anda tumbuh sehat.

5. Teliti asuransi kesehatan Anda

Mumpung masih di kehamilan trimester pertama, segera pastikan apakah asuransi pribadi atau kantor Anda memfasilitasi biaya perawatan kehamilan dan biaya persalinan, serta perawatan untuk bayi baru lahir Anda nanti. Cari tahu dengan menghubungi broker asuransi Anda atau diskusikan dengan manajer HRD kantor Anda.

Yang patut untuk diingat: sebelum merencanakan diskusi dengan pihak HRD di tempat Anda bekerja, jangan lupa juga pastikan untuk cari tahu hak cuti hamil dan cuti melahirkan Anda.

Jika Anda tidak memiliki asuransi kesehatan, cari tahu bagaimana Anda bisa mendapatkan bantuan finansial untuk mulai merancang perencanaan yang sesuai.

6. Pilah-pilih makanan yang harus dan tidak boleh dimakan

Merancang pola makan yang sehat dan seimbang akan memastikan Anda mendapatkan semua nutrisi yang diperlukan guna menjamin kesehatan Anda dan bayi.

Ingatlah bahwa Anda tidak perlu kalori ekstra dalam trimester pertama Anda. Yang penting, rancang menu makan Anda untuk memenuhi asupan dari lima nutrisi utama: asam folat, kalsium, zat besi, zinc, dan serat.

Anda harus menghindari makanan tertentu selama kehamilan trimester pertama, khususnya makanan yang tidak higienis, yang setengah matang, kurang matang, dan tidak matang, serta jeroan hewan. Jangan pula sampai berlebihan mengonsumsi karbohidrat seperti roti putih dan nasi putih yang dapat melonjakkan gula darah Anda selama hamil.

Cukupi pula asupan asam lemak omega-3 untuk mendukung perkembangan otak dan saraf bayi Anda sebelum kelahiran. Asam lemak ini juga dapat mengurangi risiko Anda mengalami depresi pascamelahirkan.

Selain itu, pastikan Anda cukup minum cairan untuk menghindari bahaya dehidrasi saat hamil. Dehidrasi dapat menyebabkan sembelit, kelelahan, hingga bahkan persalinan prematur.

Juga, kurangi kafein. Penelitian telah menghubungkan konsumsi kafein berlebihan dengan kemungkinan risiko keguguran. Batasi asupan kafein kurang dari 200 mg per hari (sekitar satu cangkir kopi ukuran sedang).

7. Tetap rutin berolahraga

Ada banyak manfaat olahraga selama kehamilan untuk Anda dan bayi — yang bisa menjadi motivasi besar untuk mendapatkan 30 menit aktivitas fisik setiap hari dalam seminggu.

Olahraga ringan adalah booster energi yang besar. Konsultasikan dengan dokter Anda tentang batasan mana yang aman dan tidak, serta saran olahraga yang tepat untuk kehamilan Anda.

8. Cukup istirahat

Normal untuk merasa cepat lelah dan kecapekan selama trimester pertama. Hal ini disebabkan oleh tubuh Anda yang sedang membiasakan diri dengan perubahan hormon yang serba cepat. Dapatkan istirahat sebanyak mungkin yang Anda bisa, walau mungkin akan sulit jika Anda bekerja.

Luangkan sedikit waktu untuk tidur siang (ya, bahkan di kantor!), jika situasi memungkinkan. Tubuh Anda sedang tumbuh dan berubah — dan calon bayi Anda membutuhkan Anda untuk tetap sehat dan waspada.

Cobalah untuk jadwalkan tidur lebih awal setidaknya satu malam seminggu. Bahkan jika Anda tidak bisa tidur, bersantai membaca buku atau mendengarkan alunan musik lembut akan membantu Anda untuk rileks. Matikan ponsel dan lupakan soal pekerjaan.

Setelah bayi Anda lahir, tidur akan menjadi sebuah kemewahan. Jadi, nikmati selagi Anda bisa.

9. Pertimbangkan tes genetik

Selama kehamilan trimester pertama, dokter/bidan Anda akan menawarkan berbagai tes skrining genetik antara minggu ke 11-14 usia untuk memantau risiko bayi mengalami cacat lahir seperti Down syndrome.

Berdasarkan risiko Anda, dokter/bidan Anda mungkin juga merekomendasikan NIPT sekitar minggu ke-9 untuk mendeteksi adanya kelainan kromosom dan/atau skrining prenatal seperti chorionic villus sampling atau amniocentesis. Namun, kedua ini sebaiknya dilakukan begitu Anda mencapai trimester kedua.

10. Rancang rencana keuangan masa depan

Membangun sebuah keluarga adalah momen yang sangat baik — dan diperlukan — untuk meninjau kembali pengeluaran bulanan Anda.

Pikirkan tentang bagaimana Anda akan menangani beban biaya pakaian , makanan, popok, mainan, dan perlengkapan bayi dapat bertambah banyak dengan cepat. Diskusikan dengan pasangan di mana Anda dapat memangkas anggaran untuk membuat ruang demi mencukupi kebutuhan bayi Anda. Anda dapat berhemat dengan menggunakan barang “warisan” dari ibu, kakak, saudara, atau teman Anda atau sewa peralatan bayi, dibandingkan harus membeli baru.

Tetapkan anggaran bersalin dan kebutuhan bayi, dan usahakan untuk menaatinya. Pertimbangkan membuat beberapa penyesuaian anggaran, dan mulai menabung sejak kehamilan trimester pertama untuk masa depan bayi Anda.

Sumber
Pantau Perkembangan Janin Anda Dapatkan update mingguan di email Anda
untuk memantau perkembangan janin dalam kandungan.
Error message goes here
Pantau Bayi Saya
Tak tahu kapan akan melahirkan? Hitung di sini! *Dengan mendaftar, saya setuju dengan Syarat & Ketentuan Hello Sehat.
Anda hamil [num] minggu! Kami siap memandu Anda dalam perjalanan sebagai orangtua. Email pertama untuk Anda akan segera dikirim. Silakan klik tautan yang sudah kami kirim ke email Anda sebagai konfirmasi bahwa alamat email Anda sudah benar.
Sebelum mulai, silakan baca ini dulu:
Kapan hari pertama menstruasi terakhir Anda?
Hitung!
Error message goes here
Anda hamil [num] minggu! Perkiraan Melahirkan: [num] Dapatkan info setiap hari, sesuai dengan kebutuhan pribadi Anda dan bayi.
Error message goes here
Pantau sekarang!
Hitung ulang!
Yang juga perlu Anda baca