Penyebab Migrain Saat Hamil dan Cara Mengatasinya

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 28 September 2020 . Waktu baca 6 menit
Bagikan sekarang

Dalam sebuah penelitian, ditemukan bahwa sebanyak 39% ibu hamil mengalami sakit kepala. Salah satu jenis sakit kepala yang biasa terjadi pada ibu hamil adalah migrain. Dikutip dari Mayo Clinic, migrain dapat menyebabkan rasa sakit kepala sebelah yang berdenyut tajam. Anda juga bisa mengalami gejala migrain lainnya seperti rasa mual, muntah, serta rasa sensitivitas yang cukup ekstrem terhadap cahaya juga suara. Cari tahu lebih lanjut mengenai penyebab migrain saat hamil serta beberapa cara mengatasinya di sini.

Penyebab migrain saat hamil

Penyebab migrain yang paling umum adalah perubahan jalur saraf, neurokimia, serta aliran darah di otak.

Para peneliti menemukan apabila ketika migrain, terdapat sel-sel otak menambah rangsangan pelepasan senyawa kimia. Zat kimia inilah yang mengiritasi pembuluh darah di permukaan otak sehingga terjadilah pembengkakan pembuluh darah dan merangsang respons rasa sakit.

Selain karena masalah pada transmisi jalur saraf, beberapa penelitian juga mengaitkan timbulnya migrain dengan perubahan hormon. Perempuan lebih sering mengalami perubahan hormon ketimbang pria pada titik-titik tertentu hidupnya, seperti semasa menstruasi dan kehamilan. Itu kenapa sakit kepala migrain lebih sering dialami wanita dibandingkan pria, terutama saat hamil.

Beberapa penyebab umum migrain yang bisa Anda rasakan dan biasanya terjadi di semester pertama kehamilan adalah:

  • Perubahan hormon serta meningkatnya tekanan darah.
  • Dehidrasi atau kurangnya asupan air putih.
  • Rasa lelah, pusing, mual, dan juga terjadi muntah-muntah.
  • Kurang istirahat yang tidak dibarengi dengan waktu tidur yang seharusnya.
  • Sedikit melakukan aktivitas fisik.
  • Merasakan sensitivitas apabila melihat cahaya.

Gejala migrain pada ibu hamil

Sakit kepala jenis migrain pun bisa dialami oleh anak-anak serta remaja. Gejalanya pun bisa berkembang dari mulai fase prodrome, aura, serangan, dan juga postdrome. Namun, tidak perlu khawatir karena tidak semua penderita migrain melewati tahapan tersebut termasuk migrain saat hamil.

Migrain pada ibu hamil biasanya dimulai dengan rasa nyeri tumpul dan akhirnya menjadi rasa sakit atau nyeri yang berdenyut, konstan di area pelipis, depan kepala, juga pangkal kepala. Beberapa gejala migrain pada ibu hamil yang bisa Anda rasakan, adalah:

  • Sakit kepala berdenyut yang disetai dengan rasa mual dari biasanya
  • Anda merasakan ingin muntah.
  • Melihat garis atau kilatan cahaya.
  • Ada pula titik buta atau blind spot saat melihat sesuatu.

Seberapa sering migrain terjadi saat hamil?

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, apabila Anda sebelumnya pernah mengalami sakit kepala migrain, bukan menjadi hal yang baru ketika terjadi migrain saat Anda sedang hamil.

Apalagi, hormon saat Anda sedang hamil mudah mengalami perubahan. Termasuk saat terjadi pemicu yang meyebabkan migrain pada ibu hamil seperti:

  • Kelelahan akibat banyaknya aktivitas.
  • Terjadinya penurunan pada gula darah.
  • Stres fisik pada tubuh akibat kelelahan serta emosional.
  • Hidung yang tersumbat serta kepanasan.

Namun, apabila Anda mempunyai riwayat sakit kepala migrain saat menstruasi, ada kemungkinan migrain akan jarang terjadi pada trimester kedua dan ketiga. Hal ini dikarenakan adanya kemungkinan penarikan estrogen yang terjadi sebelum menstruasi sehingga kadar estrogen saat kehamilan jadi lebih konsisten.

Migrain saat hamil bisa jadi lebih terasa membaik. Namun, rasa sakit juga bisa menjadi lebih buruk setelah melahirkan karena adanya perubahan hormon mendadak.

Apa bahaya migrain yang terjadi saat hamil?

Menurut sebuah penelitian yang masih berlangsung, migrain pada ibu hamil yang tidak ditangani dapat meningkatkan risiko komplikasi kehamilan seperti:

  • Kelahiran prematur atau di awal.
  • Preeklampsia.
  • Bayi lahir dengan berat badan lebih rendah daripada seharusnya.

Migrain yang terjadi saat Anda hamil akan menjadi berbahaya apabila terjadi gejala-gejala lain diluar sakit kepala. Segera temui dokter Anda apabila terjadi hal-hal di bawah ini:

  • Sakit kepala migrain Anda disertai dengan demam.
  • Migrain berlangsung lebih dari beberapa jam atau sering kembali.
  • Anda mengalami penglihatan yang kabur dengan waktu yang cukup lama.

Hal lain yang Anda perlukan adalah dengan membuat catatan mengenai sakit kepala migrain untuk mengetahui apa saja pemicu dan gejala yang biasanya terjadi oleh Anda. Ini pun dapat membantu dokter untuk mengetahui apa yang sebenarnya terjadi.

Beberapa hal yang bisa Anda tulis adalah area spesifik saat terjadi sakit, seperti apa rasa sakit yang terjadi, serta gejala-gejala lain misalnya muntah, pusing, atau sensitivitas terhadap suara dan juga cahaya.

Lalu, tulis pula berapa lama mengalami migrain saat hamil. Ditambah dengan makanan apa saja yang Anda konsumsi sebelum terjadinya migrain. Tidak lupa dengan menyertakan apa saja yang sudah dilakukan untuk mengatasi rasa sakit.

Cara mengatasi migrain pada ibu hamil

Ada beberapa perawatan yang bisa dilakukan ketika terjadi migrain pada ibu hamil. Namun, hal ini tergatung dengan frekuensi serta tingkat keparahan migrain yang Anda rasakan. Lalu, mengatasi sakit kepala migrain juga ditujukan untuk menghentikan gejala dan mencegah serangan di masa depan.

  • Tempelkan kompres dingin di bagian kepala. Tidak hanya di bagian kepala yang sakit, Anda juga bisa mengaplikasikan di area lainnya seperti leher dan mata untuk meredakan rasa sakit. Kompres selama 15 menit dan beri jeda sebelum Anda melakukannya kembali.
  • Saat gejala pertama muncul, beristirahatlah di ruangan yang sepi dan juga gelap. Lalu, cobalah untuk tidur dengan waktu yang cukup untuk meredakan rasa sakit yang berdenyut.
  • Minumlah air putih agar tubuh tetap terhidrasi dengan baik. Hal ini juga bertujuan untuk melancarkan sirkulasi darah Anda.
  • Hindari apapun yang bisa menambah pikiran sehingga terjadi stres. Perlu diketahui bahwa stres merupakan pemicu umum terjadinya migrain saat hamil atau pada ibu hamil. Tenangkan diri dengan melakukan meditasi.
  • Rutin berolahraga untuk mengatasi migrain dan mencegahnya kambuh saat hamil. Beberapa olahraga yang aman untuk Anda adalah berenang, berjalan, bersepada, dan juga yoga. Namun, saat migrain datang hindari olahraga karena akan membuat sakit menjadi lebih parah.
  • Migrain pada ibu hamil juga bisa diatasi dengan mengonsumsi obat seperti paracetamol. Namun, jangan lupa untuk berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter Anda untuk menhindari terjadinya efek samping.

Kalkulator Hari Perkiraan Lahir

Kalkulator ini dapat memperkirakan kapan hari persalinan Anda.

Cek HPL di Sini
general

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Kenapa Orang Gemuk Lebih Sering Migrain (dan Bagaimana Mencegahnya)

Apakah Anda sering mengalami sakit kepala migrain? Bisa jadi, berat badan Anda saat ini yang menyebabkannya. Lalu bagaimana mengatasinya?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Kesehatan Otak dan Saraf, Sakit Kepala 18 Desember 2020 . Waktu baca 4 menit

Apa Saja Penyebab dan Cara Mengatasi Migrain Saat Haid?

Siklus bulanan seperti haid tidak hanya membuat perut terasa kram, tapi juga bisa menyebabkan migrain. Simak penyebab migrain saat haid di bawah ini!

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Atifa Adlina
Kesehatan Wanita, Menstruasi 18 Mei 2020 . Waktu baca 6 menit

11 Obat Alami dan Herbal yang Mampu Redakan Migrain

Selain mengonsumsi obat, Anda bisa memilih cara lain untuk mengatasi migrain. Simak obat alami, tradisional, atau herbal untuk migrain di bawah ini!

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ihda Fadila
Kesehatan Otak dan Saraf, Sakit Kepala 17 Mei 2020 . Waktu baca 8 menit

Migrain

Migrain adalah sakit kepala hebat di satu sisi. Cari tahu gejala, penyebab, pengobatan, serta cara mengatasi, dan mencegah kondisi ini di Hello Sehat.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ihda Fadila
Kesehatan Otak dan Saraf, Sakit Kepala 14 April 2020 . Waktu baca 13 menit

Direkomendasikan untuk Anda

sakit kepala setelah keramas

Tiba-tiba Sakit Kepala Setelah Keramas, Apa Penyebabnya?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 15 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit
makanan pedas atasi migrain

Benarkah Makanan Pedas Bisa Mengatasi Sakit Kepala Migrain?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 1 Januari 2021 . Waktu baca 3 menit
sakit kepala

Sakit Kepala

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ihda Fadila
Dipublikasikan tanggal: 28 Desember 2020 . Waktu baca 13 menit
sakit kepala di belakang telinga

4 Penyebab Sakit Kepala di Belakang Telinga yang Umum, Serta Cara Mengatasinya

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Annisa Hapsari
Dipublikasikan tanggal: 20 Desember 2020 . Waktu baca 5 menit