Kulit Wajah Terlihat Kusam Saat Hamil, Apa Penyebabnya?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 11 Mei 2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Katanya, hamil bisa membuat tampilan wajah Anda lebih bersinar dan merona. Fenomena yang biasa disebut “pregnancy glow” ini bisa terjadi karena adanya produksi darah yang 50% lebih banyak dari biasanya, sehingga sirkulasi darah tersebut berdampak pada wajah yang terlihat lebih cerah.

Sayangnya, tidak semua orang mengalaminya karena sebagian orang malah merasa kulit wajah menjadi lebih kusam saat hamil. Bagaimana bisa?

Mengapa kulit wajah bisa jadi lebih kusam saat hamil?

wajah kusam saat hamil
Sumber: iS University

Kehamilan tak hanya membawa perubahan pada bentuk tubuh Anda, tapi juga pada kulit. Perubahan yang seringnya dipengaruhi oleh hormon ini juga bisa berbeda-beda dampaknya pada setiap ibu.

Ada yang membawa efek yang baik seperti kulit yang jadi lebih bersinar, tapi ada juga yang malah mengalami masalah seperti jerawat atau kulit kusam.

Kulit wajah kusam saat hamil sering disebut dengan nama “mask of pregnancy”, di mana kemunculannya ditandai dengan adanya pigmentasi berwarna kecoklatan di sekitar pipi atau area dahi. Tak hanya pada ibu hamil, kulit kusam juga rentan dialami oleh orang-orang yang sedang menjalani terapi hormon.

Area yang berwarna kecoklatan itu juga kerap disebut melasma atau chloasma. Fenomena ini disebabkan oleh adanya stimulasi sel-sel penghasil pigmen yang muncul dari hormon seks wanita.

Hal inilah yang nantinya akan mendorong kulit untuk menghasilkan lebih banyak pigmen melanin yang akan membuat kulit terlihat lebih gelap.

kulit wajah kusam saat hamil

Perubahan warna kulit wajah menjadi lebih kusam saat hamil ini dialami oleh sekitar 50% wanita. Namun, wanita yang memiliki kulit berwarna coklat muda dan tinggal di daerah dengan paparan sinar matahari yang lebih intens lebih berisiko mengalami hal ini karena melanosit mereka yang lebih aktif.

Pigmentasi ini akan semakin memburuk ketika kulit terpapar dengan sinar UV yang dipancarkan dari matahari.

Dari fakta tersebut, bisa dikatakan fenomena ini lebih rentan dialami oleh ibu hamil di Indonesia. Indonesia sendiri memiliki ikrim tropis yang membuat daerahnya memiliki suhu hangat ditambah dengan matahari yang bersinar sepanjang tahun.

Mau tak mau, Anda akan sering terpapar sinar matahari ketika bepergian.

Mencegah kulit kusam saat kehamilan

skin care saat hamil

Anda tentunya sudah mengetahui bahwa paparan matahari pada kulit dapat menjadi faktor yang membuat kulit wajah Anda jadi lebih kusam saat hamil. Untuk mencegahnya, pakailah tabir surya setiap Anda beraktivitas di luar ruangan.

Mungkin ada beberapa dari Anda yang ragu untuk menggunakan sunscreen karena tidak yakin dengan dampak yang akan dihasilkan. Namun jangan khawatir, berbagai bahan-bahan yang digunakan dalam tabir surya biasanya aman dan tidak berbahaya.

Agar lebih aman, Anda bisa memilih tabir surya yang mengandung zinc oksida dan titanium dioksida. Keduanya merupakan mineral alami yang dapat menghalangi sinar berbahaya dari matahari untuk menembus kulit. Mineral ini juga aman digunakan untuk anak-anak, ibu menyusui, dan orang-orang dengan kulit yang sensitif.

Pilih tabir surya dengan minimal SPF 15 atau 30. Jangan lupa pilih produk yang berlabel broad spectrum agar bisa melindungi Anda dari sinar UVA dan UVB.

Oleskan tabir surya 15 menit sebelum keluar rumah dan oleskan ulang setiap dua jam sekali. Untuk perlindungan yang lebih esktra, Anda juga bisa menggunakan topi atau payung.

Selain menggunakan tabir surya, Anda juga tentunya harus tetap menjalankan rutinitas perawatan seperti membersihkan wajah dengan langkah yang benar supaya terhindar dari masalah kulit kusam saat hamil.

Eksfoliasi kulit setiap berkala menggunakan scrub ringan untuk menyingkirkan sel kulit mati dan sisa-sisa kotoran di wajah.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Hati-hati, Pelumas Seks Bisa Bikin Susah Hamil

Sedang mencoba hamil tapi belum berhasil juga? Hal ini kemungkinan disebabkan pelumas seks alias lubrikan yang membuat susah hamil.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Kesuburan, Kehamilan 9 September 2020 . Waktu baca 4 menit

Bagaimana Cara Bayi Bernapas Saat Masih dalam Kandungan?

Pernapasan pertama yang bayi lakukan adalah saat bayi menangis ketika dilahirkan. Lalu bagaimana caranya bayi bernafas dalam kandungan?

Ditulis oleh: Theresia Evelyn
Perkembangan Janin, Kehamilan, Hidup Sehat, Fakta Unik 1 September 2020 . Waktu baca 3 menit

Bolehkah Ibu Menjalani Diet Saat Hamil?

Sebagai perempuan, Anda memiliki rasa kekhawatiran akan penampilan Anda meski saat hamil. Namun, bolehkah ibu menjalani diet saat hamil?

Ditulis oleh: Theresia Evelyn
Kehamilan & Kandungan, Kehamilan 19 Agustus 2020 . Waktu baca 5 menit

Yang Harus Dilakukan Saat Kepala Bayi Terbentur

Kebanyakan kasus kepala bayi terbentur tidak bersifat fatal. Untuk membantu pemulihan dan menangani luka yang muncul di rumah, perhatikan panduan berikut.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Parenting, Tips Parenting 18 Agustus 2020 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

minum antidepresan saat hamil

Minum Antidepresan Saat Hamil, Boleh Atau Tidak?

Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 24 September 2020 . Waktu baca 4 menit
korset perut setelah melahirkan

Perlukah Memakai Korset Perut Setelah Melahirkan?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 23 September 2020 . Waktu baca 3 menit
perkembangan janin 14 minggu

Kapan Boleh Mencoba Hamil Lagi Setelah Keguguran?

Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Dipublikasikan tanggal: 16 September 2020 . Waktu baca 4 menit
kecemasan ibu hamil menjelang persalinan

Menghadapi 7 Kecemasan Ibu Hamil Menjelang Persalinan

Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 10 September 2020 . Waktu baca 5 menit